Search Articles & Publications

Showing 274 articles found for "Kesejahteraan"

Analisis Zakat Profesi Aparatur Negara Menurut Hukum Islam

Dendi Aditya Graciano, Abdussalam Alhanif, Muhiban
Abstract: Zakat profesi merupakan kewajiban bagi individu yang memiliki penghasilan tetap, termasuk aparatur negara, sebagaimana diatur dalam Al-Qur'an, Hadis, dan kajian fikih kontemporer. Penelitian ini menganalisis zakat profesi… i aparatur negara dalam perspektif hukum Islam, dengan tujuan untuk memahami dasar hukum, mekanisme pelaksanaan, serta implikasinya terhadap kesejahteraan umat. Studi ini menggunakan pendekatan normatif dengan analisis terhadap dalil-dalil syar'i, termasuk konsep nishab, haul, dan metode penghitungan zakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghasilan aparatur negara yang melebihi nishab wajib dikenakan zakat sebesar 2,5% tanpa menunggu haul, mengingat sifat penghasilan tersebut bersifat langsung dan berkelanjutan. Selain itu, penelitian ini menyoroti pentingnya peran lembaga zakat dalam pengelolaan dana zakat profesi guna memastikan distribusinya tepat sasaran dan berdampak positif pada pengentasan kemiskinan. Dengan demikian, zakat profesi aparatur negara tidak hanya menjadi kewajiban individu, tetapi juga sarana pemberdayaan ekonomi dan solidaritas sosial dalam masyarakat

Peran Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Di Era Digitalisasi Di Kota Serang

Nofani Wildania Bintang, Munawaroh
Abstract: Studi ini bertujuan untuk menentukan bagaimana usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) digital di Kota Serang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi digital. Sekitar 10.321 UMKM beroperasi di Kota Serang, menurut data. Beberapa… eberapa di antara mereka menggunakan teknologi digital untuk menjadi lebih dikenal dan lebih bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Di era modern, UMKM telah memilih untuk meningkatkan pendapatan dan memperluas jangkauan pasar mereka dengan menggunakan platform e-commerce dan media sosial. Digitalisasi tampaknya dapat membantu pertumbuhan ekonomi lokal. Selain itu, penelitian ini menekankan masalah yang dihadapi pelaku UMKM ketika menggunakan teknologi digital, seperti kekurangan infrastruktur dan keterbatasan literasi digital. Meskipun demikian, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) membutuhkan dukungan dan pelatihan pemerintah agar mereka dapat mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dan membangun ekosistem ekonomi digital di Kota Serang, yang memungkinkan UMKM digital untuk meningkatkan ekonomi kota, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Budidaya Lele Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Ekonomi

Sustian Alfina, Tegar Sasario Pamungkas, Abd Raid Sopalatu, Arif Rachman Putra, Didit Darmawan, Rommy Hardyansah, Muchamad Catur Rizky, Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi, Wakid Evendi, Amir Bandar Abdul Majid
Abstract: Budidaya lele telah menjadi salah satu alternatif yang menjanjikan dalam upaya peningkatan kualitas ekonomi, baik pada tingkat individu maupun komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas budidaya lele… ele dalam meningkatkan pendapatan petani, menciptakan lapangan kerja, dan mendukung pembangunan ekonomi lokal. Metode yang digunakan yaitu Recirculating Aquaculture System (RAS), menunjukkan hasil produksi yang optimal dengan pendapatan yang tinggi dan keuntungan yang substansial. Dampak sosial dari budidaya lele mencakup peningkatan kesejahteraan petani dan penguatan ketahanan pangan lokal. Penerapan praktik berkelanjutan dalam budidaya lele, seperti pengelolaan limbah dan efisiensi penggunaan air, menunjukkan bahwa kegiatan ini dapat dilakukan secara ramah lingkungan. Budidaya lele menggunakan sistem Recirculating Aquaculture System (RAS) menawarkan potensi besar dalam meningkatkan kualitas ekonomi. RAS mampu meningkatkan efisiensi penggunaan air, mengurangi limbah, dan menghasilkan pertumbuhan ikan yang lebih cepat. RAS dapat menjadi alternatif yang menjanjikan bagi pembudidaya lele untuk meningkatkan pendapatan dan daya saing produk.

