Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk bentuk – bentuk strategi perusahaan dengan memperhatikan Strengths, Opportunities, Aspirations, Results yang ada di PT. Perkebunan Nusantara II. Memilih prioritas strategi kebijakan di PT.…
PT. Perkebunan Nusantara II dan usulan yang dilakukan oleh perusahaan.Metodologi pada penelitian ini adalah penelitian mix method yaitu kuantitatif yang dikualitatifkan dengan informan yang menjadisubjek penelitian pada penelitian ini adalah Jajaran Direksi PT. Perkebunan Nusantara II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada keuntungan yang dapat dimanfaatkan dan taktik yang masih dapat dioptimalkan untuk meningkatkan pemasaran PTPN II dan tidak tertinggal dari produsen kelapa sawit lainnya.Hasil SOAR adalah Strategi S-A, yang merupakan rencana yang dikembangkan antara kekuatan dan aspirasi, adalah strategi yang cocok untuk diterapkan berdasarkan temuan analisis. Hasil QSPM yang menjadi prioritas adalah dengan menentukan dan membuat tim khusus untuk menyeleksi dan mengklasifikasi hasil kelapa sawit karena memilki skor STAS tertinggi yaitu 4,8. Saran bahwa startegi bisnis menawarkan saran rencana bisnis yang sesuai untuk mengatasi masalah saat ini di dalam organisasi di PTPN II, khususnya dalam memenangkan persaingan pangsa pasar.
Abstract:Salah satu upaya yang dilakukan dalam menurunkan masalah status gizi balita adalah meningkatkan partisipasi ibu dalam kunjungan ke posyandu. Studi pendahuluan mengatakan bahwa ibu yang tidak aktif ke posyandu tidak dapat…
mendeteksi dini bila terjadi gangguan gizi, ibu pun mengalami kekurangan informasi dalam menunjang kesehatan status gizi balita. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan tingkat partisipasi ibu ke posyandu dengan status gizi balita di Posyandu Bogenvil Puskesmas Tinggede Kec. Marawola Kab. Sigi Sulawesi Tengah. Jenis penelitian kuantitatif menggunakan metode korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi seluruh ibu yang memiliki balita dan terdaftar sebagai peserta posyandu di Posyandu Bogenvil Puskesmas Tinggede Kec. Marawola Kab. Sigi Sulawesi Tengah yang berjumlah 73 ibu, teknik dalam pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan jumlah 42 ibu. Analisis data menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov. Kesimpulannya adalah ada hubungan antara tingkat partisipasi ibu ke posyandu dengan status gizi balita di posyandu bogenvil puskesmas tinggede kec. Marawola kab. Sigi sulawesi tengah. Saran bagi masyarakat secara khusus ibu yang memiliki balita untuk memberikan perhatian penuh terhadap pertumbuhan dan perkembangan balita di masa golden age dengan membawa balita ke posyandu agar status gizinya dapat terpantau dengan baik.
Abstract:Kebebasan beragama adalah hak asasi manusia yang penting, tetapi sering kali menghadapi tantangan kompleks terkait keharmonisan masyarakat. Artikel ini menelusuri konflik yang timbul antara hak individu untuk menjalankan…
agama dan perlunya menjaga keharmonisan sosial. Konsep ini dianalisis mengenai tantangan hukum, penegakan hukum, serta peran dialog antar agama dan pendidikan dalam mengatasi dilema ini. Artikel ini menyimpulkan bahwa upaya untuk memastikan kebebasan beragama harus disertai dengan kesadaran akan keharmonisan masyarakat yang beragam.
