Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi nilai-nilai Hindu dalam kehidupan sosial masyarakat urban di Indonesia, khususnya dalam konteks urbanisasi yang cepat dan modernisasi. Studi ini berfokus pada perubahan…
bahan yang terjadi pada nilai-nilai religius, sosial, keluarga, dan budaya Hindu untuk tetap relevan di lingkungan perkotaan. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, yang melibatkan pengumpulan data melalui studi literatur, wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis tematik. Studi literatur digunakan sebagai metode utama untuk memahami berbagai bentuk perubahan nilai-nilai Hindu, sementara analisis sejarah membantu melacak evolusi dan pengaruh Hindu di Indonesia dari masa ke masa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Hindu mengalami perubahan signifikan dalam masyarakat urban, terutama dalam praktik keagamaan yang kini lebih sederhana dan inklusif, serta dalam nilai gotong royong dan solidaritas yang beradaptasi dengan gaya hidup perkotaan. Struktur keluarga juga mengalami pergeseran, dengan peran gender yang menjadi lebih fleksibel, mencerminkan peningkatan partisipasi wanita dalam dunia kerja. Transformasi ini tidak hanya memperlihatkan bagaimana nilai-nilai Hindu beradaptasi dengan tuntutan modernitas, tetapi juga bagaimana mereka tetap relevan dalam kehidupan masyarakat yang semakin plural dan dinamis. Kesimpulannya, transformasi nilai-nilai Hindu dalam masyarakat urban menunjukkan adaptasi yang dinamis terhadap tantangan modernisasi dan urbanisasi, sekaligus membuka peluang baru untuk melestarikan nilai-nilai tradisional dalam konteks yang terus berubah. Penelitian lanjutan direkomendasikan untuk mengeksplorasi lebih lanjut berbagai aspek dari transformasi ini dan dampaknya terhadap komunitas Hindu urban di Indonesia.
Abstract:Penelitian ini menganalisis pengaruh agama Hindu terhadap lingkungan sosial dalam konteks globalisasi. Agama Hindu, dengan nilai-nilai utamanya seperti Dharma, Karma, dan Ahimsa, telah memainkan peran signifikan dalam membentuk…
mbentuk perilaku sosial yang etis dan bertanggung jawab. Globalisasi, meskipun menantang identitas budaya, juga menawarkan peluang bagi agama Hindu untuk beradaptasi dan menyebarkan ajaran-ajarannya secara global. Penelitian ini menemukan bahwa nilai-nilai Hindu, seperti kesederhanaan dan tanggung jawab sosial, sangat relevan dalam menghadapi perubahan sosial yang cepat dan dapat mendukung harmoni serta keberlanjutan global. Melalui adaptasi teknologi dan media, komunitas Hindu telah berhasil mempertahankan tradisi sekaligus berkontribusi pada dialog antaragama. Studi ini menyarankan pentingnya memperkuat pendidikan nilai-nilai Hindu dan partisipasi aktif dalam dialog internasional sebagai strategi untuk menghadapi tantangan globalisasi. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami secara komparatif bagaimana nilai-nilai agama Hindu dan agama lain mempengaruhi dinamika sosial dan ekonomi di era globalisasi.
