Abstract:Media memiliki sifat nyata atau adanya fisik nyata yang dapat terlihat dan dapat merangsang peserta didik untuk belajar bahkan menunjukan keberhasilan dalam kegiatan proses pembelajaran untuk membangkitkan semangat belajar…
ar siswa, media yang saya gunakan yakni media pop up book atau buku berdimensi, dan media ini akan dipadukan dengan model pembelajaran CTL yang akan diterapkan di kelas II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui media pop up dengan menggunakan model pembelajaran CTL pada mata pelajaran tematik dapat meningkatkan hasil belajar siswa, dan untuk mengetahui Respon siswa terhadap media dan model tersebut. Penelitian ini menggunakan penerapan tindakan kelas (PTK). Materi pembelajaran pada tema 5 pengalamanku, subtema 3 pengalamanku di tempat bermain, dilakukan di SDIT AL-Ishlah Sudimampir.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui penerapan model example non examples pada mata pelajaran IPS SD kelas V SDN Singajaya I Kecamatan Indramayu kabupaten Indramayu 2) meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata…
ta pelajaran IPS SD kelas V SDN Singajaya I dan 3) meningkatkan hasil belajar siswa yang belum memenuhi KKM dalam mata pelajaran IPS SD kelas V SDN Singajaya I. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) Objek penelitiannya adalah siswa kelas V SDN Singajaya I dengan jumlah siswanya 28 yang terdiri atas 14 laki-laki dan 14 perempuan. Instrumen penelitian yang dipakai berupa angket respon siswa, wawancara, observasi aktivitas siswa, tes hasil belajar yang terdiri dari pre tes dan post tes dan juga lembar kerja kelompok. Pengolahan data dan pengumpulan data berdasarkan dari data yang didapatkan pada instrumen tersebut. Hasil penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dengan objek siswa kelas V dengan menggunakan model examples non examples menghasilkan peningkatan hasil belajar dari setiap siklusnya. Siklus I sebesar 23.3%, dan siklus II sebesar 83.3%. Nilai rata-rata yang didapat mengalami peningkatan dari siklus I sebesar 48 (kurang), dan siklus II sebesar 71.25 (baik). Dari data yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran examples non examples dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS pada materi menjelaskan tokoh-tokoh persiapan kemerdekaan.
Abstract:Kurikulum Merdeka merupakan penyempurnaan dari kurikulum 2013 yang dirancang untuk mengoptimalkan hasil belajar sesuai dengan kebutuhan murid. Dalam kurikulum ini, pembelajaran dirancang berdasarkan hasil asesmen yang dilakukan…
lakukan baik di awal, tengah, maupun akhir pembelajaran. Penerapan Kurikulum Merdeka menjadi langkah inovatif dalam memberikan kebebasan kepada lembaga pendidikan untuk mengembangkan program pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan lokal dan global. Salah satu aspek kunci dalam kesuksesan Kurikulum Merdeka adalah implementasi sistem penilaian yang efektif. Oleh karena itu, studi ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sistem penilaian dalam konteks Kurikulum Merdeka dan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis asesmen yang digunakan dalam Kurikulum Merdeka. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data pustaka, membaca, mencatat, dan mengolah bahan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa jenis asesmen yang digunakan dalam Kurikulum Merdeka, antara lain asesmen diagnostik, asesmen formatif, dan asesmen sumatif. Asesmen diagnostik terbagi menjadi asesmen diagnostik kognitif dan non-kognitif.
