Search Articles & Publications

Showing 2599 articles found for "Sebagai"

Analisis Strategi Digital Marketing Dalam Membantu Penjualan Horeca

Cantaka Zaida Oktarina, Aulia Keiko Hubbansyah
Abstract: Digitalisasi telah mengubah fundamental cara bisnis beroperasi, termasuk dalam sektor pemasaran. Dengan teknologi yang terus berkembang dan internet yang meresap secara luas, pemasaran digital menjadi pendorong utama bagi… i pertumbuhan dan kompetitivitas bisnis. Ini juga terlihat dalam industri Horeca di Indonesia, yang mengalami pertumbuhan pesat sebagai kontributor penting bagi ekonomi negara. Agar tetap relevan dan berdaya saing, industri Horeca harus terus berinovasi dan mengikuti tren pemasaran yang berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pemasaran digital efektif dalam meningkatkan penjualan di sektor Horeca. Dengan menggunakan metode tinjauan pustaka, berbagai sumber informasi seperti jurnal ilmiah, buku, dan laporan penelitian relevan dikumpulkan dan dianalisis. Melalui tinjauan kritis dan mendalam, konsep-konsep kunci dieksplorasi untuk memberikan wawasan tentang implementasi strategi pemasaran digital yang dapat memberikan hasil signifikan bagi bisnis Horeca. Temuan penelitian mengidentifikasi beberapa strategi pemasaran digital yang dapat diterapkan oleh bisnis Horeca, termasuk pemasaran melalui media sosial yang konsisten dan interaktif, serta penggunaan konten berkualitas tinggi seperti informasi informatif, edukatif, gambar, dan video menarik. Selain itu, strategi pemasaran berbayar seperti Google Ads dan iklan media sosial, serta kerjasama dengan influencer, juga efektif dalam memperluas jangkauan merek dan meningkatkan keterlibatan konsumen. Optimisasi mesin pencari (SEO) dan layanan obrolan langsung juga dapat meningkatkan interaksi langsung dengan pelanggan dan pengalaman mereka. Implementasi strategi pemasaran digital yang tepat dapat menghasilkan manfaat besar bagi bisnis Horeca, termasuk peningkatan penjualan dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Namun, bisnis perlu terus memantau dan mengevaluasi strategi mereka serta beradaptasi dengan perubahan perilaku dan preferensi konsumen untuk tetap relevan dan sukses dalam lingkungan pemasaran yang dinamis dan kompetitif.

Analisis Keselamatan Bangunan Gedung Perkuliahan Sebagai Upaya Penanggulangan Kebakaran

Dwi Hirdanti, Rifanny Ananta Dharma, Abdurrozaq Hasibuan
Abstract: Gedung perkuliahan merupakan jantung kehidupan kampus, di mana ilmu pengetahuan ditelah dan masa depan dirintis. Keselamatan penghuni yang berada  di dalam   bangunan   dan   lingkungannya harus menjadi pertimbangan utama… an utama terhadap bahaya kebakaran. Bahaya  kebakaran  harus dikelola dengan  baik  dan  secara  terencana. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan berjenis deskriptif. Metode pengumpulan data dengan menggunakan metode observasi atau mengamati dan mencatat perilaku, kejadian, atau objek secara langsung. Sarana penyelamatan di gedung perkuliahan yang dievaluasi telah tersedia dan berfungsi dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan jalan keluar yang mudah diakses dan tidak terhalang benda lain, petunjuk arah keluar yang jelas di setiap gedung sistem proteksi aktif seperti detektor, hydrant, APAR, dan sprinkler yang terdapat di seluruh gedung.

Analisis Laporan Keuangan Untuk Menilai Kinerja Keuangan Ditinjau Dari Rentabilitas, Solvabilitas, Dan Likuiditas PT Adhi Karya Tbk

