Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pemerintah desa dalam pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Di Desa Titian Resak Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan…
gumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber untuk menguji keabsahan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk peran aktif pemerintah Desa Titian Resak antara lain penyusunan kebijakan dan regulasi desa yang mendukung UMKM, seperti peraturan desa (perdes) tentang perlindungan dan pemberdayaan UMKM, Penyediaan bantuan modal atau dana bergulir dari dana desa bagi pelaku UMKM, pembangunan infrastruktur pendukung. Peran partisipatif menunjukkan bahwa pemerintah desa terlibat sebagai mitra atau fasilitator yang bekerja sama dengan masyarakat, pelaku UMKM, lembaga swadaya, atau pihak luar dalam mengembangkan UMKM. Bentuk peran pasif pemerintah desa yaitu baru merespons ketika ada permintaan atau keluhan dari pelaku usaha, dan belum secara konsisten melakukan pendampingan, pelatihan, atau monitoring yang berkelanjutan. Faktor penghambat utama dalam pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Di Desa Titian Resak Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri yaitu (a) Kurangnya Akses Permodalan yang Mudah dan Berkelanjutan; (b) Keterbatasan Pengetahuan dan Keterampilan Manajerial; (c) Rendahnya Inovasi dan Teknologi; (d) Kurangnya Pendampingan dan Program Berkelanjutan dari Pemerintah Desa; (e) Kendala Infrastruktur dan Aksesibilitas; (f) Minimnya Jaringan dan Kerja Sama Usaha.
Abstract:Pembelajaran merupakan suatu proses yang kompleks, yang terdiri dari beberapa komponen, diantaranya tujuan pembelajaran, materi ajar, model, metode, media, sumber pembelajaran, evaluasi, siswa, dan guru. Komponen pembelajaran…
jaran tersebut memiliki keterkaitan antara yang satu dengan lainnya. Salah satu tantangan pendidikan di era digital adalah guru harus mampu mengkolaborasikan komponen pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan. Tentu ini juga menjadi tugas perguruan tinggi untuk mencetak alumni yang profesional dibidangnya. Mata kuliah micro teaching merupakan salah satu mata kuliah wajib yang harus ditempuh oleh mahasiswa. Dalam hal ini, micro teaching bertujuan untuk membentuk dan mengembangkan kompetensi dasar mengajar sebagai bekal praktek mengajar di sekolah dalam program Praktek Pengalaman Lapangan (PPL).Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besarpengaruh nilai micro teaching terhadap kemampuan mengajar Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) mahasiswa Program Studi Pendidikan ekonomi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan analisis data statistik. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh melalui penyebaran angket kepada responden. Penelitian ini diharapkan mampu menghasilkan luaran berupa artikel ilmiah yang dipublikasikan di jurnal nasional terakreditasi sehingga nantinya dapat bermanfaat bagi peneliti lainnya
Abstract:Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan karakter dan keterampilan motorik anak melalui permainan tradisional Boiboian. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 004 Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu…
lu dengan melibatkan guru, siswa, serta dosen dan mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Universitas Rokania. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan terdiri dari sosialisasi, pelatihan, serta praktik permainan Boiboian yang menekankan nilai-nilai kerja sama, kejujuran, kesabaran, dan kepercayaan diri. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme siswa yang tinggi serta peningkatan kemampuan mereka dalam bekerja sama dan berkomunikasi. Selain itu, kegiatan ini berhasil menghidupkan kembali nilai-nilai budaya lokal melalui permainan tradisional. Dengan demikian, permainan Boiboian efektif dalam memperkuat karakter dan keterampilan motorik anak serta melestarikan budaya daerah.
Abstract:Sistem presensi guru di SMK Islam Darussalam Lombok Barat masih menggunakan metode manual yang memerlukan waktu dan tenaga yang cukup besar serta rentan terhadap kesalahan manusia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan…
an untuk mengembangkan sistem presensi guru menggunakan kartu RFID berbasis Internet of Things (IoT). Sistem ini terdiri dari beberapa komponen utama, yaitu NodeMCU ESP8266, modul RFID, LCD, dan buzzer. Proses pengembangan sistem dimulai dengan identifikasi kebutuhan melalui interaksi langsung dengan pihak sekolah untuk memahami kebutuhan dan masalah yang ada dalam sistem presensi saat ini. Berdasarkan analisis tersebut, dirancanglah purwarupa sistem presensi yang dapat mendeteksi kartu RFID, menampilkan informasi pada LCD, memberikan notifikasi audio melalui buzzer, serta mengirim data presensi secara otomatis ke Google Spreadsheet untuk pemantauan dan pengelolaan data secara real-time. Hasil uji coba menunjukkan bahwa sistem presensi yang dikembangkan berhasil berfungsi dengan baik. Modul RFID dapat mendeteksi kartu RFID dengan jarak maksimal 5-6 cm. LCD menampilkan informasi identitas guru yang terdaftar dengan jelas, sementara buzzer memberikan notifikasi audio saat kartu RFID terdeteksi. Data presensi juga berhasil dikirim dan ditampilkan secara otomatis di Google Spreadsheet. Meskipun sistem ini telah berfungsi sesuai dengan yang diharapkan, terdapat beberapa saran vii untuk pengembangan lebih lanjut. Penambahan sensor sidik jari atau sensor wajah dapat meningkatkan efisiensi dan keamanan sistem, mengingat kartu RFID dapat saja tertinggal atau hilang. Peningkatan jarak deteksi RFID juga dapat dipertimbangkan untuk kenyamanan pengguna. Dengan demikian, diharapkan sistem ini dapat memberikan solusi yang lebih efisien dan andal dalam mencatat kehadiran guru di SMK Islam Darussalam Lombok Barat.
