Abstract:This study aims to analyze the influence of work discipline and work environment on employee job satisfaction at BKPSDMD Makassar City. The research employed a quantitative approach with an associative and explanatory research…
search design. The population consisted of all 144 employees of BKPSDMD Makassar City using a total sampling technique. Data were collected through questionnaires using a Likert scale and analyzed using multiple linear regression with SPSS software, including validity, reliability, classical assumption, t-test, F-test, and coefficient of determination analyses. The results indicate that work discipline has a positive and significant effect on employee job satisfaction. The work environment also has a positive and significant effect on employee job satisfaction. Simultaneously, work discipline and work environment significantly affect employee job satisfaction with a coefficient of determination of 52.1%. These findings imply that improving work discipline and creating a conducive work environment are important strategies for enhancing employee job satisfaction
Abstract:The leadership of student organizations is an important foundation for the sustainability and effectiveness of student activities in higher education institutions. However, many student organization leaders do not yet have…
ve a sufficient understanding of how to identify, develop, and maintain the potential of members (talent management), resulting in the leadership regeneration process often being less than optimal. This community service activity was conducted in the form of material preparation for the Student Leadership Basic Training (LDKM) organized by the Student Association (HIMA) of Economic Education on August 9, 2026, at Villa Cantik, with the theme "The Urgency of Leadership." A total of 55 students participated as event participants. The material presented focuses on talent management within organizations, covering the identification of member potential, competency development strategies, and mapping the regeneration of management. The implementation methods include interactive lectures, group discussions, and organizational case studies. The results of the activity show an increase in participants' understanding of the concept of talent management, marked by high enthusiasm in discussions and the participants' ability to formulate strategies for managing members' potential in organizational case simulations. This activity made a tangible contribution to strengthening students' leadership capacities and opened up opportunities for sustainable collaboration between academics and student organizations within the Economics Education Study Program
Abstract:Latar Belakang: Dismenore merupakan salah satu gangguan menstruasi yang paling sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas belajar maupun kualitas hidup. Dismenore primer terjadi akibat peningkatan produksi…
i prostaglandin yang menyebabkan kontraksi uterus berlebihan sehingga menimbulkan iskemia dan nyeri. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri adalah pijat akupresur pada titik LI 4 (Hegu). Stimulasi pada titik ini dapat merangsang pelepasan hormon endorfin sehingga membantu menghambat impuls nyeri dan memberikan efek relaksasi.
Tujuan Penelitian: Mengetahui pengaruh pijat akupresur titik LI 4 terhadap penurunan dismenore pada siswi kelas XI di SMA Negeri 2 Karawang Tahun 2026.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah siswi kelas XI SMA Negeri 2 Karawang yang mengalami dismenore. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah responden sebanyak 33 siswi. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah pemberian pijat akupresur titik LI 4. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test.
Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata intensitas dismenore sebelum intervensi sebesar 2,18 dan sesudah intervensi menjadi 1,06, sehingga terjadi penurunan sebesar 1,12 Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh p-value = 0,000 (<0,05)
Kesimpulan: Terdapat pengaruh pijat akupresur titik LI 4 terhadap penurunan dismenore pada siswi SMA Negeri 2 Karawang Tahun 2026.
