Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi tingkat kegagalan kredit UMKM di Indonesia. UMKM memainkan peran penting dalam perekonomian nasional, namun mereka menghadapi tantangan utama terkait…
kait permodalan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis literatur untuk menggali penyebab kegagalan kredit, baik dari sisi internal maupun eksternal. Faktor internal mencakup manajemen keuangan yang lemah, kurangnya keahlian manajerial, dan struktur modal yang tidak seimbang. Sementara itu, faktor eksternal meliputi kondisi ekonomi, akses terbatas pada pembiayaan, dan ketergantungan pada sumber pendapatan tunggal. Temuan ini memberikan rekomendasi bagi pemerintah, pelaku UMKM, dan lembaga perbankan untuk meningkatkan akses kredit yang berkelanjutan serta meminimalkan risiko kegagalan kredit
Abstract:Stunting pada balita merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang serius dan memerlukan penanganan segera melalui deteksi dini yang akurat. CNN (Convolutional Neural Network) merupakan metode yang akurat, efektif dan…
tepat sasaran dalam memberikan hasil yang akurat dan presisi. Implementasi metode CNN dapat mengklasifikasikan status stunting pada balita berdasarkan parameter antropometri dan karakteristik kesehatan. Dataset yang digunakan terdiri dari 6.500 sampel data balita dengan 8 variabel meliputi jenis kelamin, usia, berat lahir, panjang lahir, berat badan, panjang badan, riwayat ASI eksklusif, dan status stunting. Metodologi yang digunakan melibatkan serangkaian tahapan preprocessing data termasuk standardisasi fitur menggunakan StandardScaler, pemisahan data training (80%) dan testing (20%), serta penggunaan arsitektur CNN yang terdiri dari layer konvolusi 1D dengan 32 filter, max pooling, dan dense layer. Model dilatih menggunakan optimizer Adam dengan fungsi loss categorical crossentropy selama 10 epoch dan batch size 32. Evaluasi performa model dilakukan menggunakan berbagai metrik termasuk accuracy, precision, recall, dan F1-score.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa model CNN yang dikembangkan mencapai performa yang sangat baik dengan akurasi 90%, precision 89%, recall 92%, dan F1-score 91%. Analisis confusion matrix mengkonfirmasi kemampuan model dalam mengklasifikasikan kedua kelas yaitu pada stunting dan non-stunting secara seimbang. Temuan ini mengindikasikan bahwa implementasi CNN efektif dalam mengidentifikasi status stunting pada balita dan berpotensi menjadi alat bantu yang berharga dalam screening stunting di fasilitas kesehatan.
Abstract:Fraktur dan dislokasi merupakan tindakan kegawatdaruratan yang perlu ditangani sesegera mungkin secara cepat, tepat dan cermat sehingga menimalisir kecacatan dan kematian, salah satu tindakan yang dilakukan adalah balut…
bidai. Penanganan kegawatdaruratan fraktur dengan balut bidai di Poli Orthopedi Rumah Sakit Tk.III 04.06.04 Slamet Riyadi Surakarta dilaksanakan melalui metode seminar, pelatihan, dan pendampingan yang berfokus pada teknik pembalutan dan pembidaian. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pasien dan keluarga mengenai konsep fraktur, penyebab, tanda dan gejala, serta prinsip dan jenis pembidaian dalam situasi darurat. Evaluasi keberhasilan program dilakukan melalui sesi tanya jawab, yang bertujuan mengukur peningkatan pengetahuan peserta sebelum dan sesudah menerima materi. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta tentang penanganan fraktur dengan balut bidai. Program ini diharapkan menjadi modal berharga dalam upaya peningkatan pengetahuan masyarakat melalui pendidikan kesehatan dan dukungan komunitas untuk penanganan fraktur.
Abstract:Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar Bahasa Indonesia dikarenakan kurangnya penggunaan model dan proses pembelajaran belum optimal. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan hasil…
pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas II.
Jenis penelitian yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model induktif kata bergambar berbasis TPACK. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas II SD Negeri 16/III Pondok Siguang Kabupaten Kerinci pada semester 1 tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini menghasilkan data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif berupa hasil belajar peserta didik dan data kualitatif berupa hasil lembar observasi guru dan peserta didik.
Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus dan terdiri dari 3 kali pertemuan. Peningkatan hasil belajar ditandai oleh peningkatan ketuntasan belajar peserta didik. Pada siklus I didapatkan hasil belajar Bahasa Indonesia 40%, sedangkan pada siklus II 93,33%, maka terjadi peningkatan 53,33%. Pada pengamatan aktivitas guru juga mengalami peningkatan dari siklus I yaitu 81,03%, lalu meningkat pada siklus II yaitu 94,82%. Sedangkan pada aspek peserta didik siklus I yaitu 62,15%, lalu meningkat pada siklus II yaitu 92,91%. Maka dapat disimpulkan bahwa penelitian tindakan kelas menggunakan model induktif kata bergambar berbasis TPACK dapat meningkat proses dan hasil belajar peserta didik.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah perancangan sistem informasi pada aplikasi E-arsip di instansi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik kabupaten Banyuwangi. Sebelumnya, proses aplikasi E-arsip ini dilakukan secara…
cara manual oleh pegawai, yang rentan menimbulkan konflik seperti kesalahan dalam pembagian arsip. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi pustaka.
Solusi yang ditawarkan aladah pengembangan sistem informasi pengarsipan berbasis web, yang dirancang menggunakan metode Software Development Life Cycle (SDLC) dengan model waterfall. Metode ini melibatkan tahapan analisis, perancangan, dan desain sistem secara bertahap. Sistem ini memungkinkan pegawai dan staf untuk mengakses dan mengelola arsip secara real-time, sehingga meningkatkan efisien dan fleksibilitas dalam pengelolaan arsip. Diharpkan, implementasi sistem ini dapat meminimalisir konflik pengarsipan serta meningkatkan efektifitas dalam penggunaan waktu, ruang, dan sumber daya manusia di instansi BAKESBANGPOL Banyuwangi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan dapat mempermudah proses pengarsipan dan mudah di akses.
Abstract:Rendahnya hasil belajar siswa kondisi awal dalam proses pembelajaran mata pelajaran Bahasa Indonesia yaitu dengan persentase ketuntasan sebesar 33% dan yang belum tuntas 77%. Dikarenakan kurangnya pemahaman siswa terhadap…
p pembelajaran Bahasa Indonesia kelas II SDN 15/III Tanjung Pauh Mudik Kabupaten Kerinci. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Pelaksanaan penelitian dilaksanakan pada siswa kelas II SDN 15/III Tanjung Pauh Mudik yang peneliti lakukan dari tanggal 22 Juli 2024 s/d 2 Agustus 2024 dalam 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 3 pertemuan yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penilaian hasil belajar siswa pada kondisi awal mata pelajaran Bahasa Indonesia memperoleh persentase 33% pada siklus I memperoleh persentase sebesar 36,6% karena tingkat keberhasilan siswa belum mencapai keberhasilan maka penelitian dilanjutkan ke siklus II. Pada siklus II di peroleh 86,6%, maka terjadi peningkatan 50%. Pada observasi aktivitas guru siklus I mendapatkan persentase sebesar 50%, siklus II mendapatkan persentase 88%, terjadi peningkatan 38%. Pada observasi siswa siklus I mendapatkan persentase 55%, siklus II mendapatkan persentase 70,67%, terjadi peningkatan sebesar 15,67%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat di simpulkan bahwa penggunaan model Role Playing dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas II SDN 15/III Tanjung Pauh Mudik.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi absensi guru berbasis website menggunakan QR Code di MA Ibrahimy Secang Kalipuro Banyuwangi. Sistem ini dirancang untuk mengatasi permasalahan pencatatan kehadiran…
