Abstract:Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya proses dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS di kelas IV B UPT SDN 09 Sungai Pangkur. Solusi permasalahan tersebut menggunakan model pembelajaran cooperative…
tive type jigsaw. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan proses dan hasil belajar mata pelajaran IPAS peserta didik.
Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian peserta didik kelas IV B pada semester I tahun ajaran 2024/2025. Penelitian dilaksanakan dua siklus, setiap siklus terdiri dua kali pertemuan. Penelitian ini terdiri atas data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif berupa hasil observasi aktivitas guru dan peserta didik dan data kuantitatif berupa hasil belajar peserta didik.
Hasil proses pembelajaran siklus I pertemuan 1 pada aktivitas guru 51,85% dan aktivitas peserta didik 48%, pada pertemuan 2 aktivitas guru 74,07% dan aktivitas peserta didik 72%. Pada siklus II pertemuan 1, aktivitas guru 81,48% dan peserta didik 80%. Pertemuan 2 aktivitas guru 96,29% dan aktivitas peserta didik 96%. Hasil belajar IPAS peserta didik setelah diterapkan model pembelajaran tersebut pada siklus I meningkat menjadi 47,06% dan pada siklus II meningkat menjadi 74,48%. Berdasarkan data tersebut, disimpulkan bahwa model pembelajaran cooperative type jigsaw terbukti dapat meningkatkan proses dan hasil belajar IPAS peserta didik kelas IV B UPT SDN 09 Sungai Pangkur Kabupaten Solok Selatan.
Abstract:Pesimisme merupakan pemikiran negatif yang didasari oleh rasa takut dan pasrah terhadap situasi sulit. Dalam teori kognitif, sikap pesimisme terjadi karena disebabkan adanya kesalahan kognisi, yakni kognisi yang negatif.…
Dengan kognisi yang negative itu, individu cenderung mengambil kesimpulan terlebih dahulu, dan itu suatu kesalahan. Pandangan negatif itu tidak hanya tertuju pada dirinya sendiri, lebih jauh bahkan untuk masa depannya. Pesimisme dapat memberikan pengaruh negatif terhadap perencanaan karier remaja apabila dibiarkan begitu saja tanpa adanya bimbingan, sehingga jika dibiarkan begitu saja maka dapat mengembangkan kebiasaan buruk dan perilaku yang merusak diri, karena pada masa transisi dari kanak-kanak ke masa remaja awal hingga remaja akhir atau awal dewasa banyak sekali tahapan perkembangan yang akan dilalui dan berdampak pada perilaku yang ditunjukan, baik secara fisik ataupun kognitifnya. Artikel ini dibuat untuk mengetahui apa saja pengaruh negatif pesimisme terhadap perencanaan karier remaja, dan untuk mengetahui bagaimana strategi layanan dalam BK karier dapat mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh melalui berbagai sumber. Tujuannya untuk memperoleh gambaran dan pola, serta keterkaitan antar variabel. Dengan melihat proses perkembangan karier dan indikator kematangan remaja pada aspek-aspek perencanaan karier remaja, maka dapat dihasilkan permasalahan yang sering dihadapi remaja pada tahap perencanaan karier yaitu, kurangnya informasi, kurangnya minat, kurangnya sumber daya, tekanan orang tua atau lingkungan, kurangnya kemampuan diri, kurangnya pengalamam, kurangnya dukungan, keterbatasan dalam merencanakan karier dan kecemasan tentang masa depan. Hasil penelitian menunjukkan pesimisme dapat memberikan pengaruh negatif terhadap perencanaan karier remaja. Bimbingan Karier dapat menjadi alternatif pencegahan terjadinya dampak negatif tersebut dan menjadi solusi bagi remaja di sekolah dalam proses perencanaan karier remaja.
