Search Articles & Publications

Showing 632 articles found for "Aplikasi"

Pengaruh Persepsi Kemudahan, Keamanan, Dan Kepuasan Aplikasi Whatsapp Bisnis Terhadap Kualitas Pelayanan KPKNL Denpasar

Cipta, Luh Putu Surya Widi, Ariana, I Komang Agus
Abstract: As we know that at the beginning of 2020, there was a so-called Covid-19 pandemic which made almost all offices undergo Work From Home it also happened to the agencies of the State Wealth Service Office and Denpasar Auction… ion and all services were carried out online. This research is a type of qualitative descriptive research. Data were collected by interview and observation methods. The result of this research is in the form of a new service with the creation of WhatsApp Business to make it easier to communicate with customers. WhatsApp Bisnis is a message-sending application specially created in order to make it easier for business people to interact with their customers. As WhatsApp has stated on its official page that WhatsApp Bisnis is specially made in accordance with the needs of agencies so that they can connect personally with customers and consumers who want to know auction info, the State Wealth Service Office and Denpasar Auctions must take advantage of the features in WhatsApp business to make it easier for customer service to provide maximum service to customers who come directly to the Denpasar KPKNL office and customers feel that they are given optimally, then they will provide feedback to the Denpasar kpknl office, which is to get a good rating from Google and the public who want to take part in the auction do not hesitate to participate in the auction on the official auction lelang. go. id. Keywords: kpknl Denpasar; covid-19 pandemic; whatsapp business   Abstrak: Seperti yang kita ketahui bahwa pada awal tahun 2020 terjadi yang namanya pandemic Covid-19 yang membuat hampir semua kantor menjalani Work From Home itu juga terjadi pada instansi Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Denpasar dan seluruh pelayanan dilakukan secara online. Kegiatan ini merupakan jenis deskritif kualitatif. Data dikumpulkan dengan metode wawancara dan observasi. Hasil dari kegiatan ini yaitu berupa pelayanan baru dengan dibuatnya WhatsApp Bisnis agar lebih mudah berkomunikasi dengan customer.WhatsApp Bisnis adalah suatu aplikasi pengirim pesan yang dibuat secara khusus agar bisa memberikan kemudahan pada para pebisnis dalam berinteraksi dengan pelanggannya. Sebagaimana yang sudah dikemukakan WhatsApp di dalam laman resminya bahwa WhatsApp Bisnis dibuat khusus sesuai dengan keperluan para instansi agar bisa terhubung secara pribadi dengan customer dan konsumen yang ingin mengetahui info mengenai lelang, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Denpasar harus memanfaatkan fitur-fitur yang ada di dalam WhatsApp bisnis agar lebih memudahkan customer service memberikan pelayanan yang maksimal kepada customer yang datang langsung ke kantor kpknl denpasar dan customer merasa dilayani secara maksimal maka mereka akan memberikan feedback kepada kantor kpknl denpasar yaitu mendapatkan rating baik dari google dan masyarakat yang ingin mengikuti lelang tidak ragu utuk mengikuti lelang pada laman resmi lelang. go. id. Kata kunci: kpknl denpasar; pandemi covid-19; whatsapp bisnis.

Efektivitas Penggunaan Microsoft Excel Dalam Pembuatan Laporan Pada TPQ Bina Ummah

