Search Articles & Publications

Showing 340 articles found for "Cegah"

Penerbitan Modul Peran Ayah Terhadap Perkembangan anak Dalam Program KKN: Tantangan Dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Tentang Pencegahan Stunting di Desa Curahkalong

Jiaulhaq Hisyam Annajam, Aita Rahma Dewati, Sofi Arifiana Mawadah, Moh. Arif Nur Reza Sayyidul Latif, Nanda Aprilia, Regita Putri Cahyani, Intan Permatasari, Putri Rahmatika Reyhan Besari, Irna Melani Putri, Romadhon Fahmi Putra, Regita Anggi Olivia Pramesti, Nur Moch Alif Julianto BPS, Putri Handayani, Pascalian Hadi Pradana
Abstract: Penerbitan modul peran ayah dalam tumbuh kembang anak merupakan salah satu inisiatif utama dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan stunting. Stunting… ing merupakan masalah kesehatan yang serius di Indonesia, terutama di daerah pedesaan dimana pengetahuan dan peran ayah dalam membesarkan anak seringkali diabaikan. Modul ini bertujuan untuk memberikan panduan praktis kepada para ayah untuk mendukung tumbuh kembang anak sejak usia dini, dengan fokus pada nutrisi, stimulasi psikologis, dan partisipasi aktif dalam mengasuh anak. Studi ini menganalisis tantangan yang dihadapi dalam penerbitan dan penerapan modul, antara lain resistensi budaya, kurangnya pemahaman masyarakat akan pentingnya peran ayah, dan kendala logistik dalam sosialisasi modul. Hasil dari program KKN ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat tantangan, penggunaan modul ini berpotensi meningkatkan keterlibatan ayah dalam pengasuhan dan menurunkan risiko stunting pada anak di wilayah sasaran Masuk secara signifikan. Dengan demikian, menyimpulkan pentingnya pendekatan komprehensif dan berkelanjutan dalam melibatkan ayah dalam upaya pencegahan stunting, dan perlunya kolaborasi antara pemerintah, ilmu pengetahuan, dan masyarakat untuk mendukung keberhasilan program ini.

Urgensi Pengolahan Limbah Organik Melalui Metode Biopori Di Dusun Nepen Kabupaten Magelang

Yasmin Nurzahrah, Syahrila Suminar Arum, Fatkhur Rokhman, Danysa Mulyaningrum, Khofifah Apsari, Unaisa Rahma Febriani, Najna Ainis Mutiara, M. Daffa Bayu Taftian, Melan, Rendi Arfan Fahrezi, Resti Kurnia Triastanti
Abstract: Produksi sayur saat masa panen di Dusun Nepen, Kabupaten Magelang dapat mencapai 2 ton per hari. Permasalahan utama yang timbul akibat tingginya angka panen berdampak pada limbah sayuran yang tidak dikelola dengan baik oleh… leh petani maupun masyarakat Dusun Nepen sehingga menimbulkan permasalahan kesehatan. Tim KKN Desa Sutopati 1 berupaya untuk mencegah terjadinya permasalahan kesehatan di Dusun Nepen melalui pengolahan limbah sayur organik dengan metode biopori yaitu memanfaatkan pipa paralon yang dilubangi pada bagian tutup dan badannya sebagai jalan masuk mikroorganisme untuk mengurai limbah-limbah sayur yang telah dimasukan ke dalam pipa. Hasil penguraian limbah tersebut memakan waktu selama tiga bulan agar dapat dimanfaatkan kembali sebagai pupuk bagi masyarakat Dusun Nepen yang mayoritas bekerja sebagai petani sayur/petani kebun. Metode dalam penelitian ini dibagi menjadi tiga tahap, yaitu tahap identifikasi masalah, persiapan, dan pelaksanaan. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer yaitu wawancara dan observasi dengan narasumber sementara data skunder diperoleh melalui jurnal ilmiah, buku, dan tulisan-tulisan lain yang memiliki relevansi dan telah terakreditasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pengolahan limbah organik dengan metode biopori di Dusun Nepen merupakan langkah  efektif untuk mengatasi permasalahan limbah sayuran dan sampah organik lainnya serta membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat agar program ini memiliki keberlangsungan.