n guru yang masih dilakukan secara manual, yang rentan terhadap kesalahan dan manipulasi data. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara, dan studi literatur. Perancangan sistem menggunakan pendekatan System Development Life Cycle (SDLC) dengan model waterfall. Sistem dirancang menggunakan diagram UML seperti use case dan activity diagram, serta perancangan database menggunakan Entity Relationship Diagram (ERD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi absensi guru yang dirancang berhasil mengintegrasikan teknologi QR Code dengan platform berbasis website, menciptakan solusi yang inovatif dan efisien. Sistem ini menawarkan sejumlah keunggulan signifikan, termasuk proses absensi yang cepat dan akurat, peningkatan keamanan melalui penggunaan QR Code unik untuk setiap guru, serta fleksibilitas dan aksesibilitas tinggi bagi administrator sekolah. Fitur integrasi data absensi dengan jadwal pelajaran memungkinkan pemantauan yang lebih terperinci terhadap kehadiran guru, memberikan gambaran yang lebih akurat tentang pelaksanaan proses belajar mengajar di madrasah.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sosial anak kelompok B di RA Nurul Amal Kota Cilegon melalui metode bermain peran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen one…
ne group pre-test post-test. Subjek penelitian adalah 10 anak usia 5-6 tahun yang dipilih melalui metode purposive sampling. Data diperoleh melalui angket keterampilan sosial dengan 5 indikator: kerjasama, perilaku asertif, tanggung jawab, empati, dan kontrol diri. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan sosial yang signifikan setelah diberikan treatment melalui metode bermain peran. Nilai rata-rata keterampilan sosial meningkat dari 6,8 menjadi 16,9. Uji Wilcoxon menunjukkan Z = -2.814b dan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) = 0.005, lebih rendah dari 0.05, yang berarti hipotesis diterima. Dengan demikian, metode bermain peran efektif dalam meningkatkan keterampilan sosial anak kelompok B RA Nurul Amal tahun ajaran 2023/2024.
Abstract:Berdasarkan penelitian mochammad syaiful hadi dimadrasah yang saat ini masih menggunakan sistem pembuatan kartu pelajar dilakukan secara konvensional adalah Mts Salafiyah Safi’iyah Putra. Dimana Kartu Pelajar Yang Digunakan…
nakan Oleh Siswa Saat Ini Dibuat Oleh Percetakan Diluar Sekolah. Sistem Pembuatan Kartu Pelajar Dimana Desain, Percetakan Kartu Dibuat Diluar Sekolah. Hal Ini Tentunya Mengakibatkan Proses Pembuatan Kartu Pelajar Tidak Efektif Dan Efisien.
Implementasi Aplikasi Pembuatan Kartu Pelajar Dianggap Perlu Diterapkan Pada Sekolah Yang Belum Memiliki Aplikasi Secara Pribadi Seperti Pada Mts Salafiyah Safi’iyah Putra. Dengan Adanya Aplikasi Kartu Pelajar Selain Menghasilkan Kartu Identitas Siswa Maupun Siswi Serta Dapat Membantu Staff Bidang Kesiswaan Dalam Pengelolaan Data Pelajar Mts Salafiyah Safi’iyah Putra Yang Lebih Terjamin Sehingga Data Pelajar Hanya Dapat Diakses Oleh Pihak Sekolah.
Adapun Tujuan Dilaksanakan Implementasi Pembuatan Aplikasi Kartu Pelajar Pada Mts Salafiyah Safi’iyah Putra Adalah untuk menghasilkan aplikasi yang efektif dan efisien yang bermanfaat untuk sekolah khususnya bidang kesiswaan serta menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi
Abstract:Penelitian ini dilakukan karena rendahnya hasil belajar peserta didik pada pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas V, yang ditunjukkan oleh rata-rata nilai yang belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP)…
KTP) yang telah ditetapkan yaitu 70. Tujuan penelitian ini yaitu meningkatkan hasil belajar peserta didik secara interaktif dan menyenangkan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model Index Card Match. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas V SD Negeri 21 Kandang Baniah Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh Kabupaten Solok Selatan pada semester I tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini menghasilkan data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif berupa hasil belajar peserta didik dan data kualitatif berupa hasil lembar observasi guru dan peserta didik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siklus I pertemuan 1 diperoleh tingkat ketuntasan dengan persentase 55,6%, pertemuan 2 meningkat menjadi 66,7%. Pada siklus II pertemuan 1 diperoleh tingkat ketuntasan 88,9%, sedangkan pelaksanaan pertemuan 2 meningkat menjadi 100%. Dari hasil penelitian ini terdapat peningkatan yang signifikan dalam proses pembelajaran Pendidikan Pancasila. Berarti model yang digunakan cocok dan berhasil.