Abstract:This study aims to deepen the understanding of the contribution of promotion and branding to increasing customer satisfaction at PT. Ino Wangsa Binjai. The study used primary data with a population of 300 buyers, and 75…
respondents were selected as samples through calculations using the Slovin formula. The analysis techniques applied were quantitative, including validity tests, reliability, classical assumptions, simple linear regression, and hypothesis testing through t-tests and coefficients of determination (R²). Based on the analysis results, the promotional mix variable (E_Prmsi) obtained a t-count value of -1.824 with a significance level of 0.072 (> 0.05), while the t-table was 1.99346. Because the t-count is smaller than the t-table, it can be concluded that the promotional mix does not have a significant effect on customer satisfaction. In addition, a negative t-value indicates that the direction of the relationship between the promotional mix and customer satisfaction is not in line. Conversely, the partial test shows that the company's brand variable has a significant effect on customer satisfaction with a significance value of 0.00 (< 0.05). Therefore, the first hypothesis (H1) is declared accepted. From the results of the determination coefficient test, the R Square value is 0.495, which indicates that 49.5% of changes in customer satisfaction can be explained by the company's promotional mix and brand factors, while the remaining 50.5% is influenced by other variables not examined in this study. As a recommendation, the management of PT. Ino Wangsa Binjai, especially the branch manager, is advised to implement a more cost-effective, efficient, and targeted promotional strategy, as well as utilizing social media such as Facebook, Instagram, Twitter, and print media such as newspapers to convey promotional information more effectively.
Abstract:Agar potensi pegawai dalam suatu organisasi dapat dimanfaatkan secara optimal, diperlukan strategi pengelolaan yang tepat. Hal ini mencakup upaya untuk mengarahkan pegawai dalam mewujudkan visi dan misi organisasi, serta…
menciptakan motivasi kerja guna meningkatkan kinerja dan loyalitas terhadap hasil kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompensasi dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 35 orang karyawan. Hasil analisis menunjukkan bahwa baik kompensasi berupa gaji maupun motivasi kerja memiliki pengaruh signifikan parsial terhadap kinerja, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai t hitung yang lebih besar dari t tabel. Selain itu, secara simultan kompensasi dan motivasi kerja juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja, berdasarkan hasil uji F yang menunjukkan nilai F hitung melebihi F tabel. Nilai adjusted R-squared sebesar 87,9% mengindikasikan bahwa kompensasi dan motivasi kerja secara bersama-sama menjelaskan sebagian besar variasi dalam kinerja karyawan. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar pimpinan organisasi memperhatikan pengembangan kebijakan terkait sistem kompensasi dan strategi peningkatan motivasi kerja. Langkah ini diharapkan mampu mendorong loyalitas dan kapasitas kerja pegawai secara lebih optimal, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap kinerja secara keseluruhan.
Abstract:Masa remaja adalah periode perkembangan kritis yang ditandai oleh perubahan biologis, psikologis, dan sosial yang kompleks yang memengaruhi perilaku kesehatan seksual dan reproduksi (KSR). Remaja semakin sering menghadapi…
i tantangan kesehatan seksual dan reproduksi yang rumit, termasuk aktivitas seksual prematur, kehamilan yang tidak diinginkan, infeksi menular seksual (IMS), dan kekerasan berbasis gender, yang seringkali saling terkait dengan faktor psikologis seperti sikap, efikasi diri, kesehatan mental, dan keterampilan komunikasi. Kesehatan seksual dan reproduksi yang baik adalah keadaan sejahtera fisik, mental, dan sosial secara utuh dalam segala hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi. Tujuan kegiatan ini adalah memberi pengetahuan dan menumbuhkan sikap yang terarah tentang kesehatan seksualitas dan reproduksi dari segi ilmu pengetahuan dan pendekatan keagamaan. Bentuk kegiatan adalah penyuluhan. Sasaran kegiatan yaitu remaja usia 12-15 tahun, dengan jumlah peserta 30 orang. Kegiatan berlangsung kurang lebih selama 60 menit, di Balai Desa Pulonas Baru. Hasil evaluasi kegiatan diketahui tingkat pengetahuan remaja yang diukur dengan rentang baik (80%). Keaktifan remaja dalam interaksi selama kegiatan berlangsung juga menjadi indikator yang baik sebagai respon dimensi sikap peduli pada kesehatan reproduksi. Saran kegiatan selanjutnya adalah pendidikan kesehatan jiwa untuk menghadapi perubahan hormonal yang mengakibatkan perubahan mental dan perilaku pada remaja.