Persepsi Siswa SMP Negeri 9 Kota Serang Terhadap Perilaku Bullying di Sekolah

Azahra Jasmin Salsabila, Annisa Nur Fauziah, Delsa Miranty
Abstract: Fenomena bullying terus meningkat setiap tahunnya, salah satunya di kalangan remaja. Saat ini jenjang Sekolah Mengenah Pertama (SMP) merupakan jenjang yang terbanyak dijumpai perilaku bullying. Tujuan daripada penelitian… ini yakni teruntuk mengetahuinya persepsi dari para siswa pada perilaku bullying yang ada di SMPN 9 Kota Serang. Metode penelitian yang digunakan kualitatif jenis fenomenologi, dengan pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara terstruktur. Hasil daripada penelitian memperlihatkan bahwasanya persepsi yang ada di antara siswa mengenai perilaku bullying ialah sebagai hal yang biasa untuk dilakukan, selain itu siswa merasa puas dan senang karena terhibur. Sementara itu, dampak untuk para korban bullying yaitu merasa malu, insecure, dan depresi. Faktor pendorong perilaku bullying antara lain: sekolah, keluarga, kelompok teman sebaya, serta juga kondisi lingkungan sosial. Pengupayaan yang dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling yakni menanamkan nilai moral kebaikan dan memberikan pemahaman tentang bullying dan dampaknya kepada siswa yang berpotensi sebagai pelaku maupun korban bullying. Bagi peneliti yang berikutnya perlu dilakukannya pemberian pelayanan bimbingan dan konseling yang bertujuan supaya siswa dapat mengetahui dan mencegah terjadinya perilaku bullying. Dalam penerapannya harus disesuaikan dengan teknik dan media layanan bimbingan dan konseling supaya sesuai pada kebutuhan para siswa.

Hasil Audit Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (SMK3) Di Pabrik Gula Djombang Baru

Ahmad Fauzi Hasan
Abstract: Setiap pegawai berhak mendapatkan jaminan untuk keamanan, kesehatan, dan keselamatan di tempat kerja. Karena itulah semua perusahaan wajib menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, atau yang sering disingkat SMK3. … ingkat SMK3.  Penerapan sistem manajemen K3 ini sudah diinstruksikan oleh pemerintah dan diatur di dalam undang-undang. Selanjutnya perusahaan tinggal mengikuti dan mengimplementasikan ketentuan yang sudah diatur. Dalam artikel kali ini akan dibahas lengkap dan ringkas mengenai apa itu sistem manajemen K3, dasar hukum, tujuan, dan cara penerapannya. Berdasarkan PP nomor 50 tahun 2012, sistem manajemen keselamata dan kesehatan kerja adalah bagian dari sistem manajemen perusahaan secara keseluruhan dalam rangka pengendalian risiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja, guna terciptanya tempat kerja yang aman, efisien, dan produktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis penerapan Sistem Manajeman Kesehatan dan Keselamatan (SMK3) di PG Djombang Baru. Melalui cara-cara pencegahan kecelakaan kerja, termasuk penyakit yang dapat timbul akibat pekerjaan. Selain melindungi pekerja dari potensi bahaya di lingkungan kerja, penerapan aturan K3 ini dapat meningkatkan efektifitas dan menjaga aktivitas produksi perusahaan. Pengaturan K3 berlangsung di berbagai negara, dengan pedoman yang diberlakukan oleh masing-masing otoritas. Jadi penerapan aturan ini bersifat normatif dan harus dipatuhi setiap perusahaan.