Abstract:Game online merupakan jenis permainan elektronik dan juga visual, sehingga untuk beberapa kalangan ini cukup populer, terutama pada kalangan anak dengan usia sekolah. Dampak negatif dari bermain game online terlalu lama…
adalah mampu mempengaruhi kurangnya kualitas tidur seseorang. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan kecanduan game online terhadap kualitas tidur pada anak usia sekolah di SD Inpres 2 Lambunu Kecamatan Bolano Lambunu Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah populasi sebanyak 103 siswa, dan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 32 responden. Hasil penelitian ada hubungan mengenai Kecanduan Game Online Terhadap Kualitas Tidur Pada Anak Usia Sekolah di SD Inpres 2 Lambunu Kecamatan Bolano Lambunu Kabupaten Parigi Moutong dengan hasil p-value= 0.039 < 0,05.Bagi tempat penelitian diharapkan dapat digunakan sebagai bahan atau materi pembinaan kepada siswa tentang kecanduan bermain game online dan pengaruh menjaga kualitas tidur sehingga dapat memaksimalkan pembelajaran.
Abstract:Chronic Kidney Disease (CKD) sebagai suatu proses patofisiologi yang menyebabkan kerusakan struktural dan fungsional ginjal yang saat ini masih menjadi permasalahan serius di dunia kesehatan. Gagal ginjal terjadi ketika…
ginjal tidak mampu mengangkut sampah metabolik tubuh atau melakukan fungsi regulernya. Gagal ginjal merupakan penyakit sistemik dan merupakan jalur akhir yang umum dari berbagai penyakit traktus urinarius dan ginjal. Penilaian kualitas hidup penderita gagal ginjal dapat dilihat pada aspek kesehatan fisik, kesehatan mental, fungsi sosial, fungsi peran dan perasaan sejahtera. Lama menjalani HD merupakan faktor yang mempengaruhi kualitas hidup. Semakin lama klien menjalani HD dapat mempengaruhi proses adaptasi terhadap kondisinya. Tujuan pada penelitian ini adalah menganalisis Hubungan Lama Menjalani Hemodialisis Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien CKD Yang Menjalani Hemodialisis di RSUD Undata Palu. Jenis Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan observasional analitik dengan metode pendekatan cross sectional. Tehnik pengambilan sampel dalam nonprobability sampling yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel 55 pasien. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Lama Menjalani Hemodialisis dan Kuesioner Kualitas Hidup. Hasil uji Fisher Exact Test di peroleh nilai p = 0.005. Simpulan pada penelitian ini Ada hubungan bermakna antara lama menjalani hemodialisis dengan kualitas hidup pada pasien yang menjalani hemodialisis di RSUD Undata Palu. Saran diharapkan perawat di unit hemodialisis lebih mengoptimalkan penyuluhan kepatuhan menjalani hemodialisis sesuai waktu yang telah diatur oleh perawat untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik.
Chronic Kidney Disease (CKD) sebagai suatu proses patofisiologi yang menyebabkan kerusakan struktural dan fungsional ginjal yang saat ini masih menjadi permasalahan serius di dunia kesehatan. Gagal ginjal terjadi ketika ginjal tidak mampu mengangkut sampah metabolik tubuh atau melakukan fungsi regulernya. Gagal ginjal merupakan penyakit sistemik dan merupakan jalur akhir yang umum dari berbagai penyakit traktus urinarius dan ginjal. Penilaian kualitas hidup penderita gagal ginjal dapat dilihat pada aspek kesehatan fisik, kesehatan mental, fungsi sosial, fungsi peran dan perasaan sejahtera. Lama menjalani HD merupakan faktor yang mempengaruhi kualitas hidup. Semakin lama klien menjalani HD dapat mempengaruhi proses adaptasi terhadap kondisinya. Tujuan pada penelitian ini adalah menganalisis Hubungan Lama Menjalani Hemodialisis Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien CKD Yang Menjalani Hemodialisis di RSUD Undata Palu. Jenis Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan observasional analitik dengan metode pendekatan cross sectional. Tehnik pengambilan sampel dalam nonprobability sampling yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel 55 pasien. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Lama Menjalani Hemodialisis dan Kuesioner Kualitas Hidup. Hasil uji Fisher Exact Test di peroleh nilai p = 0.005. Simpulan pada penelitian ini Ada hubungan bermakna antara lama menjalani hemodialisis dengan kualitas hidup pada pasien yang menjalani hemodialisis di RSUD Undata Palu. Saran diharapkan perawat di unit hemodialisis lebih mengoptimalkan penyuluhan kepatuhan menjalani hemodialisis sesuai waktu yang telah diatur oleh perawat untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik.
