Search Articles & Publications

Showing 2979 articles found for "Oleh"

Penerapan Sistem Akuntansi Berbasis Teknologi Untuk Pengelolaan Keuangan Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah CV. Rajawali

Berta Agus Petra, Mifta Huljannah, Fadila Desmita Isweny, Jeane Effendi
Abstract: Rajawali, sebuah UMKM yang bergerak dalam industri pembuatan mie kuning di Kota Padang, masih menggunakan metode pencatatan keuangan secara manual. Mengingat pentingnya digitalisasi dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi… si pengelolaan keuangan, penelitian ini bertujuan untuk menerapkan sistem akuntansi berbasis teknologi dengan menggunakan aplikasi ACCURATE. Penelitian ini dilakukan melalui program Praktek Kerja Lapangan (PKL) oleh mahasiswa Universitas Putra Indonesia “YPTK” Padang, dengan fokus pada pelatihan dan penerapan sistem akuntansi yang terkomputerisasi. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan dan mengimplementasikan aplikasi Accurate guna mempermudah pencatatan keuangan, meningkatkan akuntabilitas dan transparansi, serta mengurangi risiko kesalahan manual. Kegiatan ini meliputi sosialisasi, pelatihan, dan implementasi aplikasi Accurate, serta evaluasi hasil penerapannya. Penerapan sistem ini juga diharapkan dapat membantu CV. Rajawali dalam pengambilan keputusan dan pengembangan usaha ke depannya.

Pengaruh Perputaran Kas dan Perputaran Modal Kerja terhadap Return On Invesment pada PT Indocement Tunggal Prakarsa TBK

Julianti, Dita, Yanti Andriani, Neneng
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perputaran kas dan perputaran modal kerja terhadap Return on Investment (ROI) di PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk selama periode 2015 hingga 2022. Metode analisis yang… ang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics Version 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, perputaran kas tidak berpengaruh signifikan terhadap ROI, sementara perputaran modal kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap ROI. Koefisien determinasi simultan menunjukkan bahwa perputaran kas dan perputaran modal kerja secara bersama-sama memberikan pengaruh sebesar 49,4% terhadap ROI, sementara sisanya dipengaruhi oleh variabel lain. Penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya pengelolaan perputaran modal kerja untuk meningkatkan ROI dan menyarankan perlunya penelitian lebih lanjut dengan mempertimbangkan variabel lain yang dapat mempengaruhi ROI.

Implementasi Kebijakan Aplikasi Dsbk (Data Sektoral Bidang Kesbangpol) Di Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Kabupaten Tasikmalaya

Verra Agustina
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kebijakan Aplikasi DSBK (Data Sektoral Bidang Kesbangpol) di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Tasikmalaya, yang dalam pelaksanaannya belum berjalan dengan… an efektif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan dan studi lapangan. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, display data, verifikasi, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, implementasi kebijakan Aplikasi DSBK di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Tasikmalaya dipengaruhi oleh dua variabel utama, yaitu isi kebijakan (content of policy) dan lingkungan implementasi (context of policy). Variabel isi kebijakan mencakup aspek-aspek seperti tujuan kebijakan, substansi kebijakan, dan kejelasan aturan pelaksanaan. Sementara itu, variabel lingkungan implementasi meliputi faktor-faktor seperti kondisi sosial-politik, dukungan sumber daya, dan keterlibatan pihak terkait. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk peningkatan efektivitas implementasi kebijakan melalui penguatan koordinasi antar pihak terkait, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penyediaan sarana dan prasarana yang memadai.

