Search Articles & Publications

Showing 361 articles found for "Saing"

Pemanfaatan QRIS Dalam Meningkatkan Pendapatan Transaksi UMKM Studi Kasus : Cafe Barika Pematangsiantar

Saffira Izzati, Fachdimas Al Rizky, Aura Iqlima Putri, Femy Ines Audi, Deski Nurahayu, Dhea Aprilila,, Indriyani Syahfitri, Bahrudi Efendi Damanik
Abstract: Pertumbuhan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, namun tantangan dalam meningkatkan pendapatan transaksi masih menjadi permasalahan mendasar. Pendapatan… dapatan transaksi UMKM, sebagai indikator kinerja keuangan, mencerminkan seberapa besar hasil penjualan barang atau jasa yang diterima pelaku usaha dalam periode tertentu (Budiarsih, 2022). Meningkatnya persaingan usaha serta perubahan perilaku konsumen mendorong UMKM untuk mencari solusi digital yang adaptif agar tetap kompetitif  (Mustagfiroh & Supriyadi, 2024). Dalam konteks ini, strategi digitalisasi sistem pembayaran menjadi perhatian utama untuk meningkatkan efektivitas transaksi dan efisiensi operasional. Meskipun terdapat berbagai pendekatan untuk mendorong peningkatan pendapatan, digitalisasi transaksi keuangan dinilai sebagai salah satu cara paling signifikan dalam memperluas akses pasar dan efisiensi layanan (Indriani & Rahman, 2024). Dengan demikian, pemahaman tentang faktor-faktor yang mendorong pendapatan transaksi UMKM menjadi penting sebagai dasar penyusunan strategi penguatan sektor ini.

Efisiensi Administratif Sebagai Kunci Produktivitas Di PT. Karya Tantri Abadi

Dicka Rizki Hermansyah, Agung Parmono
Abstract: Studi ini berfokus pada efisiensi manajemen sebagai penentu utama untuk meningkatkan produktivitas di PT. Karya Tantri Abadi. Efisiensi manajemen memainkan peran penting dalam mempercepat proses kerja, mengurangi biaya operasional… perasional dan memaksimalkan akurasi pengambilan keputusan. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana digitalisasi memaksimalkan sistem manajemen, dan penggunaan teknologi informasi dapat meningkatkan efektivitas dan kinerja operasional karyawan. Metode penelitian yang digunakan secara kualitatif dilakukan dalam studi kasus dan wawancara dengan manajer perusahaan dan staf administrasi. Penelitian menunjukkan bahwa mengurangi waktu pemrosesan dokumen hingga 40% dapat meningkatkan efisiensi kerja sebesar 30%, karena penggunaan sistem manajemen dokumen elektronik dan digitalisasi kegiatan manajemen seperti otomatisasi alur kerja. Selain itu, penerapan teknologi informasi yang lebih baik dalam manajemen telah meningkatkan akurasi entri data dan percepatan komunikasi antar departemen. Oleh karena itu, penelitian ini mencerminkan pentingnya menggunakan lembaga manajemen yang lebih efisien untuk meningkatkan daya saing perusahaan. Studi ini memberikan rekomendasi dari perusahaan lain mengenai penggunaan digitalisasi dan sistem manajemen yang efisien.

Perencanaan Keuangan Dan Penerapan PPN Untuk Meningkatkan Profitabilitas Pada Cafe Haus Nummer 11

Deza Sri Rahayu, Wahdini Marta, Jihan Salsabila, Zainurika Irna, Putri Intan Permata Sari
Abstract: Laporan ini membahas hasil dari kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang dilakukan di Cafe Haus Nummer 11, Padang, yang berfokus pada perencanaan keuangan dan penerapan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk meningkatkan… profitabilitas. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk membantu pemilik usaha memahami strategi keuangan dan regulasi pajak yang relevan dengan operasional bisnis mereka. Cafe Haus Nummer 11 merupakan salah satu UMKM yang menyediakan berbagai makanan dan minuman. Namun, cafe ini menghadapi tantangan dalam pengelolaan keuangan dan penerapan PPN, yang berpotensi mengurangi margin keuntungan. Dengan menyusun strategi perencanaan keuangan yang meliputi proyeksi pendapatan, pengeluaran, dan investasi, serta penerapan PPN sebesar 12% mulai Januari 2025, cafe ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi transaksi dan kepatuhan pajak. Melalui metode wawancara, observasi, dan pengumpulan data sekunder, penelitian ini memberikan rekomendasi untuk optimalisasi arus kas, diversifikasi produk, dan strategi pemasaran digital. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa langkah-langkah tersebut dapat meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat daya saing cafe di pasar lokal.