Abstract:Chronic kidney disease (CKD) penyakit yang disebabkan oleh kerusakan ginjal, dengan atau tanpa penurunan laju filtrasi glomerulus (GFR) yang dapat menyebabkan disfungsi ginjal progresif dan ireversibel, penurunan keluaran…
n urin, komposisi darah abnormal, dan ditandai dengan GFR spesifik. Nilai ini kurang dari 60 ml/menit/1,73 m dan bertahan lebih dari 3 bulan. Ketidakmampuan pasien dalam pembatasan cairan dipengaruhi oleh rasa percaya diri yang rendah dan efikasi diri yang rendah. Efikasi diri adalah suatu bentuk kepercayaan terhadap kemampuan individu untuk mengatur dan melakukan tindakan untuk mencapai tujuan tertentu agar IDWG tetap dalam batas normal. Tujuan pada penelitian ini menganalisis adanya Pengaruh Self Efficacy Terhadap Kepatuhan Pembatasan Cairan Pada Pasien CKD Yang Menjalani Hemodialisis di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Jenis Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan observasional analitik dengan metode pendekatan cross sectional. Tehnik pengambilan sampel dalam nonprobability sampling yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel 55 pasien. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Self Efficacy dan kuesioner Kepatuhan Pembatasan Cairan. Hasil uji Fisher Exact Test di peroleh nilai p = 0.019. Simpulan pada penelitian ini ada hubungan antara self efficacy dengan kepatuhan pembatasan cairan pada pasien CKD yang menjalani hemodialisis di RSUD Undata Palu Provinsi Sulawesi Tengah. Saran diharapkan perawat dirumah sakit khususnya diunit hemodialisis untuk lebih meningkatkan self efficacy pasien HD dalam pambatasan asupan cairan untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik.
Abstract:Respon time perawat sangat mempengaruhi mutu pelayanan keperawatan, waktu tanggap yang baik apabila memiliki respontime kurang dari 5 menit, Complaint handling dapat mempengaruhi kepuasan dan persepsi pasien terhadap mutu…
u pelayanan, complaint handling dapat ketahui dengan bagaimana cara menangani keluhan dari pasien. Tujuan penelitian ini teranalisisnya Hubungan Respon Time Perawat terhadap Complaint handling. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan metode Penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 1016 orang Tahun 2023. Sampel berjumlah 87 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Hasil penelitian Respon time tepat waktu berjumlah 60 orang (69%), Complain handling puas berjumlah 56 orang (64,4%) hasil Uji Wilcoxon Ada Hubungan Respon Time Perawat terhadap Complaint handling di Ruang IGD RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Simpulan Ada Hubungan Respon Time Perawat terhadap Complaint handling di Ruang IGD RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Saran diharapkan dengan diketahuinya faktor yang mempengaruhi Complain handling kepuasan pasien diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan masukan dan pertimbangan bagi rumah sakit untuk menyusun kebijakan dalam rangka peningkatan mutu pelayanan kesehatan dalam hal daya tanggap dan empati petugas dalam melayani pasien yang datang.
Abstract:Kemampuan penanganan triage merupakan kemampuan memilih pasien berdasarkan prioritasnya. Berdasarkan studi pendahuluan di IGD RSUD Undata tentang pelaksanaan triage dilakukan pemilihan pasien berdasarkan kegawat daruratanya,…
nya, kemampuan tersebut membutuhkan keterampilan yang khusus dan hal tersebut berhubungan dengan pengetahuan dan sikap perawat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan tingkat penegetahuan dan sikap perawat dengan kemampuan penanganan triage. Jenis penelitian ini adalah Kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 43 Perawat IGD dengan teknik pengambilan sampel Total Sampling. Tingkat pengetahuan perawat adalah sebagian besar baik sebanyak 29 responden (67,4%), sikap perawat adalah sebagian besar positif sebanyak 27 responden (62,8%), dan kemampuan penanganan triage sebagian besar adalah sebagian besar baik sebanyak 25 responden (51,1%). Hasil penelitian dari 43 responden menggunakan uji Spearman Rho pada tingkat pengetahuan diperoleh nilai p=0,005 (p ≤ 0,05) dengan nilai derajat keeratan hubungan 0,416 (korelasi cukup) dan pada sikap diperoleh nilai p=0,000 (p ≤ 0,05) dengan nilai derajat keeratan hubungan 0,615 (korelasi kuat). Kesimpulan ada hubungan tingkat penegtahuan dan sikap perawat dengan kemampuan penanganan triase Saran kepada tenaga kesehatan terutama yang bekerja di Instalasi Gawat Darurat supaya meningkatkan pengetahuan dan sikap agar dapat mempertahankan seta meningkatkan kemampuan penanganan triage.
