Abstract:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana cara pengimputan data melalui BRImen dan melakukan penelitian mengenai pengoptimalisasian pengimputan berbasis digital pada sisitem BRImen di Bank BRI Unit Kalisat.…
isat. Metode penelitian yang di gunakan adalag metode kualitatif dengan mengumpulkan informasi yaitu observasi serta wawancara langsung kepada petugas BRImen di Bank BRI Unit Kalisat. Di perlukan pengoptimalisasian pengimputan data berbasis digital,tujuannya agar dokumen yang ada tidak hilang dan mudah di temukan pada saat di butuhkan. Sebagai upaya pengoptimalisasian pengimputan data berbasis digital, Bank BRI telah menciptakan system digital bernama BRImen (BRI Document Manajemenet System). Dimana detiap perealisasiannya BRI juga melakukan inovasi di setiap prosedur pengarsipannya, dimana dengan adanya prosedur tersebut di harapkan dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam pelayanan nasabah. dapat di simpulkan terdapat tujuh tahapan dalam pengimplementasian system BRImen, mulai dari pengurutan berkas sampai penyimpanan data pada computer. Selain itu terdapat beberapa tahapan pengarsipan, mulai dar label ruangan sampai penataan berkas pada lemari sesuai data yang sudah di imput di excel.
Abstract:Dalam lingkungan panti asuhan, pengembangan rasa kepercayaan diri anak menjadi aspek krusial untuk membentuk masa depan yang lebih baik. Artikel ini mengeksplorasi upaya konkret yang dilakukan di Panti Asuhan Muhammadiyah…
h Aisyiyah Cabang Matur dalam meningkatkan kepercayaan diri anak-anak. Melalui pendekatan yang melibatkan pengasuh sebagai mentor dan lingkungan yang mendukung, artikel ini menguraikan langkah-langkah yang diambil untuk menciptakan ruang di mana anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara positif. Permainan, diskusi, dan pengakuan terhadap pencapaian kecil menjadi bagian integral dari strategi ini. Selain itu, artikel ini menyoroti peran teladan pengasuh dan memberikan gambaran tentang bagaimana melibatkan anak-anak dalam proses pengambilan keputusan dapat memperkuat kepercayaan diri mereka. Ini bukan hanya tentang komunikasi efektif, tetapi juga tentang memberdayakan anak-anak menjadi individu yang mandiri dan bertanggung jawab
Abstract:Dalam era modern ini, pentingnya membentuk etika pergaulan siswa menjadi fokus utama dalam pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keefektifan layanan bimbingan klasikal dalam membentuk etika pergaulan siswa…
di MTSM Lawang Tigo Balai. Permasalahan utama yang dihadapi adalah kurangnya pemahaman siswa tentang pentingnya etika dalam berkomunikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi sejauh mana layanan bimbingan klasikal dapat memberikan dampak positif terhadap perubahan perilaku siswa dalam berkomunikasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, melibatkan wawancara mendalam dengan siswa, guru, dan orang tua, serta observasi langsung terhadap interaksi siswa di lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan bimbingan klasikal memiliki peran yang signifikan dalam membentuk etika pergaulan siswa. Guru bimbingan dan konseling berperan sebagai fasilitator yang membantu siswa mengenali dan mengatasi tantangan dalam berkomunikasi. Adanya ruang untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman juga memberikan kontribusi positif terhadap perubahan sikap siswa.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dari tentang toxic relationship yang terjadi pada remaja di indonesia, dimana toxic relationship sering terjadi pada perempuan yang menjadi korban toxic relationship. Toxic relationship…
nship dapat dialami antara pasangan, teman, kolega, dan bahkan anggota keluarga. Hubungan yang seperti ini rentan sekali membuat penderitanya menjadi tidak produktif, terjadinya gangguan secara mental, hingga dapat memicu terjadinya sebuah emosional yang berujung pada terjadinya tindak kekerasan. Ciri toxic relationship berupa kemarahan, ketidakbahagiaan, stres, frustrasi, serta beragam gangguan yang dilakukan pada sebuah hubungan. Dan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui harapan dan harga diri terhadap kebahagiaan pada orang yang mengalami toxic relationship dengan kesehatan psikologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran terhadap toxic relationship dimulai dengan pengenalan dan identifikasi diri dalam hubungan toxic relationship. Dampaknya meliputi stres emosional, depresi, dan penurunan kualitas hidup. Mereka juga menciptakan ruang bagi pertumbuhan pribadi dan perubahan positif setelah keluar dari hubungan yang merugikan. Pertumbuhan positif melibatkan perubahan pola pikir, peningkatan kepercayaan diri, dan kemampuan menetapkan batasan hubungan. Dukungan sosial dan profesional memainkan peran penting dalam proses pemulihan.