Hadianti, Sri, Mayangky, Nissa Almira, Nurfalah, Ridan, Kusumayudha, Mochammad Rizky
Abstract: Abstract: Teaching staff needs to understand the tools for making reports. Teaching staff at TPQ Bina Ummah still have difficulties in reporting at the end of the semester. Training activities for making reports using the… e Microsoft Excel application for teaching staff at the Bina Ummah Al-Qur'an Educational Park (TPQ) Bina Ummah, Tanjung Priok District, North Jakarta, are activities organized in the provision of knowledge and how to use tools, tables, formulas, and others on the Microsoft Excel application in detail and depth for teaching staff. The training method used is to practice directly on a laptop and raise cases that are usually worked on by teaching staff in conducting end-of-semester reporting. The output of this training activity is that participants can design reports using tables, present report information using diagrams, process data effectively and efficiently            Keywords: data processing; report; TPQ Bina Ummah Tanjung Priok Abstrak: Tenaga pengajar perlu memahami alat untuk membuat laporan. Tenaga pengajar di TPQ Bina Ummah masih kesulitan dalam melakukan pelaporan akhir semester. Kegiatan pelatihan pembuatan laporan menggunakan aplikasi Microsoft Excel pada tenaga pengajar di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Bina Ummah Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, adalah kegiatan yang diselenggarakan dalam pemberian pengetahuan dan cara menggunakan tools, tabel, rumus-rumus, dan lain-lainnya pada aplikasi Microsoft Excel secara rinci serta mendalam untuk para tenaga pengajar. Metode pelatihan yang dilakukan adalah dengan melakukan praktek secara langsung di laptop dan mengangkat kasus-kasus yang biasa di kerjakan oleh para tenaga pengajar dalam melakukan pelaporan akhir semester. Output dari kegiatan pelatihan ini adalah peserta dapat merancang laporan dengan menggunakan tabel-tabel, penyajian informasi laporan menggunakan diagram, memproses data-data dengan efektif dan efesien. Kata kunci: laporan; pengolahan data; TPQ bina ummah tanjung priok

Utilization Of The Merdeka Teaching Application With Belajar.Id Account

Iqbal, Muhammad, Afandi, Adi Mas
Abstract: Abstract: SMP Negeri 7 Kisaran is a school with a driving status focused on developing student learning outcomes holistically. Although the COVID-19 pandemic is not over, learning activities must still be carried out. The… e Ministry of Education and Culture issued a breakthrough learning innovation that became its own attraction during the pandemic, namely the belajar.id account that allows one learning account that can access various digital learning flatforms. One of the flatforms supported by belajar.id on this devotion is the Merdeka Mengajar Application. The purpose of this PKM activity is about the use of flatform belajar.id so that it can be optimized as it should be. The result of this devotion gets some shortcomings in the independent teaching application, starting from the class can not be removed and assessments are only obtained from the ministry of education and culture, so that the expectations of teachers in the latest version of some of these features are available and other assessments can vary.       Keywords: account; belajar.id; learning; kemendikbud; media.   Abstrak: SMP Negeri 7 Kisaran merupakan sekolah dengan status penggerak berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik. Meski pandemi COVID-19 belum berakhir, Kegiatan pembelajaran harus tetap dilakukan. Kemdikbud mengeluarkan terobosan inovasi belajar yang menjadi daya tarik sendiri disaat pandemi yaitu akun belajar.id yang mengizinkan satu akun pembelajaran yang dapat mengakses berbagai flatform pembelajaran digital. Salah satu flatform yang didukung oleh belajar.id pada pengabdian ini yaitu Aplikasi Merdeka Mengajar. Tujuan dari kegiatan PKM ini tentang pemanfaatan flatform belajar.id agar dapat dioptimalkan sebagaimana mestinya. Hasil dari pengabdian ini mendapatkan beberapa kekurangan pada aplikasi merdeka mengajar, dimulai dari kelas tidak dapat dihapus dan assesmen hanya diperoleh dari kemdikbud, sehingga harapan guru pada versi terbaru beberapa fitur tersebut tersedia dan assesmen lainnya dapat bervariasi. Kata kunci: akun; belajar.id; media; kemendikbud; pembelajaran

Pelatihan Penggunaan Educandy Sebagai Game Edukatif Di Sd Muhammadiyah 08 Plus Jakarta Timur