Dampak Kehadiran Mini Market Terhadap Pendapatan Usaha Mikro Kecil Menengah Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Desa Manunggal Jaya Kabupaten Kutai Kartanegara

Diah Pitaloka
Abstract: Hasil dari observasi yang dilakukan di Desa Manunggal Jaya Kecamatan Tenggarong Seberang diperoleh informasi kurangnya ketertarikan pembeli atau konsumen terhadap Usaha Mikro Kecil Menengah dikarenakan banyaknya yang berpendapat… pendapat bahwa minimarket lebih rapi, bersih dan praktis selain itu mini market dilengkapi fasilitas seperti air conditioner (AC), tempat duduk dan meja tunggu, dapat melakukan pembayaran non tunai atau menggunakan credit card dan aplikasi pembayaran lainnya. Dalam upaya meningkatkan konsumen terhadap Usaha mikro kecil menengah maka perlu adanya perubahan untuk membangkitkan ketertarikan masyarakat sebagai konsumen. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari adanya mini market terhadap Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) selama masa pandemi Covid-19 pada Desa Manunggal Jaya Kecamatan Tenggarong Seberang. Jenis penelitian pada penelitian ini adalah penelitian empiris dengan subjek yang digunakan adalah masyarakat yang memiliki usaha mikro kecil menengah (UMKM) yaitu anggota, karyawan dan pelanggan. Berdasarkan hasil dari penelitian didapatkan bahwa usaha mikro kecil menengah mengalami penurunan omzet dilihat dari segi konsumen dan keuntungan pada masa pandemi covid-19 yang dipengaruhi dari adanya mini market.

Pengaruh Gender Dalam Pengambilan Keputusan Karir Mahasiswa Magang Di Rumah Rakyat DPR RI Angkatan 4

Mahda Nailah Hazimah, Nur Azizah, Muh. Daud
Abstract: Memutuskan karir merupakan langkah penting dalam perjalanan hidup seorang mahasiswa. Meskipun mhasiswa diminta untuk membuat keputusan karir  teoretis dan praktis,  banyak yang masih kesulitan  membuat keputusan yang tepat… tepat bagi diri mereka sendiri. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu efikasi diri dalam  keputusan karir, ekspektasi hasil, dukungan keluarga, dan peran gender. Istilah gender mengacu pada perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam masyarakat. Gender mempengaruhi keputusan karir seseorang karena mempengaruhi persepsinya tentang apa yang mungkin dan apa yang cocok untuknya. Penelitian ini membahas bagaimana peran gender mempengaruhi keputusan karir siswa serta teori-teori yang mendasari bagaimana peran gender mempengaruhi keputusan karir mahasiswa. Selain itu, data empiris yang diperoleh dari berbagai penelitian baru akan dipertimbangkan dan hasilnya akan dievaluasi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan menggunakan teknik  purposive sampling. Jumlah responden survei ini adalah 62 orang. Teknik analisis yang digunakan adalah uji regresi linear sederhana yang dianalisis dengan menggunakan software SPSS versi 27. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh peran gender terhadap  keputusan karir peserta magang MDRR DPR RI Angkatan 4.

Upaya Penerapan SMK3 Di Industri Manufaktur CV Kediri Karya Untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi

Muhamad Naufal Tamam Dariansa
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan Sistem Managemen Keselamatan dan Kesehatan  Kerja  (SMK3) sebagai upaya meningkatkan produktivitas dan mengurangi  risiko  kecelakaan  kerja  di CV Kediri Karya Jambangan,… bangan, Papar, Kediri. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi deskriptif, di mana data diperoleh melalui pengamatan langsung terhadap pelaksanaan SMK3 di lapangan, serta wawancara dengan karyawan dan manajemen pabrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SMK3 secara  efektif dapat meningkatkan kesadaran karyawan terhadap pentingnya keselamatan kerja, mengurangi jumlah kecelakaan kerja, dan meningkatkan efisiensi produksi. Penerapan prosedur keselamatan, pelatihan  rutin, dan pengawasan ketat terbukti memiliki dampak positif terhadap penurunan insiden kecelakaan  kerja. Penelitian ini merekomendasikan agar pabrik terus memperbarui dan mengawasi implementasi SMK3 untuk menjaga dan meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan karyawan.