Abstract:Hasil studi pendahuluan di wilayah Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi pada bulan Mei kepada 10 pekerja bengkel, diketahui bahwa pekerja bengkel mengalami keluhan gangguan mata sebesar 60%. Penelitian bertujuan menganalisis…
is hubungan karakteristik responden dengan keluhan gangguan mata pada pekerja pengelasan di wilayah Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain studi Cross Sectional . Populasi penelitian ini adalah 67 pekerja pengelasan dengan jumlah sampel penelitian 57 pekerja yang tersebar di 44 bengkel informal. Teknik sampel yang digunakan total sampling . Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu data primer dengan variabel penelitian adalah keluhan gangguan mata, usia, masa kerja. Penelitian dilakukan pada bulan Juni-Agustus 2024. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil analisis univariat yaitu ditemukan bahwa proporsi tertinggi adalah adanya keluhan gangguan mata, usia ≥ 40 tahun, masa kerja ≥15 tahun. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara usia, masa kerja dengan keluhan gangguan mata. Kesimpulan penelitian ini didapat variabel usia dan masa kerja merupakan faktor yang berhubungan dengan keluhan gangguan mata. Saran sebaiknya pekerja melakukan pemeriksaan terkait keluhan-keluhan gangguan mata yang dirasakan, pemilik bengkel las menyediakan kedok las dan APD lengkap, bekerja sama dengan puskesmas setempat bila terjadi masalah kesehatan pada pekerja las, puskesmas dapat memberikan edukasi kesehatan mata untuk pekerja bengkel las.
Abstract:Kelelahan masih menjadi masalah di negara berkembang seperti Indonesia karena masih menjadi ancaman serius bagi kualitas hidup manusia. Kelelahan yang terjadi pada pengemudi ojek online akan sangat berpotensi menyebabkan…
gangguan fisik pada pengemudi. Gangguan fisik juga akan mengganggu aktivitas kerja yang dimana aktivitas kerja akan menjadi tidak optimal sehingga menurunnya kemampuan pengemudi dalam lingkungan sekitar. Hal tersebut yang membuat atau memicu banyaknya kecelakaan. Kelelahan menjadi salah satu penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas di Indonesia. Angka kecelakaan lalu lintas tahun 2021 mengalami peningkatan, kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor masih menjadi angka tertinggi. Tujuan penelitian mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada pengemudi ojek online di Kota Bekasi tahun 2024. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Analisis data secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Teknik pengambilan sampel yaitu diperoleh melalui wawancara yang langsung kepada responden dengan instrumen berupa lembar kuesioner Industrial Fatigue Research Committee (IFRC) Hasil penelitian menunjukan bahwa 50 responden (64,0%) mengalami kelelahan berat, 31 responden (36,0 %) mengalami kelelahan sedang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara kelelahan dengan usia dengan nilai p= 0,003 (p<0,05), lama tidur nilai p=0,040 (p<0,05), durasi kerja nilai p=0,001 (p<0,05) dan tidak ada hubungan antara kelelahan dengan status gizi dengan nilai p=0,746 (p>0,05), masa kerja nilai p=0,728 (p>0,05). Berdasarkan hasil penelitian tersebut pengemudi ojek online perlu mempertimbangkan mengenai usia berisiko, waktu istirahat yang cukup serta waktu kerja yang baik untuk menghindari terjadinya kelelahan kerja.
Abstract:Pembentukan suatu perundang-undangan tidak dapat dilepaskan dari persoalan mengenai politik hukum berkenaan dengan kepentingan negara dalam hal mengapa dan untuk apa suatu undang-undang dibuat. Demikian juga Undang-undang…
g Cipta Kerja No. 11 Tahun 2020 yang pembentukannya juga berhubungan dengan politik hukum pembentukan undang-undang yang berdampak pada tataran pelaksanaannya terutama menyangkut perlindungan terhadap hak-hak pekerja. Karena itu, kajian artikel ini bertujuan bertujuan untuk menggambarkan mengenai politik hukum pembentukan Undang-undang Cipta Kerja dan implikasinya terhadap perlindungan hak-hak pekerja. Kajian artikel ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan hukum normatif dan metode yang dipakai adalah library research. Pengumpulan data dilakukan dengan Teknik studi kepustakaan dan analisis data dilakukan dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Hasil kajian ini mengungkap bahwa pembentukan Undang-undang Cipta Kerja secara mendasar bertolak dari paradigma politik politik hukum berkenaan dengan kepentingan negara dalam rangka membuka lapangan pekerjaan secara luas dengan mengembangkan kemudahan investasi di Indonesia untuk mendorong peningkatan perekonomian nasional. Namun demikian, di dalam materi hukum pembentukan Undang-undang Cipta Kerja, terdapat sejumlah rumusan pasal yang kurang begitu menguntungkan bagi perlindungan terhadap hak-hak para pekerja, seperti penghapusan hak PHK, sistem kerja kontrak yang tanpa batas, pemangkasan istirahat kerja, dan lain sebagainya yang tidak sejalan dengan perlindungan hak-hak pekerja di bidang ketenagakerjaan.
