Search Articles & Publications

Showing 2599 articles found for "Sebagai"

Pengaruh Pemberian Jus Melon Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Kinovaro Kabupaten Sigi

Aprilia Tresyane Apandano, Djuwartini, Meylani A’Naabawati
Abstract: Buah melon mengandung zat besi yang sangat baik bagi tubuh ibu hamil dan janin, karena pada masa kehamilan, ibu hamil sangat membutuhkan kandungan ini. Zat besi dalam buah melon dapat mencegah anemia dan membangun otot janin,&#8230; anin, sehingga resiko lahir prematur pun dapat berkurang. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian jus melon terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kinovaro Kabupaten Sigi. Metode penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan pre-eksperimental dengan rancangan one-group pre-post design. Jumlah populasi 139 responden, Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling sebanyak 21 ibu hamil. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengikuti posyandu ibu hamil dan mengunjungi rumah-rumah ibu hamil dengan pengumpulan data menggunakan lembar observasi dengan Uji Paired Sample T-Test diperoleh nilai p= 0,000 oleh karna p<0,05. Terdapat pengaruh pemberian jus melon terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kinovaro Kabupaten Sigi. Diharapkan menjadi pertimbangan puskesmas untuk menjadikan pemberian jus melon ini sebagai salah satu intervensi keperawatan dalam membantu meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil yang mengalami anemia. Kata Kunci: Melon, Kadar Hemoglobin, Ibu Hamil

Hubungan Kualitas Tidur Dan Pola Makan Dengan Timbulnya Jerawat (Acne Vulgaris) Pada Mahasiswa/i Keperawatan Universitas Yatsi Madani

Reni Yulianti, Nuryanti, Ayu Pratiwi
Abstract: Pendahuluan: Acne vulgaris adalah kondisi kulit yang sering terjadi dan ditandai dengan peradangan berupa komedo, papula, pustula, serta nodul. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi munculnya acne vulgaris antara lain&#8230; adalah kualitas tidur dan pola makan. Orang dewasa umumnya memerlukan waktu tidur selama tujuh hingga delapan jam setiap malam. Selain itu, asupan makanan, terutama yang memiliki indeks glikemik tinggi, juga menjadi salah satu pemicu munculnya acne vulgaris. Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kualitas tidur dan pola makan dengan kemunculanacnevulgaris. DesainPenelitian: Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik menggunakan desain cross-sectional. Teknik Sampel:Sampel diambil menggunakan metode simple random sampling dengan jumlah total 164responden. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 40 responden (24,4%) memiliki kualitas tidur yang baik, sementara 124 responden (75,6%) memiliki kualitas tidur yang buruk. Responden dengan pola makan baik berjumlah 5 orang (3,0%), pola makan cukup sebanyak 35 orang (21,4%), dan 124 orang (75,6%) memiliki pola makan yang kurang baik. Responden yang mengalami acne vulgaris sebanyak 68 orang (41,5%), sedangkan 96 responden (58,5%) tidak mengalami acne vulgaris. Kesimpulan: Ada keterkaitan antara kualitas tidur dan pola makan dengan munculnya acne vulgaris. Kualitas tidur yang buruk serta pola makan yang tidak seimbang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya acne vulgaris. Saran:Mahasiswa disarankan untuk menjaga kualitas tidur yang baik dan memperbaiki pola makan sebagai upaya pencegahan timbulnya acne vulgaris.

Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Tingkat Depresi Pada Remaja Di Islamic Centre Kota Tangerang