Abstract:Penelitian ini dilatar belakangi oleh matematika sebagai ilmu yang universal serta memiliki peran penting dalam membantu siswa agar siap untuk menghadapi masalah dalam kehidupan sehari-hari. Disamping pentingnya peran matematika…
tematika dalam kehidupan, hasil penelitian NCTM (2020) menunjukan bahwa kemampuan siswa Indonesia masih berada pada tingkat rendah dimana siswa mampu menyelesaaikan matematika sederhana dan belum menguasai matematika dengan baik. Salah satu cabang ilmu yang dapat mengekplorasi kemampuan berpikir siswa adalah berpikir aljabar. Bander (2018) menyatakan bahwa pemecahan masalah merupakan salah satu hal yang dapat digunakan untuk memunculkan berpikir aljabar. Sementara itu resiliensi matematis dapat menunjang kemampuan pemecahan masalah matematika, serta unsur gaya kognitif yang tidak jarang ditemukan perbedaan yang dimiliki oleh setiap siswa dalam menerima dan mengelola informasi yang diberikan oleh guru biasa disebut gaya kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir aljabar dan resiliensi matematis siswa yang memiliki gaya kognitif reflektif dan impulsif dalam pemecahan masalah SPLDV. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII K sekolah berbasis pesantren SMP Islam Sunan Gunung Jati Ngunut-Tulungagung yang berjumlah 34 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket kevalidan dari ahli media dan ahli materi, hasil tes berpikir aljabar, hasil tes wawancara serta hasil angket resiliensi matematis. Dapat diketahui bahwa pada kriteria sedang memiliki presentase siswa paling tinggi yaitu sebesar 64.8%, hal ini menunjukan bahwa siswa yang berada pada kriteria sedang memiliki kemampuan dibawah rata-rata yaitu sebesar 64.2. Sedangkan presentase untuk kriteria tinggi yaitu 20.4%, hal ini menunjukan bahwa 9 dari 34 siswa memiliki kemampuan berpikir aljabar diatas rata-rata, yaitu dengan rata-rata sebesar 86.8. Untuk kriteria rendah memiliki presentase siswa sebesar 14.8%, artinya 4 siswa dari 34 siswa memiliki kemampuan berpikir aljabar dalam kategori rendah.
Abstract:Pendahuluan: Buku cerita bergambar merupakan sebuah metode yang dinilai bagus dalam memfokuskan pada stimulus perkembangan bahasa anak dalam pembelajaran. Studi Pendahuluan mengatakan pada 5 orang anak yaitu, 2 orang anak…
k tidak dapat menyebutkan 2 gambar yang di tunjukkan oleh peneliti kemudian 1 orang anak tidak dapat menujukkan ke 4 warna yang diberikan oleh peneliti, dan 2 lainnya mampu menjawab gambar yang di tunjukkan oleh peneliti. Tujuan penelitian ini untuk menguraikan Pengaruh Buku Cerita Bergambar terhadap Perkembangan Bahasa pada Anak Usia PraSekolah di Paud KB Nagaya Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi. Penelitian ini menggunakan desain Pre-Eksperimental dengan pendekatan One Group Pretest And Posttest Design. Sample dalam penelitian ini berjumlah 10 siswa dengan teknik pengambilan sampel Purposive sampling. Perkembangan bahasa anak sebelum di berikan buku cerita bergambar adalah sebagian besar Suspek sebanyak 10 responden (10%) sedangkan perkembangan bahasa anak setelah diberikan buku cerita bergambar adalah sebagian besar Normal sebanyak 9 responden (90%). Uji Nonparametric Mc Nemar didapatkan p = 0,04 (p ≤ 0,05). Simpulan Terdapat pengaruh buku cerita bergambar terhadap perkembangan bahasa pada anak usia prasekolah di Paud KB Nagaya Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi. Saran bagi guru di Paud KB Nagaya agar menggunakan metode buku cerita bergambar agar meningkatkan perkembangan bahasa pada anak usia prasekolah.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah uang beredar (JUB), SBI dan kurs terhadap inflasi di indonesia dengan data tahun 2018 sampai 2022 dalam bentuk data bulanan. inflasi merupakan masalah negara yang…
harus diperhatikan, pengendalian inflasi harus terus dilakukan pemerintan agar perekonomian suatu negara stabil. Kebijakan dalam mengendalikan inflasi diantaranya adalah kebijakan moneter. Dalam penelitian ini melihat seberapa besar pengaruh kebijakan moneter terhadap inflasi. Kebijakan moneter dalam penelitian ini adalah JUB, SBI dan kurs. Metode dalam penelitian ini menggunakan regresi linear berganda dengan menggunakan IBM SPSS Statistics 23. Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah bahwa variabel JUB miliki pengaruh positif sebesar 2,001 dan nilai signifikansi sebesar 0,00 terhadap inflas, variabel SBI berpengaruh positif sebesar 7.170 dan nilai signifikansi sebesar 0,00 terhadap inflasi serta variabel kurs berpengarih negatif sebesar 1.990 dan nilai signifikansi sebesar 0,052 terhadap inflasi. Secara keseluruhan inflasi dipengaruhi oleh variabel JUB, SBI dan kurs sebesar 48,9% selebihnya 5,11 dipengaruhi variabel lain.
