Search Articles & Publications

Showing 2927 articles found for "Meningkat"

Studi Literatur : Pengaruh Pentingnya Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Pekerja Di Bidang Kontruksi

Maisyah Ardila, Susilawati
Abstract: Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan yang mempunyai resiko tinggi terjadinya kecelakaan kerja khususnya perusahaan yang berkaitan dengan pekerjaan konstruksi. Tujuan utama… a adanya keselamatan dan kesehatan kerja ialah agar tenaga kerja merasa aman, nyaman dan tenang dalam melakukan pekerjaannya. Oleh karena itu keselamatan dan kesehatan kerja sangat diutamakan sebagai peranan dalam penyelesaian sebuah pekerjaan konstruksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penerapan keselamatan dan kesehatan kerja pada pekerja di bidang kontruksi. Metode studi literatur. Studi literatur sendiri merupakan kegiatan pengumpulan data baik data pustaka maupun dokumentasi. Data-data tersebut bersumber dari riset dan kajian yang terkait dengan pengaruh penerapan keselamatan dan kesehatan kerja pada pekerja di bidang kontruksi. Dapat disimpulkan bahwa penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) mempunyai pengaruh yang besar dan positif terhadap kinerja pekerja, sehingga semakin baik penerapan keselamatan dan kesehatan kerja di bidang kontruksi maka akan meningkatkan kinerja pekerja.

Peningkatan Hasil Belajar IPAS Peserta Didik Kelas IV B Menggunakan Model Pembelajaran Cooperative Type Jigsaw Di UPT SDN 09 Sungai Pangkur Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh Kabupaten Solok Selatan

Dwinal Tasya Ditia, Zulmi Aryani, Rosma Diana, Afrimon
Abstract: Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya proses dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS di kelas IV B UPT SDN 09 Sungai Pangkur. Solusi permasalahan tersebut menggunakan model pembelajaran cooperative… tive type jigsaw. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan proses dan hasil belajar mata pelajaran IPAS peserta didik. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian peserta didik kelas IV B pada semester I tahun ajaran 2024/2025. Penelitian dilaksanakan dua siklus, setiap siklus terdiri dua kali pertemuan. Penelitian ini terdiri atas data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif berupa hasil observasi aktivitas guru dan peserta didik dan data kuantitatif berupa hasil belajar peserta didik. Hasil proses pembelajaran siklus I pertemuan 1 pada aktivitas guru 51,85%  dan aktivitas peserta didik 48%, pada pertemuan 2 aktivitas guru 74,07% dan aktivitas peserta didik 72%. Pada siklus II pertemuan 1, aktivitas guru 81,48% dan peserta didik 80%. Pertemuan 2 aktivitas guru  96,29% dan aktivitas peserta didik 96%. Hasil belajar IPAS peserta didik setelah diterapkan model pembelajaran tersebut pada siklus I meningkat menjadi 47,06% dan pada siklus II meningkat menjadi 74,48%. Berdasarkan data tersebut, disimpulkan bahwa model pembelajaran cooperative type jigsaw terbukti dapat meningkatkan proses dan hasil belajar IPAS peserta didik kelas IV B UPT SDN 09 Sungai Pangkur Kabupaten Solok Selatan.

Pengaruh Buku Cerita Bergambar Terhadap Perkembangan Bahasa Pada Anak Usia Prasekolah Paud Nagaya Sigi

M. Hian Akhir, Juwita Meldasari Tebisi, Katrina Feby Lestari, Moh. Malikul Mulki
Abstract: Pendahuluan: Buku cerita bergambar merupakan sebuah metode yang dinilai bagus dalam memfokuskan pada stimulus perkembangan bahasa anak dalam pembelajaran. Studi Pendahuluan mengatakan pada 5 orang anak yaitu, 2 orang anak… k tidak dapat menyebutkan 2 gambar yang di tunjukkan oleh peneliti kemudian 1 orang anak tidak dapat menujukkan ke 4 warna yang diberikan oleh peneliti, dan 2 lainnya mampu menjawab gambar yang di tunjukkan oleh peneliti. Tujuan penelitian ini untuk menguraikan Pengaruh Buku Cerita Bergambar terhadap Perkembangan Bahasa pada Anak Usia PraSekolah di Paud KB Nagaya Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi. Penelitian ini menggunakan desain Pre-Eksperimental dengan pendekatan One Group Pretest And Posttest Design. Sample dalam penelitian ini berjumlah 10 siswa dengan teknik pengambilan sampel Purposive sampling. Perkembangan bahasa anak sebelum di berikan buku cerita bergambar adalah sebagian besar Suspek sebanyak 10 responden (10%) sedangkan perkembangan bahasa anak setelah diberikan buku cerita bergambar adalah sebagian besar Normal sebanyak 9 responden (90%). Uji  Nonparametric Mc Nemar didapatkan  p = 0,04  (p ≤ 0,05). Simpulan Terdapat pengaruh buku cerita bergambar terhadap perkembangan bahasa pada anak usia prasekolah di Paud KB Nagaya Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi. Saran bagi guru di Paud KB Nagaya agar menggunakan metode buku cerita bergambar agar meningkatkan perkembangan bahasa pada anak usia prasekolah.

Pengaruh Penjualan Dan Harga Pokok Penjualan Terhadap Laba Kotor Pada PT Hanjaya Mandala Sampoerna,Tbk

Maulidin Alfadil, Neneng Yanti Andriani
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Penjualan dan Harga Pokok Penjualan terhadap Laba Kotor pada PT. Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk periode 2014-2022. Metode analisis… nalisis yang digunakan meliputi regresi linear berganda, uji t, dan uji F. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel Penjualan memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap Laba Kotor dengan nilai korelasi 0,929 dan signifikansi 0,000, sementara Harga Pokok Penjualan juga menunjukkan korelasi yang sangat kuat dengan nilai 0,885, meskipun pengaruhnya dianggap lemah secara parsial terhadap Laba Kotor dengan signifikansi 0,000 dan hasil t hitung yang negatif. Koefisien determinasi (R²) mencapai 100%, mengindikasikan bahwa Penjualan dan Harga Pokok Penjualan secara simultan memberikan kontribusi penuh terhadap variasi Laba Kotor. Uji F menunjukkan nilai F hitung (116321,755) jauh lebih besar daripada F tabel (3,28), dengan signifikansi 0,000, mengonfirmasi adanya pengaruh simultan yang signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Penjualan memiliki dampak positif yang signifikan terhadap Laba Kotor, sedangkan Harga Pokok Penjualan, meskipun memiliki pengaruh kuat, menunjukkan dampak negatif yang signifikan. Penelitian ini menyarankan perusahaan untuk fokus pada strategi pemasaran dan efisiensi operasional untuk meningkatkan laba kotor secara keseluruhan.

Keterkaitan Antara Teori Trait And Factor Dengan Teknik Bimbingan Dan Konseling Pada Bidang Karier

Aliya Kirani Rangkuty, Mufidatun Nisa, Dara Najwa Firdaus, Rima Irmayanti
Abstract: Salah satu hal yang sering terjadi pada individu setelah lulus adalah tidak memahami bagaimana cara berkarier sesuai minat dan bakatnya, Maka dari itu konseling karier hadir untuk membantu individu dalam meningkatkan pemahaman… ahaman kemampuannya dalam berkarier. Dalam konseling karir, teori Trait and Factor digunakan untuk membantu individu dalam memahami dan mengelola diri dengan cara mengetahui kelemahan dan kekurangan yang dimiliki untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik. Teknik bimbingan dan konseling yang berbasis pada teori ini sangat dibutuhkan peserta didik untuk membantu memahami dirinya sendiri sehingga dapat mengurangi kecemasan terhadap pemilihan karir. Dalam konseling Trait and Factor , konselor berperan sebagai penjelajah potensi diri klien dan membantu klien menemukan kesesuaian antara sifat-sifat klien dengan tipe-tipe pekerjaan. Dengan demikian, konselor dapat membantu klien dalam memahami dirinya sendiri dan mengembangkan kemampuan dalam mengatasi kesulitan perencanaan karier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling Trait and Factor efektif dalam meningkatkan kemandirian dalam mengambil keputusan karier dan meningkatkan kemampuan dalam mengatasi kesulitan perencanaan karier. Penerapan konseling Trait and Factor dalam bidang karir juga dapat membantu individu dalam memahami dan mengelola diri dengan cara mengetahui kelemahan dan kekurangan yang dimiliki untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik. Dalam hal ini, bimbingan konseling karir menggunakan pendekatan Trait and Factor sangat dibutuhkan peserta didik untuk membantu memahami dirinya sendiri sehingga dapat mengurangi kecemasan terhadap pemilihan karir. Oleh karena itu, konseling Trait and Factor menjadi salah satu pendekatan yang efektif dalam membantu individu dalam mengembangkan karir yang sesuai dengan potensi dan minatnya.