Rahmanto, Muhammad Arifin, Bunyamin, Bunyamin, Noviyanti, Kiky
Abstract: Dalam Proses Pembelajaran, tentunya seorang guru harus mempersiapkan media  agar para peserta didik mudah memahami materi yang dapat meningkatkan hasil belajar mereka dan tercapainya tujuan dalam pendidikan. Tantangan seorang… eorang guru adalah menciptakan suasana belajar yang tidak membosankan agar pada saat proses pembelajaran berlangsung mampu memitigasi peserta didik yang kurang melibatkan diri secara aktif dan cenderung pasif.  Begitupun guru harus memahami bahwa untuk mengevaluasi pembelajaran tidak selalu  dengan cara ujian atau menjawab latihan soal yang memiliki kesan monoton dan membosankan. Umumnya, pengevaluasian terhadap peserta didik berbentuk soal PG dan Esai saja, sehingga bentuk evaluasi yang digunakan  kurang menarik para peserta didik. Dari permasalahan diatas, Solusi yang ditawarkan adalah dengan memberikan Pelatihan penggunaan Educandy sebagai Game Edukasi di SD Muhammadiyah 8 Plus Jakarta. Aplikasi ini merupakam game edukasi yang dapat membuat pembelajaran menjadi bervariasi dan menyenangkan. Sehingga, peserta didik tidak merasa bosan dan termotivasi untuk belajar lebih giat lagi. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru-guru dalam mengajarkan suatu materi terhadap peserta didik dan mengevaluasinya. Sehingga, pembelajaran akan berjalan lebih efektif dan menjadikan guru lebih professional. Kegiatan pelatihan ini, nantinya akan berlangsung secara Offline lebih difokuskan kepada seorang guru dengan metode diskusi panel dan praktek langsung dalam pemanfaatan Game Educandy. Kata Kunci: Media, Educandy, evaluasi

Fiber Optic Introduction Workshop for Students SMK Triyadikayasa Aek Songsongan

Dalimunthe, Ruri Ashari, Yusda, Riki Andri, Ramadhan, Rendy Fahrezi, Jufri, Hariansyah
Abstract: Abstract: The community service activity entitled "Fiberoptic Introduction Workshop for Triyadikayasa Aek Songsongan Vocational School Students" aims to provide information to Triyadikayasa Aek Songsongan Vocational High… School students, provide education on technological developments in the world of education. The method used in this activity is direct observation to Triyadi-kayas Aek Songsongan Vocational School by observing analyzing and introducing fiber optic technology and how to install and apply it. Optical fiber is a technology of transmission media that is being developed and is widely used to connect computer networks. In addition, information on technological developments in the introduction of optical fiber is carried out by a team of lecturers and participates in bringing students to provide technology education to the community. The end result of this service is how students of Triyadikayasa Aek Songsongan Private Vocational School can understand and install build and apply fiber optic technology which is growing rapidly and developing. Keywords: fiberoptic; network; technology Abstrak: Fiber Optik merupakan teknologi dari media transmisi yang sedang berkembang dan banyak digunakan untuk menghubungkan jaringan komputer. Selain itu, Informasi perkembangan teknologi dalam pengenalan fiber optik dilaksanakan tim dosen dan turut serta membawa mahasiswa guna memberikan edukasi teknologi kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada siswa siswi SMK Triyadikayasa Aek Songsongan, memberikan edukasi perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan. Metode observasi langsung ke SMK Triyadikayasa Aek Songsongan dengan melihat serta menganalisa dan memperkenalkan teknologi fiber optik serta bagaimana cara pemasangan dan pengaplikasiannya. Hasil akhir dari pengabdian ini adalah bagaimana siswa siswi SMK Swasta Triyadikayasa Aek Songsongan bisa memahami dan memasang serta membangun dan menerapkan teknologi fiber optik yang pertumbuhannya semakin pesat dan berkembang. Kata kunci: serat optik; jaringan; teknologi

Sosialisasi Aplikasi Android M-Magazine Solusi Sarana Mading SMA Negeri 5 Padang Selama Daring