Firdina Kusumaning Tyas, Suprianik
Abstract: Penilaian kinerja keuangan perusahaan merupakan hal yang penting bagi manajemen, investor, dan pemangku kepentingan lainnya. Salah satu cara untuk menilai kinerja keuangan perusahaan adalah melalui analisis laporan keuangan.… gan. Analisis laporan keuangan dapat memberikan informasi mengenai kondisi dan posisi keuangan perusahaan serta potensi pengembangan di masa depan. PT Adhi Karya (Persero) Tbk merupakan salah satu perusahaan konstruksi terkemuka di Indonesia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sebagai perusahaan publik, PT Adhi Karya (Persero) Tbk wajib mempublikasikan laporan keuangannya secara berkala. Analisis terhadap laporan keuangan PT Adhi Karya (Persero) Tbk dapat memberikan gambaran mengenai kinerja keuangan perusahaan. Penelitian ini akan berfokus pada analisis rasio keuangan yang terdiri dari rasio rentabilitas, solvabilitas, dan likuiditas. Metode Pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan metode deskriptif. Metode Analisis Data Metode yang dipakai adalah metode analisis data deskriptif kuantitatif yang digunakan untuk menganalisis data laporan keuangan dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul. Hasil dari analisis Rasio Rentabilitas secara keseluruhan kondisi perusahaan dalam kondisi baik. Dari analisis Rasio Likuiditas kondisi perusahaan pada kurun waktu dari tahun 2021-2023 berada pada posisi fluktuasi. Dari analisis Rasio Solvabilitas secara keseluruhan kondisi perusahaan pada berada pada posisi solvable.

Indenpendensi Ruang Lingkup Kebijakan Kebanksentralan

Cahya Irani, Rini Puji Astutik, Ervina Dwi Zahrotul A.
Abstract: Kebijakan kebanksentralan memainkan peran yang sangat penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan keuangan suatu negara. Sebagai institusi yang bertanggung jawab atas pengelolaan moneter, pengaturan sistem pembayaran, dan… an pengawasan sistem keuangan, bank sentral memiliki berbagai alat dan kebijakan yang digunakan untuk mencapai tujuannya. Independensi bank sentral merupakan salah satu elemen kunci dalam menciptakan stabilitas ekonomi dan keuangan. Bank sentral yang independen dapat menjalankan kebijakan moneter dan kebijakan lainnya tanpa campur tangan dari pihak eksternal, termasuk pemerintah. Hal ini penting untuk memastikan bahwa keputusan-keputusan yang diambil didasarkan pada analisis ekonomi yang objektif dan bukan atas dasar kepentingan politik jangka pendek. dalam konteks Indonesia, Bank Indonesia sebagai bank sentral memiliki peran strategis dalam mengatur dan mengawasi sistem keuangan. Kemandirian Bank Indonesia diatur dalam Undang-Undang Bank Indonesia, yang menekankan pentingnya independensi institusional, independensi sasaran akhir, dan independensi instrumen. Independensi ini memungkinkan Bank Indonesia untuk merespons berbagai tantangan ekonomi dengan fleksibilitas dan ketegasan yang diperlukan. Metode penelitian menggunakan library researchyaitu metode dengan pengumpulan data dengan cara memahami dan mempelajariteori-teori dari berbagai literature atau referensi. bahwa independensi bank sentral tidak berarti terlepas sepenuhnya dari akuntabilitas. Bank sentral tetap bertanggung jawab untuk menjelaskan dan mempertanggungjawabkan keputusan-keputusan mereka kepada masyarakat dan otoritas yang relevan. Transparansi dalam proses pengambilan keputusan dan pelaporan kinerja merupakan elemen penting dalam mempertahankan independensi bank sentral

Analisis Karakter dan Kondisi Kesehatan Mental Anggota Gerakan Pramuka

Yositria Nopia Rizki, Arga Satrio Prabowo, Lenny Wahyuningsih
Abstract: Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui karakter serta kondisi kesehatan mental anggota pramuka. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa… wa anggota pramuka memiliki karakter yang sesuai dengan kebutuhan bangsa ini. Kemudian peneliti memfokuskan penelitian dalam ranah karakter ini dengan karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, dan Akuntabel) yang menjadi ciri khas Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Karakter JAWARA ini ada dalam diri para subjek yang telah ditentukan dan dijelaskan bahwasannya karakter ini secara tidak sadar dibentuk dalam kegiatan pramuka. Kemudian kondisi kesehatan anggota pramuka juga dinyatakan baik sesuai dengan pengolahan data hasil pengisian instrument angket kesehatan mental. Subjek menyatakan bahwa kegiatan yang ada di pramuka selalu terasa menyenangkan sehingga bagi subjek hal tersebut dianggap sebagai kontribusi dari pramuka terhadap kondisi kesehatan mental para anggotanya.