Abstract:Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang penting dalam pendidikan. Namun, kualitas pendidikan matematika di Indonesia masih belum optimal. Salah satu materi matematika yang dianggap sulit adalah bangun ruang.…
Kesulitan siswa dalam mempelajari bangun ruang disebabkan oleh keterbatasan visualisasi yang diberikan oleh guru. Untuk meningkatkan pembelajaran matematika, diperlukan inovasi dalam media pembelajaran. Salah satu inovasi yang dapat digunakan adalah Augmented Reality (AR). AR merupakan teknologi yang menggabungkan dunia nyata dengan dunia virtual. Teknologi ini dapat digunakan untuk menciptakan media pembelajaran yang menarik dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis AR yang menarik dan interaktif dalam mempelajari materi bangun ruang. Aplikasi AR yang dikembangkan menggunakan metode Marker Based Tracking dan termasuk dalam kategori aplikasi multimedia. Hasil pengujian black box menunjukkan bahwa aplikasi ini bebas dari kesalahan fungsional. Oleh karena itu, aplikasi ini layak digunakan sebagai media pembelajaran bangun ruang.
Abstract:Penelitian ini membahas mengenai problematika pendanaan partai politik yang memunculkan politik transaksional dalam kajian epistemologi. Objek telaah epistemologi sendiri adalah mempertanyakan bagaimana sesuatu itu datang,…
g, bagaimana kita mengetahuinya, bagaimana kita membedakan dengan lainnya, jadi berkenaan dengan situasi dan kondisi ruang serta waktu mengenai sesuatu hal.
Tujuan penelitian ini untuk untuk mengidentifikasi asumsi-asumsi yang mendasari pemahaman tentang pendanaan partai politik yang memunculkan politik transaksional, mengkaji sumber-sumber pengetahuan yang digunakan dalam memahami dan mengartikan fenomena ini, menelaah kasus politik transaksional menggunakan sudut pandang epistemologi, dan memahami keterbatasan pengetahuan yang ada serta kemungkinan adanya bias atau kesalahan interpretasi.
Solusi yang ditawarkan dari penelitian ini yaitu menerapkan regulasi yang ketat, pendidikan politik yang baik, partisipasi politik dan publik yang aktif, serta sistim pemilihan yang adil dan pengawasannya yang ketat. Temuan penelitian menunjukkan politik transaksional mengakui bahwa politik adalah proses dinamis yang melibatkan interaksi antara berbagai kepentingan dan aktor politik.
Abstract:Permukiman sebagai suatu produk tata ruang, merupakan hasil interaksi adaptasi manusia dengan lingkungan. Keberadaan manusia sebagai masyarakat yang menghuni suatu kawasan dapat memberikan pengaruh secara langsung maupun…
tidak langsung terhadap terbentuknya kualitas lingkungan permukiman. Pulau Sabutung sebagai lokasi penelitian merupakan pusat Pemerintahan yang berpotensi akan terus mengalami pengembangan. Masyarakat mengambil peran penting di dalamnya. Lingkungan permukiman yang terawat serta dikelola dengan baik dapat mendorong keberlanjutan suatu Kawasan. Informasi pada penelitian ini diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi langsung di lokasi kemudian digambarkan secara deskriptif untuk memaparkan kondisi karakteristik serta peran partisipasi masyarakat di Pulau Sabutung dalam pengelolaan permukimannya. Hasil analisis memberikan gambaran bahwa pengelolaan lingkungan permukiman melalui partisipasi masyarakat belum dilakukan secara optimal, begitupula dengan dukungan dari pemerintah setempat. tetapi sebagai modal dasar adalah bahwa masyarakat Pulau Sabutung dapat digerakkan dan diajak dalam pengelolaan lingkungan. Perlu adanya pendampingan secara berkala dan kerja sama berbagai pihak serta dilaksanakan secara terpadu, terarah dan berkelanjutan.
