Search Articles & Publications

Showing 45 articles found for "Mediasi"

Pengaruh Work Environment dan Quality of Work Life terhadap Work Productivity Generasi Z: Mental Health sebagai Variabel Mediasi

Rijaludin, Karsim, Mazayatul Mufrihah, Pramana Saputra
Abstract: This study investigates the influence of the work environment and quality of work life on individual work productivity among Generation Z, with mental health serving as a mediating variable within the structural model. Generation… eneration Z, as a demographic cohort increasingly dominating the labor force, exhibits distinctive psychosocial characteristics that necessitate adaptive managerial approaches, particularly concerning psychological well-being in the workplace. The sample comprised 161 respondents employed across various industrial sectors in Indonesia, selected using a sampling technique based on Lemeshow’s formula for populations lacking explicit definition. Data were analyzed using the Structural Equation Modeling (SEM) approach to assess causal relationships among constructs and to validate the proposed theoretical model. Empirical findings reveal that both the work environment and quality of work life exert a positive and statistically significant influence on mental health. Furthermore, these two variables also directly contribute to enhanced work productivity. In addition, mental health is demonstrated to be a significant mediator in the relationship between the independent variables and productivity, thereby reinforcing their indirect effects. These results underscore the importance of organizational policy formulation that strategically positions mental health as a core element in human resource management systems. Accordingly, well-being-based workplace interventions not only enhance productivity but also foster a sustainable work ecosystem for the current and future workforce.

Pengaruh Budaya Organisasional dan Beban Kerja dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Mediasi terhadap Kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) Fungsional

Abdurrahman, Arief Subyantoro, Ambar Puji Harjanto
Abstract: The purpose of this study is to investigate how organizational culture and workload affect the performance of functional Civil Servants (PNS) at the Regional People's Representative Council (DPRD) Secretariat of the Special… ial Region of Yogyakarta (DIY), with job satisfaction acting as a mediator between the two. This research uses a quantitative approach through a survey, where data is collected by distributing questionnaires to functional PNS at the DPRD Secretariat of DIY. The results of this study show that organizational culture has a significant positive effect on employee performance, with a ß value of 0.229 and a P-value of 0.004. In contrast, workload has a negative impact on employee performance, with a ß value of -0.252 and a P-value of 0.001. Job satisfaction is proven to play a mediating role in the relationship between organizational culture and employee performance, with a ß value of 0.268 and a P-value of 0.000. Additionally, job satisfaction also mediates the negative relationship between workload and employee performance, with a ß value of -0.186 and a P-value of 0.001. These findings indicate that a supportive organizational culture and effective workload management can encourage improved employee performance, while job satisfaction strengthens the positive impact of both factors. This study emphasizes the importance of creating a supportive work culture, efficient workload management, and efforts to enhance job satisfaction in order to achieve optimal employee performance.

Pengaruh Aksesibilitas Laporan Keuangan dan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah terhadap Good Governance yang Dimediasi oleh Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah (Studi Empiris pada Satuan Kerja Perangkat Daerah Kota Bogor)

Diki Susanto, Bambang Pamungkas, David H.M. Hasibuan
Abstract: This study aims to analyze the role of regional financial management accountability as a mediator between the accessibility of regional financial reports and regional financial accounting systems in relation to good governance… rnance in the Regional Apparatus Organizations of Bogor City. Utilizing a quantitative approach, this study employs Structural Equation Modeling (SEM) with the assistance of PLS and IBM Statistics SPSS 26.0 programs for data analysis. The research sample consists of 108 respondents who are employees meeting specific criteria within the Regional Apparatus Organizations of Bogor City. Data collection was conducted through questionnaire distribution to these respondents. The analysis results indicate that regional financial management accountability plays a significant role in mediating the relationship between the accessibility of regional financial reports and regional financial accounting systems towards good governance. These findings suggest that improving the accessibility of financial reports and enhancing regional financial accounting systems can promote the establishment of good governance through increased accountability in financial management. This research provides an important contribution to understanding the factors influencing the realization of good governance at the regional government level and can serve as a reference for policymakers in formulating strategies to improve the quality of governance, particularly in aspects of regional financial management in Bogor City and other regions in Indonesia.

Workshop Peningkatan Kemampuan Profesional Dalam Mediasi Bagi Pembimbing Kemasyarakatan

Rahmawati Syam, Muh Rajan Piara, Fatricia, Nur Aksi Amaliah, Nur Anindi Supiyanti, Vivi Aulia Rosa
Abstract: Balai Pemasyarakatan (Bapas) memiliki peran strategis dalam mendukung proses reintegrasi sosial bagi peserta pemasyarakatan melalui pembimbingan dan pengawasan. Namun, dalam pelaksanaan tugasnya, Pembimbing Kemasyarakatan… n (PK) sering menghadapi tantangan psikologis dan sosial, khususnya dalam menangani konflik yang muncul antara peserta, keluarga, dan masyarakat. Kegiatan workshop bertema “Peningkatan Kemampuan Profesional dalam Mediasi bagi Pembimbing Kemasyarakatan” diselenggarakan sebagai upaya untuk membekali PK dengan keterampilan mediasi berbasis pendekatan psikologis dan hukum. Metode yang digunakan berupa psikoedukasi dengan desain pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas peningkatan pemahaman peserta. dalam hasil workshop menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap teknik mediasi dan pendekatan restoratif, yang diukur melalui skor pre-test dan post-test serta respons peserta dalam sesi diskusi. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan PK mampu menjalankan perannya sebagai agen mediasi yang profesional, netral, dan berpihak pada pemulihan hubungan sosial secara utuh sesuai prinsip keadilan restoratif.

Pendampingan Masyarakat Dalam Penyelesaian Sengketa Tanah Secara Hukum

Sumantri, Adi Prijuna, Elly Rahayu
Abstract: Sengketa tanah merupakan permasalahan yang sering terjadi di masyarakat, termasuk di Kecamatan Sei Kepayang yang memiliki 19.995 penduduk. Permasalahan ini umumnya disebabkan oleh tumpang tindih kepemilikan, sertifikat ganda,… anda, batas tanah yang tidak jelas, serta kurangnya pemahaman masyarakat terhadap aspek hukum pertanahan. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan pendampingan hukum kepada masyarakat dalam penyelesaian sengketa tanah secara legal dan adil. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi, pelatihan, serta konsultasi hukum bagi warga yang mengalami permasalahan tanah. Sosialisasi diberikan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait hukum agraria, prosedur sertifikasi tanah, dan mekanisme penyelesaian sengketa. Pelatihan dilakukan untuk membekali warga dengan keterampilan administratif dalam mengurus dokumen kepemilikan tanah. Sementara itu, konsultasi hukum diberikan oleh para ahli guna memberikan solusi konkret bagi masyarakat yang tengah menghadapi sengketa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap hak kepemilikan tanah dan prosedur hukum yang dapat ditempuh. Selain itu, beberapa kasus sengketa mulai menemukan titik terang melalui jalur mediasi. Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat Kecamatan Sei Kepayang lebih siap dalam

Analisis Pengaruh Kompensasi Dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Yang Dimediasi Oleh Motivasi Kerja Karyawan Pada Lembaga Sertifikasi Profesi Permodalan Nasional Madani