Nabila Mutiara Fasha, Siti Rochmani, Ida Faridah
Abstract: Dalam era yang dipenuhi dengan tekanan sosial, kesejahteraan mental remaja menjadi semakin penting untuk dipahami dan ditangani dengan serius. Dukungan sosial yang diterima oleh remaja dianggap sebagai faktor kunci dalam&#8230; memengaruhi tingkat depresi yang mereka alami. Kurangnya dukungan sosial dapat membuat remaja merasa terisolasi dan rentan terhadap depresi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dengan tingkat depresi pada remaja di SMP Islamic Centre Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Pemilihan sampel menggunakan Stratified Random Sampling dengan jumlah responden sebanyak 188 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner Student Social Support Scale (SSSS) untuk mengukur dukungan sosial dan Beck Depression Inventory-II (BDI-II) untuk mengukur tingkat depresi remaja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 101 remaja (53,7%) memiliki dukungan sosial berkategori sedang, 76 remaja (40,4%) memiliki dukungan sosial tinggi, dan terdapat 11 remaja (5,9%) yang memiliki dukungan sosial rendah. Sedangkan untuk tingkat depresi, menunjukkan bahwa sebanyak 109 remaja (58%) tidak mengalami depresi, 32 remaja (17,0%) mengalami depresi ringan, 29 remaja (15,4%) mengalami depresi sedang, dan 18 remaja (9,6%) mengalami depresi berat. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value = 0,000. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dan tingkat depresi pada remaja di SMP Islamic Centre Kota Tangerang dengan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05).

Hubungan Perilaku Cuci Tangan Menggunakan Sabun Dengan Terjadinya Diare Pada Anak Kelas 5 Di SDN Nagrog Kab.Tangerang Tahun 2024

Dida Ningtias, Ida Faridah, Ria Setia Sari
Abstract: Latar Belakang : Diare merupakan gejala yang disebabkan oleh gangguan pencernaan, penyerapan, dan sekresi diare terjadi akibat gangguan transportasi air dan elektrolit di usus.  Sekitar 500 juta anak di seluruh dunia menderita&#8230; nderita diare setiap tahunnya, dan 20% di antaranya meninggal karena diare dan dehidrasi  Tujuan : Untuk Mengatahui Hubungan  Perilaku Cuci Tangan Menggunakan Sabun Dengan Terjadinya Diare Pada Anak Kelas 5 Di SDN. Nagrog Kab.Tangerang Tahun 2024. Desain Penelitian : penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif correlation yang menggunakan pendekatan Cross Sectional Teknik Sampel : Menggunakan total sampling. Jumlah Sampel : 120 responden Analisa data :  Uji Normalitas, Analisa Univariat , Analisa Bivariat ( Uji chi- square) Hasil : analisis dengan menggunakan uji chi-square terdapat hasil P-Value 0.001 Kesimpulan : Bahwa ada hasil Hubungan antara perilaku cuci tangan menggunakan sabun dengan terjadinya diare pada anak kelas 5 di SD Nagrog Kab. Tangerang tahun 2024 Asymp.Sig (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05. Saran : Untuk pihak sekolah perlu digerakan promosi kesehatan melalui pembentukan anggota usaha kesehatan (UKS), yang mana nantinya sebagai agen untuk meningkatkan kualitas kesehatan siswa khususnya mengurangi diare.

Hubungan Teman Sebaya Terhadap Tingkat Stress Pada Remaja

Ahmad Syehifi, Eka Noviana Nasriyanto, Cici rosnita J.idu
Abstract: Latar Belakang: Stres merupakan suatu kondisi tertekan yang disebabkan adanya ketidak sesuaian antara tuntutan yang diterima oleh individu dengan kemampuan untuk mengatasinya. Dukungan sosial teman sebaya memiliki dampak&#8230; positif bagi remaja, berupa kenyamanan secara fisik dan psikologis sehingga individu merasa dicintai,diperhatikan, dan dihargai sebagai bagian dari kelompok social. Tujuan: untuk mengetahui Hubungan Dukungan Teman Sebaya Terhadap Tingkat Stres Belajar Pada Remaja di SMK AZ-AZHRA Kabupaten Tangerang. Metode penelitian: penelitian yang bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, menggunakan uji chi-square dengan teknik random sampling sebanyak 146 responden dari SMK Az-Zahra. Hasil: Hasil nilai distribusi frekuensi karakteristik usia 17 tahun sebesar 38.4 %. Dan hasil analisa hubungan dukungan teman sebaya terhadap tingkat stress di SMK AZ-AZHRA terdapat nilai p-value sebesar 0.00 <0.05. kesimpulan: Hubungan dukungan teman sebaya mempunyai pengaruh terhadap tingkat stress di SMK AZ-AZHRA Kab.Tangerang. Saran: sebagai referensi untuk mengetahui hubungan dukungan teman sebaya terhadap tingkat stres belajar pada remaja di SMK AZ-AZHRRA Kabupaten Tangerang.

