Search Articles & Publications

Showing 274 articles found for "Ruang"

Hubungan Pengetahuan dan Sikap Perawat Terhadap Perilaku Penerapan Sasaran Keselamatan Pasien (SKP) Di ICU Dan ICVCU Di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah

Nur Wardani, Tigor H Situmorang, Tigor H Situmorang
Abstract: Sasaran keselamatan pasien merupakan indikator terpenting dalam sistem pelayanan kesehatan, dan diharapkan dapat menjadi acuan dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik dan mengurangi cidera pada pasien. Ada beberapa&#8230; faktor dalam pelaksanaan sasaran keselamatan pasien di rumah sakit yaitu pengetahuan dan sikap perawat serta perilaku perawat. Tujuan penelitian ini adalah Untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap perawat terhadap perilaku penerapan sasaran keselamatan pasien di ruangan ICU & ICVCU RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Metode penelitian menggunakan Jenis penelitian kuantitatif dengan desain analitik menggunakan pendekatan cross sectional study. Penelitian dilakukan pada tanggal 10 agustus hingga 18 agustus 2023. Populasi adalah semua perawat yang ada di ruangan ICU dan ICVCU RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah pada saat penelitian berlangsung dengan jumlah sampel 38 orang menggunakan rumus total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukan dari 38 responden sebagian besar memiliki pengetahuan baik 24 orang (63,2%), pengetahuan cukup 14 orang (36,8%).sikap cukup 15 orang(39.5%) dan sikap baik 23 orang (60.5%), sebagian perilaku cukup 18 orang (47.4%) dan perilaku baik 20 orang (52.6%). Hasil uji bivariate didapatkan nilai p= 0,003 (p-value<0,05). Simpulan dari penelitian ini bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan perawat terhadap perilaku penerapan sasaran keselamatan pasien. Upaya yang harus dilakukan perawat yaitu harus lebih meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku dalam penerapan patient safety.

Hubungan Kondisi Komorbid Dan Lama Menjalani Hemodialisis Dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis Di RSUD Anutapura Palu

Silfana, Siti Yartin, Yulta Kadang
Abstract: Gagal ginjal terjadi ketika ginjal tidak dapat lagi membawa produk sisa metabolisme tubuh atau melakukan fungsi normalnya. Gagal ginjal adalah penyakit sistemik dan jalur stadium akhir yang umum dari berbagai penyakit urologis&#8230; ologis dan ginjal. Gagal ginjal bisa akut atau kronis. Kondisi komorbid merupakan penyakit yang menyertai pasien GGK yang menjalani terapi hemodialisis yang dapat menurunkan kualitas hidup bahkan memperburuk keadaan pasien. Tujuan pada penelitian ini adalah diketahuinya Hubungan Kondisi Komorbid Dan Lama Menjalani Hemodisis Dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis di RSUD Anutapura Palu. Jenis Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan observasional analitik dengan metode pendekatan cross sectional. Tehnik pengambilan sampel nonprobability sampling yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel 42 pasien. Pengumpulan data menggunakan kuesioner kondisi komorbid, lama menjalani HD, dan kuesioner kualitas hidup. Hasil uji Fisher Exact Test di peroleh nilai p = 0.005. Simpulan pada penelitian ini ada hubungan bermakna (p = 0,000) kondisi komorbid dan lama menjalani hemodialisis dengan kualitas hidup pada pasien yang menjalani hemodialsis di RSUD Anutapura Palu. Saran bagi RSUD Anutapura Palu agar dapat mengoptimalkan penyuluhan diruangan hemodialisis di RSUD Anutapura Palu untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik.

Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawat Terhadap Code Blue System Di Ruang Rawat Inap Penyakit Dalam RSUD Anutapura Palu

Sri Irkawati, Abdul Rahman, Moh Malikul Mulki, Rahmat Doko
Abstract: Penerapan code blue system bertujuan untuk mengurangi angka kematian serta meningkatkan angka kembalinya sirkulasi spontan yang memerlukan pengenalan awal dari kasus henti jantung. Dalam hal ini, pengetahuan akan code blue&#8230; ue system dan bantuan hidup dasar. Keahlian seorang perawat bergantung pada tingkat pengetahuan dan keterampilan sebagai salah satu responden (tim code blue lokal). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan perawat terhadap code blue system di ruang rawat inap penyakit dalam RSUD Anutapura Palu. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat yang bertugas di ruang rawat inap penyakit dalam RSUD Anutapura Palu berjumlah 48 orang, teknik pengambilan sampel total sampling. Hasil penelitian dari 48 responden mendapatkan sebanyak 19 responden (39,6%) mempunyai tingkat pengetahuan yang cukup dan pelaksanaan code blue yang dilakukan dengan kurang baik sebanyak 14 responden (73,7%). Hasil analisis data secara statistik menggunakan uji chi-square memperlihatkan hasil 0 cells (,0%) dengan expected count >5 dan nilai p value = 0,001 < 0,05. Simpulannya adalah tingkat pengetahuan perawat terhadap code blue system pada kategori cukup. Saran bagi RSUD Anutapura Palu agar dapat menjadi bahan masukan dan evaluasi untuk pihak rumah sakit mengenai pelaksanaan code blue dalam meningkatkan kualitas pelayanan di RSUD Anutapura Palu.

Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Perawat Dalam Penanganan Bayi Baru Lahir Dengan Asfiksia Di RSUD Kabelota

Magfirawati, Afrina Januarista, Ismunandar Wahyu Kindang
Abstract: Asfiksia neonaturum adalah suatu keadaan bayi baru lahir yang mengalami gagal napas secara spontan dan teratur segera pasca kelahiran, sehingga bayi tidak dapat memasukkan oksigen dan tidak dapat mengeluarkan zat asam arang&#8230; ang dari tubuhnya. Umumnya akan mengalami asfiksia setelah lahir. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap perawat dalam penanganan bayi baru lahir dengan asfiksia di RSUD Kabelota. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah  penelitian  kuantitatif dengan desain penelitian analitik dan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 38 perawat yang terdiri dari ruangan perinatologi, IGD umum, dan ruang kamar oprasi RSUD Kabelota. Total Sampel 38 perawat, Teknik pengambilan sampel yang di gunakan adalah Total Sampling. Hasil penelitian Pengetahuan perawat sebagian besar pengetahuan Baik berjumlah 30 orang (78,9%), Sikap sesuai sebagian besar berjumlah 32 orang (84,2%). Hasil uji statistik Chi square diperoleh nilai p=0,000 (<p=0,05) yang berarti ada hubungan pengetahuan dengan sikap perawat dalam penanganan bayi baru lahir dengan asfiksia di RSUD Kabelota. Kesimpulan yang dapat ditarik dari hasil penelitian ini adalah ada hubungan pengetahuan dengan sikap perawat dalam penanganan bayi baru lahir dengan asfiksia di RSUD Kabelota. Saran Perawat dapat menambah wawasan mengenai pengetahuan dan sikap  tentang penanganan bayi baru lahir dengan asfiksia, serta meningkatkan tindakan perawatan penanganan bayi baru lahir dengan asfiksia. Peningkatan pengetahuan bisa dengan cara pembuktian pemberian tindakahan perawatan Asfiksia

Perkara Gaib Pada Ritual Masyarakat Islam Sunda (Studi Buku Cosmology And Social Behavior In A West Javanese Settlement, Robert Wessing)

Harun, Ridwan, Hidayat Hasan, Usman Supendi
Abstract: Artikel ini bertujuan mengangkat tema ritual keagamaan masyarakat Islam Sunda, adapun metode yang digunakan  adalah Pendekatan kepustakaan (library research) yaitu pendekatan penelitian yang bertujuan untuk mengumpulkan&#8230; data dan informasi dengan bantuan bermacam-macam material yang terdapat di ruang perpustakaan, seperti buku buku, majalah-majalah, dokumen, catatan dan kisah-kisah sejarah dan lain-lainnya. Adapun hasil dari pembahasan ini yaitu Proses penyebaran Islam di Tatar Sunda tidak seluruhnya diterima di beberapa tempat, masih terdapat komunitas yang bertahan dalam ajaran leluhurnya seperti masyarakat Baduy. Mereka adalah komunitas yang tidak mau memeluk Islam dan terkungkung di satu wilayah religius yang khas. Masuknya agama Islam ke Tatar Sunda menyebabkan terpisahnya komunitas penganut ajaran Sunda Wiwitan yang taat dengan mereka yang kemudian menganut Islam. Ritual keislaman masyarakat Sunda dan keyakinannya masih terdapat pengaruh dari ajaran leluhur seperti meminta pada roh orang baik yang telah meninggal, namun ada yang berpendapat bahwa meminta pada roh orang yang meninggal tersebut hanyalah sebagai penyampai kepada Allah atau dalam kajian Islam disebut dengan tawassul. Kemudian terdapat juga acara peringatan Muludan atau kelahiran Nabi Muhammad Saw yang mana peringatan tersebut juga terdapat ajaran leluhur yang bertentangan Islam, maka acara Muludan tersebut diubah dengan cara memberikan ceramah tentang kisah kelahiran dan kehidupan Nabi Muhammad Saw.