Abstract:Pentingnya pembentukan karakter peduli lingkungan sejak dini merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya kerusakan lingkungan. Adanya pembentukan karakter peduli lingkungan ini dilakukan melalui kegiatan…
egiatan pembelajaran di sekolah yang berwawasan lingkungan hidup dengan harapan dapat menyadarkan siswa agar memiliki kepedulian terhadap alam dan lingkungan sekitarnya, serta menyadarkan siswa akan pentingnya menjaga lingkungan untuk kelestarian kehidupan di masa mendatang. Dalam meningkatkan karakter peduli lingkungan pada siswa di SMA Kartika XX-1 Makassar, tim BKP mengadakan kegiatan lomba kebersihan kelas dengan tujuan untuk meningkatkan karakter peduli lingkungan bagi siswa-siswa dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan sekitar, terutama di ruang kelas. Kegiatan lomba kebersihan ini dilaksanakan pada tanggal 1 Desember 2023 dan bertempat di SMA Kartika XX-1 Makassar. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dari semua kelas sebanyak 22 kelas. Hasil dari kegiatan ini yaitu terdapat tiga kelas yang menjadi pemenang, yaitu kelas X MIPA 1, XI MIPA 3, dan XII IPS 2. Dari kegiatan ini, siswa merasa cukup senang mengikuti lomba kebersihan kelas karena mendapatkan manfaat berupa meningkatnya kepedulian terhadap lingkungan dan meningkatkan kerja sama dengan teman sekelas. Kegiatan lomba kebersihan kelas ini juga diharapkan dapat dilaksanakan kembali di masa mendatang karena cukup banyak siswa-siswa yang antusias mengikuti kegiatan ini.
Abstract:Respon time perawat sangat mempengaruhi mutu pelayanan keperawatan, waktu tanggap yang baik apabila memiliki respontime kurang dari 5 menit, Complaint handling dapat mempengaruhi kepuasan dan persepsi pasien terhadap mutu…
u pelayanan, complaint handling dapat ketahui dengan bagaimana cara menangani keluhan dari pasien. Tujuan penelitian ini teranalisisnya Hubungan Respon Time Perawat terhadap Complaint handling. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan metode Penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 1016 orang Tahun 2023. Sampel berjumlah 87 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Hasil penelitian Respon time tepat waktu berjumlah 60 orang (69%), Complain handling puas berjumlah 56 orang (64,4%) hasil Uji Wilcoxon Ada Hubungan Respon Time Perawat terhadap Complaint handling di Ruang IGD RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Simpulan Ada Hubungan Respon Time Perawat terhadap Complaint handling di Ruang IGD RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Saran diharapkan dengan diketahuinya faktor yang mempengaruhi Complain handling kepuasan pasien diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan masukan dan pertimbangan bagi rumah sakit untuk menyusun kebijakan dalam rangka peningkatan mutu pelayanan kesehatan dalam hal daya tanggap dan empati petugas dalam melayani pasien yang datang.
Abstract:RSUD Anuntaloko Parigi yang merupakan salah satu Rumah Sakit yang berada didaerah Parigi, dengan jumlah perawat 36 orang untuk ruangan rawat inap Akasia dan Agatis, dari hasil wawancara dengan 2 ketua tim dan 4 perawat pelaksana…
elaksana diruangan Akasia dan Agatis mengatakan bahwa dalam melaksanakan komunikasi SBAR pada saat pelaksanaan timbang terima masih mengalami kendala, perawat masih belum sepenuhnya menerapkan sesuai SPO karena terburu-buru sehingga pada pelaksanaannya belum sesuai SBAR. Tujuan penelitian diketahuinya hubungan penggunaan metode komunikasi efektif SBAR dengan pelaksanaan timbang terima (handover) di RSUD Anuntaloko Parigi. Metode penelitian menggunakan penelitian kuantitatif. Populasi pada penelitian ini merupakan 18 perawat di ruangan Akasia dan 18 perawat di ruangan Agatis RSUD Anuntaloko Parigi yaitu berjumlah 36 orang pada bulan Januari sampai April tahun 2023. Sampel berjumlah 36 orang. Teknik Total Sampling. Hasil Penelitian Metode SBAR sebagian besar baik berjumlah 27 orang (75%) dan kurang berjumlah 9 orang (25%). Timbang terima (handover) sebagian besar baik berjumlah 27 orang (75%) dan kurang berjumlah 9 orang (25%). Uji Chi-square diperoleh p-value =0.000 (<p=0.05) yang berarti ada Hubungan penggunaan metode komunikasi efektif SBAR dengan pelaksanaan timbang terima (handover) di RSUD Anuntaloko Parigi. Kesimpulan Ada Hubungan penggunaan metode komunikasi efektif SBAR dengan pelaksanaan timbang terima (handover) di RSUD Anuntaloko Parigi. Saran diharapkan lebih meningkatkan penerapan komunikasi SBAR secara efektif saat handover terutama di Ruang pelayanan dengan cara memberikan pelatihan kepada perawat tentang komunikasi SBAR agar menghasilkan kepuasan kerja sehingga meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dalam mencapai derajat kesehatan