Unsur Placement Dalam Pola Pencucian Uang Yang Melibatkan Anggota Keluarga

Marini Fransiska Silalahi
Abstract: Kejahatan pencucian uang menghasilkan harta benda dengan jumlah besar yang asal usulnya disembunyikan ataupun disamarkan dengan banyak cara. Terjadinya modernisasi perbankan menyebabkan sistem perbankan dana hasil kejahatan… tan narkotika bergerak melewati batas yurisdiksi hukum suatu negara, yang memanfaatkan faktor rahasia bank yang sangat dijunjung tinggi oleh penyedia jasa perbankan. Para pelaku biasanya menyembunyikan hasil kejahatannya ke dalam sistem keuangan atau bentuk upaya. Tindakan menyembunyikan dana yang diperoleh dari tindak pidana narkotika bertujuan untuk mengaburkan asal usul harta kekayaan. Unsur penempatan (placement), adalah unsur  menempatkan uang hasil kejahatan ke dalam sistem keuangan. Salah satunya pelaku kejahatan banyak menempatkan aliran transaksi keuangan yang berasal dari hasil bisnis narkotika ke dalam rekening milik salah satu anggota keluarganya, tindakan ini membuat suatu keadaan hukum yang mau tidak mau menjadikan anggota keluarga tersebut menjadi pelaku pasif dalam kejahatan pencucian uang, sehingga peran aktif seluruh anggota keluarga sangat penting dalam mengedukasi agar dapat mencegah terjadinya pola penempatan (placement) dimaksud.

Pengaruh Tingkat Pengetahuan Perawat Terhadap Keselamatan Pasien (Pasien Safety) Di Rumah Sakit

Natasya Putri Lika, Susilawati
Abstract: Keselamatan pasien dipengaruhi oleh kompleksitas sistem pelayanan kesehatan dan meningkatnya jumlah cedera yang terjadi di fasilitas pelayanan kesehatan. Keselamatan pasien memiliki peran penting dalam pencegahan serta penurunan… enurunan risiko, kesalahan, dan cedera yang mungkin terjadi selama proses pelayanan. Penelitian ini menerapkan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) untuk mengeksplorasi pengaruh tingkat pengetahuan perawat terhadap keselamatan pasien di rumah sakit. Metode ini melibatkan analisis mendalam dari berbagai sumber literatur seperti jurnal dan artikel yang membahas isu yang berkaitan dengan pengaruh pengetahuan perawat terhadap keselamatan pasien di rumah sakit. Dari hasil literatur review yang mencakup sepuluh penelitian yang berfokus pada hubungan antara pengetahuan perawat dan pelaksanaan keselamatan pasien di rumah sakit, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan perawat yang baik secara signifikan berkorelasi dengan tingkat keselamatan pasien yang lebih tinggi, sementara pengetahuan yang kurang memadai dapat berpotensi menyebabkan risiko dan insiden keselamatan pasien yang lebih tinggi pula.

Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Industri Konstruksi

Syahril Budiman Pasaribu, Susilawati
Abstract: Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan tinjauan literatur untuk menyelidiki penerapan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) di industri konstruksi di Indonesia dari tahun 2020 hingga 2024. Penelitian… elitian ini bersumber dari jurnal dan artikel berbahasa Indonesia yang diambil dari Google Scholar, dengan memilih dan menganalisis 10 studi yang relevan. Temuan ini menyoroti faktor-faktor utama yang mempengaruhi implementasi OHSMS, termasuk kepatuhan terhadap standar keselamatan, identifikasi dan pencegahan risiko, pelatihan dan kesadaran, budaya keselamatan, tantangan implementasi, evaluasi peningkatan berkelanjutan, peran teknologi, beban kerja, dan pengaruh pemerintah. Faktor-faktor ini menggarisbawahi kompleksitas dan pentingnya mengelola kesehatan dan keselamatan kerja di lingkungan konstruksi. Studi ini menekankan pentingnya menerjemahkan kebijakan ke dalam praktik yang efektif dan menumbuhkan budaya keselamatan yang kuat di semua tingkat organisasi.

Analisis Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pada Nelayan Penangkap Ikan Di Indonesia

Ade Irma Seftyani Lubis, Susilawati
Abstract: Nelayan penangkap ikan adalah sebuah pekerjaan di atas permukaan perairan, dimana nelayan penangkap ikan berisiko tinggi untuk mengalami kecelakaan akibat kerja ataupun penyakit akibat kerja. Keselamatan dan Kesehatan Kerja… rja (K3) merupakan suatu kegiatan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman melalui peningkatan dan pemeliharaan kesehatan jasmani dan rohani serta kondisi sosial pekerja. Hal ini secara khusus bertujuan untuk mencegah atau mengurangi insiden dan penyebabnya. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau bagaimana penerapan keselamatan kerja pada nelayan penangkap ikan di indonesia. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka. Dimana sumber pustaka berasal dari pencarian di google schooler, dan PubMed yang diterbitkan dalam bahasa inggris atau indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa kecelakaan kerja yang dialami nelayan adalah terpeleset/jatuh, terpotong/tertusuk, tertimpa benda jatuh, dan kejadian lain seperti luka bakar/luka akibat ledakan atau tertimpa mesin kapal. dan kecelakaan tersebut menyebabkan cedera fatal dan nonfatal. Sebagian besar nelayan hanya menderita satu luka. Sementara yang lain mengalami banyak luka dalam kecelakaan tersebut. Jenis luka yang sering dialami nelayan adalah patah tulang, luka ringan, luka ekstremitas atas, keseleo, luka bakar, amputasi bahkan luka intrakranial.