Perlindungan Hukum Pemegang Polis Asuransi Dalam Membayar Klaim Asuransi Jiwa di Indonesia

Khairunnisa Harahap, Mae syarah, Zahra Afiqah, Novitasari br Sitorus, Rahman Maulana Harahap, Ahmad Albaraday
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep perlindungan hukum dalam asuransi jiwa, mengidentifikasi hak dan kewajiban para pihak dalam perjanjian asuransi, serta menyediakan panduan penyelesaian sengketa melalui mediasi,… asi, arbitrase, atau litigasi. Dengan pendekatan yang berfokus pada regulasi, penelitian ini menekankan pentingnya transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan klaim asuransi. Temuan menunjukkan bahwa meskipun regulasi telah menyediakan kerangka hukum yang memadai, implementasinya masih menghadapi kendala, terutama terkait dengan transparansi informasi dan efisiensi proses klaim. Alternatif penyelesaian sengketa seperti mediasi dan arbitrase terbukti lebih cepat dan efektif dibandingkan litigasi di pengadilan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman mendalam tentang regulasi dan prosedur asuransi jiwa sangat diperlukan untuk membangun hubungan yang adil antara pemegang polis dan perusahaan asuransi. Dengan pengelolaan asuransi jiwa yang baik, stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai secara berkelanjutan.

Dampak Zakat Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Di Cikarang

Berliana Eka Putri, Nur Hasan
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak zakat terhadap kesejahteraan masyarakat di Cikarang, terutama dalam aspek ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Zakat, sebagai salah satu instrumen keuangan Islam, berperan… n penting dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan sosial melalui distribusi kekayaan yang merata. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pengumpulan data primer melalui kuesioner yang diberikan kepada penerima zakat (mustahik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa zakat memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan taraf hidup masyarakat penerima, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti akses pendidikan, layanan kesehatan, dan stabilitas ekonomi. Namun demikian, efektivitas zakat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti pengelolaan yang profesional, distribusi yang tepat sasaran, dan transparansi lembaga pengelola zakat. Selain itu, penelitian ini menyoroti pentingnya kesadaran masyarakat dalam menyalurkan zakat melalui lembaga resmi untuk memastikan pemerataan manfaat yang lebih luas. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sistem pengelolaan zakat dengan memanfaatkan teknologi dan kolaborasi antar lembaga agar zakat dapat menjadi alat yang efektif dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat.

Sustainable Development Goals (SDGs) Dan Strategi Pengentasan Kemiskinan Di Kabupaten Jember

Hendi Yoga Patama
Abstract: Kemiskinan merupakan masalah yang sangat mendesak untuk ditangani, dan sebagai bagian dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Indonesia berkomitmen untuk berperan aktif dalam mengatasinya sesuai dengan agenda global Sustainable… inable Development Goals (SDGs). Pemerintah, baik di tingkat nasional maupun daerah, terus mengupayakan berbagai strategi untuk menanggulangi persoalan ini. Salah satu contohnya adalah Kabupaten Jember di Provinsi Jawa Timur, yang turut mengambil langkah konkret dan bekerja sama untuk mengatasi tantangan kemiskinan di wilayahnya melaui Peraturan Daerah (PERDA) Kabupaten Jember Nomor 8 tahun 2015 Tentang penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial di Kabupaten jember sebagai salah satu upaya untuk pengentasan kemiskinan seiring dengan deklarasi SDGs. Tujuan daripada penelitian ini adalah untuk mengetahui mengenai bagaimana langkah pemerintah kabupaten Jember dalam mengentaskan kemiskinan, dengan menggunakan penelitian kualitatif dengan metode studi dokumentasi, data yang di gunakan menggunakan data sekunder dengan teknik analisis telaah dari berbagai literatur. Hasil menunjukkan bahwa pemerintah kabupaten jember memiliki langkah dan strategi dalam pengentasan kemiskinan yang tertuang dalam peraturan daerah nomor 8 tahun 2015, dengan harapan penelitian ini memeberikan kontribusi yang berharga bagi pemerintah serta bagi pemangku kepentingan untuk terus bersinergi dalam mengentaskan kemiskinan yang sejalan dengan agenda global SDGs di daerah tersebut.

“How Do You Feel” Sebagai Media Upaya Peningkatan Kemampuan Mengenali Perasaan Pada Individu Dengan Disabilitas Mental