Analisis Kasus Korupsi Yang Menjerat Syahrul Yasin Limpo Mantan Menteri Pertanian

Kuswan Hadji, Abel Tegar Santosa, Dhimas Arya Kamandanu, Muhammad Aldy Mubaroq
Abstract: Di tahun politik 2023, kasus korupsi yang menjerat mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) adalah salah satu yang menarik perhatian publik. Kasus ini bermula dari penyelidikan KPK tentang berbagai dugaan korupsi… si di Kementerian Pertanian yang melibatkan SYL dan beberapa pejabat lainnya. Selama menjabat sebagai Menteri Pertanian, SYL diduga melakukan pemerasan, gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Pada 11 Oktober 2023, KPK menetapkan SYL sebagai tersangka dan menahannya pada 13 Oktober 2023. Dari informasi yang didapatkan, SYL diduga menerima dana dari pengusaha dan pejabat terkait Kementerian Pertanian untuk digunakan untuk membeli perhiasan, mobil, dan jam tangan mewah ebagai imbalan atas penempatan jabatan atau pembelian barang dan jasa dari departemen tersebut. Di dalam kasus ini, juga terdapat dugaan keterlibatan Ketua KPK Firli Bahuri, mantan anak buah SYL. Kasus ini juga menimbulkan kontroversi karena diduga berkaitan dengan perkembangan politik menjelang Pemilu 2023, di mana SYL merupakan salah satu pengusung calon presiden dan calon wakil presiden, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar. Kasus ini menimbulkan banyak pertanyaan tentang etika dan tata kelola pemerintahan, serta menunjukkan betapa kompleks dan berdampak besarnya dalam bidang hukum dan politik. Artikel ini bertujuan untuk menguraikan fakta-fakta secara kronologis terkait permasalahan-permasalahan tersebut.

Peran Bank Sentral Dalam Kebijakan Moneter Islam

Badrut Tamam, Mohammad Arif Hidayatullah, Rini Puji Astutik
Abstract: Dalam prinsip ekomi islam itu juga terdapat bahwa kestabilan alat pembayaran untuk mencegah terjadinya inefisiensi akibat fluktuasi harga produk dan institusi keuangan yang bertugas mengatur dan menentukan kebijakan moneter,… ter, yang biasanya disebut sebagai Bank Sentral. Tujuan dari kebijakan Bank Sentral sebagai pemegang otoritas moneter antara lain adalah untuk mengeluarkan uang, mengontrol peredaran uang agar sesuai dengan kondisi perekonomian sektor riil guna mencapai keseimbangan. Setiap pemerintahan memiliki kebijakan moneter yang berbeda-beda, disesuaikan dengan kondisi dan perkembangan ekonomi masing-masing. Salah satu kebijakan moneter yang diterapkan pada zaman Nabi adalah penggunaan standar emas dan perak karena stabilitas nilai tukarnya. Namun, hal ini tidak relevan dalam kebijakan moneter negara mayoritas Muslim pada era modern, termasuk Indonesia, karena keterbatasan bahan baku emas dan perak. Sebagai gantinya, diterbitkan uang fidusia yang bahan bakunya bukan dari emas atau perak, dan stabilitas nilainya dijaga dengan penerapan suku bunga, yang sebaliknya dilarang dalam Islam. Salah satu alasan larangan sistem bunga ini adalah karena suku bunga yang tinggi dapat memengaruhi permintaan uang, yang seringkali tidak digunakan untuk kebutuhan konsumsi atau kegiatan produktif, tetapi lebih untuk kegiatan spekulatif.