Implementasi Pembelajaran IPS Untuk Meningkatkan Kepekaan Sosial Pada Siswa Di Madrasah Tsanawiyah Darul Ma’arif Kabupaten Bandung

Deny Setiawan, Ahmad Arif Baihaqi, Adang Hambali, Hasan Basri
Abstract: Tujuan utama Ilmu Pengetahuan Sosial di Madrasah ialah untuk mengembangkan potensi parasiswa agar peka terhadap masalah sosial yang terjadi di Madrasah memiliki sikap mental positif terhadap perbaikan segala ketimpangan… yang terjadi, dan terampil mengatasi setiap masalah yang terjadi sehari-hari baik yang menimpa dirinya sendiri maupun yang menimpa masyarakat.Tujuan tersebut dapat dicapai manakala program-program pelajaran IPS di madrasah diorganisasikan secara baik. Sesuai dengan permasalahan penelitian yang berjudul Implementasi Pembelajaran IPS untuk meningkatkan kepekaan sosial pada siswa di Madrasah Tsanawiyah Darul Ma’arif Kabupaten Bandung, maka pendekatan penelitian yang dipakai adalah pendekatan kualitatif . Penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan bagaimana aktualisasi pembelajaran IPS pada siswa melalui pemaparan data-data dan dokumen secara tertulis. Pelaksanaan pembelajaran di kelas tidak sesuai dengan RPP yang telah dibuat oleh guru. Pembelajaran terpusat pada guru tidak banyak aktifitas yang dicatat selain mendengarkan dan mencatat penjelasan dari guru kemampuan siswa mengemukakan pendapat maupun bertanya dan menjawab pertanyaan sangat kurang. Penilaian dilakukan untuk mengukur pencapaian kompetensi dasar siswa yang dilakukan berdasarkan indikator, dengan menggunakan tes dan non tes dalam bentuk tertulis maupun dalam bentuk lisan, pengamatan kinerja, sikap, keterampilan dan penilaian diri. Dalam menentukan penilaian hendaknya dengan menggunakan acuan kriteria, sistem penilaian berkelanjutan, hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut dan penilaian harus sesuai dengan pengalaman belajar yang dialami oleh siswa.Hambatan dalam pelaksanaan pembelajaran dalam meningkatkan kepekaan sosial yaitu guru tidak dapat langsung melaksanakan yang aktif, inovatif,  efektif, kratif dan menyenangkan sehingga tujuan pembelajaran tidak tercapai serta hasil pembelajaran kurang memuaskan, kepekaan sosial siswa tidak terbentuk.Sebagai pihak yang paling strategis dan memiliki kewenangan dalam menentukan kebijakan – kebijakan pendidikan pada tingkat sekolah diharapkan memberikan dorongan dan kesempatan yang seluas  –  luasnya kepada guru untuk mengembangkan potensinya melalui berbagai kegiatan seperti pelatihan, seminar, MGMP serta meningkatkan pengawasan terhadap kinerja guru yang berhubungan dengan proses pembelajaran seperti penyusunan rencana,  pelaksanaan dan eveluasi pembelajaran.

Pengaruh Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Terhadap Kinerja Pekerja Konstruksi : Tinjauan Literatur

Citra Aulia Amanda, Susilawati
Abstract: Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek yang sangat penting dalam industri konstruksi yang memerlukan perhatian serius untuk mencegah risiko kecelakaan kerja dan menjamin lingkungan kerja yang aman dan sehat… bagi seluruh pekerja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dan penelitian terkait untuk mendukung temuan penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh penerapan K3 terhadap hasil kerja pekerja industri konstruksi dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kesadaran keselamatan kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan K3 mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap biaya proyek, efisiensi pegawai dan keamanan kerja. Informasi K3 berperan penting dalam membentuk perilaku pekerja konstruksi yang aman dan bertanggung jawab. Perencanaan kesehatan dan keselamatan yang cermat, termasuk penilaian risiko, pelatihan keselamatan, dan penggunaan peralatan keselamatan, merupakan langkah penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan penerapan K3 yang baik dan menyeluruh sangat penting untuk menjaga keselamatan, kesehatan, dan produktivitas pekerja di industri konstruksi. Kerjasama antara manajemen, karyawan dan instansi terkait sangat diperlukan untuk meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja.

Pengaruh SMK3 Pada Kinerja Karyawan

Muhammad Sahputra, Susilawati
Abstract: Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) adalah kerangka kerja yang dirancang untuk mengelola risiko keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh SMK3… K3 melalui studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) memiliki pengaruh yang signfikan terhadap Kinerja karyawan. Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan kualitas kerja. Lingkungan kerja yang aman dan sehat meningkatkan kepuasan dan motivasi karyawan, mengurangi tingkat absensi dan turnover, serta mendorong kedisiplinan dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan. SMK3 membentuk budaya keselamatan yang kuat, meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab karyawan terhadap keselamatan kerja, yang secara keseluruhan berkontribusi pada peningkatan kinerja individu dan organisasi.

Faktor Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan

Rifanny Ananta Dharma, Susilawati
Abstract: Motivasi kerja bagaikan denyut nadi yang menghidupkan organisasi, lembaga maupun perusahaan. Tanpa motivasi yang memadai, organisasi bagaikan tubuh yang tak bernyawa, tak mampu berkarya dan mencapai tujuannya. Tidak jarang… ng perusahaan dihadapkan pada permasalahan motivasi kerja para pekerjanya. Faktor-faktor pemicu perubahan motivasi ini masih belum sepenuhnya dipahami oleh banyak perusahaan. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi motivasi kerja para pekerjanya. Pemahaman ini akan membantu perusahaan dalam mengatasi permasalahan motivasi kerja dan meningkatkan kinerja organisasi secara keseluruhan. Metode  penelitian  yang  digunakan analisis  literatur untuk menemukan informasi dan gagasan yang relevan dengan topik penelitian atau penulisan. Penelitian ini bertujuan untuk menambah wawasan pembaca. Hasil dari studi literatur ini adalah adanya hubungan antara prestasi, penghargaan, lingkungan kerja, dan gaji sangat berpengaruh untuk meningkatnya motivasi kerja yang bagus.

Peran P5 Dalam Pembentukan Karakter Gotong Royong Peserta Didik Di Smp Negeri 10 Kota Serang

Ajeng Ayu Waryatun, Dea Marshanda, Eka Herlina, Fadia Puja Ainun, Fathurrahman, Hana Labibah, Intan Alia Kusuma, Lia Nadia, Mahesa Alif Ariyanto, Rani Nurhasanah, Ricky Andrian, Shofia Latifa Dewi, Waisul Kurni Maulidi, Wina Maulida Hapsari, Putri Dian Dia Conia
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran P5 (Proyek Penguatan Profil Siswa Pancasila) dalam pembentukan karakter gotong royong siswa SMP Negeri 10 Kota Serang. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif,… tif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara dan observasi untuk mendeskripsikan bagaimana kontribusi P5 dalam menginternalisasi nilai-nilai gotong royong di kalangan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa P5 tidak hanya meningkatkan partisipasi dan kekompakan siswa dalam kegiatan bersih-bersih, tetapi juga mengajarkan tentang kolaborasi, komunikasi, dan tanggung jawab bersama. Meskipun terdapat tantangan seperti kurangnya semangat dari sebagian siswa, peran guru dalam memberikan motivasi sangat penting untuk mengatasi kendala tersebut. Dengan demikian, P5 terbukti efektif dalam membentuk karakter gotong royong yang merupakan nilai luhur dalam Pancasila, sekaligus menjawab tantangan globalisasi yang mengancam nilai-nilai sosial dalam masyarakat.