Hubungan Penerapan Model Praktek Keperawatan Profesional Terhadap Kepuasan Kerja Perawat Di Rumah Sakit Tora Belo

Ni Nyoman Tina Dwi Susanti, Viere Allanled Siauta, Masri Dg.Taha
Abstract: Model Praktek Keperawatan Profesional merupakan suatu sistem dengan struktur, proses, dan nilai-nilai profesional yang sangat menekankan pada mutu kinerja tenaga keperawatan, permasalahan terkait dengan pelaksanaan model&#8230; praktek keperawatan profesional adalah terbatasnya jumlah perawat dan fasilitas sarana pendukung, kompetensi perawat yang belum terstandar, belum optimalnya fungsi manajemen pelayanan keperawatan, Rumah sakit menggunakan model praktik keperawatan profesional untuk melaksanakan proses sistem asuhan keperawatan di bangsal guna untuk meningkatkan dan mewujudkan mutu pelayanan keperawatan, mutu pelayanan keperawatan yang optimal untuk mencapai derajat kesehatan dan kesejahteraan, mencerminkan perasaan seorang perawat terhadap kepuasan akan pekerjaanya,Pasien dan perawat sama-sama puas sebagai akibat dari perawatan yang diberikan oleh perawat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Penerapan Model Praktek Keperawatan Profesional Terhadap Kepuasan Kerja Perawat Di Rumah Sakit Tora Belo. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian adalah semua perawat yang bekerja di ruang Cemara 1 dan Cemara 2 Rumah Sakit Tora Belo yang berjumlah 33 perawat. Dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner model praktik keperawatan profesional dan kepuasan kerja perawat. Hasil penelitian dari 33 responden menggunakan uji Chi-Square, diperoleh nilai p = 0,001 (p<0,005). Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan penerapan model praktik keperawatan profesional terhadap kepuasan kerja perawat di Rumah Sakit Tora Belo. Saran bagi Rumah Sakit Tora Belo agar dapat lebih meningkatkan penerapan model praktik keperawatan profesional dalam melakukan asuhan keperawatan dan agar dapat memberikan pelayanan keperawatan yang baik dan optimal kepada pasien.

Pengaruh Kreativitas Dan Inovasi Produk Terhadap Keberhasilan Usaha (Studi Kasus Ruang Kopi Koju Cabang Cemara Asri Medan)

Elisabeth Nainggolan, Novita, Novita, Widalicin Januarty
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari Kreativitas dan Inovasi Produk Terhadap Keberhasilan Usaha Studi Kasus pada Ruang Kopi Koju Cabang Cemara Asri Medan. Metodologi penelitian yang digunakan&#8230; nakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Jenis data yang diguanakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif, yaitu data yang diperoleh dalam bentuk angka. Unit analisis dalam penelitian ini adalah Ruang Kopi Koju serta unit observasinya adalah Konsumen Ruang Kopi Koju. Populasi dalam penelitian ini adalah Konsumen Ruang Kopi Koju selama tahun 2022 yaitu sebanyak 8.640 konsumen dan jumlah sampel sebanyak 99 responden. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis regresi linier berganda. Hasil menunjukkan bahwa variabel Kreativitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keberhasilan Usaha dan variabel Inovasi Produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keberhasilan Usaha Studi Kasus pada Ruang Kopi Koju. Hasil dari uji F menunjukkan bahwa Kreativitas dan Inovasi Produk secara serempak berpengaruh terhadap Keberhasilan Usaha.

Asuhan Keperawatan Paliatif Pada Tn. S Dengan Pola Napas Tidak Efektif Pada Pasien PPOK Eksaserbasi Akut