Abstract:Keselamatan pasien merupakan isu global yang menjadi prioritas utama dalam pelayanan kesehatan rumah sakit. Data menunjukkan angka kejadian tidak diharapkan (KTD) pada pasien rawat inap di dunia berkisar antara 3%–16%, yang…
yang sebagian besar disebabkan oleh kelalaian dalam asuhan keperawatan. Faktor-faktor seperti kepemimpinan, komunikasi, dan lingkungan kerja menjadi determinan penting dalam penerapan keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keselamatan pasien di Ruang Rawat Inap RSUD Dr. Rasidin Padang tahun 2025.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh perawat ruang rawat inap sebanyak 70 orang, dengan sampel 60 perawat dengan metode menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 26-29 Agustus 2025. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kepemimpinan, komunikasi, lingkungan kerja, dan keselamatan pasien. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square tingkat signifikansi p<0,05.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (43,3%) responden menyatakan keselamatan pasien kurang baik, (40,0%) menilai kepemimpinan kurang baik, (43,3%) komunikasi kurang baik, dan (38,3%) lingkungan kerja kurang baik. Uji Chi Square memperlihatkan adanya hubungan signifikan antara kepemimpinan (p = 0,000), komunikasi (p = 0,000), dan lingkungan kerja (p = 0,000) dengan keselamatan pasien di ruang rawat inap RSUD Dr. Rasidin Padang tahun 2025.
Kesimpulan, bahwa kepemimpinan, komunikasi, dan lingkungan kerja memiliki hubungan yang bermakna dengan keselamatan pasien. Diharapkan pihak rumah sakit dapat meningkatkan efektivitas kepemimpinan, memperbaiki kualitas komunikasi, serta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif untuk mendukung penerapan budaya keselamatan pasien yang optimal.
Abstract:Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor yang berhubungan dengan hipertensi tidak terkontrol pada pasien lansia di pelayanan kesehatan primer, menggambarkan penatalaksanaan kasus secara klinis, serta memetakan perkembangan…
bangan topik penelitian melalui analisis bibliometrik. Metode yang digunakan memadukan systematic literature review berdasarkan pedoman PRISMA 2020, laporan kasus, dan analisis bibliometrik menggunakan VOSviewer. Penelusuran dilakukan pada PubMed, Scopus, ScienceDirect, dan Google Scholar terhadap artikel tahun 2020–2025. Sebanyak 25 artikel dengan total 48.762 responden memenuhi kriteria inklusi. Desain penelitian didominasi studi potong lintang, sedangkan pemetaan kepengarangan memperlihatkan kolaborasi lintas institusi dan negara yang mendukung pertukaran pengetahuan serta pengembangan pendekatan multidisiplin dalam pengendalian hipertensi lansia di pelayanan primer. Laporan kasus melibatkan laki-laki berusia 72 tahun dengan hipertensi derajat II, nyeri kepala, hiperkolesterolemia, dan kondisi prediabetes yang dipantau di Puskesmas Gembong selama 28 Juli–16 Agustus 2025. Hasil sintesis menunjukkan lima tema utama, yaitu faktor risiko hipertensi tidak terkontrol sebesar 88%, kepatuhan minum obat 80%, pola hidup 72%, komorbiditas 68%, dan peran pelayanan kesehatan primer 64%. Pada laporan kasus, tekanan darah awal 170/110 mmHg tetap berada di atas target meskipun keluhan nyeri kepala membaik. Ketidakpatuhan minum obat memicu peningkatan tekanan darah, sedangkan edukasi berulang, modifikasi gaya hidup, keterlibatan keluarga, penyesuaian antihipertensi, dan terapi hipolipidemik memperbaiki kepatuhan serta gejala klinis. Analisis VOSviewer menempatkan hypertension, diabetes, dan cardiovascular disease sebagai pusat jaringan, disertai munculnya telemedicine dan digital health sebagai arah penelitian baru. Disimpulkan bahwa hipertensi tidak terkontrol pada lansia bersifat multifaktorial dan memerlukan pengelolaan terpadu melalui optimalisasi terapi, pengendalian komorbiditas, perubahan perilaku, pemantauan berkelanjutan, penguatan layanan primer, serta dukungan keluarga.
