Abstract:Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS di kelas IV, yang belum tuntas mencapai KKTP. Untuk mengatasi masalah ini, peneliti menerapkan model pembelajaran Inquiry,…
iry, yang diharapkan mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan cara yang lebih interaktif dan menyenangkan.
Jenis penelitian yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model Inquiry. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas IV UPT SDN 21 Kandang Baniah Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh Kabupaten Solok Selatan pada semester 1 tahun pelajaran 2024/2025. Data penelitian yang digunakan data kuantitatif berupa hasil belajar peserta didik dan kualitatif berupa hasil observasi guru dan peserta didik.
Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus dan terdiri dari empat kali pertemuan. Peningkatan hasıl belajar ditandai oleh peningkatan ketuntasan belajar peserta didik. Pada siklus 1 didapatkan hasil belajar IPAS 44%, sedangkan pada siklus II 87%. Pada pengamatan aktivitas guru dan peserta didik juga mengalami peningkatan dari siklus I yaitu 79%, lalu meningkat pada siklus II yaitu 90%. Sedangkan pada aspek peserta didik siklus 1 yaitu 79%, lalu meningkat pada siklus II yaitu 89% Maka dapat simpulkan bahwa penelitian tindakan kelas menggunakan model Inquiry dapat meningkat proses dan hasıl belajar peserta didik.
Abstract:Stunting merupakan masalah kesehatan serius yang dihadapi oleh balita di berbagai negara, termasuk Indonesia. Stunting terjadi ketika anak mengalami pertumbuhan yang terhambat akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka panjang,…
njang, yang dapat berdampak pada perkembangan fisik dan kognitif. Dalam upaya untuk mengatasi masalah ini, diperlukan metode yang efektif dalam mendeteksi dan mengklasifikasikan status gizi balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode K-Nearest Neighbor (KNN) sebagai teknik klasifikasi untuk mengidentifikasi kasus stunting pada balita. Metode KNN dipilih karena kesederhanaannya dalam menangani data dengan berbagai variabel dan kemampuannya dalam memberikan hasil yang akurat berdasarkan kedekatan fitur antar data. Dalam penelitian ini, dilakukan pengumpulan data status gizi balita dengan berbagai indikator seperti tinggi badan, berat badan, dan umur. Data tersebut kemudian diolah menggunakan algoritma KNN untuk menentukan apakah seorang balita masuk dalam kategori stunting atau tidak. Hasil pengujian menunjukkan bahwa metode KNN mampu memberikan tingkat akurasi yang baik dalam mengklasifikasikan status stunting balita. Dengan demikian, implementasi metode KNN ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk membantu dalam deteksi dini dan penanganan stunting pada balita.
Abstract:Pengelolaan aset daerah di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Banyuwangi masih dilakukan secara manual melalui pencatatan buku agenda dan Microsoft Excel, menyebabkan berbagai kendala…
ala dalam verifikasi data, monitoring aset, dan pelaporan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem informasi manajemen aset berbasis web untuk mengoptimalkan pengelolaan aset daerah. Sistem dikembangkan dengan mengimplementasikan empat alur proses utama: pengajuan, tracking, manajemen aset, dan pelaporan. Metodologi pengembangan sistem meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem menggunakan Data Flow Diagram (DFD) dan flowchart, serta implementasi antarmuka berbasis web. Sistem dirancang dengan mekanisme verifikasi berlapis yang melibatkan berbagai stakeholder seperti Admin, Tim Monitoring, Verifikator, Bagian Keuangan, dan Kepala Dinas. Database sistem dimodelkan menggunakan conceptual diagram untuk mengakomodasi seluruh entitas dan relasi dalam pengelolaan aset. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem berhasil mengintegrasikan seluruh proses pengelolaan aset secara digital, dengan antarmuka yang intuitif meliputi halaman login, dashboard admin, dan form pengajuan. Implementasi sistem ini meningkatkan efisiensi pengelolaan aset melalui otomatisasi proses verifikasi, monitoring real-time, perhitungan nilai aset yang akurat, dan pengarsipan digital yang terstruktur. Sistem ini menjadi solusi efektif dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan aset daerah di DPMPTSP Kabupaten Banyuwangi.
Abstract:Saat ini perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi mengalami kemajuan yang sangat pesat. Pesatnya perkembangan teknologi memegang peranan penting dalam kehidupan manusia, hampir seluruh aspek kehidupan manusia bersentuhan…
han dengan teknologi, karena dengan bantuan teknologi semakin memudahkan manusia dalam menjalankan tugasnya.