Abstract:Salah satu hal yang sering terjadi pada individu setelah lulus adalah tidak memahami bagaimana cara berkarier sesuai minat dan bakatnya, Maka dari itu konseling karier hadir untuk membantu individu dalam meningkatkan pemahaman…
ahaman kemampuannya dalam berkarier. Dalam konseling karir, teori Trait and Factor digunakan untuk membantu individu dalam memahami dan mengelola diri dengan cara mengetahui kelemahan dan kekurangan yang dimiliki untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik. Teknik bimbingan dan konseling yang berbasis pada teori ini sangat dibutuhkan peserta didik untuk membantu memahami dirinya sendiri sehingga dapat mengurangi kecemasan terhadap pemilihan karir. Dalam konseling Trait and Factor , konselor berperan sebagai penjelajah potensi diri klien dan membantu klien menemukan kesesuaian antara sifat-sifat klien dengan tipe-tipe pekerjaan. Dengan demikian, konselor dapat membantu klien dalam memahami dirinya sendiri dan mengembangkan kemampuan dalam mengatasi kesulitan perencanaan karier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling Trait and Factor efektif dalam meningkatkan kemandirian dalam mengambil keputusan karier dan meningkatkan kemampuan dalam mengatasi kesulitan perencanaan karier. Penerapan konseling Trait and Factor dalam bidang karir juga dapat membantu individu dalam memahami dan mengelola diri dengan cara mengetahui kelemahan dan kekurangan yang dimiliki untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik. Dalam hal ini, bimbingan konseling karir menggunakan pendekatan Trait and Factor sangat dibutuhkan peserta didik untuk membantu memahami dirinya sendiri sehingga dapat mengurangi kecemasan terhadap pemilihan karir. Oleh karena itu, konseling Trait and Factor menjadi salah satu pendekatan yang efektif dalam membantu individu dalam mengembangkan karir yang sesuai dengan potensi dan minatnya.
Abstract:Krisis keuangan global 2008/2009 telah memberikan dampak signifikan terhadap mandat dan kebijakan bank sentral di seluruh dunia. Sebelum krisis, bank sentral cenderung memfokuskan tujuannya pada stabilitas harga guna mendukung…
dukung pertumbuhan ekonomi. Namun, setelah terjadinya krisis, terjadi evaluasi mendalam terhadap mandat bank sentral dengan mempertimbangkan stabilitas keuangan sebagai pendukung dari stabilitas moneter.
Alat kebijakan makroprudensial menjadi semakin penting dalam menjaga stabilitas sistem keuangan secara keseluruhan.Evaluasi ini terutama dipicu oleh fakta bahwa krisis keuangan global mengungkapkan risiko keterkaitan antara sistem keuangan dan makroekonomi, yang dikenal sebagai keterkaitan makrofinansial. Bank sentral yang tidak dilengkapi dengan tugas pengawasan bank dan lembaga keuangan mikroprudensial menjadi tidak mampu memitigasi risiko makrofinansial yang muncul. Sehingga untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, bank sentral tidak hanya dapat mengandalkan kebijakan moneter untuk mencapai stabilitas harga dan nilai tukar. Mereka juga perlu mengedepankan stabilitas dalam sistem keuangan melalui pengaturan dan pengawasan makroprudensial yang mempertimbangkan risiko sistemik, dengan tujuan mendukung kestabilan ekonomi yang terorganisir dengan baik
Abstract:Tujuan utama Ilmu Pengetahuan Sosial di Madrasah ialah untuk mengembangkan potensi parasiswa agar peka terhadap masalah sosial yang terjadi di Madrasah memiliki sikap mental positif terhadap perbaikan segala ketimpangan…