Pentingnya Penerapan SMK3 (K3) Dalam Bidang Manufaktur Dipabrik Pembuatan Mesin Press Multi Block

Muhammad Rizky
Abstract: Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan yang mempunyai resiko tinggi  terjadinya  kecelakaan kerja  khususnya  perusahaan yang  berkaitan  dengan  pekerjaan  industri manufaktur… i manufaktur pembuatan mesin.  Tujuan  utama adanya  keselamatan dan kesehatan kerja  ialah agar tenaga kerja  merasa aman, nyaman dan tenang dalam melakukan pekerjaannya.   Oleh   karena   itu   keselamatan   dan   kesehatan   kerja   sangat   diutamakan   sebagai   peranan   dalam penyelesaian sebuah pekerjaan industri manufaktur pembuatan mesin.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penerapan keselamatan dan  kesehatan  kerja  pada  pekerja  di  bidang  manufaktur pembuatan mesin.Metode studi  literatur.  Studi  literatur  sendiri  merupakan kegiatan pengumpulan data baik data pustaka maupun dokumentasi.Data-data tersebut bersumber dari riset dan kajian yang  terkait  dengan  pengaruh  penerapan  keselamatan  dan  kesehatan  kerja  pada  pekerja  di  bidang  Manufaktur pembuatan mesin.  Dapat disimpulkan bahwa  penerapan  keselamatan  dan  kesehatan  kerja  (K3)  mempunyai  pengaruh  yang  besar  dan  positif terhadap kinerja pekerja, sehingga semakin baik penerapan keselamatan dan kesehatan kerja di bidang manufaktur pembuatan mesin maka akan meningkatkan kinerja pekerja.

Hasil Audit Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (SMK3) Di Pabrik Gula Djombang Baru

Ahmad Fauzi Hasan
Abstract: Setiap pegawai berhak mendapatkan jaminan untuk keamanan, kesehatan, dan keselamatan di tempat kerja. Karena itulah semua perusahaan wajib menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, atau yang sering disingkat SMK3. … ingkat SMK3.  Penerapan sistem manajemen K3 ini sudah diinstruksikan oleh pemerintah dan diatur di dalam undang-undang. Selanjutnya perusahaan tinggal mengikuti dan mengimplementasikan ketentuan yang sudah diatur. Dalam artikel kali ini akan dibahas lengkap dan ringkas mengenai apa itu sistem manajemen K3, dasar hukum, tujuan, dan cara penerapannya. Berdasarkan PP nomor 50 tahun 2012, sistem manajemen keselamata dan kesehatan kerja adalah bagian dari sistem manajemen perusahaan secara keseluruhan dalam rangka pengendalian risiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja, guna terciptanya tempat kerja yang aman, efisien, dan produktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis penerapan Sistem Manajeman Kesehatan dan Keselamatan (SMK3) di PG Djombang Baru. Melalui cara-cara pencegahan kecelakaan kerja, termasuk penyakit yang dapat timbul akibat pekerjaan. Selain melindungi pekerja dari potensi bahaya di lingkungan kerja, penerapan aturan K3 ini dapat meningkatkan efektifitas dan menjaga aktivitas produksi perusahaan. Pengaturan K3 berlangsung di berbagai negara, dengan pedoman yang diberlakukan oleh masing-masing otoritas. Jadi penerapan aturan ini bersifat normatif dan harus dipatuhi setiap perusahaan.

Agen-Agen Penyebar Islam Wasathiyyah: Pembacaan Ulang Terhadap Kiprah “Tiga Serangkai” Sepeninggal KH. M. Munawwir Krapyak Dalam Kacamata Bourdieu