Alfanny Virginia, Hamudi Prasestiyo
Abstract: Latar Belakang: PPOK merupakan suatu kondisi penyakit yang dapat dicegah dan diobati dengan karakteristik berupa keterbatasan aliran udara yang tidak sepenuhnya reversibel. Keterbatasan aliran udara bersifat progresif dan&#8230; n berkaitan dengan reaksi peradangan paru terhadap partikel atau gas berbahaya, terutama disebabkan oleh asap rokok. PPOK tidak hanya mempengaruhi kondisi paru tetapi juga berakibat secara sistemik. Penyebab kematian paling umum ketiga di dunia, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) adalah PPOK sebanyak 3,23 juta kematian dengan merokok menjadi faktor utama pada tahun 2019. Tujuan: mampu memberikan dan menerapkan asuhan keperawatan pada pasien PPOK Eksaserbasi Akut dengan diagnosis pola napas tidak efektif di ruang Isolasi Dahlia RSUD Wates. Metode penelitian ini adalah penelitian studi kasus observasional dengan desain pendekatan (cross sectional). Subjek penelitian pada studi kasus ini adalah 1 pasien di RSUD Wates dengan gangguan sistem pernapasan dengan diagnosa medis PPOK Eksaserbasi Akut. Hasil: pengkajian pada penapisan paliatif diperoleh skor 7 yaitu pasien tersebut perlu intervensi paliative. Dalam Edmonton Sympton Assesment System (ESAS) pasien mengalami sesak napas, pasien dengan ansietas sedang, dan pasien memiliki penyakit lainnya yaitu DM dan CHF. Skor karnofsky 80% dengan aktivitas normal dengan beberapa gejala penyakit. Diagnosa utama adalah pola napas tidak efektif b.d hambatan upaya napas. Pencapaian yang diharapkan pada kasus tersebut diagnoss keperawatan pola napas tidak efektif berhubungan dengan hambatan upaya napas yaitu dalam 3 hari intervensi kasus terseebut masalah keperawatan teratasi. Saran: Tingkatkan edukasi pasien dan keluarga tentang PPOK serta pentingnya menghindari asap rokok, lakukan pemantauan rutin terhadap kondisi pasien, teruskan terapi nebulzer dan berikan dukungan psikososial untuk mengatasi ansietas. Rencanakan inytervensi untuk meningkatkan kualitas hisup dan lanjutkan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi efektivitas intervensi dalam pengelolaan PPOK.

Asuhan Keperawatan Pada Pasien Tuberkulosis Paru On Oat Dengan Pemberian Terapi Akupresur Untuk Menurunkan Intensitas Mual Tahun 2024

Novitasari, Siti Kusnul Khatimah, Neneng Gantini
Abstract: Pendahuluan: Tuberkulosis paru (TB) merupakan masalah kesehatan serius yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, yang sering menimbulkan batuk kronis dan kesulitan bernapas. Pengobatan utama melibatkan Obat Anti Tuberkulosis&#8230; uberkulosis (OAT). Akan tetapi, pasien sering mengalami efek samping, seperti mual, yang dapat menghambat kepatuhan pengobatan. Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan terapi akupresur untuk menurunkan intensitas mual pada pasien TB yang menjalani OAT Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan tuberkulosis paru on oat dan mengevaluasi efektivitas terapi akupresur dalam menurunkan mual pada pasien TB di Ruang Dahlia Atas RSUD Kabupaten Tangerang. Metode: Studi kasus yang melibatkan observasi dan penerapan terapi akupresur selama tiga hari, yang berlangsung selama 15 menit. Hasil: Setelah dilakukan implementasi berupa terapi akupresur terdapat perubahan intensitas mual secara signifikan setelah diberikan perlakuan selama 15 menit dalam tiga hari. Kesimpulan: Akupresur merupakan intervensi non farmakologis yang efektif untuk mengelola mual pada pasien TB.

Hubungan Antara Tingkat Nyeri Dengan Kualitas Tidur Pada Pasien Pasca Bedah Ruangan Bima

Cindy Ilmi Nimastin Prahayu Ngestu, Destiawan Eko Utomo, Imas Sartika
Abstract: Latar Belakang : Sangat penting bagi setiap orang untuk menjaga kualitas hidup mereka. Tidur membantu tubuh berfungsi secara normal, mengatur suhu dan menyimpan energi secara normal. Sebenarnya tidur membantu otak rileks,&#8230; , terutama jaringan sel otak terluar yang berfungsi untuk mengingat, melihat, menilai dan membayangkan [1]. Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan antara tingkat nyeri dengan kualitas tidur pada pasien pasca bedah di RSUP Dr Sitanala Kota Tangerang. Metodologi Penelitian : Penelitian ini  adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan pendekatan ini secara potong lintang (cross sectional). Sampel dalam penelitian ini adalah pasien pasca bedah di ruang bima di RSUP Dr Sitanala Kota Tangerang berjumlah 168 pasien. Teknik sampling penelitian ini menggunakan metode consecutive sampling. Instrument penelitian terdiri dari kuesioner. Analisa data menggunakan Chi-square. Hasil Penelitian : Tingkat nyeri pada pasien pasca bedah ruang bima di RSUP Dr Sitanala Kota Tangerang adalah tingkat nyeri sedang dengan kualitas tidur buruk. Kesimpulan : maka dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan tingkat nyeri dengan kualitas tidur pada pasien pasca bedah dengan hasil (p – value =0,015).