Pengamalan Nilai Ketuhanan Yang Maha Esa Di Era 5.0 Dalam Menciptakan Keharmonisan

Efraim Amung, Heldi, Adi Saingo, Yakobus
Abstract: Terdapat tantangan dan peluang yang dihadapi dalam pengamalan nilai Ketuhanan Yang Maha Esa di era 5.0, di mana kemajuan teknologi dan informasi membawa dampak kompleks bagi masyarakat Indonesia. Era digital tidak hanya… mempermudah akses terhadap ajaran agama, tetapi juga menghadirkan budaya baru, seperti individualisme maupun konsumerisme, serta memicu penyebaran informasi yang menyesatkan sehingga dapat mengganggu keharmonisan masyarakat. Munculnya sikap individualisme dan budaya konsumerisme dapat mengikis rasa empati dan kepedulian sosial, yang berdampak pada penurunan moral dan ancaman terhadap persatuan bangsa. Untuk menangani tantangan ini, tujuan penulisan artikel ilmiah ini adalah untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila, khususnya pengamalan nilai Ketuhanan Yang Maha Esa di era 5.0 dalam menciptakan keharmonisan di tengah masyarakat. Metode yang digunakan yaitu studi pustaka dengan mengumpulkan data/infprmasi dari literatur yang relevan, termasuk buku, artikel, dan dokumen terkait. Analisa data akan diterapkan pendekatan komparatif terhadap berbagai literatur dan sumber yang relevan. Hasi pembahasan menemukakan bahwa dalam pengamalan Pancasila Sila Pertama perlu adanya semangat mewujudkan strategi komprehensif yang meliputi: pendidikan karakter yang Pancasilais, penguatan nilai-nilai keagamaan yang kondusif, dan peningkatan literasi digital yang kritis. Melalui kerjasama antara pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, dan masyarakat sipil, dengan menghidupi nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa dalam kehidupan sehari-hari, maka setiap orang akan memiliki rasa kepedulian yang tinggi kepada sesama karena menganggap semua manusia sebagai mahkluk ciptaan Tuhan yang wajib dihargai, sehingga secara bersama-sama dapat mewujudkan keharmonisan yang utuh di tengah kemajemukan masyarakat.

Urgensinya Moral Pancasila Untuk Membangun Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045 di Lingkungan 6 Kota Bangun Kecamatan Medan Deli

Subhan Misran, Sahil Sayri As Sani, Zahara Ramadani, Fatimah Zahro, Nadra Daulay, Cindy Sipahutar, Masrul Zuhri
Abstract: Pancasila sebagai dasar negara Indonesia memiliki peran strategis dalam membentuk moral dan karakter bangsa, terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi dan perubahan zaman. Ini membahas urgensi moral Pancasila dalam… membangun generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan menghadapi persaingan global menuju Indonesia Emas 2045. Dengan menelusuri nilai-nilai dasar Pancasila yang mengedepankan gotong royong, keadilan sosial, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia, penelitian ini menggali bagaimana penerapan nilai-nilai tersebut dapat memperkuat moralitas generasi muda Indonesia. Di samping itu, pembahasan ini juga mengidentifikasi tantangan yang dihadapi generasi muda dalam menginternalisasi moral Pancasila serta pentingnya pendidikan karakter berbasis Pancasila dalam menciptakan SDM yang unggul dan berdaya saing. Dengan demikian, penguatan moral Pancasila menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 yang adil, makmur, dan berkemajuan.