Novalia, Elfina, Voutama, Apriade
Abstract: Abstract: Due to the Covid-19 pandemic, the teaching-learning process for the distribution of information at SMA Negeri 5 Padang is carried out online which has an impact on the learning process and information is not optimal… timal and impressed. Basically, schools have a source of information which is usually called Mading School during online learning, the process of disseminating information is not optimally accepted by all students. The socialization was carried out by introducing and providing training on the M-Magazine application to students and school teachers which were carried out in a hybrid/semi-offline manner as a substitute for an Android-based school wall magazine. Service activities use the Waterfall model with several stages of activities systematically or sequentially in a hybrid manner, namely Semi online/offline with a series of activities, socializing the making of the M-Magazine application, training, and implementing the M-Magazine application directly to students and teachers. As a substitute for digital school bulletin boards and can be installed on Android Gadgets for every student and teacher so that the process of disseminating information can be carried out optimally without being hindered by place and time and can be used at any time.    Keywords: making school; online; m-magazine; mobile; android.   Abstrak: Akibat Pandemi Covid19 proses belajar-mengajar penyaluran informasi Sekolah SMA Negeri 5 Padang dilakukan secara daring yang berdampak proses pembelajaran dan informasi tidak maksimal serta terkesan. Pada dasarnya Sekolah memiliki sumber informasi yang biasa disebut Mading Sekolah selama pembejaran daring berlangsung proses penyebaran informasi tidak maksimal diterima seluruh siswa. Sosialisasi dilakukan dengan memperkenalkan dan memberikan pelatihan tentang aplikasi M-Magazine kepada siswa dan guru Sekolah yang dilakukan secara hibrid/semi luring sebagaipengganti mading Sekolah berbasis Android. Kegiatan Pengabdian menggunakan model Waterfall dengan beberapa tahapan kegiatan secara sistematis atau berurutan secara hibrid yaitu Semi daring/luring dengan rangkaian kegiatan, sosialisasi pembuatan aplikasi M-Magazine, Pelatihan dan penerapan Aplikasi M-Magazine langsung kepada siswa dan guru. Sebagai pengganti sarana mading sekolah secara digital dan dapat diinstalkan di Gadget Android setiap Siswa dan Guru sehingga proses tersebarnya informasi dapat dilakukan secara maksimal tanpa terhalang tempat dan waktu dan dapat digunakan kapan saja. Kata kunci: mading sekolah; daring; m-magazine; mobile; android.

Pendampingan Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia pada Paud “Tunas Bangsa” Semarang

Hadikurniawati, Wiwien, Wibisono, Setyawan, Winarno, Edy, Budiarso, Zuly, Cahyono, Taufiq Dwi
Abstract: Abstract: Online learning at the elementary, kindergarten, and PAUD levels leaves many problems. The problem from the teacher's point of view is that they have to provide gadgets that can be used in operating, managing online… nline meetings, and providing internet quotas in organizing meetings and online learning. In making learning media, teachers must also provide computers that can be used in making multimedia-based learning media. The problem that is quite serious is that teachers are not yet ready to manage online classroom learning and the readiness to make learning materials using multimedia-based learning tools that can attract students' attention. Efforts that can be carried out to face the challenges of limited capacity and ability of teachers in designing and making multimedia-based learning media are increasing teacher competence through training and mentoring. To achieve this goal, it is necessary to hold a training or mentoring for PAUD teachers. This training is carried out by introducing and providing tutorials on how to use Microsoft PowerPoint software. The result of this service is the teacher's understanding of making multimedia-based learning media that can be seen from discussions and questions and answers. In addition, the results of this service increase the ability of teachers in software applications for making learning media. Keywords: training; mentoring; multimedia; learning; PAUD teachers    Abstrak: Pembelajaran daring pada tingkat SD, TK dan PAUD menyisakan banyak masalah. Masalah dari sisi guru adalah harus menyediakan gadget yang mampu digunakan dalam pengoperasian, pengelolaan pertemuan secara daring serta menyediakan kuota internet dalam penyelenggaraan pertemuan dan pembelajaran secara daring. Dalam membuat media pembelajaran, guru juga harus menyediakan komputer yang mampu digunakan dalam membuat media pembelajaran berbasis multimedia. Masalah yang cukup serius adalah guru belum terlalu siap mengelola pembelajaran kelas secara daring maupun kesiapan pembuatan materi pembelajaran menggunakan tool pembelajaran berbasis multimedia yang dapat menarik perhatian siswa. Usaha-usaha yang dapat dilaksanakan guna menghadapi tantangan keterbatasan kapasitas dan kemampuan guru dalam merancang dan membuat media pembelajaran berbasis multimedia adalah meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan dan pendampingan dalam mencapai standar minimal yang dapat digunakan dalam merancang dan membuat media pembelajaran berbasis multimedia. Untuk mencapai tujuan tersebut maka perlu diadakan pelatihan atau pendampingan kepada para guru PAUD. Pelatihan ini dilakukan dengan cara mengenalkan dan memberikan tutorial bagaimana penggunakan perangkat lunak Microsoft Power Point. Hasil dari pengabdian ini adalah pemahaman guru mengenai pembuatan media pembelajaran berbasis multimedia yang dapat dilihat dari diskusi dan tanya jawab. Selain itu hasil dari pengabdian ini menambah kemampuan guru dalam menerapkan aplikasi perangkat lunak untuk pembuatan media pembelajaran. Kata kunci: pelatihan; pendampingan; multimedia; pembelajaran; guru PAUD