Hubungan Perilaku Life Style Dengan Kejadian Hipertensi Pada Pra Lansia

Aisyah Nabilah, Solihati, Zahrah Maulidia Septimar
Abstract: Pendahuluan: Tekanan darah tinggi (Hipertensi) adalah suatu peningkatan tekanan darah didalam arteri dimana tekanan darah sistol dengan 140 mmHg atau tekanan diastole lebih atau sama 90 mmHg. Hipertensi disebut sebagai the&#8230; he silent killeer karena tidak menunjukan gejala. Tujuan : Untuk mengetahui apakah ada Hubungan perilaku life style Dengan kejadian Hipertensi pada pra lansia. Desain Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunkan desain analisis korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik Sampel : Teknik sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan teknik proposive sampling. Jumlah Sampel : Sampel berjumlah 89 responden. Analisis data : Menggunakan uji normalitas,analisis univariat,bivariat dan menggunkan uji chi square. Hasil Penelitian : Hasil penelitian yang dilaksanakan di desa tegal kunir kidul bahwa ada hubungan antara perilaku life style dengan kejadian hipertensi memiliki p-value sebesar (0,000). Kesimpulan dan Saran : sebagian responden mengalami perilaku life style dan mengalami hipertensi. Para pra lansia di sarankan untuk bisa menjaga life style dengan baik dengan melakukan aktivitas fisik berolahraga,hindari makan-makanan asin,menjaga pola tidur,dan merokok agar bisa mencegah terjadinya hipertensi dan diharapkan penelitian ini dapat menjadi bahan referensi dan menjadikan sumber informasi dasar bagi peneliti selanjutnya.

Hubungan Tingkat Pengetahuan Komunikasi Terapeutik Dengan Penerapan Komunikasi Terapeutik Pada Mahasiswa/I S1 Keperawatan Di Universitas Yatsi Madani

Retno Rahayu, Nuryanti, Ayu Pratiwi
Abstract: Latar Belakang: Komunikasi terapeutik adalah komunikasi yang terjadi antara perawat dan klien dalam melakukan asuhan keperawatan yang berfokus pada kesembuhan klien. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya&#8230; ya hubungan tingkat pengetahuan komunikasi terapeutik dengan penerapan komunikasi terapeutik pada mahasiswa/I S1 keperawatan di Universitas Yatsi Madani. Desain Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan metode cross sectional. Teknik Sampel: Penelitian ini menggunakan Teknik proportion stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 164 responden dihitung menggunakan rumus slovin. Hasil: Tingkat pengetahuan baik 144 (87.8%) pengetahuan kurang baik 20 (12.2%) dan penerapan baik 122 (74.4%) penerapan kurang baik 42 (25.6%). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan komunikasi terapeutik dengan penerapan komunikasi terapeutik. Saran: Dapat dijadikan sebagai bahan referensi juga evaluasi dalam meningkatkan pengetahuan komunikasi terapeutik.

Hubungan Penggunaan Gadget Terhadap Ketajaman Penglihatan Pada Siswa Keperawatan Di SMKN 9 Kota Tangerang