Abstract:Perkembangan pesat teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam pola transaksi perdagangan, terutama dengan semakin berkembangnya e-commerce. Di Indonesia, e-commerce menjadi salah satu sektor…
tor ekonomi yang tumbuh pesat seiring dengan meningkatnya adopsi teknologi digital. Dalam konteks Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), yang mulai diberlakukan sejak 2015, perdagangan lintas batas antarnegara di kawasan ASEAN menjadi lebih terbuka, sehingga menciptakan tantangan baru bagi perlindungan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aspek hukum yang mengatur perlindungan konsumen dalam transaksi e-commerce di Indonesia, khususnya dalam menghadapi persaingan di era MEA. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, di mana penelitian ini berfokus pada analisis peraturan perundang-undangan, baik di tingkat nasional seperti Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), maupun regulasi regional di tingkat ASEAN. Penelitian ini juga menyoroti berbagai tantangan dalam implementasi perlindungan konsumen, seperti rendahnya kesadaran konsumen akan hak-haknya, kesulitan dalam penegakan hukum terhadap pelanggaran di ranah digital, serta belum optimalnya koordinasi antarnegara ASEAN dalam harmonisasi regulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Indonesia telah memiliki kerangka hukum yang mendukung, masih terdapat kelemahan dalam penerapan di lapangan. Dengan adanya MEA, penguatan hukum perlindungan konsumen serta kolaborasi antarnegara ASEAN menjadi sangat penting untuk menjamin keamanan dan keadilan bagi konsumen di era digital ini. Harmonisasi regulasi dan peningkatan kesadaran konsumen menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan perdagangan bebas di kawasan ASEAN.
Abstract:Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh harga dan promosi terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda scoopy di daya motor sintang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah…
metode Purposive Sampling dengan sampel berjumlah 100 orang. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda, koefisien korelasi (R), koefisien determinasi (R2), uji simultan (Uji F) dan uji persial (Uji t).
Hasil persamaan analisis regresi linear berganda adalah Y = 4.327 -0,083X1 + 0,162X2. Koefisien korelasi berganda (R) sebesar 0,487, nilai ini menunjukan bahwa hubungan antara variabel harga dan promosi terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda scoopy di daya motor sintang adalah cukup karena nilai intervalnya berada diantara 0,40-0,599. Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,237 artinya 23,7% pengaruh harga dan promosi terhadap keputusan pembelian sepeda motor honda scoopy di daya motor sintang, sedangkan sisanya yaitu 76,3% dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hasil uji simultan (Uji F) menunjukan nilai Fhitung 11,666 lebih besar dari nilai Ftabel sebesar 3,94 yang berarti terdapat pengaruh harga dan promosi terhadap keputusan pembelian sepeda motor di daya motor sintang. Hasil uji persial (Uji t) menunjukan signifikansi harga (X1) diperoleh nilai sig 0,126 > 0,05 yang artinya HO diterima dan Ha ditolak berarti tidak tedapat pengaruh signifikan antara harga dan keputusan pembelian. Pengaruh promosi (X2) memperoleh nilai sig 0,000 < 0,05 yang artinya HO ditolak Ha diterima berarti terdapat pengaruh promosi terhadap keputusan pembelian secara signifikan.