Ahmad Rida, Ovalia Rukmana
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi dan beban kerja terhadap kinerja karyawan yang dimediasi oleh motivasi kerja pada Lembaga Sertifikasi Profesi Permodalan Nasional Madani (LSP PNM). Metode penelitian… enelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui survei kepada karyawan LSP PNM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja serta kinerja karyawan. Beban kerja juga berpengaruh positif signifikan terhadap motivasi kerja, namun pengaruh langsung beban kerja terhadap kinerja tidak signifikan. Motivasi kerja terbukti memegang peranan penting sebagai mediator dalam hubungan antara kompensasi dan beban kerja terhadap kinerja karyawan. Secara khusus, motivasi kerja memediasi pengaruh kompensasi terhadap kinerja secara parsial, sedangkan mediasi motivasi kerja pada hubungan beban kerja dan kinerja bersifat penuh. Temuan ini menegaskan pentingnya pemberian kompensasi yang adil dan pengelolaan beban kerja yang proporsional guna meningkatkan motivasi dan kinerja karyawan. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi manajemen untuk terus mengoptimalkan sistem kompensasi dan beban kerja yang seimbang serta mendorong komunikasi terbuka dengan karyawan demi peningkatan kinerja organisasi. Selain itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji variabel lain yang berpotensi memengaruhi kinerja serta memperluas cakupan responden.    

Analisis Pengaruh Kualitas Proses Pembelajaran Online terhadap Loyalitas Mahasiswa melalui Kepuasan Mahasiswa pada Program MMPJJ Universitas Telkom

Wafi Azkia Zahidah, Khairani Ratnasari Siregar
Abstract: Penelitian ini mengkaji pengaruh Kualitas Layanan E-Learning (ELSQ) terhadap loyalitas mahasiswa, yang dimediasi oleh kepuasan mahasiswa dan dimoderasi oleh nilai yang dirasakan, dalam konteks Program Magister Manajemen&#8230; Pembelajaran Jarak Jauh (MMPJJ) di Universitas Telkom. Menggunakan desain kuantitatif kausal, data dikumpulkan dari 126 mahasiswa melalui kuesioner skala Likert online. Alat ukur menunjukkan validitas dan reliabilitas yang kuat (faktor beban > 0,70; Cronbach’s Alpha > 0.80). Analisis dilakukan dengan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS. Hasil menunjukkan bahwa ELSQ secara signifikan mempengaruhi kepuasan mahasiswa (β = 0.565, p < 0.001) dan loyalitas mahasiswa (β = 0.234, p = 0.025). Kepuasan mahasiswa secara kuat mempengaruhi loyalitas (β = 0.572, p < 0.001) dan bertindak sebagai mediator dalam hubungan antara ELSQ dan loyalitas (β = 0.329, p < 0.001). Nilai yang dirasakan memoderasi hubungan antara ELSQ dan kepuasan (β = 0.323, p < 0.001), menunjukkan bahwa nilai yang dirasakan yang lebih tinggi memperkuat kepuasan. Model ini mencapai daya penjelas moderat (R² = 0.580 untuk loyalitas; R² = 0.619 untuk kepuasan) dan relevansi prediktif yang kuat (Q² > 0.35). Temuan menyoroti kebutuhan akan perbaikan berkelanjutan dalam kualitas sistem, kompetensi instruktur, materi kursus, dan dukungan administratif untuk meningkatkan kepuasan dan memupuk loyalitas dalam program online sepenuhnya. Studi ini memperluas pemahaman teoretis tentang hubungan kualitas layanan–loyalitas dengan mengonfirmasi peran mediasi kepuasan dan peran moderasi nilai yang dirasakan, memberikan wawasan praktis untuk manajemen kualitas dalam pendidikan tinggi online.