Abstract:Kalimantan merupakan salah satu wilayah dengan tingkat keanekaragaman ikan air tawar yang tinggi, termasuk banyak spesies endemik yang memiliki peran ekologis dan nilai konservasi penting. Namun, tekanan antropogenik seperti…
erti degradasi habitat, pencemaran, dan eksploitasi berlebihan terus mengancam keberlanjutan sumber daya ikan di wilayah ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keanekaragaman ikan air tawar Kalimantan serta implikasi konservasinya dalam perspektif teknologi akustik sebagai pendekatan pemantauan sumber daya ikan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan sistematis terhadap berbagai publikasi ilmiah yang membahas keanekaragaman, distribusi, status konservasi ikan air tawar Kalimantan, serta penerapan teknologi akustik dalam survei perikanan. Hasil kajian menunjukkan bahwa perairan tawar Kalimantan memiliki keragaman spesies ikan yang tinggi dengan keberadaan sejumlah spesies endemik yang rentan terhadap perubahan lingkungan. Teknologi akustik dipandang memiliki potensi besar sebagai metode non-destruktif dan efisien untuk mendukung pemetaan distribusi dan kelimpahan ikan, terutama pada perairan yang luas dan kompleks. Integrasi informasi keanekaragaman ikan dengan pendekatan akustik dapat memperkuat dasar ilmiah dalam perencanaan konservasi dan pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan di Kalimantan. Kajian ini diharapkan menjadi landasan konseptual bagi penelitian lapangan dan pengembangan strategi konservasi ikan air tawar di masa mendatang.
Abstract:Sebagai filosofi utama negara Indonesia, Pancasila memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Ini adalah penelitian tentang bagaimana nilai-nilai Pancasila berkontribusi pada…
a pengembangan dan inovasi teknologi yang berkelanjutan, bermartabat, dan bermoral. Penelitian ini menyelidiki bagaimana Pancasila dapat berfungsi sebagai landasan filosofis dan moral untuk kemajuan teknologi di Indonesia dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis literatur. Pancasila tidak sekadar menjadi filosofi statis, melainkan kerangka dinamis untuk memandu pengembangan IPTEK di era digital dan transformasi teknologi yang semakin kompleks. Studi ini menunjukkan bagaimana setiap sila dapat diterjemahkan menjadi prinsip-prinsip etis dalam inovasi teknologi, mulai dari pertimbangan moral dan spiritual hingga aspek kemanusiaan yang inklusif. Kajian mendalam menunjukkan bahwa Pancasila dapat berfungsi sebagai kompas etis 2 yang dapat mengarahkan kemajuan teknologi agar tetap selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan, keadilan sosial, dan keberlanjutan.
Abstract:Artikel ini membahas pentingnya integrasi antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai agama dalam konteks kesehatan. Konsep Wahdatul Ulum, yang berakar pada prinsip tauhid, menekankan bahwa semua pengetahuan, termasuk ilmu kesehatan,…
esehatan, harus dipandang sebagai kesatuan yang harmonis, di mana sains dan agama saling melengkapi dan tidak terpisahkan.Penerapan nilai Wahdatul Ulum dalam etika kesehatan bertujuan untuk menciptakan praktik kesehatan yang tidak hanya fokus pada aspek fisik, tetapi juga memperhatikan dimensi spiritual dan moral. Hal ini diharapkan dapat menghasilkan pendekatan yang lebih holistik dalam pelayanan kesehatan, di mana pasien tidak hanya disembuhkan secara fisik tetapi juga mendapatkan kesejahteraan spiritual. Melalui pendidikan yang berbasis pada nilai-nilai Wahdatul Ulum, diharapkan para profesional kesehatan dapat mengembangkan karakter yang berakhlak mulia dan berwawasan luas. Ini penting untuk memastikan bahwa kemajuan dalam bidang kesehatan sejalan dengan prinsip moral dan etika yang diajarkan oleh agama Islam. Dengan demikian, Wahdatul Ulum berperan sebagai fondasi dalam membangun etika kesehatan yang komprehensif dan berkelanjutan, memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan umat manusia secara keseluruhan.
Abstract:Rumah sakit merupakan salah satu tempat yang memiliki risiko kebakaran yang tinggi dimana terdapat potensi bahaya seperti distribusi Listrik,pemanas,adanya punting rokok dan bahan mudah terbakar. Kebakaran pernah terjadi…
di gedung A rumah sakit pada tahun 2019 dan pada awal tahun 2023 serta tidak ada korban jiwa hanya kerugian material. Kesiapsiagaan kebakaran sangat penting agar potensi kebakaran dapat dikurangi dan dampaknya dapat diminimalisasi. Kesiapsiagaan dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti pengetahuan, sikap. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui hubungan antara Pengetahuan dan sikap dengan kesiapsiagaan tim tanggap darurat dalam menghadapi kebakaran di rumah sakit X Jakarta pusat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional study. Jumlah sampel sebanayak 90 orang, dengan teknik sampling yang digunakan teknik total sampling, yaitu keseluruhan anggota tim tanggap darurat dirumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk variabel pengetahuan, jumlah proporsi tertinggi responden dengan pengetahuan kurang baik sebanyak 51 (56,7%) dan untuk untuk variabel sikap jumlah proporsi tertinggi responden dengan sikap baik sebanyak 48 (53,3%), serta untuk variabel kesiapsiagaan, jumlah proporsi tertinggi responden dengan kesiapsiagaan baik dapat diketahui sebanyak 46 (51,1%)
Abstract:Meningkatkan kemampuan membaca sangat penting karena memungkinkan seseorang untuk meningkatkan kemampuan otaknya dan membuat keputusan. Menumbuhkan minat peserta didik untuk membaca sejak dini adalah salah satu hal yang…
dapat dia lakukan. Namun, karena kurangnya dorongan, keinginan, dan motivasi dari peserta didik sendiri, minat membaca terus meningkat, terutama di kalangan siswa yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Hal ini disebabkan oleh karena kurangnya peranan orangtua dan guru dalam menerapkan minat membaca pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua dalam meningkatkan minat baca pada anak. Jenis penelitian yang dilakukan peneliti adalah metodologi kualitatif sebagai prosedur penelitian yang mengahasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang- orang atau perilaku yang diamati. studi kasus yang bersifat deskriptif.Teknik pengumpulan data pada penelitian ini meliputi wawancara, observasi.Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model Miles, Huberman dan Sadana meliputi pengumpulan data, kondensasi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua terhadap anak-anaknya berbeda-beda dan mempengaruhi minat belajar dan membaca anak. Orang tua yang kurang memperhatikan waktu belajar anaknya menyebabkan minat belajar dan membaca anak juga kurang. sedangkan orang tua yang lebih memperhatikan dan mengontrol waktu belajar anaknya maka anak tersebut memiliki minat belajar dan membaca lebih besar dari anak lainnya. Sehingga peran orang tua juga sangat penting untuk mempengaruhi minat membaca peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian tentang peran orang tua dalam meningkatkan minat membaca di Desa Perumas Simalingkar Dusun Lada maka peneliti mengambil kesimpulan yaitu Orang tua di rumah membiasakan anaknya belajar dan membaca dengan membuatkan jadwal dan kontrol serta pengawasan langsung dari orang tua. Orang tua juga dapat berperan meningkatkan minat baca pada anak dengan cara membuat perpustakaan kecil dirumah yang berisi buku cerita, pelajaran, komik dan apapun yang digemari anak serta pentingnya memotivasi anak untuk membuat minat baca anak meningkat.
Abstract:Kegiatan program kelompok belajar dilakukan di desa durian pada siswa SD Negeri 106827 Desa Durian dimulai pada 12 April- 29 April 2023 terhitung kegiatan ini dilaksanakan sekitar 2 minggu lamanya. Pendidikan merupakan…
suatu pembelajaran, pengetahuan, ketrampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Secara sederhana pendidikan adalah proses pembelajaran bagi peserta didik untuk dapat paham dan membuat manusia lebih kritis dalam berpikir. Berbagai upaya dalam meningkatkan pendidikan dasar telah dilakukan mulai dari terbitnya model, strategi, metode pembelajaran yang terus berkembang dari waktu ke waktu. Perubahan metode pembelajaran yang seharusnya dilakukan secara langsung dan tatap muka berubah menjadi pembelajaran yang dilakukan di dalam kelas.Seperti banyaknya siswa kelas rendah yang masih belum bisa membaca dan menulis, dan kelas tinggi masih belum menghafal perkalian secara lancar. Dengan dilakukanya program tersebut penambahan pembelajaran diluar sekolah siswa dapat mengembangkan kemampuan dan hasil belajar siswa melalui pendekatan direct instruction.
Abstract:The purpose of this article is to investigate the methods by which Batak Toba women in Habeahan Naburahan Village, Samosir Regency, resist the concealed practice of marpariban matchmaking. As part of the Batak Toba kinship…
ip structure, Marpariban matching is a traditional practice that places women in a position where they are unable to select their life partners. A form of resistance that is not overtly articulated has emerged as a result of this. Information was gathered using descriptive qualitative methods such as in-depth interviews, documentation, and observation. Relevant data and information are provided by informants who are Batak Toba women in the village of Habeahan Naburahan who have firsthand experience with the Marpariban matchmaking practice and family members who participate in the customary matchmaking procedure. The findings and analysis revealed that the Batak Toba women in this hamlet oppose this matchmaking practice through covert resistance. Some of these behaviors are putting off arranged marriages for school or work reasons, using religious legitimacy as a reason to say no without directly confronting the person, formally accepting arranged marriages with a passive attitude and little emotional involvement, and not talking openly about marriage plans. James C. Scott's theory of resistance says that these activities show that there is concealed resistance, or a sort of resistance that happens while people follow the rules. This suggests that Batak Toba women tend to use subtle opposition as a tactic to preserve their independence inside the patriarchal system rather than openly rejecting the Marpariban norm