Perspektif Bakri Syahid Terhadap Ayat-Ayat Sosial Dalam Tafsir Al-Huda

Rahman Batubara
Abstract: Kajian ini membahas tafsir al-Huda karya Bakri Syahid dengan tujuan mengetahui perspektifnya terhadap ayat-ayat sosial. Untuk mengetahui bagaimana perspektifnya, kajian kepustakaan (library research) digunakan untuk menelusuri… lusuri penafsiran ayat-ayat yang terkait dengan merujuk langsung pada sumber-sumber yang berkaitan, khususnya tafsir al-Huda karya Bakri Sahid yang menjadi data primer dan sumber lain sebagai data sekunder. Setidaknya ada 4 segi yang dibahas oleh Bakri Syahid dalam karyanya al-Huda: ekonomi, politik, budaya, dan hukum. Pada segi ekonomi Bakri menafsirkan surat Ali Imran ayat 130 yang membahas tentang bank dan riba. Pada sisi politik, Bakri Syahid menafsirkan surat An-Nisa ayat 53, 58, 59 tentang amanah. Di segi Budaya, Bakri membahas surat al-Baqarah ayat 5-8 yang membahas tentang syirik. Adapun di bidang hukum, Bakri menafsirkan surat al-Ma’idah ayat 32 dan surat ar-Ra’du ayat 21 yang membahas tentang hukum. Dari berbagai penafsiran yang Bakri Syahid uraikan dapat difahami bahwa penafsirannya sangat dipengaruhi oleh latar belakangnya sebagai seorang pejabat negara. Hal ini ditunjukkan dengan bukti bahwa penafsirannya sangat dominan membahas tentang keadaan sosial pada saat itu yang kemudian dikaitkan dengan pemerintahan.

Psikoedukasi Regulasi Emosi Sebagai Upaya Menanggulangi Perilaku Agresif Peserta Didik MTs Arifah Gowa

Ahmad Yasser Mansyur, Aulia Kurnia Ramadhani, Azizah Farah Faisal, Nurul Muthmainnah Arifuddin, Nurul Sakinah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai regulasi emosi pada siswa/siswi MTs Arifah Gowa. Partisipan dalam kegiatan ini adalah siswa/siswi kelas VII dan VIII yang berjumlah 300 orang. Desain penelitian… itian yang digunakan adalah one group pre and post-test design. Tingkat pencapaian tersebut terdiri atas pemahaman mengenai segala bentuk emosi dasar dan turunannya, karakteristik emosi, jenis-jenis emosi, faktor yang mempengaruhi emosi, kecerdasan emosional, serta teknik dalam mengelola emosi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan program aplikasi SPSS dengan Uji Non Parametrik Wilcoxon. Artinya, terdapat perbedaan pengetahuan partisipan sebelum dan sesudah dilakukan psikoedukasi regulasi emosi. Psikoedukasi regulasi emosi ini dinilai bermanfaat bagi seluruh siswa/siswi karena dapat mengurangi terjadinya kasus kekerasan akibat dari perilaku agresif.

Persinggungan Hak Ex Officio Hakim Dan Ultra Petitum Partium Dalam Perkara Perceraian

Muhammad Panjiraka Siwi, Rizki Firmansyah, Diana Putri Natalia, Sindu Adi Dewanto, Haza Iryadul F.B., Muhammad Marizal
Abstract: Perceraian di Pengadilan Agama merupakan ranah hukum yang kompleks, melibatkan berbagai aspek sosial, kultural, dan hukum. Sehingga peran hakim vital dengan konsep hukum progresif sebagai landasan maka muncul tantangan implementasi… mplementasi ex officio hakim, ultra petitum partium, konsep judge made law, dan hukum progresif dalam konteks perceraian di Pengadilan Agama. Hukum progresif, yang diperkenalkan oleh Satjipto Rahardjo, menjadi penting dalam merespons ketidakpuasan terhadap penerapan ilmu hukum positif. Hakim dalam era hukum progresif diharapkan tidak hanya sebagai penegak aturan, melainkan sebagai arsitek hukum yang dapat menciptakan keadilan responsif terhadap realitas sosial. Dalam konteks perceraian, hakim memiliki kewenangan ex officio, memungkinkan mereka bertindak tanpa harus terbatas pada tuntutan pihak yang bersengketa. Namun, pelaksanaan ex officio hakim dihadapkan pada pembatasan, termasuk prinsip ultra petitum partium yang mengatur batas wewenang hakim agar tidak melampaui tuntutan yang diajukan. Keseluruhan, artikel ini membahas bagaimana hukum progresif, ex officio hakim, ultra petitum partium, dan judge made law berinteraksi dalam ranah perceraian di Pengadilan Agama. Implementasi konsep-konsep tersebut menjadi krusial dalam mencapai keadilan yang responsif dan seimbang, sambil tetap memperhatikan hak-hak individu yang terlibat dalam persengketaan perceraian.