Mengatasi Pengaruh Negatif Pesimisme Terhadap Perkembangan Karier Remaja Dengan Strategi Layanan Bimbingan Dan Konseling Karier

Nazla Meyrisa Azmi, Nafla Athaya
Abstract: Pesimisme merupakan pemikiran negatif yang didasari oleh rasa takut dan pasrah terhadap situasi sulit. Dalam teori kognitif, sikap pesimisme terjadi karena disebabkan adanya kesalahan kognisi, yakni kognisi yang negatif.… Dengan kognisi yang negative itu, individu cenderung mengambil kesimpulan terlebih dahulu, dan itu suatu kesalahan. Pandangan negatif itu tidak hanya tertuju pada dirinya sendiri, lebih jauh bahkan untuk masa depannya. Pesimisme dapat memberikan pengaruh negatif terhadap perencanaan karier remaja apabila dibiarkan begitu saja tanpa adanya bimbingan, sehingga jika dibiarkan begitu saja maka dapat mengembangkan kebiasaan buruk dan perilaku yang merusak diri, karena pada masa transisi dari kanak-kanak ke masa remaja awal hingga remaja akhir atau awal dewasa banyak sekali tahapan perkembangan yang akan dilalui dan berdampak pada perilaku yang ditunjukan, baik secara fisik ataupun kognitifnya. Artikel ini dibuat untuk mengetahui apa saja pengaruh negatif pesimisme terhadap perencanaan karier remaja, dan untuk mengetahui bagaimana strategi layanan dalam BK karier dapat mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh melalui berbagai sumber. Tujuannya untuk memperoleh gambaran dan pola, serta keterkaitan antar variabel. Dengan melihat proses perkembangan karier dan indikator kematangan remaja pada aspek-aspek perencanaan karier remaja, maka dapat dihasilkan permasalahan yang sering dihadapi remaja pada tahap perencanaan karier yaitu, kurangnya informasi, kurangnya minat, kurangnya sumber daya, tekanan orang tua atau lingkungan, kurangnya kemampuan diri, kurangnya pengalamam, kurangnya dukungan, keterbatasan dalam merencanakan karier dan kecemasan tentang masa depan. Hasil penelitian menunjukkan pesimisme dapat memberikan pengaruh negatif terhadap perencanaan karier remaja. Bimbingan Karier dapat menjadi alternatif pencegahan terjadinya dampak negatif tersebut dan menjadi solusi bagi remaja di sekolah dalam proses perencanaan karier remaja.

Pengaruh Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Terhadap Kinerja Pekerja Konstruksi : Tinjauan Literatur

Citra Aulia Amanda, Susilawati
Abstract: Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek yang sangat penting dalam industri konstruksi yang memerlukan perhatian serius untuk mencegah risiko kecelakaan kerja dan menjamin lingkungan kerja yang aman dan sehat… bagi seluruh pekerja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dan penelitian terkait untuk mendukung temuan penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh penerapan K3 terhadap hasil kerja pekerja industri konstruksi dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kesadaran keselamatan kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan K3 mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap biaya proyek, efisiensi pegawai dan keamanan kerja. Informasi K3 berperan penting dalam membentuk perilaku pekerja konstruksi yang aman dan bertanggung jawab. Perencanaan kesehatan dan keselamatan yang cermat, termasuk penilaian risiko, pelatihan keselamatan, dan penggunaan peralatan keselamatan, merupakan langkah penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan penerapan K3 yang baik dan menyeluruh sangat penting untuk menjaga keselamatan, kesehatan, dan produktivitas pekerja di industri konstruksi. Kerjasama antara manajemen, karyawan dan instansi terkait sangat diperlukan untuk meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja.