Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sosial anak kelompok B di RA Nurul Amal Kota Cilegon melalui metode bermain peran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen one…
ne group pre-test post-test. Subjek penelitian adalah 10 anak usia 5-6 tahun yang dipilih melalui metode purposive sampling. Data diperoleh melalui angket keterampilan sosial dengan 5 indikator: kerjasama, perilaku asertif, tanggung jawab, empati, dan kontrol diri. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan sosial yang signifikan setelah diberikan treatment melalui metode bermain peran. Nilai rata-rata keterampilan sosial meningkat dari 6,8 menjadi 16,9. Uji Wilcoxon menunjukkan Z = -2.814b dan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) = 0.005, lebih rendah dari 0.05, yang berarti hipotesis diterima. Dengan demikian, metode bermain peran efektif dalam meningkatkan keterampilan sosial anak kelompok B RA Nurul Amal tahun ajaran 2023/2024.
Abstract:Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuwangi memainkan peran penting dalam administrasi kependudukan, khususnya dalam pendaftaran Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Identitas Anak (KIA). Untuk meningkatkan…
kan efisiensi proses pendaftaran, dirancang sebuah sistem berbasis Aplikasi SIAK (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan). Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pendaftaran KTP dan KIA dengan menggunakan Aplikasi SIAK. Metode penelitian yang digunakan adalah Waterfall, yang terdiri dari beberapa tahapan, yaitu analisis, perancangan, implementasi, dan pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini dapat mempercepat proses pelayanan dan meningkatkan akurasi data kependudukan.
Abstract:Penelitian ini dilakukan karena rendahnya hasil belajar peserta didik pada pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas V, yang ditunjukkan oleh rata-rata nilai yang belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP)…
KTP) yang telah ditetapkan yaitu 70. Tujuan penelitian ini yaitu meningkatkan hasil belajar peserta didik secara interaktif dan menyenangkan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model Index Card Match. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas V SD Negeri 21 Kandang Baniah Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh Kabupaten Solok Selatan pada semester I tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini menghasilkan data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif berupa hasil belajar peserta didik dan data kualitatif berupa hasil lembar observasi guru dan peserta didik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siklus I pertemuan 1 diperoleh tingkat ketuntasan dengan persentase 55,6%, pertemuan 2 meningkat menjadi 66,7%. Pada siklus II pertemuan 1 diperoleh tingkat ketuntasan 88,9%, sedangkan pelaksanaan pertemuan 2 meningkat menjadi 100%. Dari hasil penelitian ini terdapat peningkatan yang signifikan dalam proses pembelajaran Pendidikan Pancasila. Berarti model yang digunakan cocok dan berhasil.
Abstract:Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS di kelas IV, yang belum tuntas mencapai KKTP. Untuk mengatasi masalah ini, peneliti menerapkan model pembelajaran Inquiry,…
iry, yang diharapkan mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan cara yang lebih interaktif dan menyenangkan.
Jenis penelitian yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model Inquiry. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas IV UPT SDN 21 Kandang Baniah Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh Kabupaten Solok Selatan pada semester 1 tahun pelajaran 2024/2025. Data penelitian yang digunakan data kuantitatif berupa hasil belajar peserta didik dan kualitatif berupa hasil observasi guru dan peserta didik.
Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus dan terdiri dari empat kali pertemuan. Peningkatan hasıl belajar ditandai oleh peningkatan ketuntasan belajar peserta didik. Pada siklus 1 didapatkan hasil belajar IPAS 44%, sedangkan pada siklus II 87%. Pada pengamatan aktivitas guru dan peserta didik juga mengalami peningkatan dari siklus I yaitu 79%, lalu meningkat pada siklus II yaitu 90%. Sedangkan pada aspek peserta didik siklus 1 yaitu 79%, lalu meningkat pada siklus II yaitu 89% Maka dapat simpulkan bahwa penelitian tindakan kelas menggunakan model Inquiry dapat meningkat proses dan hasıl belajar peserta didik.