Abstract:Koperasi Pegawai Pemerintah Provinsi Jawa Barat (KPPP Jabar) menghadapi masalah stockout berulang pada unit usaha niaga barang, meskipun sistem informasi SmartCoop telah tersedia sejak tahun 2024. Pengendalian persediaan…
yang berjalan masih bersifat intuitif dan reaktif, sehingga data historis penjualan pada SmartCoop belum pernah dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan pemesanan ulang. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi sistem pengendalian persediaan yang berjalan, mengidentifikasi kendala dalam menjaga ketersediaan barang dagang, serta merumuskan penerapan metode Reorder Point (ROP) dan Safety Stock. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, melalui wawancara semi terstruktur, observasi non partisipan, dan studi dokumentasi, yang dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 17 barang yang mengalami stockout selama periode Januari sampai Maret 2026, perhitungan ROP dan Safety Stock berhasil dirumuskan untuk enam barang prioritas, dengan nilai ROP berkisar 10 sampai 36 unit dan total Safety Stock 65 unit. Penelitian menyimpulkan bahwa penerapan ROP dan Safety Stock berbasis data SmartCoop yang sudah ada layak diadopsi tanpa memerlukan investasi teknologi tambahan.
Abstract:Caring behavior is a fundamental value and the core of professional nursing practice that directly contributes to the quality of patient care and recovery. One of the internal factors associated with caring behavior is spiritual…
piritual intelligence, which enables nurses to find meaning and purpose in the care they provide. However, evidence suggests that both nurses' caring behavior and spiritual intelligence still need improvement. This study aimed to examine the relationship between spiritual intelligence and nurses' caring behavior in inpatient wards. This study employed a quantitative analytical correlational design with a cross-sectional approach. A total of 53 nurses were recruited using a total sampling technique. Data were collected using the Spiritual Intelligence Self-Report Inventory (SISRI-24) and the Caring Behavior Inventory (CBI). Data were analyzed using the Chi-square test with a significance level of p < 0.05. The findings revealed that less than half of the respondents (47.2%) had low spiritual intelligence, while more than half (54.7%) demonstrated poor caring behavior. Statistical analysis showed a significant relationship between spiritual intelligence and nurses' caring behavior (p = 0.001). Nurses with higher levels of spiritual intelligence tended to demonstrate better caring behavior than those with lower levels of spiritual intelligence. Hospital management is encouraged to consider nurses' spiritual intelligence as an important aspect in efforts to enhance caring behavior and improve the overall quality of nursing services.
Abstract:This study aims to analyze stock market reactions to Cum-Ex Dividend announcements for companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2024. Market reactions were measured through abnormal returns and stock trading…
ding volume before and after Cum-Ex Dividend announcements. This study was motivated by differences in investor behavior in responding to dividend distribution information, which is regarded as a positive signal for the market. The research employed a comparative quantitative method with an event study approach. The sampling technique used was purposive sampling. Secondary data were obtained from the Indonesia Stock Exchange, comprising a sample of 88 issuers that distributed cash dividends. Research variables consisted of stock prices and stock trading volume. Data analysis was performed using dummy regression and the Wilcoxon Signed Rank Test with EViews 12 software. The results showed that the majority of issuers (81.82%) experienced significant market reactions to the Cum-Ex Dividend announcement. A total of 56.82% of issuers showed significant negative reactions consistent with the dividend drop theory, while 25% showed significant positive reactions, indicating that investors viewed dividends as a positive signal for company prospects. Meanwhile, 18.18% of issuers showed no significant reaction to dividend announcements. This study demonstrates that Cum-Ex Dividend announcements affect abnormal returns and stock trading volume, thus providing a basis for investor consideration in making investment decisions in the capital market.
