Search Articles & Publications

Showing 3124 articles found for "Analisis"

Hubungan Perilaku Caring Perawat Terhadap Kepuasan Pasien Dalam Pelayanan Perawatan Rawat Inap RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah

Nabila Prawiti, Viere Allanled Siauta, Masri Dg.Taha
Abstract: Perilaku caring merupakan sikap perawat yang masih dikeluhkan pasien terhadap pelayanan perawat yang kurang memperhatikan pasien, contohnya untuk penanganan infus macet, perawat kurang tanggap dalam menangani keluhan penyakit&#8230; yakit yang pasien rasakan, perawat yang kurang ramah dalam melayani pasien, perawat kurang perhatian dalam memenuhi kebutuhan dan permasalahan pasien, sehigga pasien masih belum merasa puas dengan pelayanan yang diberikan perawat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan perilaku caring perawat terhadap kepuasan pasien dalam pelayanan perawatan rawat inap RSUD Undata. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik dan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini pasien rawat inap seroja dan flamboyan di RSUD Undata, total sampel sebanyak 55 orang dengan teknik Porposive sampling. Hasil Penelitian Perilaku caring sebagian besar baik berjumlah 38 responden (69,1%) dan perilaku caring kurang berjumlah 17 responden (30,9%). Kepuasan pasien sebagian besar puas berjumlah 36 responden (65,5%) dan kepuasan pasien tidak puas berjumlah 19 responden (34,5%). Hasil uji chi- square adanya korelasi positif antara perilaku caring perawat terhadap kepuasan pasien dalam pelayanan perawatan rawat inap RSUD Undata dengan nilai p: 0,000 (<0,05). Kesimpulan Ada Hubungan perilaku caring perawat tehadap kepuasan pasien dalam pelayanan perawatan rawat inap RSUD Undata. Studi ini menunjukan bahwa perawat terlatih harus menjaga perilaku peduli mereka, terutama dalam komunikasi dan perawat yang harus lebih tanggap dalam menangani keluhan pasien, perawat yang harus lebih ramah di depan pasien, perawat yang harus tersenyum setiap menyapa pasien, perawat yang harus siap mendengarkan tiap keluhan pasien, agar pasien merasa puas dengan pelayanan yang diberikan oleh perawat.

Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Remaja Tentang Seks Bebas Terhadap Pencegahan Kehamilan Pada Remaja Di SMK Pilar Bangsa Kabupaten Tangerang Tahun 2023

Putri Handayani, Nuryani, Febi Ratnasari
Abstract: Seks bebas adalah segala bentuk aktivitas seksual yang dilakukan di luar ikatan pernikahan, baik dengan lawan jenis maupun sesama jenis, yang bertentangan dengan norma sosial. Jika perilaku seksual berisiko pada remaja tidak&#8230; idak ditangani dengan baik, dapat menyebabkan konsekuensi yang serius seperti kehamilan yang tidak diinginkan (KTD)  Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap remaja tentang seks bebas terhadap pencegahan kehamilan di SMK Pilar Bangsa Kabupaten Tangerang. Metode Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan pendekatan cross sectional. Sampel yang diambil 110 responden dengan menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian berdasarkan hasil uji analisis Chi Square pada tingkat pengetahuan terhadap pencegahan kehamilan diperoleh nilai p-value 0, 000 < 0,05 menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap pencegahan kehamilan, dan hasil uji Chi Square sikap remaja terhadap pencegahan kehamilan diperoleh nilai p-value 0,016 < 0,05 menunjukkan bahwa ada hubungan antara sikap remaja terhadap pencegahan kehamilan. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Remaja Tentang Seks Bebas Terhadap Pencegahan Kehamilan Pada Remaja Di SMK Pilar Bangsa Kabupaten Tangerang Tahun 2023. Saran dapat meningkatkan pengetahuan terhadap seks bebas dan memiliki sikap yang positif agar terhindar dari kehamilan pada remaja.

Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Perawat Tentang Basic Life Suport (BLS) Dalam Pelaksanaan Primary Survey Pada Pasien Gawat Darurat Di Intalasi Gawat Darurat RSUD Madani Palu

Isma Yulianawati, Ni Nyoman Elfiyunai, Hadidjah Bando
Abstract: Hasil observasi awal pada 2 perawat IGD RSUD Madani Palu dalam pelaksanaan primary survey menunjukkan satu perawat tidak meletakkan telapak tangan pada titik kompresi, tidak menindihkan telapak tangan yang lain di atasnya,&#8230; a, kedua perawat memberikan tekanan pada dada pasien dengan posisi lengan tidak lurus, satu perawat lainnya melakukan penekanan dada dan bantuan pernafasan dengan siklus: 30 kali tekan dada dan 1 kali nafas buatan (1 siklus). Tujuan penelitian ini yaitu dianalisisnya hubungan pengetahuan dan sikap perawat tentang BLS dalam pelaksanaan primary survey pada pasien gawat darurat di Instalasi Gawat Darurat RSUD Madani Palu. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode analitik meggunakan desain cross sectional. Populasi sebanyak 31 orang. Sampel berjumlah 31 sampel, dengan teknik total sampling. Analisis data menggunakan uji fisher’s exact test, dengan variabel independen pengetahuan dan sikap, variabel dependen pelaksanaan primary survey. Sebagian besar memiliki pengetahuan baik tentang BLS yaitu 22 orang (71%), sikap yang baik tentang BLS yaitu 21 orang (67,7%). Sebagian besar terampil dalam pelaksanaan primary survey yaitu 23 orang (74,2%). Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan tentang BLS dengan pelaksanaan primary survey (p-value = 0,000), ada hubungan antara sikap tentang BLS dengan pelaksanaan primary survey (p-value = 0,000). Simpulan dari penelitian adalah terdapat hubungan pengetahuan dan sikap tentang BLS dengan pelaksanaan primary survey di RSUD Madani Palu. Disarankan perawat memperhatikan waktu dan kondisi yang tepat untuk memberikan implementasi keperawatan terapeutik selama pasien menjalani perawatan sehingga tercipta lingkungan yang kondusif untuk saling mendukung dalam pelaksanaan primary survey yang lebih baik di IGD RSUD Madani.

Manajemen Logistik Obat Di Instalasi Farmasi Badan Layanan Umum Daerah Rumah Sakit Kabupaten Konawe

Yunila, Yud Prayudi
Abstract: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mendeskripsikan keadaan atau fenomena yang sedang terjadi, kemudian reduksi data, display data dan pengambilan kesimpulan. Analisis data dilakukan secara kualitatif sesuai&#8230; esuai dengan metode yang dilakukan dalam penelitian ini. Analisa data adalah mengalokasikan data, memilah-milahnya menjadi satuan yang dapat dikelola, mensintesiskannya, mencari dan menemukan pola sehingga data yang terkumpul dapat dideskripsikan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa prosedur Manajemen Logistik Obat pada Instalasi Farmasi Badan Layanan Umum Daerah Rumah Sakit Kabupaten Konawe telah sesuai peraturan Perundang-Undangan.

Hubungan Waiting Time Dengan Kepuasan Pasien Di Instalasi Gawat Darurat RSUD Kabelota

Nur Intan Khairunnisaa, Surianto, Widyawaty Situmorang
Abstract: Salah satu bentuk mutu pelayanan yang sering dikeluhkan masyarakat adalah waktu tunggu (waiting time). Waiting time yaitu waktu tunggu yang dirasakan oleh pasien mulai dari masuk di IGD sampai di lakukan pemeriksaan oleh&#8230; dokter. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan waiting time dengan kepuasan pasien di IGD RSUD Kabelota. Penelitian ini menggunakan desain analitik deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah pasien triage kuning dengan metode purposive sampling sebanyak 60 responden. Data waiting time diperoleh dengan cara observasi menggunakan lembar observasi dan metode check list dengan alat bantu stopwach, sedangkan untuk mengetahui kepuasan pasien didapatkan dengan cara memberikan kuesioner. Analisa data menggunakan Uji Fisher Exact. Hasil penelitian menunjukkan dari 60 responden memiliki waiting time efektif berjumlah 43 responden (71,7%), dan waiting time tidak efektif  sebanyak 17 responden dengan (28,3%). Sebagian besar responden puas yaitu sebanyak 48 responsden (80,0%) dan sebagian kecil responden tidak puas yaitu 12 responden (20,0%). Hasil analisis bivariat dengan Uji Fisher Exact diperoleh terdapat Hubungan waiting time dengan kepuasan pasien di IGD RSUD Kabelota yaitu nilai p 0,027 > 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan waiting time dengan kepuasan pasien di Instalasi Gawat Darurat RSUD Kabelota. Saran kepada peneliti selanjutnya di harapkan depat melakukan penelitian lebih lanjut terkait waiting time dengan kepuasan pasien dengan menambahkan variabel, jumlah responden, dan menggunakan metode penelitian yang berbeda.