Abstract:Penggunaan kosmetik telah menjadi bagian dari gaya hidup modern, khususnya di kalangan remaja wanita. Salah satu produk yang paling diminati adalah lip tint, karena memberikan tampilan natural, tahan lama, dan praktis digunakan…
gunakan dalam berbagai aktivitas. Namun, banyaknya merek yang menawarkan keunggulan masing-masing sering kali membuat konsumen remaja kesulitan menentukan pilihan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk membantu proses pengambilan keputusan dengan menerapkan metode Multi Factor Evaluation Process (MFEP) dalam menentukan produk lip tint terbaik berdasarkan persepsi remaja wanita. Metode MFEP digunakan karena mampu mengevaluasi beberapa alternatif berdasarkan sejumlah kriteria penting yang telah ditentukan, yaitu harga, daya tahan warna, aroma, kelengkapan shade, dan tekstur produk. Setiap kriteria diberi bobot sesuai tingkat kepentingannya, dan penilaian dilakukan terhadap sepuluh merek lip tint populer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa merek BNB memperoleh skor tertinggi sebesar 4,70, menjadikannya sebagai rekomendasi utama. Temuan ini membuktikan bahwa pendekatan evaluasi multikriteria dapat membantu konsumen muda mengambil keputusan yang lebih rasional. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi produsen dalam mengembangkan produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan remaja masa kini
Abstract:Perawatan wajah kini menjadi kebutuhan penting, terutama bagi remaja dan dewasa yang memiliki jenis kulit berbeda. Banyaknya produk face wash di pasaran sering kali membingungkan konsumen dalam menentukan pilihan terbaik.…
. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi sepuluh merek face wash menggunakan metode COPRAS (Complex Proportional Assessment), dengan mempertimbangkan preferensi dua segmen konsumen, yaitu remaja dan dewasa. Sebanyak 25 responden dilibatkan dalam survei dengan empat kriteria utama: harga, kemasan, kenyamanan, dan kualitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas merupakan faktor paling berpengaruh dalam pengambilan keputusan, diikuti oleh harga. Metode COPRAS terbukti efektif memberikan peringkat objektif terhadap produk yang dievaluasi. Dari hasil evaluasi, lima merek dengan skor utilitas tertinggi adalah Pond’s Men, Garnier, Biore, Nivea, dan Cosrx. Pond’s Men memperoleh skor 4,1025, sementara Garnier dan Biore sama-sama mendapatkan skor 4,1124. Merek lokal seperti Wardah juga menunjukkan performa yang kompetitif, membuktikan bahwa produk dalam negeri mampu bersaing dengan merek internasional. Temuan ini memberikan panduan bagi konsumen dalam memilih produk perawatan wajah sesuai kebutuhan dan preferensi masing-masing. Selain itu, hasil penelitian dapat menjadi masukan bagi produsen dalam mengembangkan produk yang lebih responsif terhadap keinginan pasar. Secara keseluruhan, COPRAS terbukti sebagai alat bantu pengambilan keputusan multikriteria yang andal dalam industri kosmetik.
Abstract:Teknologi informasi dan komunikasi telah memengaruhi hampir semua aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi…
ogi ini. Saat ini penerapan teknologi sudah mulai pesat, tidak ada satupun kegiatan yang tidak melibatkan penggunaan komputer. Salah satu software gratis yang dapat digunakan untuk manajemen referensi pada penulisan karya ilmiah atau tugas akhir. Pelatihan manajemen referensi merupakan kebutuhan penting bagi mahamahasiswa, khususnya dalam mendukung penyusunan karya ilmiah yang terstruktur dan terorganisir. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan manajemen referensi bagi mahamahasiswa organisasi Al-Makki Universitas Al-Azhar, Mesir. Pelatihan ini berfokus pada penggunaan perangkat lunak manajemen referensi, seperti Mendeley dan Zotero, yang memungkinkan mahamahasiswa untuk menyimpan, mengelola, serta menyusun daftar pustaka secara efisien. Metode pelatihan meliputi pembekalan teoretis, demonstrasi, dan praktik langsung, sehingga peserta dapat memahami cara mengintegrasikan aplikasi manajemen referensi dalam penulisan ilmiah mereka. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam mengelola referensi secara otomatis, mengurangi kesalahan pengutipan, serta meningkatkan produktivitas dalam penulisan karya ilmiah. Program ini juga menjadi langkah awal dalam membangun budaya akademik yang lebih profesional di kalangan mahamahasiswa Universitas Al-Azhar, Mesir. Dari 40 peserta baik secara offline maupun online yang mengikuti kegiatan ini, sebanyak 83% berhasil memahami penggunaan aplikasi Mendeley, sementara sisanya (17%) masih mengalami kesulitan, terutama karena keterbatasan, seperti tidak memiliki laptop. Berdasarkan hasil tersebut, aktivitas ini dinilai berhasil mencapai tujuan yang diharapkan dalam program pengabdian kemitraan masyarakat.