Inventarisasi adalah kegiatan pencatatan barang masuk dan keluar serta penataannya yang benar menurut ketentuan yang berlaku. Semua pihak yang berwenang, baik pemerintah maupun swasta, harus mempunyai inventarisasi.
Namun pengelolaan inventaris biasanya masih dilakukan secara manual, seperti yang terjadi di Madrasah Aliyah Ibrahimy Kabupaten Banyuwangi. Inventarisasi manual dapat menimbulkan masalah baru yang mengakibatkan kurangnya efisiensi dan efektivitas dalam pengoperasian inventaris. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem untuk mengelola data inventaris madrasah.
Pada penelitian kali ini kami mengembangkan “Sistem Informasi Inventaris Barang Berbasis Web Di Madrasah Aliyah Ibrahimy Kabupaten Banyuwangi” berdasarkan kajian membangun sistem informasi inventaris barang menggunakan DFD (Data Flow Diagram) di madrasah aliyah ibrahimy kabupaten banyuwangi.
Abstract:Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya proses dan hasil belajar IPAS peserta didik kelas IV SD Negeri 27 Sungai Durian. Solusi permasalahan tersebut, menggunakan model cooperative tipe STAD. Tujuan penelitian ini…
i untuk mendeskripsikan peningkatan proses serta hasil belajar peserta didik. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SD Negeri 27 Sungai Durian pada semester II tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini dilakukan melalui dua siklus, setiap siklus masing-masing dua pertemuan. Penelitian dengan model STAD berhasil memperbaiki proses dan hasil belajar IPAS peserta didik. Hasil penilaian aktivitas guru siklus I pertemuan 1 memperoleh persentase sebesar 70,37% dan pertemuan 2 73,33%. Pada siklus II pertemuan 1 memperoleh persentase sebesar 88,89% dan pertemuan 2 93,33%. Pada aktivitas peserta didik siklus I pertemuan 1 memperoleh persentase sebesar 66,67% dan pertemuan 2 70%. Pada siklus II pertemuan 1 memperoleh persentase sebesar 85,18% dan pertemuan 2 93,33%. Pada hasil belajar IPAS peserta didik, kondisi hasil belajar pra siklus hanya memperoleh persentase 28,57% meningkat pada siklus I yaitu 64,29% dan pada siklus II meningkat menjadi 85,71%. Berdasarkan data tersebut, disimpulkan bahwa model cooperative tipe STAD dapat meningkatkan proses dan hasil belajar IPAS peserta didik kelas IV SD Negeri 27 Sungai Durian.
Abstract:Pembedahan atau operasi adalah semua tindakan pengobatan dengan menggunakan prosedur invasif, dengan tahapan membuka atau menampilkan bagian tubuh yang ditangani. Pembukaan bagian tubuh yang dilakukan tindakan pembedahan…
pada umumnya dilakukan dengan membuat sayatan, setelah yang ditangani tampak, maka akan dilakukan perbaikan dengan penutupan serta penjahitan luka (Sjamsuhidayat & Jong, 2016). Setelah dilakukan pembedahan/operasi maka akan terbentuk sebuah luka dari sayatan yang dibuat tersebut. Luka terdiri dari dua jenis yaitu luka bersih dan luka kotor. Luka yang disebabkan karena tindakan pembedahan/operasi sering disebut dengan luka bersih, yang dapat pulih kembali dalam kurun waktu 6-8 minggu. Dalam masa penyembuhan luka perlu diperhatikan kebersihan dari luka tersebut. Hal ini dikarenakan saat fase penyembuhan, luka sangat rentan terkena infeksi. Infeksi adalah kondisi ketika mikroorganisme seperti virus, bakteri, jamur, atau parasit masuk dan berkembang biak di dalam tubuh, sehingga membuat masa penyembuhan luka memanjang atau bahkan dapat juga menyebabkan penyakit. Gejala yang biasa muncul saat luka terjadi infeksi antaralain : luka terasa nyeri, bengkak, berwarna kemerahan, dan terdapat nanah/pus pada luka.
Abstract:Perilaku siswa merupakan tindakan yang dimiliki oleh siswa yang dipengaruhi oleh sikap, dan tanggung jawabnya di sekolah, Penelitian ini dilakukan untuk memahami korelasi antara perilaku siswa dan tingkat prestasi akademik…
ik di tingkat I’dadiyah, sebuah topik yang penting karena perilaku siswa sering dianggap sebagai salah satu faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan akademik. Metode Apriori dipilih karena kemampuannya dalam menganalisis pola asosiasi dari data besar dan menemukan hubungan tersembunyi antar variabel. Data yang digunakan dalam penelitian ini mencakup catatan disiplin, kehadiran, partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran, serta interaksi sosial, yang kemudian dianalisis bersama dengan data prestasi akademik.
Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara perilaku positif, seperti disiplin tinggi dan keterlibatan aktif dalam kelas, dengan capaian akademik yang lebih baik. Di sisi lain, perilaku yang kurang disiplin cenderung terkait dengan prestasi yang lebih rendah. Penemuan ini menegaskan pentingnya memantau dan membentuk perilaku siswa sebagai bagian dari upaya meningkatkan prestasi belajar.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode Apriori dapat menjadi alat yang efektif untuk memahami hubungan antara perilaku dan prestasi siswa, serta memberi kontribusi penting bagi para pendidik dalam merumuskan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan berbasis data. Kesimpulan ini mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui pendekatan yang lebih terukur dan tepat sasaran.
Abstract:Diabetes merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa dalam darah, yang dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak dikelola dengan baik. Dalam penelitian ini, dilakukan prediksi diabetes pada…
a perempuan suku Indian Pima menggunakan algoritma klasifikasi K-Nearest Neighbors (K-NN). Dataset yang digunakan diperoleh dari National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, yang terdiri dari 769 data pasien dengan 9 atribut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan rekayasa perangkat lunak dan Library Online Research. Data dianalisis menggunakan RapidMiner versi 10.3. Hasil dari model K-NN menunjukkan tingkat akurasi sebesar 70,13%, dengan presisi 59,09% untuk pasien positif dan 74,55% untuk pasien negatif. Nilai recall yang diperoleh adalah 48,15% untuk pasien positif dan 82,00% untuk pasien negatif. Meskipun akurasi model ini cukup baik, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk meningkatkan kualitas prediksi. Algoritma K-NN terbukti efektif digunakan dalam klasifikasi diabetes, tetapi kualitas hasil sangat bergantung pada kualitas data yang dianalisis.
Abstract:Saat ini kantor PCNU Kabupaten banyuwangi yang masih menggunakan absensi manual kehadiran staf, sehingga mengakibatkan seringnya tejadi manipulasi data kehadiran. absensi secara manual dapat menyebabkan pihak kantor PCNU…
harus merekap data absensi secara manual dengan jumlah yang banyak, dan menjadikan prosesnya itu tidak efektif dan efisien. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan membahas Rancang Sistem Absensi Untuk Staf Berbasis Website. Sehingga penelitian ini dapat memudahkan admin kantor PCNU dalam merekap data dan sistem absensi kehadiran bagi para staf menjadi lebih efektif dan efisien dan serta tidak memakan banyak waktu. Sistem absensi ini terintegrasi dengan website dan kamera, sehingga pada saat pegawai melakukan absensi, data tersebut langsung secara otomatis tersimpan kedalam database website. Pengolahan database pada website menggunakan MySQL dengan bahasa pemrograman PHP. Pemodelan BPMN (Businiess Process Model and Notation) Adalah standar untuk pemodelan proses bisnis yang menyediakan notasi grafis untuk menentukan proses bisnis diagram, didasarkan pada Teknik flowchart sangat mirip dengan diagram aktivitas dari unified modelling language (UML). UML/Unified Modelling Language adalah salah satu alat bantu yang handal di dunia pengembangan system yang berorientasi obyek.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil Belajar Agama Hindu Siswa Kelas VII SMPN 15 Krui Semester I melalui penerapan Model pembelajaran Kooperatif Type STAD tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian…
2024/2025. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMPN 15 Krui tahun pelajaran 2024/2025 sebanyak 11 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan lembar tes. Data yang didapatkan dari metode tes hasil belajar dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian dengan menerapkan Model pembelajaran Kooperatif Type STAD ini menunjukkan bahwa (1) rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 77.24 Dengan rincian 7 siswa atau 63,63 % kategori bisa memenuhi target KKM yang di tetapkan sekolah standarnya adalah 75,sedangkan 4 orang siswa atau 36,36 % berada di bawah standar KKM ,jadi terdapat 4 orang siswa yang belum tuntas. Daya serap siswa 77.24 %, ,sedangkan pada siklus II rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 78.19 dengan daya serap siswa adalah 85.71%. Tedapat 3 siswa atau 27,27% katagori di bawah KKM yang ditetapkan KKM Pendidikan Agama Hindu untuk kelas VII adalah 75 dan 8 orang 85.71% katagori diatas KKM bidang study. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Kooperatif Type STAD dapat Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu Siswa Kelas VII SMPN 15 Krui tahun Pelajaran 2024/2025. Oleh karena itu peneliti menyarankan kepada guru untuk menerapkan Metode Kooperatif Type STAD dalam proses pembelajaran di kelas demi peningkatan kualitas proses dan hasil pembelajaran.