Abstract:Program Puskesmas Lambunu 2 yaitu mengadakan Posyandu memantau pertumbuhan balita diantaranya melalui penimbangan dan pengukuran serta pengisian KMS, pemberian vitamin A, Praktek Pemberian Makan Bayi dan Anak, pendidikan…
gizi ibu dan balita, minum tablet tambah darah bersama untuk mengatasi anemia pada remaja putri, penyuluhan pada kelas ibu hamil. Program yang sudah dijalankan oleh Puskesmas Lambunu 2 sudah berjalan dengan baik sesuai aturan yang ada, hanya saja yang menjadi penghambat dalam program ini yaitu orang tua yang kurang paham mengenai program tersebut, masih sedikitnya orang tua yang mau meluangkan waktunya untuk program tersebut. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Hubungan Pengetahuan dan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Lambunu 2 Kecamatan Bolano Lambunu. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini balita stunting di Puskesmas Lambunu berjumlah 37 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu Total Sampling. Analisis data menggunakan Uji Fisher’s Exact Test. Hasil penelitian pola asuh orang tua sebagian besar cukup berjumlah 26 orang (70,3%), kejadian stunting sebagian besar pendek berjumlah 34 orang (91,9%), pengetahuan sebagian besar cukup berjumlah 30 orang (81,1%). Pengetahuan diperoleh p-value 0,005 dan pola asuh diperoleh p-value 0,021. Sehingga disimpulkan bahwa terdapat ada hubungan antara pengetahuan dan pola asuh orang tua dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Lambunu 2 Kecamatan Bolano Lambunu. Saran bagi Puskesmas Lambunu 2 diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna mengenai stunting.
Abstract:Sasaran keselamatan pasien merupakan indikator terpenting dalam sistem pelayanan kesehatan, dan diharapkan dapat menjadi acuan dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik dan mengurangi cidera pada pasien. Ada beberapa…
faktor dalam pelaksanaan sasaran keselamatan pasien di rumah sakit yaitu pengetahuan dan sikap perawat serta perilaku perawat. Tujuan penelitian ini adalah Untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap perawat terhadap perilaku penerapan sasaran keselamatan pasien di ruangan ICU & ICVCU RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Metode penelitian menggunakan Jenis penelitian kuantitatif dengan desain analitik menggunakan pendekatan cross sectional study. Penelitian dilakukan pada tanggal 10 agustus hingga 18 agustus 2023. Populasi adalah semua perawat yang ada di ruangan ICU dan ICVCU RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah pada saat penelitian berlangsung dengan jumlah sampel 38 orang menggunakan rumus total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukan dari 38 responden sebagian besar memiliki pengetahuan baik 24 orang (63,2%), pengetahuan cukup 14 orang (36,8%).sikap cukup 15 orang(39.5%) dan sikap baik 23 orang (60.5%), sebagian perilaku cukup 18 orang (47.4%) dan perilaku baik 20 orang (52.6%). Hasil uji bivariate didapatkan nilai p= 0,003 (p-value<0,05). Simpulan dari penelitian ini bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan perawat terhadap perilaku penerapan sasaran keselamatan pasien. Upaya yang harus dilakukan perawat yaitu harus lebih meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku dalam penerapan patient safety.