Strategi Pemasaran Digital Dalam Meningkatkan Brand Awareness Di Usaha Kecil Dan Menengah (UKM)

Muchamad Reihan, Munawaroh
Abstract: Pemasaran digital menjadi salah satu solusi bagi usaha kecil dan menengah (UKM) untuk meningkatkan brand awareness di tengah persaingan pasar yang semakin ketat. Dengan memanfaatkan berbagai platform digital, UKM dapat menjangkau… enjangkau pasar yang lebih luas dengan biaya yang lebih efisien. Jurnal ini membahas strategi pemasaran digital yang dapat digunakan oleh UKM untuk meningkatkan kesadaran merek, termasuk penggunaan media sosial, SEO, content marketing, dan email marketing. Selain itu, jurnal ini juga mengkaji tantangan yang dihadapi UKM dalam implementasi pemasaran digital dan bagaimana cara mengatasinya.

Implementasi Nilai Pawongan Dalam Kegiatan Membuat Canang Untuk Membentuk Karakter Gotong Royong Peserta Didik Kelas VII 8 SMP Satu Atap Negeri 2 Ampibabo

Ni Wayan Suparni
Abstract: Gotong royong, sebagai salah satu nilai luhur budaya Indonesia, memiliki peran penting dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan saling mendukung. Nilai ini tidak hanya relevan dalam kehidupan sosial, tetapi… api juga menjadi fondasi penting dalam dunia pendidikan. "Gotong royong merupakan wujud nyata dari kebersamaan dan kesatuan masyarakat Indonesia dalam menghadapi tantangan bersama," sebagaimana diungkapkan oleh Geertz (1961) dalam penelitiannya mengenai masyarakat Jawa. Dalam konteks pendidikan, gotong royong dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan kolaboratif, di mana setiap peserta didik saling membantu untuk mencapai tujuan bersama. Namun, dalam kenyataannya, tidak semua peserta didik memahami dan menerapkan nilai gotong royong dalam proses belajar. Fenomena siswa yang egois, tidak mau membantu teman sekelas, dan selalu ingin menang sendiri semakin sering ditemukan. Menurut penelitian oleh Rachmadi (2019), "sikap egois di kalangan pelajar sering kali disebabkan oleh tekanan untuk berprestasi secara individual, sehingga mengesampingkan pentingnya kerja sama dan saling mendukung." Sikap ini tidak hanya merugikan teman sekelas, tetapi juga merugikan diri sendiri karena mereka kehilangan kesempatan untuk belajar dari orang lain dan mengembangkan keterampilan sosial yang penting. Sikap egois ini juga berdampak negatif pada dinamika kelas, di mana suasana belajar menjadi kurang kondusif dan penuh dengan persaingan yang tidak sehat. Dalam studi oleh Suryadi (2020), ditemukan bahwa "kelas dengan tingkat individualisme yang tinggi cenderung memiliki tingkat stres yang lebih tinggi dan prestasi belajar yang lebih rendah." Oleh karena itu, penting untuk menemukan solusi yang dapat mendorong peserta didik untuk kembali mengutamakan kerja sama dan gotong royong dalam belajar. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan adalah melalui pembelajaran berbasis praktik, seperti pembuatan canang sari. Canang sari, yang merupakan bagian dari tradisi Bali dalam upacara keagamaan, dapat menjadi media pembelajaran yang efektif untuk mengajarkan nilai gotong royong. Sebagaimana dikemukakan oleh Sudarsana (2017), "melalui praktik pembuatan canang sari, siswa dapat belajar pentingnya kerjasama, tanggung jawab, dan saling menghargai peran masing-masing dalam mencapai hasil yang diinginkan." Praktikum pembuatan canang sari tidak hanya memperkenalkan siswa pada aspek budaya dan keagamaan, tetapi juga menumbuhkan keterampilan kolaboratif yang esensial dalam kehidupan sehari-hari. Proses pembuatan canang sari yang melibatkan berbagai langkah dan bahan membutuhkan kerja sama yang baik antar siswa. Sebagaimana dijelaskan oleh Ratna (2018), "setiap tahap dalam pembuatan canang sari memerlukan kontribusi dari setiap anggota kelompok, sehingga tidak ada yang bisa bekerja sendiri tanpa bantuan orang lain."