Abstract:Pengelolaan aset daerah di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Banyuwangi masih dilakukan secara manual melalui pencatatan buku agenda dan Microsoft Excel, menyebabkan berbagai kendala…
ala dalam verifikasi data, monitoring aset, dan pelaporan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem informasi manajemen aset berbasis web untuk mengoptimalkan pengelolaan aset daerah. Sistem dikembangkan dengan mengimplementasikan empat alur proses utama: pengajuan, tracking, manajemen aset, dan pelaporan. Metodologi pengembangan sistem meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem menggunakan Data Flow Diagram (DFD) dan flowchart, serta implementasi antarmuka berbasis web. Sistem dirancang dengan mekanisme verifikasi berlapis yang melibatkan berbagai stakeholder seperti Admin, Tim Monitoring, Verifikator, Bagian Keuangan, dan Kepala Dinas. Database sistem dimodelkan menggunakan conceptual diagram untuk mengakomodasi seluruh entitas dan relasi dalam pengelolaan aset. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem berhasil mengintegrasikan seluruh proses pengelolaan aset secara digital, dengan antarmuka yang intuitif meliputi halaman login, dashboard admin, dan form pengajuan. Implementasi sistem ini meningkatkan efisiensi pengelolaan aset melalui otomatisasi proses verifikasi, monitoring real-time, perhitungan nilai aset yang akurat, dan pengarsipan digital yang terstruktur. Sistem ini menjadi solusi efektif dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan aset daerah di DPMPTSP Kabupaten Banyuwangi.
Abstract:Menyelesaikan literasi dalam menulis dan membaca merupakan tantangan yang masih banyak ditemui dalam berbagai jenjang pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan literasi…
rasi dan membantu siswa yang kurang dalam pemahaman terutama dalam kemampuan membaca dan menulis, serta meluncurkan metode pengajaran bimbingan yang digunakan untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara dan observasi terhadap siswa, guru, dan orang tua di sekolah SMPN 17 Kota Serang dengan menggunakan program bimbingan literasi sebagai metode untuk meningkatkan daya baca dan tulis anak diberikannya bimbingan literasi sebelum pelajaran dimulai waktu yang diberikan selama 30 menit dengan jangka waktu 1 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama yang menyebabkan kesulitan literasi meliputi kurangnya minat membaca, metode pengajaran yang kurang efektif, dan keterbatasan akses terhadap bahan bacaan yang menarik. Selain itu, lingkungan keluarga yang kurang mendukung perkembangan literasi juga mempengaruhi keterampilan membaca dan menulis siswa. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan perlunya inovasi dalam metode pengajaran literasi, serta peran aktif orang tua dan sekolah dalam menciptakan lingkungan yang mendukung minat baca dan tulis pada anak. Rekomendasi diberikan agar program literasi lebih disesuaikan dengan kebutuhan anak dan menitikberatkan pada pendekatan yang interaktif serta terfokus pada praktik sehari-hari.
Abstract:Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya proses dan hasil belajar IPAS peserta didik kelas IV SD Negeri 27 Sungai Durian. Solusi permasalahan tersebut, menggunakan model cooperative tipe STAD. Tujuan penelitian ini…
i untuk mendeskripsikan peningkatan proses serta hasil belajar peserta didik. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SD Negeri 27 Sungai Durian pada semester II tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini dilakukan melalui dua siklus, setiap siklus masing-masing dua pertemuan. Penelitian dengan model STAD berhasil memperbaiki proses dan hasil belajar IPAS peserta didik. Hasil penilaian aktivitas guru siklus I pertemuan 1 memperoleh persentase sebesar 70,37% dan pertemuan 2 73,33%. Pada siklus II pertemuan 1 memperoleh persentase sebesar 88,89% dan pertemuan 2 93,33%. Pada aktivitas peserta didik siklus I pertemuan 1 memperoleh persentase sebesar 66,67% dan pertemuan 2 70%. Pada siklus II pertemuan 1 memperoleh persentase sebesar 85,18% dan pertemuan 2 93,33%. Pada hasil belajar IPAS peserta didik, kondisi hasil belajar pra siklus hanya memperoleh persentase 28,57% meningkat pada siklus I yaitu 64,29% dan pada siklus II meningkat menjadi 85,71%. Berdasarkan data tersebut, disimpulkan bahwa model cooperative tipe STAD dapat meningkatkan proses dan hasil belajar IPAS peserta didik kelas IV SD Negeri 27 Sungai Durian.