Pemeriksaan Kesehatan, Kebugaran, Dan Terapi Komplementer Bagi Warga Muntilan Magelang

Hidayah, Nurul, Pinilih, Sambodo Sriadi, Masithoh, Robiul Fitri, Suhariyanti, Enik, Cahyaningsih, Daryati Retno, Niawati, Nurul, Utomo, Prasetyo Budi, Pudjianto, Pudjianto, Ariyanto, Guno
Abstract: One of the roles of health workers, in this case nurses, is to provide education about how to behave healthily. The aim of the team from the Faculty of Health Sciences, Universitas Muhammadiyah Magelang, to carry out this… s community service activity is to have a real role in improving the degree of health in the community. Partners in this community service activity are residents of Muntilan Magelang. This community service activity emphasizes health education in the form of health counseling on the management of degenerative diseases, health checks in the form of checking blood pressure, current blood sugar, and gout. The team also provides solutions on how to manage degenerative diseases using complementary therapies. In addition to the examinations that have been submitted, the team also carried out fitness checks to determine the condition of the body's cells. This community service activity was carried out for two days (27-28 November 2019). The results obtained in this community service activity were that residents became aware of their health conditions and were able to apply complementary therapies that had been taught by the team.    Keywords: examination of health; fitness; complementary therapy Abstrak: Salah satu peran tenaga kesehatan dalam hal ini perawat yaitu memberikan edukasi tentang bagaimana berperilaku sehat. Tujuan tim dari fakultas ilmu kesehatan Universitas Muhammadiyah Magelang melakukan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah sebagai peran nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan di masyarakat. Mitra dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah warga Muntilan Magelang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menekankan pada pendidikan kesehatan berupa penyuluhan kesehatan tentang penatalaksaan penyakit degeneratif, pemeriksaan kesehatan berupa pengecekan tekanan darah, Gula Darah Sewaktu (GDS), dan asam urat. Tim juga memberikan solusi bagaimana melakukan penatalaksanaan penyakit degeneratif dengan menggunakan terapi komplementer. Selain pemeriksaan yang telah disampaikan, tim juga melakukan pengecekan kebugaran untuk mengetahui kondisi sel tubuh. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan selama dua hari, yaitu pada tanggal 27-28 November 2019. Hasil yang diperoleh pada kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu warga menjadi paham tentang kondisi kesehatannya dan mampu mengaplikasikan terapi komplementer yang telah diajarkan oleh tim. Kata kunci:pemeriksaan kesehatan; kebugaran; terapi komplementer  

Optimalisasi Produksi Budidaya Benih Ikan Lele Melalui Sosialisasi Budidaya Semi-Intensif Pada Pokdakan Banturono