Abstract:Perilaku tidak aman terjadi karena dua hal, faktor internal seperti motivasi dan persepsi, serta faktor eksternal seperti peraturan, pengawasan, ketersediaan APD dan komunikasi. Konstruksi merupakan salah satu industri yang…
ang memiliki tingkat risiko tinggi terjadinya kecelakaan yang dapat menimbulkan luka-luka, penyakit, hilangnya hari kerja, kematian, maupun kerugian perusahaan. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor berisiko perilaku tidak aman serta faktor internal dan eksternal yang berhubungan dengan unsafe action (perilaku tidak aman) pada pekerja konstruksi proyek Rel Kreta Api oleh PT. Nindya Citra Kharisma, KSO, tahun 2023. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang menggunakan pendekatan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel diperoleh secara total sampling/sampling dari jumlah sampel sebanyak 73 pekerja/tukang bangunan. Analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 29 (39.7%) berisiko tinggi berperilaku tidak aman dan 44 (60.3%) berisiko rendah berperilaku tidak aman. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (P value=0,031), sikap (P value=1,000), pengawasan (P value=0,092) dengan perilaku tidak aman (unsafe action) pada pekerja konstruksi PT.Nindya Citra Kharisma ,KSO. Adapun saran yang ditujukan kepada pihak perusahaan adalah mengikut sertakan petugas HSE ataupun pekerja dalam seminar ataupun pelatihan K3, Membuat peraturan secara tertulis kepada pekerja agar pekerja dapat menerapkan peraturan pada saat bekerja.
Abstract:Penelitian ini didasarkan kepada permasalahan yang dialami oleh SMN 4 Sumatera Barat dimana terdapat keluhan dalam penyampaian informasi dan data tentang keunggulan, prestasi, beasiswa, akademik dan keolahragaan serta kegiatan-kegiatan…
giatan-kegiatan sekolah yang hingga hari ini belum memiliki media penyampaian yang efektif dan inovatif kepada masyarakat luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Database Management System (DBMS) yang efektif menggunakan untuk pengelolaan informasi di SMA Negeri 4 Sumatera Barat. Metode penelitian yang dibangun berdasarkan metode System Development Life Cycle (SDLC) meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan efektifitas pengelolaan data dan memberikan akses informasi yang lebih cepat dan akurat kepada pengguna. Selain itu, sistem ini juga meningkatkan keamanan data dan mempermudah proses pencarian serta pelaporan informasi. Dengan demikian, sistem manajemen database yang baru ini dapat mendukung proses pengambilan keputusan yang lebih baik di lingkungan sekolah.
Abstract:Bangunan dan infrastruktur dapat mengalami kerusakan yang signifikan akibat gempa. Untuk memitigasi dampaknya, perencana harus mempertimbangkan desain bangunan agar memiliki kekakuan yang cukup terhadap gaya lateral. Saat…
t mendesain bangunan yang memiliki ketahanan terhadap gaya lateral, dinding geser merupakan komponen struktural yang dapat menjadi alternatif dalam perencanaannya. Dinding geser berfungsi meningkatkan kekakuan dan menerima gaya geser akibat gempa, struktur dinding geser biasanya dipasang pada bagian terluar bangunan atau di sekitar area tangga atau lift. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau pengaruh variasi penempatan dinding geser terhadap respons seismik bangunan berdasarkan SNI 1726:2019. Metode penelitian menggunakan analisis dinamis respon spektrum dengan membandingkan tiga layout dinding geser. Hasil menunjukkan bahwa semua variasi tata letak dinding geser memenuhi syarat periode struktur rencana, prinsip dual sistem, dan simpangan bangunan. Namun, hanya layout 1 yang tidak memenuhi syarat bentuk dan jumlah ragam karena didominasi rotasi pada mode pertama. Tata letak dinding geser dengan layout 2 dan 3 menunjukkan performa yang lebih baik dalam memenuhi syarat kegempaan dengan nilai periode getar tidak melebihi periode izin (1,260 detik), bentuk ragam didominasi translasi pada mode pertama dan kedua, prinsip dual sistem tercapai karena rangka menerima >25% gaya gempa rencana, serta nilai simpangan tidak melebihi nilai simpangan izin (Δmax = 61.54mm).