Hubungan Self-Efficacy Dengan Self-Care Lansia Hipertensi Di Puskesmas Talise

Aziza, Nur, Djuwartini, Adesulistiawati
Abstract: Hipertensi adalah penyakit tidak menular yang banyak diderita lansia dan merupakan penyakit tertinggi sampai saat ini. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada hubungan self-efficacy dengan self-care lansia&#8230; hipertensi di Puskesmas Talise? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy dengan self-care pada lansia dengan hipertensi. Penelitian ini bermanfaat bagi institusi pelayanan, sebagai acuan meningkatkan kualitas pelayanan, bagi peneliti menambah pengetahuan dalam perawatan hipertensi pada lansia dan bagi mahasiswa menjadi bahan pertimbangan bagi penelitian berikutnya penelitian menggunakan metode kuantitatif non-eksperimental dengan Pendekatan Cross sectional. Jumlah populasi 169 dengan didapatkan sampel 62 orang menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan Uji Chi-Square dengan variabel independent Self-efficacy dan variabel dependen Self-care. Hasil analisis bivariat adalah adanya hubungan yang signifikan antara Self-efficacy dengan Self-care lansia dengan Hipertensi didapatkan Nilai p-value = 0,00 < 0,05. Sehingga Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan antara Self-efficacy dengan Self-care lansia Hipertensi di Puskesmas Talise saran dalam penelitian ini yaitu bagi institusi pelayanan Penelitian ini dapat menjadi acuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, mahasiswa keperawatan, Penelitian ini dapat menjadi bahan masukan dan pertimbangan untuk penelitian berikutnya. Bagi peneliti, Penelitian ini bisa dijadikan tambahan pengetahuan dalam memberikan pelayanan merawat hipertensi.

Pengaruh Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisasi Terhadap Kemampuan Interaksi Dan Sosialisasi Pada Pasien Jiwa Yang Mengalami Isolasi Sosial Di RSUD Madani Provinsi Sulawesi Tengah

Andi Asrizal Ningrawan, Yulta Kadang, Meylani A’nabawati3
Abstract: Isolasi sosial adalah ketika individu tidak memiliki kemampuan dalam membentuk sebuah hubungan yang terbuka, dekat serta hangat dengan orang lain. Salah satu penatalaksanaan isolasi sosial adalah Terapi Aktivitas Kelompok&#8230; k Sosialisasi (TAKS). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi aktivitas kelompok sosialisasi terhadap kemampuan interaksi dan sosialisasi pada pasien jiwa yang mengalami isolasi sosial di RSUD Madani Provinsi Sulawesi Tengah. Jenis penelitian ini adalah Kuantitatif dengan pendekatan Pre-Experimental Design yang menggunakan rancangan One Group Pre Test and Post Test. Sampel penelitian ini berjumlah 15 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan nonprobability sampling dengan pemilihan sampel menggunakan Sampel Jenuh. Pengambilan data menggunakan lembar observasi yang dianalisis menggunakan uji Wilcoxon pada variabel kemampuan interaksi diperoleh nilai p = 0,001 < p-0,05 pada variabel kemampuan sosialisasi diperoleh nila p = 0,000 < p-0,05 yang berarti ada pengaruh terapi aktivitas kelompok sosialisasi terhadap kemampuan interaksi dan sosialisasi pada pasien jiwa yang mengalami isolasi sosial di RSUD Madani Provinsi Sulawesi Tengah. Diharapkan penelitian ini dapat dijadikan sumber informasi dan referensi dalam menerapkan intervensi keperawatan untuk meningkatkan kemampuan interaksi dan sosialisasi pada pasien jiwa yang mengalami isolasi sosial.