Adilah Salsabila, Ahmad Yunus Gunawan Wibisono, Ida Faridah
Abstract: Latar Belakang: Penggunaan gadget di kalangan pelajar dan mahasiswa juga dianggap sebagai suatu kebutuhan yang tidak terhindarkan mulai dari kalangan usia anak – anak hingga usia tua lebih banyak menghabiskan waktu pada&#8230; a perangkat elektronik dan dunia internet, dan tentunya sering berinteraksi lebih banyak dengan layar gadget. Hal ini terbukti bahwa kondisi ini menyebabkan banyak masyarakat merasakan adanya gangguan pada penglihatan. Tujuan penelitian: Mengetahui apakah ada atau tidaknya hubungan penggunaan gadget terhadap ketajaman penglihatan pada siswa keperawatan di SMK Negeri 9 Kota Tangerang Tahun 2024. Metodelogi penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa keperawatan kelas 10 SMKN 9 Kota Tangerang berjumlah 77 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total sampling. Instrument penelitian terdiri dari kuesioner dan observasi menggunakan Snellen Chart. Analisa data menggunakan Chi-Square. Hasil penelitian: Penggunaan gadget pada siswa keperawatan di SMKN 9 Kota Tangerang adalah Selalu menggunakan gadget dengan ketajaman penglihatan buruk. Kesimpulan: Maka dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan penggunaan gadget terhadap ketajaman penglihatan pada siswa keperawatan di SMK Negeri 9 Kota Tangerang dengan hasil (p-Value= 0,00).

Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Penggunaan Media Sosial Pada Anak Usia Sekolah Dasar

Bella Eka Oktaviani, Alfika Safitri, Rina Puspita Sari
Abstract: Latar Belakang: Penggunaan media sosial supaya berdampak positif lebih besar dari pada dampak negatifnya, orang tua harus mengawasi penggunaan media sosial anak-anaknya. Di sini, peran orang tua sebagai keluarga sangat penting&#8230; enting karena keluarga yang baik adalah keluarga yang dapat memberikan pendidikan yang baik untuk menciptakan generasi yang baik juga (Gunawan & Muhabbatillah, 2019). Tujuan penelitian:Untuk mengetahui adanya Hubungan pola asuh orang tua dengan penggunaan media sosial pada anak usia sekolah dasar di SDI Miftahul Huda. Metodologi penelitian:penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas 4,5 dan 6 SD Islam Miftahul Huda berjumlah 86 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrument penelitian terdiri dari kuesioner. Analisa data menggunakan Chi-Square. Hasil Penelitian: pola asuh orang tua pada siswa- siswi SD Islam Miftahul Huda adalah pola asuh yang baik sebanyak 66 responden (76,7%)  dengan penggunaan media sosial rendah sebanyak 61 responden (70,9%). Kesimpulan: maka dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan pola asuh orang tua dengan penggunaan media sosial pada anak usia sekolah dasar di SD Islam Miftahul Huda dengan hasil (p-Value=0,019).

Hubungan Harga Diri Dengan Pemeliharaan Kesehatan Reproduksi Pada Santri Putri

Awaliyah Rahmadani, Dian Perwita F, Jaenudin Saputra
Abstract: Latar belakang: Kesehatan reproduksi pada remaja diartikan sebagai kondisi sehat secara sistem, fungsi dan proses reproduksi yang termasuk didalamnya kesehatan mental, sosial dan juga kultural. Permasalahan kesehatan reproduksi&#8230; roduksi yang sering muncul pada remaja, antara lain kehamilan remaja dengan segala akibatnya, penyakit menular seksual dan aborsi. Masalah kesehatan reproduksi (kespro) remaja timbul karna kurangnya pengetahuan kesehatan, kepedulian orang tua, masyarakat dan pemerintah terhadap kesehatan reproduksi remaja belum optimal. Tujuan: Mengetahui hubungan harga diri dengan pemeliharaan kesehatan reproduksi pada santri putri kelas III SMP di pondok pesantren daarul muttaqien II. Metode: penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional study, serta analisis statistik Uji Rank Spearman Correlation. Teknik yang digunakkkan untuk mengambil sampel adalah probability sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Hasil: Hasil penelitian menunjukan distribusi frekuensi kategori baik sebanyak (31%), kategori cukup (36%), dan kategori kurang sebanyak (33%). Dalam Uji Rank Spearman Correlation didapatkan hasil tersebut menunjukan nilai P value sebesar 0,002 (P < 0,05).