Abstract:Penelitian ini membahas tentang strategi pemasaran jasa pendidikan di Pesantren Darunnajah 2 Cipining, Rumusan masalah pada penelitian ini adalah Bagaimana strategi pemasaran jasa pendidikan, Faktor Pendukung dan Faktor…
Penghambat dalam Pelaksanaan Strategi Pemasaran Jasa Pendidikan di Pesantren Darunnajah 2 Cipining. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi pemasaran jasa pendidikan di Pesantren Darunnajah 2 Cipining. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan analisis kualitatif dan mengambil lokasi di Pesantren Darunnajah 2 Cipining. Sumber data dalam penelitian ini adalah Wakil Pengasuh Pesantren, Ketua Panitia Penerimaan Santri Baru 2022 (PPSB), dan guru Pengajar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik mengecek keabsahan data, peneliti menggunakan Triangulasi Sumber. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data dan penyajian data. Teknik penjaminan keabsahan data yang digunakan dalam penelian ini adalah trianggulasi dan menggunakan bahan referensi. Hasil penelitian diketahui bahwa: (1) pelaksanaan manajemen pemasaran jasa pendidikan, yaitu: meningkatkan kualitas mutu layanan pendidikan, membuat berbagaimacam kegiatan sesuai dengan minat dan bakat siswa, meminimalisir biaya pendidikan yang ada, dan membuat kegiatan-kegiatan kemasyarakatan. (2) media yang digunakan untuk pemasaran jasa pendidikan adalah media cetak dan media elektronik antara lain: brosur, wardan (majalah), website, chanel youtube, instagram, tiktok. (3) factor pendukung dan penghambat strategi pemasaran jasa pendidikan antara lain, faktor pendukung: mudahnya pemasaran di era digital, mudahnya akses komunikasi, lokasi di kawasan asri, harga yang terjangkau, factor penghambat: akses jalan yang sulit dan jauh, belum adanya jurusan ipa dan informatika. Setelah dilalukan observasi lapangan, penulis menyimpukan bahwa pentingnya pemasaran jasa pendidikan mempengaruhi banyak sedikitnya siswa yang mendaftar ke Pesantren Darunnajah 2 Cipining.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pembinaan akhlak, kendala-kendala dalam penerapan strategi pembinaan akhlak, dan usaha mengatasi kendala-kendala dalam penerapan akhlak Siswa. Jenis penelitian yang gunakan…
kan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif, teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Miles & Huberman, teknik penjamin keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Dari Hasil penelitian yang dilakukan dapat di deskripsikan bahwa di SD IT Al-Hilmi, Kab. Dompu dalam pembinaan akhlak siswa-siswinya, menggunakan Strategi Pembinaan Akhlak; keteladanan dalam bertutur kata dan perilaku sebagaimana yang yang di contohkan oleh Rasulullah, Membiasakan sholat dzuhur berjama'ah, sholat Sunnah dhuha, kebersihan dan infaq, Nasihat selalu diberikan setiap pembelajaran di kelas berlangsung, latihan melalui ceramah, hafalan juz amma dan membaca Al-Quran setiap pagi dan hukuman selalu diberikan kepada siswa yang melakukan kesalahan. kendala-kendala dalam pembinaan akhlak; faktor guru yaitu kurang mampu memahami heterogen anak, yang tidak bisa disamakan dalam satu kelas. Anak itu berbagai macam perbedaan latar belakang, faktor dari siswa yaitu adanya yang malas sekolah dan kurangnya kesadaran, faktor lingkungan pergaulan, dan faktor orang tua yang kurangnya dukungan dan perhatian. Usaha yang dilakukan dalam mengatasi kendala-kendala penerapan strategi pembinaan akhlak siswa SD IT Al-Hilmi, Kab. Dompu; kerjasama antara guru, siswa, dan orang tua siswa.
Abstract:Tujuan dari penulisan artikel ini adalah mendapat pemahaman mengenai bagaimana seharusnya berperilaku sebagai pemuda Kristen di Era Milenial sesuai dengan narasi garam dan terang dunia (Matius 5:13-16) sehingga hal tersebut…
but dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan pemuda Kristen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode naratif dan kajian literatur. Artikel ini bertujuan untuk membahas tentang kehidupan pemuda di era milenial dalam tingkah laku, kebiasaan, cara pandang, dan aspek lainnya yang akan dibahas pada pembahasan artikel ini. Penelitian ini adalah eksegesis dengan kajian literature yang ada. Hal tersebut kemudian dikaitkan dengan narasi pada Kitab Matius 5:13-16, sebagai pemuda Kristen dapat mengenali siapa dirinya sebagai anak Tuhan yang haruslah berporos pada firman Tuhan.
Abstract:Penelitian ini tujuannya adalah untuk mengetahui bagaimana metode dan instrument pengumpulan data yang benar untuk kualtitatif dan kuantitatif. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) yang bersifat…