Pengaruh Senam Dismenore Terhadap Penurunan Nyeri Haid Pada Remaja Putri Di SMP Negeri 3 Palu Barat

Nurul Humaira, Ni Nyoman Elfiyunai, Arini
Abstract: Dismenore merupakan masalah nyeri haid pada kalangan remaja putri yang masih memiliki prevelensi cukup tinggi di Indonesia. Berdasarkan hasil wawancara pada 3 siswi di SMPN 3 palu barat tahun 2023 ada siswi yang mengalami&#8230; i kram menstruasi dan hampir setiap hari datang ke uks unntuk istirahat karena menderita nyeri haid. Adapun dampak jika nyeri haid terjadi dan tidak di tangani, berupa gangguan aktivitas sehari-hari. Penyebab nyeri haid bermacam-macam, bisa karena stress atau keceasan yang berlebihan. Oleh karena itu masalah menstruasi (dismenore) pada remaja harus ditangani sedemikian rupa agar tidak terjadi masalah seperti di atas. Tujuan penelitian ini terananalisisnya pengaruh senam dismenore terhadap penurunan nyeri haid pada remaja putri di SMPN 3 palu barat. Jenis penelitian ini yaitu pre eksperimental design dengan one group-pre-post-test design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 321 orang dan sampel oada penelitian ini berjumlah 18 orang dengan Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Hasil uji analisis univarat Nyeri haid sebelum diberikan senam dismenore sebagian besar remaja putri dengan haid nyeri berat berjumlah 6 orang (33,3%). Nyeri haid setelah diberikan senam dismenore sebagian besar putri haid dengan nyeri ringan berjumlah 10 orang (55,6%). Hasil Uji wilcoxon ditemukan P-value 0,001<0,05.  Simpulan terdapat ada Pengaruh Senam Dismenore terhadap Penurunan Nyeri Haid pada Remaja Putri di SMP Negeri 3 Palu Barat. Saran diharapkan remaja putri dapat melakukan dan mengatasi nyeri dengan melakukan senam dismenore pada saat nyeri haid.     Kata Kunci : Senam Dismenore, Nyeri Haid, Remaja.

Hubungan Tingkat Kecemasan Dan Stres Terhadap Pola Makan Mahasiswa Keperawatan Tingkat Akhir Di Universitas Widya Nusantara

Lilis Karlina Hale, Rahmat Doko, Sisilia Rammang
Abstract: Mahasiswa semester akhir merupakan mahasiswa yang berada di tahap pembuatan skripsi atau tugas akhir dan harus mengerjakan skripsi yang merupakan salah satu syarat untuk mendapatkan gelar sarjana, saat poses pembuatan skripsi&#8230; ripsi terdapat banyak kendala yang dilalui mahasiwa yakni masalah internal maupun masalah eksternal yang muncul salah satunya adalah kecemasan dan stres yang menyebabkan pola makan tidak teratur. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan tingkat kecemasan dan stress terhadap pola makan mahasiswa keperawatan tingkat akhir di universitas widya Nusantara palu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 57 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner HARS (Hamilton Rating Scale For Anxiety), PSS-10 (Preceived Stress Scale) dan kuesioner Emotional Eating. Hasil penelitian yaitu tingkat kecemasan diperoleh nilai p=0.009, sedangkan tingkat stres diperoleh nilai p=0.002 nilai p  kurang dari nilai a=0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpulan penelitian yaitu adanya Hubungan Tingat Kecemasan Dan Stres Terhadap Pola Makan Mahasiswa Keperawatan Tingkat Akhir di Universitas Widya Nusantara. Saran bagi Universitas Widya Nusantara agar dapat memberikan bimbingan kepada mahasiswa akhir dalam mengatasi kecemasan dan stres.

Pengaruh Disiplin Kerja Dan Kompensasi Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT. Nusantara Sakti (NS) Unaaha

Tasman S. Haris, Jumiatin Ida Ningsih T
Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja dan konpensasi terhadap kepuasan kerja karyawan PT. Nusantara Sakti (NS) Unaaha. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 54 responden. Analisis yang&#8230; g digunakan adalah regresi linear berganda, dengan menggunakan software IBM SPSS 26.0. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa disiplin kerja dan konpensasi secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan  kerja karyawan PT. Nusantara Sakti (NS) Unaaha. Selanjutnya disiplin kerja secara parsial berpengaruh negatif dan tidak signifikan  terhadap  kepuasan kerja karyawan PT. Nusantara Sakti (NS) Unaaha dan kompensasi secara pasial berpengaruh  positif  dan  signifikan  terhadap kepuasan kerja karyawan PT. Nusantara Sakti (NS) Unaaha.