yang terjadi, dan terampil mengatasi setiap masalah yang terjadi sehari-hari baik yang menimpa dirinya sendiri maupun yang menimpa masyarakat.Tujuan tersebut dapat dicapai manakala program-program pelajaran IPS di madrasah diorganisasikan secara baik. Sesuai dengan permasalahan penelitian yang berjudul Implementasi Pembelajaran IPS untuk meningkatkan kepekaan sosial pada siswa di Madrasah Tsanawiyah Darul Ma’arif Kabupaten Bandung, maka pendekatan penelitian yang dipakai adalah pendekatan kualitatif . Penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan bagaimana aktualisasi pembelajaran IPS pada siswa melalui pemaparan data-data dan dokumen secara tertulis. Pelaksanaan pembelajaran di kelas tidak sesuai dengan RPP yang telah dibuat oleh guru. Pembelajaran terpusat pada guru tidak banyak aktifitas yang dicatat selain mendengarkan dan mencatat penjelasan dari guru kemampuan siswa mengemukakan pendapat maupun bertanya dan menjawab pertanyaan sangat kurang. Penilaian dilakukan untuk mengukur pencapaian kompetensi dasar siswa yang dilakukan berdasarkan indikator, dengan menggunakan tes dan non tes dalam bentuk tertulis maupun dalam bentuk lisan, pengamatan kinerja, sikap, keterampilan dan penilaian diri. Dalam menentukan penilaian hendaknya dengan menggunakan acuan kriteria, sistem penilaian berkelanjutan, hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut dan penilaian harus sesuai dengan pengalaman belajar yang dialami oleh siswa.Hambatan dalam pelaksanaan pembelajaran dalam meningkatkan kepekaan sosial yaitu guru tidak dapat langsung melaksanakan yang aktif, inovatif, efektif, kratif dan menyenangkan sehingga tujuan pembelajaran tidak tercapai serta hasil pembelajaran kurang memuaskan, kepekaan sosial siswa tidak terbentuk.Sebagai pihak yang paling strategis dan memiliki kewenangan dalam menentukan kebijakan – kebijakan pendidikan pada tingkat sekolah diharapkan memberikan dorongan dan kesempatan yang seluas – luasnya kepada guru untuk mengembangkan potensinya melalui berbagai kegiatan seperti pelatihan, seminar, MGMP serta meningkatkan pengawasan terhadap kinerja guru yang berhubungan dengan proses pembelajaran seperti penyusunan rencana, pelaksanaan dan eveluasi pembelajaran.
Abstract:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui literatur yang membahas tentang urgensi teologi dalam Pendidikan Islam. Pendekatan penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah pendekatan kualitatif. Hal ini dimaksudkan…
kan untuk mendeskripsikan berbagai temuan dan segala sesuatu yang berhubungan dengan penelitian. Penelitian ini termasuk kedalam penelitian studi Pustaka atau library research. Sumber data diperoleh melalui pdf buku, jurnal, dan juga berbagai artikel lain yang mendukung penelitian. Pengolahan data dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu pengumpulan data, pemilihan data, analisis data, penyajian data, kemudian dilanjutkan dengan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada 10 buku PDF yang peneliti dapatkan. Buku mengkaji materi tentang teologi namun buku yang secara spesifik membahas tentang urgensi teologi dalam pendidikan Islam masih belum ditemukan. Pembahasan membahas tentang sejarah, perkembangan, serta perbedaan antara tokoh teologi. Adapun dalam 10 artikel jurnal teratas yang dicari melalui aplikasi publish dan perish antara tahun 2019-2024 belum ditemukan pembahasan dengan judul urgensi teologi dalam pendidikan Islam.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laporan arus kas kinerja keuangan PT Semen Baturaja melalui arus kas perusahaan untuk memperoleh laba atau keuntungan. Dalam mencapai tujuan yang diinginkan, perusahaan perlu memiliki…
emiliki laporan yang dapat menunjukkan apa yang diperoleh perusahaan pada periode sebelumnya dan periode berjalan sehingga selanjutnya dapat diperbandingkan sebagai dasar pengambilan keputusan atau kebijakan yang akan dipilih di masa mendatang. Sarana yang dapat memberikan informasi tersebut adalah laporan keuangan yang secara umum terdiri dari Laporan Laba Rugi, Neraca dan Laporan Arus Kas. Kas merupakan hal yang sangat penting dalam suatu perusahaan. Tanpa adanya kas, maka tidak ada laporan keuangan dan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang kinerja keuangan PT Semen Baturaja melalui analisis arus kas, yang dapat menjadi dasar pengambilan keputusan investasi dan strategi keuangan perusahaan di masa mendatang.