Nizar, Mohammad, Muttaqin, Ahmad
Abstract: Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji ulang kiprah “Tiga Serangkai” sebagai agen-agen penyebar Islam Wasthiyyah yang memimpin Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak yang terkenal akan tradisi pengajaran dan pendidikan hafalan… afalan Alquran sepeninggal KH. M. Munawwir dengan memanfaatkan teori sosiologi milik Pierre Bourdieu. Konsep Wasathiyyah menjadi dasar dari konsep “al-Muhafdhotu ‘ala Qadimi al-Shalih wa al-Akhdhu bi al-Jadid al-Ashlah” yang bisa diartikan sebagai sikap toleran yang menerima perkembangan dan tuntutan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dan tradisi luhur. Konsep ini juga diterapkan dalam pondok-pondok pesantren beraliran Ahlusunnah Wal Jamaah seperti Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak. Setelah wafatnya KH. M. Munawwir (Muassis Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak) pada 1942 M, kepemimpinan pesantren Al-Munawwir dipegang oleh “tiga serangkai”: 1) KH. R. Abdullah Afandi Munawwir, 2) KH. R. Abdul Qodir Munawwir, dan 3) KH. Ali Maksum (yang baru pindah dari Lasem ke Krapyak di tahun 1943 M). Konsep-konsep dalam teori sosiologi milik Pierre Bourdieu yang digunakan dalam tulisan ini adalah habitus, modal, ranah, dan praktik. Melalui pembacaan ulang terhadap kiprah “Tiga Serangkai” sepeninggal KH. M. Munawwir Krapyak dengan menggunakan teori Pierre Bourdieu, didapatkan beberapa hipotesis sebagai berikut: 1) habitus yang terdapat dalam kisah “Tiga Serangkai” sebagai penerus estafet kepemimpinan Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak adalah habitus “pesantren” yang memegang akidah (doksa) Ahlusunnah Wal Jamaah, 2) Modal yang dimiliki “Tiga Serangkai” sebagai agen penyebar Islam Wasathiyyah adalah modal simbolik, modal ekonomi, modal akademis, modal politik, dan modal kultural, 3) Ranah yang menjadi tempat berkiprahnya “Tiga Serangkai” adalah pondok pesantren, lembaga masyarakat luar pesantren, dan lembaga nasional, dan 4) kiprah yang berarti praktik dalam kacamata Bourdieu di sini mengarah pada kiprah “Tiga Serangkai” di sisi internal (pesantren) dan sisi eksternal (masyarakat dan nasional)

Tantangan Perkembangan Pasar Modal Konvesional Dan Syariah Di Indonesia

Refi Anggraini, Rini Puji Astuti, Afrilla Safna Azifah, M. Bayu Prayoga
Abstract: Pasar modal telah mengalami pertumbuhan yang stabil. Namun, masih ada beberapa hambatan, termasuk kurangnya pengetahuan keuangan, volatilitas pasar yang disebabkan oleh faktor eksternal, dan kesulitan dengan peraturan dan… n transparansi. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengenali, memahami, dan mengembangkan solusi untuk masalah-masalah yang dihadapi pasar modal konvensional dan syariah di Indonesia. Selain menjadikan pasar modal Indonesia lebih kompetitif di dunia internasional, hal ini juga akan mendorong inklusi keuangan yang adil dan berkelanjutan. Dalam rangka mendukung pertumbuhan masa depan yang sehat dan berkelanjutan, studi ini bermaksud untuk menyelidiki kemungkinan dan kesulitan yang dihadapi pasar modal konvensional dan syariah di Indonesia serta memberikan solusi yang terkait. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tinjauan literatur. Data diperoleh melalui studi pustaka dari berbagai sumber Tantangan pasar modal Indonesia, baik konvensional maupun syariah, mencakup kurangnya investor lokal, minimnya produk investasi, serta regulasi yang tidak sinkron. Pasar modal syariah juga menghadapi kendala pengetahuan dan kurangnya dukungan. Untuk mengatasinya, dibutuhkan edukasi intensif, kolaborasi antara regulator dan pelaku bisnis, pengembangan produk baru, penyederhanaan peraturan, serta peningkatan transparansi dan tata kelola. Penguatan platform fintech dan infrastruktur pasar modal juga penting untuk memperluas jangkauan investor dan mendorong pertumbuhan pasar modal yang inklusif dan berkelanjutan