Musa, Muhammad, Lusiana, Evellin Dewi, Arsad, Sulastri, Afandhi, Aminudin, Lusia, Dwi Ayu, Mahmudi, Mohammad
Abstract: Abstrak: Malang Regency is an area that has a lot of natural resource potential, especially in the field of fisheries, both capture fisheries, and aquaculture. One of the aquaculture activities carried out by the community… ty in Malang Regency, especially in Bantur Village is catfish aquaculture. This aquaculture activity is experiencing obstacles, namely the large proportion of operational costs for feed (> 60%) and the incompatibility of semi-intensive aquaculture practices that are applied, in which the absence of water quality monitoring has an impact on fish growth is not optimal. The purpose of this community service activity is to provide knowledge to catfish cultivators in Bantur Village about semi-intensive aquaculture systems and the manufacture of fish feed independently through training on pellet making machine technology applications. The socialization and training activities carried out have proven to be able to increase the knowledge of cultivators so that they can become their provisions to improve the quality and quantity of aquaculture products. Keywords: catfish; self-feed production; semi-intensive aquaculture; water quality; Abstract: Kabupaten Malang merupakan wilayah yang memiliki banyak potensi sumberdaya alam terutama dalam bidang perikanan baik perikanan tangkap maupun perikanan budidaya.      Salah satu kegiatan perikanan budidaya yang dilakukan oleh masyarakat di kabupaten Malang,  khususnya desa Bantur adalah budidaya Ikan Lele. Kegiatan budidaya ini mengalami kendala yaitu proporsi biaya operasional untuk pakan yang besar (> 60%) dan ketidaksesuaian praktik budidaya semi-intensif yang diterapkan, di mana ketiadaan pemantauan kualitas air yang ber-dampak pada pertumbuhan ikan menjadi tidak optimal. Metode dalam penelitian ini berupa konsultasi dengan Sosialisasi dan penyuluhan tentang teknologi budidaya benih Ikan Lele  menggunakan sistem semi intensif, dan Pendampingan aplikasi teknologi mesin pembuat pellet untuk men-dukung budidaya benih Ikan Lele semi intensif di Pokdakan Banturo-no Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada para pembudidaya Ikan Lele di desa Bantur mengenai sistem budidaya semi-intensif dan pembuatan pakan ikan secara mandiri melalui pelatihan aplikasi teknologi mesin pembuat pellet. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan yang dilakukan terbukti dapat menambah pengetahuan pembudidaya, sehingga dapat menjadi bekal mereka untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil budidaya.            Kata kunci: budidaya semi-intensif; ikan lele; kualitas air; pakan mandiri.

Pelatihan Pola Pikir Wirausaha Terhadap Perubahan Pada Tenant Fakultas Bioindustri, Universitas Trilogi

Maulidian, Maulidian, Sumiasih, Inanpi Hidayati, Puspitawati, Mutiara Dewi, Seftiono, Hermawan
Abstract: Abstract: The business world changes from time to time from industrial revolution 1.0 to industrial revolution 4.0. Entrepreneurs must be prepared to face these changes. Therefore, the Center of Bioindustry Entrepreneurial… al Capacity Development (PPKWB) provided assistance and guidance to all tenants through a training program that was purposed so that tenants are ready to face change and prepared to make better changes for themselves and their environment. The methods used in this training were preparation, implementation, and evaluation. Preparations were made so that the implementation of the activity runs smoothly. The activities are carried out online with the Zoom application. The evaluation of participants was conducted by distributing questionnaires. The results were used to evaluate the implementation of the program by the team. In general, the tenants of the Faculty of Bioindustry had benefited from the training provided by PPKWB. Tenants are very satisfied with the topics given, the delivery method, and the general implementing activities process. The technical obstacles faced during the program were the timeliness of implementation, unstable network, and insufficient technical equipment for participants. Keywords: bioindustry; change; entrepreneur; tenant; training Abstrak: Dunia usaha berubah dari waktu ke waktu mulai revolusi industri 1.0 hingga revolusi industri 4.0. Wirausaha harus bersiap menghadapi perubahan tersebut. Oleh karena itu, Pusat Pengembangan Kapasitas Wirausaha Bioindustri (PPKWB) memberikan pendampingan dan pembinaan kepada semua tenant melalui pelatihan. Hal ini dimaksudkan agar mereka siap menghadapi perubahan dan bersiap melakukan perubahan untuk diri sendiri dan lingkungan sekitar untuk menjadi lebih baik. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Persiapan dilakukan agar pelaksanaan kegiatan berjalan dengan lancar. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara online melalui aplikasi zoom. Evaluasi terhadap peserta dilakukan dengan membagikan kuesioner dan hasilnya dijadikan dasar untuk evaluasi pelaksanaan kegiatan oleh tim. Secara umum, para tenan Fakultas Bioindustri merasakan manfaat dari pelatihan yang diberikan oleh PPKWB. Tenant-tenant sangat puas terhadap topik yang diberikan, cara penyampaian hingga proses pelaksanaan kegiatan secara umum. Kendala teknis yang dihadapi selama pelaksanaan yaitu ketepatan waktu pelaksanaan, jaringan yang tidak stabil, serta perangkat teknis peserta yang tidak mencukupi.. Kata kunci : bioindustri; pelatihan; perubahan; tenant; wirausaha