ifat deskriptif kualitatif, dengan pendekatan komparatif yaitu melibatkan perbandinagan antara dua atau lebih elemen atau temuan. Maka permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah pertama: Bagaiamana Metode Pengumpulan Data Pada Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif?, kedua: Bagaimana Instrumen Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif?, ketiga: Bagaimana Instrumen Pengumpulan Data Penelitian Kuantitatif?, Keempat: Bagaimana Kriteria Instrumen Penelitian Yang Baik?. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pengumpulan data merupakan salah satu tahapan sangat penting dalam penelitian. Teknik pengumpulan data yang benar akan menghasilkan data yang memiliki kredibilitas tinggi, dan sebaliknya. Oleh karena itu, tahap ini tidak boleh salah dan harus dilakukan dengan cermat sesuai prosedur dan ciri-ciri penelitian baik kualitatif maupun kuantitatif. (2) Proses pengumpulan data dalam penelitian kualitatif dapat dilakukan dengan berbagai cara dengan terjun langsung ke lapangan. Hal ini dapat dilakukan melalui observasi atau kuesioner, wawancara mendalam dengan subjek survei, survei dokumenter, dan diskusi kelompok terfokus. Dalam metode pengumpulan data kuantitatif, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan oleh peneliti, yakni survei kuisioner atau angket, wawancara, dan dokumentasi. (3) Penelitian Kualitatif dalam pengumpulan datanya, instrument yang dapat digunakan anatara lain; Instrument wawancara, instrument Observasi atau pengamatan, Fokus Group Discussion (FGD), Instrumen dokumen. Penelitian kuantitatif dalam mengambil data menggunakan instrumen yang berupa: Instrumen Tes dan Investori, Instrumen Angket atau Kuisioner, Instrumen Lembar Observasi, Instrumen Dokumen dan Data Sekunder. (4) Kriteria pokok yang harus dipenuhi oleh suatu instrumen penelitian agar dapat dinyatakan memiliki kualitas yang baik yaitu validitas, reliabilitas, dan praktikabilitas.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen remaja masjid usman yakub dalam meningkatkan kualitas ibadah jamaah di Kelurahan Karunrung Kota Makassar serta untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat manajemen…
n remaja masjid usman yakub dalam meningkatkan kualitas ibadah jamaah di Kelurahan Karunrung Kota Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif, yaitu sebuah penelitian yang mengarah pada analisis data secara objektif yang bersifat alami dan disajikan secara naratif. Dalam penelitian ini peneliti mengumpulkan data dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan berlokasi di Kelurahan Karunrung Kota Makassar. Adapun hasil penelitian ini memiliki tujuan untuk mempersatu umat dengan berbagai kegiatan yang bernilai ibadah, yang di antaranya saling menghormati antara jamaah dengan pengurus masjid ataupun masyarakat setempat. Oleh karena itu, diantara-nya melakukan musyawarah jika apabila ada persoalan yang harus di selesaikan dengan baik. Dengan adanya itu jamaah masjid usman yakub lebih meningkatkan kualitas ibadah jamaahnya. Dalam meningkatkan kualitas ibadah jamaah tentu memiliki faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor pendukung manajemen remaja masjid adalah adanya dorongan dari jamaah atau masyarakat dengan kepemimpinan yang efektif, mengarahkan dan memotivasi anggota remaja masjid untuk bekerja dengan baik, seperti kegiatan yang bernilai ibadah, baca qu’ran berjamaah dan remaja masjid mengajari anak-anak mengaji, baik iqro maupun al qur’an. Adapun faktor penghambat remaja masjid ialah perbedaan pendapat antar anggota.
Abstract:LAZISMU Kutai Timur sebagai wadah dakwah dan memperbaiki prekonomian yang memiliki peran dalam pengembangan dakwah di Kutai Timur khususnya di Kecamatan Sangtta Utara. Faktor pendukung pengurus LAZISMU dalam pengembangan…
dakwah terkhusus dalam mendakwahkan pentingnya berzakat di kabupaten Kutai Timur yakni diantaranya memiliki Angkatan Muda Muhammad (AMM) yang bersedia untuk menjadi tenaga/relawan dalam penghimpinan dan penyaluran zakat, memiliki 2 admin yang semakin profesionsl dalam menjalankam tugasnya dan memiliki Muzakki yang tetap baik di warga Muhammadiyah atau pun diluar warga Muhammadiyah serta sarana prasarana yang cukup dalam menjalankan visi dan misi dakwah ini. Adapun yang menjadi faktor pengambat yaitu masih banyak masyarakat yang masih kurang kesadarannya untuk menunaikan kewajiban berzakatnya, harusnya membutuhkn waktu yang extra bagi pengurus untuk tetap standby di kantor layanan dan masih banyak ormas atau lembaga lain yang bergerak pada bidang ZIS seperti BAZNAS, LAZISNU, dan lain sebagainya
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep pelaksanaan dan pengawasan pendidikan dalam Al-Quran. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pustaka dengan menggunakan metode kajian tafsir tematik terhadap ayat-ayat…
ayat Al-Quran. Hasil penelitian menemukan bahwa manajemen pendidikan merupakan suatu proses dalam mengoptimalkan, menyelaraskan, memberdayakan dan meningkatkan semua sumber-sumber yang terdapat dalam pendidikan agar dapat dikelola secara produktif, efektif, efisien, sehingga bermuara pada peningkatan kualitas pendidikan. fungsi manajemen pendidikan salah satunya adalah pelaksanaan dan Pengawasan pendidikan, yang berupaya agar visi, misi, tujuan dan rencana yang sudah ditetapkan dapat berjalan dengan baik. Pelaksanaan dan pengawasan harus memperhatikan persyaratan atau prinsip untuk memperkuat posisinya sesuai fungsi yang diharapkan. Pelaksanaan dan Pengawasan pendidikan dalam Al-Quran juga memiliki tujuan yaitu fokus pada dasar tujuan yang hendak dicapai terhadap guru di sekolah seperti upaya meningkatkan kepribadian guru, meningkatkan profesinya, kemampuan berkomunikasi, bergaul, baik dengan warga sekolah maupun masyarakat, dan upaya membantu meningkatkan kesejahteraan serta ketaqwaan mereka.