Abstract:Kepercayaan publik merupakan faktor penting dalam keberhasilan penyelenggaraan pelayanan publik, termasuk pada sektor pertanahan yang memiliki kompleksitas administrasi dan koordinasi kerja yang tinggi. Penelitian ini bertujuan…
rtujuan menganalisis kemampuan komunikasi interpersonal pegawai Kantor Pertanahan Kota Serang sebagai upaya membangun kepercayaan publik terhadap kualitas layanan yang diberikan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian berjumlah 102 pegawai, dengan sampel sebanyak populasi. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disusun berdasarkan indikator komunikasi interpersonal menurut DeVito, yaitu keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif, dan kesetaraan. Hasil uji instrumen menunjukkan seluruh item pernyataan valid dengan nilai corrected item-total correlation di atas 0,349 serta reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,969. Temuan penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal pegawai berperan penting dalam memperkuat koordinasi internal, meningkatkan kejelasan informasi, serta mengurangi potensi miskomunikasi yang dapat memengaruhi persepsi masyarakat terhadap pelayanan pertanahan. Komunikasi interpersonal yang efektif mendorong terciptanya pelayanan yang lebih transparan, responsif, dan akuntabel sehingga berkontribusi pada peningkatan kepercayaan publik terhadap Kantor Pertanahan Kota Serang.
Public trust is a crucial factor in the successful implementation of public services, including the land administration sector, which is characterized by complex administrative processes and extensive work coordination. This study aims to analyze the interpersonal communication competence of employees at the Serang City Land Office as an effort to build public trust in the quality of public services provided. This research employed a quantitative method with a survey approach. The study population consisted of 102 employees, all of whom were included as the research sample using a total sampling technique. Data were collected through a questionnaire developed based on DeVito’s interpersonal communication indicators, namely openness, empathy, supportiveness, positiveness, and equality. The instrument testing results indicated that all questionnaire items were valid, with corrected item-total correlation values exceeding 0.349, and reliable, with a Cronbach’s Alpha coefficient of 0.969. The findings reveal that employees’ interpersonal communication plays a significant role in strengthening internal coordination, improving information clarity, and minimizing the potential for miscommunication that may influence public perceptions of land services. Effective interpersonal communication contributes to more transparent, responsive, and accountable public services, thereby enhancing public trust in the Serang City Land Office.
Abstract:Proyek Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) di Indonesia selama tahun 2011-2013 menjadi salah satu kasus korupsi terbesar dalam sejarah penganggaran publik negara, yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp2,3 triliun…
n dari total anggaran Rp5,9 triliun. Studi ini bertujuan untuk menganalisis kegagalan proses penganggaran pemerintah dalam proyek E-KTP dan dampaknya terhadap kerugian keuangan negara dengan menggunakan Teori Principal-Agent dan prinsip-prinsip Tata Kelola Pemerintahan yang Baik (Good Governance).Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data sekunder melalui studi dokumentasi. Sumber data utama adalah Putusan Mahkamah Agung No. 34 PK/Tipikor/2018 tentang Setya Novanto, Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) No. 10/LHP/XVIII/03/2013 tentang proses pengadaan E-KTP, serta laporan dan siaran pers dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Teknik analisis isi digunakan untuk mengidentifikasi pola kegagalan penganggaran, dampak langsung dan tidak langsung, serta rekomendasi pencegahan.Temuan yang diharapkan menunjukkan bahwa kegagalan penganggaran terjadi dalam empat tahap. Perencanaan dengan penggelembungan anggaran (mark-up) hingga tiga kali lipat dari estimasi teknis.Implementasi dengan tender yang diarahkan dan suap sebesar 7% dari nilai proyek.Pengawasan internal yang lemah yang menyebabkan asimetri informasi antara agen dan prinsipal.Manipulasi akuntabilitas laporan keuangan.Dampaknya mencakup kerugian finansial langsung sebesar Rp2,3 triliun dan kerugian tidak langsung seperti menurunnya kepercayaan publik terhadap e-government dan terganggunya program publik lainnya. Berdasarkan prinsip Good Governance, studi ini merekomendasikan penguatan transparansi melalui publikasi data terbuka, audit real-time oleh BPK, optimalisasi sistem e-procurement, dan pemisahan fungsi otoritas anggaran untuk meminimalkan celah Principal-Agent dalam proyek e-government di masa depan.Kata Kunci: kegagalan penganggaran, proyek E-KTP, kerugian keuangan negara, teori principal-agent, tata kelola yang baik, audit BPK.