Implikasi Ibadah Bagi Penguatan Spiritualitas Iman Kristen

Paula Konay, Jeanne, Oktoviana Oematan, Delsi, Amelia Haba Ito, Korne, Djawa, Maya, Adi Saingo, Yakobus
Abstract: Kajian ini bertujuan untuk membahas implikasi ibadah bagi penguatan spiritualitas iman Kristen dalam perspektif tradisi Perjanjian Lama serta implikasinya bagi pengembangan iman Kristen yang holistik dan transformatif. Pembahasan… embahasan mencakup perkembangan tempat dan bentuk ibadah, transformasi pemahaman tentang ibadah, serta prinsip-prinsip ibadah dan spiritualitas dalam Perjanjian Lama. Kajian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pengumpulan data dari berbagai literatur ilmiah. Analisis data dilakukan secara reduktif dengan pemaparan hasil bahwa ibadah mengalami perkembangan dari tempat-tempat terbuka menjadi lebih terorganisir. Pemahaman tentang ibadah juga bergeser dari yang berorientasi pada berkat duniawi menjadi lebih berfokus pada pembangunan relasi spiritual dengan Allah. Prinsip-prinsip seperti ibadah sesuai kehendak Allah, ibadah sebagai simbol/lambang dan ekspresi spiritualitas, tindakan-tindakan kudus, serta kesalehan dan doa menegaskan bahwa ibadah dan spiritualitas tidak hanya ritual, namun mencakup ketaatan, kesucian, dan praktik kehidupan sehari-hari. Ibadah yang diterapkan melalui berbagai tradisi perayaan, hari raya serta tindakan-tindakan kudus Perjanjian Lama bagi pengembangan spiritualitas dan iman Kristen memiliki dampak yang positif bagi penguatan spiritualitas orang beriman, teologi ibadah dan spiritualitas Perjanjian Lama dapat menjadi fondasi bagi pengembangan iman Kristen yang holistik dan transformatif.

Analisis Pertumbuhan Dan Tantangan Bank Syariah Indonesia

Helmi Rozin, Moh Khoirul Anam, Nurul Setianingrum
Abstract: Operasional perbankan syariah di Indonesia telah mengalami pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, sejalan dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat negara ini terhadap produk-produk keuangan yang… ng sesuai dengan prinsip syariah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis peluang dan tantangan yang dihadapi bank syariah di Indonesia dan memberikan rekomendasi strategis untuk memaksimalkan pertumbuhan industri ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini analisis kualitatif dengan mengumpulkan data sekunder dari laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), publikasi akademik, dan laporan tahunan bank syariah. Hasil survei menunjukkan bahwa meskipun aset dan pendanaan bank syariah meningkat secara signifikan, tantangan seperti rendahnya literasi keuangan masyarakat, ketatnya persaingan dengan bank konvensional, dan ketidakpastian peraturan masih menjadi kendala utama. Terlebih lagi integrasi budaya kerja pasca merger merupakan isu strategis yang harus diperhatikan. Untuk mengatasi tantangan ini diperlukan upaya edukasi kepada masyarakat mengenai produk perbankan Syariah, inovasi dalam pengembangan produk, serta kerja sama dengan fintech dan pemerintah dalam rangka mendukung terciptanya regulasi. Langkah-langkah ini akan memungkinkan bank-bank Islam Indonesia untuk memaksimalkan potensi pertumbuhannya dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian nasional dan kepentingan publik. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan wawasan bagi para pemangku kepentingan untuk merumuskan strategi pengembangan perbankan Syariah di masa mendatang.

Peran Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Di Era Digitalisasi Di Kota Serang

Nofani Wildania Bintang, Munawaroh
Abstract: Studi ini bertujuan untuk menentukan bagaimana usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) digital di Kota Serang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi digital. Sekitar 10.321 UMKM beroperasi di Kota Serang, menurut data. Beberapa… eberapa di antara mereka menggunakan teknologi digital untuk menjadi lebih dikenal dan lebih bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Di era modern, UMKM telah memilih untuk meningkatkan pendapatan dan memperluas jangkauan pasar mereka dengan menggunakan platform e-commerce dan media sosial. Digitalisasi tampaknya dapat membantu pertumbuhan ekonomi lokal. Selain itu, penelitian ini menekankan masalah yang dihadapi pelaku UMKM ketika menggunakan teknologi digital, seperti kekurangan infrastruktur dan keterbatasan literasi digital. Meskipun demikian, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) membutuhkan dukungan dan pelatihan pemerintah agar mereka dapat mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dan membangun ekosistem ekonomi digital di Kota Serang, yang memungkinkan UMKM digital untuk meningkatkan ekonomi kota, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.