Fasilitas Dan Pengembangan Karir Terhadap Kepuasan Kinerja Karyawan Pada PDAM Tirtanadi Gaperta

Hafiz Fadillah, M.Chaerul Rizky
Abstract: Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji bagaimana fasilitas dan pengembangan karier memengaruhi kepuasan kerja karyawan. Kesempatan kerja yang efektif dan pengembangan karier yang disesuaikan merupakan elemen penting&#8230; dalam meningkatkan motivasi dan kepuasan kerja karyawan, yang mengarah pada peningkatan kinerja karyawan secara keseluruhan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengembangan karier memiliki dampak positif yang signifikan terhadap kepuasan kerja, yang pada gilirannya memainkan peran mediasi dalam meningkatkan kinerja karyawan (Wau & Purwanto, 2021). Selain itu, penelitian yang dilakukan oleh Rusmansyah et al. (2023) telah menunjukkan bahwa menumbuhkan lingkungan kerja yang positif dan menerapkan sistem penghargaan dapat meningkatkan kepuasan dan motivasi kerja, sehingga meningkatkan produktivitas karyawan secara keseluruhan. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya organisasi yang menawarkan fasilitas yang tepat dan menerapkan program pengembangan karier yang dirancang dengan baik untuk membantu karyawan mencapai tujuan karier mereka dan meningkatkan kinerja kerja. Penelitian ini menegaskan bahwa menggabungkan lingkungan kerja yang positif dengan fokus yang kuat pada pengembangan karier memainkan peran penting dalam meningkatkan kinerja dan kepuasan kerja karyawan (Heriyati & Krisma, 2022). Dalam lanskap bisnis yang sangat kompetitif saat ini, penerapan strategi ini sangat penting untuk menumbuhkan loyalitas karyawan dan meningkatkan produktivitas perusahaan.

Efek Motivasi Sikap Disiplin Kerja Terhadap Tujuan Kerja

M. Faisal Dani
Abstract: Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi efek antara motivasi, sikap disiplin kerja, dan  pencapaian tujuan kerja di lingkungan kerja. Data dikumpulkan melalui survei terhadap sejumlah karyawan di sebuah organisasi dan dianalisis&#8230; dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa sikap disiplin kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pencapaian tujuan kerja, sementara motivasi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan sikap disiplin kerja di antara karyawan dapat secara substansial meningkatkan pencapaian tujuan kerja. Implikasi praktis dari penelitian ini menyarankan agar manajer fokus pada program pengembangan yang meningkatkan disiplin kerja. Selain itu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin memediasi atau memoderasi hubungan antara motivasi dan tujuan kerja.

PENGARUH KEMUDAHAN PENGGUNAAN SHOPEEPAY DAN PROMOSI TERHADAP PERILAKU PENGELUARAN KONSUMTIF MASYARAKAT USIA 18-25 TAHUN DI RW 01 KELURAHAN SUNGAI BAMBU, TANJUNG PRIOK

Difa Nur Ihram, Etika Sabariah
Abstract: Peningkatan penggunaan dompet digital oleh generasi muda, khususnya ShopeePay, mendorong pentingnya kajian terhadap dampaknya terhadap perilaku pengeluaran konsumtif. Dalam konteks RW 01 Kelurahan Sungai Bambu, Tanjung Priok&#8230; riok yang sebagian lingkungannya dihuni oleh keluarga TNI dan Polri dengan nilai-nilai kedisiplinan keuangan muncul pertanyaan apakah kemudahan penggunaan dan promosi ShopeePay justru dapat mengurangi kecenderungan konsumtif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kemudahan penggunaan dan promosi ShopeePay terhadap perilaku pengeluaran konsumtif masyarakat usia 18–25 tahun di wilayah tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei, serta teknik pengumpulan data melalui kuesioner berbasis Google Form kepada 178 responden yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan dan promosi berpengaruh negatif signifikan terhadap pengeluaran konsumtif. Temuan ini menegaskan bahwa dalam konteks sosial yang memiliki kecenderungan kontrol keuangan yang tinggi, kemudahan dan promosi digital justru dapat mendorong perilaku konsumtif yang lebih terkendali. Penelitian ini berkontribusi dalam memahami pengaruh karakteristik komunitas terhadap efektivitas strategi pemasaran digital, serta mendorong penelitian selanjutnya untuk mempertimbangkan variabel mediasi seperti literasi keuangan dan kontrol diri.