Faradillah Firdaus, Alfianti Rhamadani, Anni Muzakiah Amri, Nurul Izzah Adisya
Abstract: Kesehatan mental merupakan bagian penting dari kesejahteraan individu yang seringkali kurang mendapatkan perhatian, terutama di Indonesia. Disabilitas Mental seringkali menghadapi stigma sosial dan kesulitan dalam berinteraksi… eraksi dengan masyarakat, yang memperburuk kondisi mental mereka. Pengabdian ini berfokus pada pemberian media interaktif berupa papan perasaan "How Do You Feel?" oleh Mahasiswa BKP Fakultas Psikologi UNM di Sentra Wirajaya Makassar. Kegiatan ini bertujuan membantu PM disabilitas mental dalam mengenali dan mengekspresikan emosi. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini mencakup psikoedukasi, pengenalan alat peraga, dan evaluasi kegiatan selama tujuh hari. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa papan perasaan "How Do You Feel?" efektif dalam mendorong Penerima Manfaat (PM) untuk lebih terbuka dalam mengungkapkan perasaan, meningkatkan kepercayaan diri, serta membantu dalam mengutarakan emosi dengan lebih baik. Selain itu, pendekatan ini juga memperkuat hubungan sosial antara PM dengan mahasiswa BKP Fakultas Psikologi UNM serta lingkungan Sentra Wirajaya, mengurangi asumsi negatif mengenai penolakan sosial, dan memberikan dampak positif terhadap proses rehabilitasi mereka.

Menumbuhkan Sikap Positif: Strategi Peningkatan Kesejahteraan Emosional Dan Ketangguhan Bagi Polisi Baru Lulus

Imaniar Sefariti Tampang Allo, Muh Rajan Piara
Abstract: Polisi yang baru lulus dari akademi seringkali menghadapi tantangan besar ketika memasuki dunia kerja. Tantangan ini banyak mencakup adaptasi terhadap tekanan kerja, ekspektasi masyarakat, serta kebutuhan untuk mengambil&#8230; keputusan cepat dalam situasi sulit. Psikoedukasi ini bertujuan untuk meningkakan pemahaman terkait pentingnya sikap positif, kesejahteraan emosional, dan ketangguhan khususnya bagi polisi baru lulus. Pelaksanaan program psikoedukasi ini dilakukan pada tanggal 20 November 2024. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah psikoedukasi berbasis media visual berupa poster. Psikoedukasi dilakukan dengan pemberian link google form terlebih dahulu untuk mengisi pre-test, kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi, dan di tutup dengan pemberian link google form untuk mengisi post-test. Hasil dari pelaksanaan psikoedukasi ini yaitu menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan (sig. 0,002 < 0,05) dalam rata-rata skor pemahaman peserta setelah mengikuti program. Hal ini menunjukkan bahwa metode psikoedukasi dengan media visual efektif dalam menigkatkan pemahaman terkait pentingnya sikap positif, kesejahteraan emosional, dan ketangguhan.

Manajemen Stres Kerja Bagi Anggota Polri Di Polda Sulawesi Selatan Dalam Menjaga Performa Kerja

Fitrah Awaliah Marta Muin
Abstract: Stres kerja merupakan tantangan signifikan bagi anggota Polri, yang dapat berdampak negatif pada performa kerja dan kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab stres kerja dan&#8230; an mengimplementasikan intervensi konseling guna membantu anggota Polri di Polda Sulawesi Selatan mengelola stres. Metode penelitian menggunakan pendekatan konseling. Hasil survei menunjukkan bahwa mayoritas anggota Polri mengalami stres kerja dengan variasi tingkat, dipicu oleh beban kerja berlebihan, lingkungan kerja yang menekan, dan kurangnya dukungan psikologis. Intervensi konseling difokuskan pada peningkatan pemahaman tentang manajemen stres, teknik relaksasi, pengelolaan waktu, dan komunikasi efektif. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa pendekatan konseling dapat membantu anggota Polri mengidentifikasi sumber stres, mengembangkan strategi koping, dan meningkatkan kesejahteraan psikologis. Kesimpulan penelitian menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan dan intervensi sistematis dalam mengatasi stres kerja pada anggota kepolisian, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan institusi kepolisian.

Peran Afirmasi Positif Dalam Meningkatkan Kesejahtaraan dan Kinerja Polisi Muda Di Polda Sulsel

Author, Femi
Abstract: Polisi menghadapi berbagai tantangan dalam tugasnya, seperti tekanan kerja tinggi, risiko keselamatan, dan ekspektasi masyarakat, yang dapat memengaruhi kesejahteraan mental dan fisik mereka. Penelitian ini bertujuan untuk&#8230; uk mengevaluasi efektivitas psikoedukasi dalam meningkatkan afirmasi positif di lingkungan kerja pada polisi muda. Berdasarkan uji Shapiro-Wilk, data pre-test (sig. 0,062) dan post-test (sig. 0,080) berdistribusi normal. Analisis menunjukkan adanya peningkatan rata-rata dari pre-test (5,28) ke post-test (8,80). Uji paired sample test menunjukkan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,002 (<0,05), mengindikasikan perbedaan signifikan antara hasil pre-test dan post-test. Hasil penelitian ini mengonfirmasi bahwa psikoedukasi yang diberikan efektif dalam menumbuhkan afirmasi positif di lingkungan kerja bagi polisi muda