Abstract:Perilaku siswa merupakan tindakan yang dimiliki oleh siswa yang dipengaruhi oleh sikap, dan tanggung jawabnya di sekolah, Penelitian ini dilakukan untuk memahami korelasi antara perilaku siswa dan tingkat prestasi akademik…
ik di tingkat I’dadiyah, sebuah topik yang penting karena perilaku siswa sering dianggap sebagai salah satu faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan akademik. Metode Apriori dipilih karena kemampuannya dalam menganalisis pola asosiasi dari data besar dan menemukan hubungan tersembunyi antar variabel. Data yang digunakan dalam penelitian ini mencakup catatan disiplin, kehadiran, partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran, serta interaksi sosial, yang kemudian dianalisis bersama dengan data prestasi akademik.
Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara perilaku positif, seperti disiplin tinggi dan keterlibatan aktif dalam kelas, dengan capaian akademik yang lebih baik. Di sisi lain, perilaku yang kurang disiplin cenderung terkait dengan prestasi yang lebih rendah. Penemuan ini menegaskan pentingnya memantau dan membentuk perilaku siswa sebagai bagian dari upaya meningkatkan prestasi belajar.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode Apriori dapat menjadi alat yang efektif untuk memahami hubungan antara perilaku dan prestasi siswa, serta memberi kontribusi penting bagi para pendidik dalam merumuskan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan berbasis data. Kesimpulan ini mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui pendekatan yang lebih terukur dan tepat sasaran.
Abstract:Pesatnya perkembangan informasi teknologi menjadi tantangan bagi berbagai sektor, termasuk PT. PLN (Persero) yang berperan penting dalam menyediakan listrik bagi seluruh Indonesia. Sebagai unit layanan pelanggan, PT. PLN…
(Persero) ULP Banyuwangi Kota masih menggunakan sistem manual dalam proses monitoring data peminjaman kunci panel pelanggan, yang mencakup pendataan, peminjaman, serta pencatatan masuk dan keluar. Proses ini dinilai kurang efektif karena tidak memungkinkan terjadinya kolaborasi antar bagian terkait seperti perencanaan, gudang, dan jaringan.
Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi pemantauan data peminjaman kunci berbasis web dengan menggunakan PHP dan MySQL. Sistem ini diharapkan dapat mempermudah dan mempercepat pengelolaan data, serta memungkinkan akses simultan oleh berbagai bagian terkait. Dengan demikian, sistem yang dirancang ini dapat meningkatkan efisiensi operasional, mendukung pengambilan keputusan manajerial, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.
Abstract:Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Pendidikan Agama Hindu siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri 1 Sukadana. Sebagian besar siswa belum mencapai ketuntasan minimal pada pelajaran pendidikan agama…
Hindu.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri 1 Sukadana dengan penerapan pembelajaran kooperatif tipe think pair and share. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK),yang dilaksanakan dalam 2 siklus.Subyek dalam penelitian ini siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri 1 Sukadana tahun pelajaran 2023/2024 sebanyak 20 orang.
Analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskriftif kuantitatif .Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar siswa pada siklus I skor rata-rata hasil belajar dengan kategori rendah. Nilai rata-rata prestasi belajar siswa pada siklus I yaitu 76,00 dengan ketuntasan klasikal 70%, daya serap 76,00 %. Kemudian pada siklus II mengalami peningkatan ,rata-rata prestasi belajar menjadi 81,75 ketuntasan klasikal menjadi 95 % dan daya serap menjadi 81,75 %. Dan hasil analisis hasil belajar siklus I dan II mengalami peningkatan nilai rata-rata prestasi belajar sebesar 5,75 ketuntasan klasikal sebesar 25 % daya serap sebesar 5,75% dengan penerapan pembelajran kooperatif tipe think pair share.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan penerapan pembelajaran kooperatif tipe think pair and share dapat meningkatkan prestasi belajar Pendidikan Agama Hindu. Diajukan saran kepada pihak terkait sebagai berikut (1) Guru Pendidikan Agama Hindu agar mencoba menerapkan pembelajaran kooperatif tipe think pair and share (2) Peneliti lain diharapkan mengadakan penelitian lanjutan terkait dengan penerapan model pembelajaran yang inovatif.