Abstract:Pemilihan smartphone yang sesuai kebutuhan menjadi tantangan tersendiri di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan banyaknya varian produk yang beredar di pasaran. Sebagian besar konsumen, khususnya yang tidak memiliki…
i latar belakang teknis, kesulitan dalam mengevaluasi spesifikasi perangkat secara objektif. Hal ini menyebabkan keputusan pembelian sering kali didasarkan pada opini subjektif, promosi, atau tren semata. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini mengembangkan sistem pendukung keputusan (SPK) menggunakan metode ELECTRE sebagai pendekatan dalam pengambilan keputusan multikriteria. Metode ini dipilih karena kemampuannya dalam membandingkan alternatif berdasarkan dominasi relatif dari sejumlah kriteria sekaligus. Penelitian ini menggunakan lima alternatif merek smartphone dan lima kriteria utama, yaitu harga, RAM, ROM, kualitas kamera, dan kapasitas baterai. Data diperoleh melalui kuesioner, dokumentasi, dan observasi pasar. Tahapan perhitungan ELECTRE meliputi normalisasi data, pembobotan, pembentukan matriks concordance dan discordance, serta penyusunan matriks agregat untuk menentukan peringkat alternatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ELECTRE efektif dalam memberikan rekomendasi smartphone terbaik secara objektif dan rasional. Sistem yang dibangun mampu menjadi solusi bagi konsumen dalam mengambil keputusan yang tepat, serta berpotensi diterapkan secara luas dalam pengembangan aplikasi rekomendasi produk berbasis data.
Abstract:Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang memiliki peran penting dalam pembentukan karakter dan moral peserta didik. Seiring perkembangan zaman, pesantren dituntut tidak hanya fokus pada aspek pendidikan keagamaan,…
n, tetapi juga mampu mandiri secara ekonomi untuk mendukung keberlangsungan program-programnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana Pesantren Awwalu Ihya'i Daril Amanah (AIDA) membangun perekonomian mandiri, serta strategi yang dapat diterapkan guna mengembangkan usaha yang sudah ada. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dengan pengurus pesantren yang bertujuan untuk memperoleh data dan informasi terkait biografi pesantren dan sistem perekonomian yang ada di pesantren, serta melakukan observasi untuk memperoleh data dan informasi secara langsung mengenai kondisi nyata di lapangan guna mendukung data yang diperoleh berdasar hasil wawancara dalam penelitian. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi lapangan diperoleh bahwasanya salah satu upaya pesantren dalam mewujudkan kemandirian di bidang ekonominya adalah pemanfaatan lahan pesantren yang disewakan kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang mana ditemukan bahwasanya usaha ini dapat meningkatkan pendapatan pesantren dan memperkuat hubungan sosial-ekonomi dengan masyarakat sekitar. Analisis SWOT digunakan untuk menentukan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dari sistem keuangan yang sedang beroperasi. Untuk memaksimalkan potensi lahan yang belum dimanfaatkan, studi ini juga menyarankan pembentukan toko buku dan toko percetakan serta pembangunan pom mini. Hasil kajian menunjukkan bahwa ada potensi besar untuk mendukung kemandirian ekonomi pesantren dan memiliki efek positif pada komunitas pesantren dan masyarakat sekitarnya.
Abstract:Penelitian pengembangan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat pemahaman karir pada siswa sekolah dasar yang disebabkan karena kurangnya bahan ajar mengenai informasi karir serta kurangnya ketertarikan siswa terhadap…
p media yang diberikan oleh guru. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti mengembangkan media yang berkaitan dengan informasi karir yaitu Pop-up Scrapbook Career. Media yang dikembangkan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman karir siswa sehingga tercapainya tugas perkembangan siswa sekolah dasar pada tahap pertumbuhan karir fase fantasi yaitu kesadaran karir. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan metode penelitian dan pengembangan (research and development) dengan model ADDIE (analysis, design, development, implementation and evaluation). Hasil penelitian yang diperoleh mengenai gambaran pemahaman karir pada siswa kelas v (lima) SDN Cipocok Jaya 2 kategori tinggi sebesar 58%, kategori sedang sebesar 21% dan kategori rendah sebesar 21%. Kemudian hasil uji kelayakan media sebesar 98% dan dikategorikan sangat layak. Hal tersebut dapat dikatakan bahwa media Pop-up Scrapbook Career layak digunakan untuk meningkatkan pemahaman karir siswa. Setelah media dinyatakan layak, kemudian dilakukannya uji coba dengan skala terbatas pada peserta didik. Hasil uji coba terbatas memperoleh hasil N-Gain Score sebesar 57% dengan kategori cukup efektif.