Search Articles & Publications

Showing 3314 articles found for "Sign"

Hubungan Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Dengan Risiko Pernikahan Dini Pada Remaja Putri Di Desa Tinabogan Kecamatan Dondo Kabupaten Tolitoli

Harman, Abdul Rahman, Benny H. L Situmorang
Abstract: Pernikahan dini adalah perkawinan yang terdaftar atau tidak terdaftar dimana salah satu atau kedua belah pihak yang memiliki umur kurang dari 19 tahun. Rendahnya informasi pada remaja mengenai kesehatan reproduksi adalah&#8230; salah satu penyebab terjadinya pernikahan dini. Studi pendahuluan didapatkan bahwa meningkatnya pernikahan dini yang terjadi di Desa Tinabogan sejak tahun 2021. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dengan risiko pernikahan dini pada remaja putri di Desa Tinabogan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan analitik dan menggunakan desain cross sectional. Populasi penelitian terdiri dari 102 remaja putri di Desa Tinabogan. Sampel diambil secara purposive dengan jumlah responden sebanyak 50 orang. Hasil penelitian diperoleh dari 50 responden sebagian besar responden mempunyai tingkat pengetahuan kurang sebanyak 20 responden (40%), mayoritas responden tidak berisiko melakukan pernikahan dini sebanyak 28 responden (56%). Hasil uji bivariat dengan menggunakan uji alternatif Pearson didapatkan p-value 0,005 (p<0,05). Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dengan risiko pernikahan dini pada remaja putri di Desa Tinabogan, Kecamatan Dondo, Kabupaten Tolitoli. Saran penelitian ini pemimpin Desa sebaiknya berkolaborasi dengan pelayanan kesehatan setempat dalam memberikan edukasi tentang kesehatan reproduksi dan dampak pernikahan dini kepada remaja putri.

Implementasi Exercise Intradialisysis Untuk Mengurangi Kram Otot Pada Pasien Yang Sedang Menjalani Hemodialisis

Erina Widayanti, Sriyati
Abstract: Penyakit Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan salah satu masalah kesehatan dengan prevalensi tertinggi di dunia. Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan hilangnya fungsi ginjal untuk mempertahankan keseimbangan cairan dan&#8230; an elektrolit sehingga ginjal mengalami penurunan secara bertahap dengan menifestasi darah mengalami penumpukan sisa metabolik. Salah satu penanganan agar hemodinamik pasien tetap stabil adalah terapi sementara dengan hemodialisis. Hemodialisis dapat menyebabkan kram otot, oleh karena itu diperlukan latihan intradialytic exercise untuk dapat mencegah serta mengatasi kram selama proses hemodialisa. Tujuan: mampu memberikan dan menerapkan asuhan keperawatan pada pasien CKD dengan kram otot selama hemodialisa. Metode: penelitian ini adalah penelitian studi kasus observasional dengan desain pendekatan (cross sectional) yang melibatkan pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara, dan kajian rekam medis pasien. Hasil: dari hasil pengkajian dan pemeriksaan fisik didapatkan data pasien mengeluh mengalami kram otot selama menjalani hemodialisa. Diagnosa utama keperawatan pada pasien kram otot pada saat menjalani hemodialisa adalah nyeri akut berhubungan dengan ketidakseimbangan elektrolit. Pencapaian yang diharapkan pada kasus ini dengan diagnosa nyeri akut berhubungan dengan ketidakseimbangan elektrolit dilakukan selama 3 hari, intervensi keperawatan diharapkan masalah keperawatan tersebut teratasi. Kesimpulan: asuhan keperawatan yang terencana dan terintegrasi mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap keberasilan penanganan nyeri akut pada pasien kram otot saat menjalani hemodialisa melalui edukasi dan demonstrasi.

Penerapan Edukasi Kesehatan, Senam Hipertensi, Dan Pemberian Jus Tomat Dalam Upaya Pengendalian Hipertensi Pada Masyarakat

Satrio Nur Fadhilah, Rina Puspita Sari, Neni Alfidah, Tarkawi, Nisah Khairani, Putri Andini, Putri Anggraeni, Eva Yulia, Selfi Meilani Putri, Sri Diana, Ismi Nur Faizah
Abstract: Latar Belakang: Hipertensi  menjadi  salah  satu  masalah  kesehatan  masyarakat  di  dunia,  meningkatkan kecacatan dan kematian. Angka kejadian hipertensi setiap tahun terus mengalami peningkatan, penyakit ini sering disebut&#8230; sering disebut sebagai silent killer. Karena seringkali tidak menimbulkan gejala (silent killer), hipertensi memerlukan pendekatan keperawatan berbasis komunitas dengan intervensi yang berfokus pada masyarakat guna mencapai pengendalian yang lebih efektif. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran implementasi keperawatan komunitas melalui edukasi kesehatan, senam hipertensi, dan pemberian jus tomat sebagai upaya pengendalian tekanan darah pada warga usia dewasa dan lanjut usia di lingkungan masyarakat. Metode: Penelitian quasi experimental dengan rancangan one group pre-test post-test design yang diikuti oleh 27 warga dewasa dan usia lanjut. Intervensi dilakukan 2 kali pertemuan (45 menit) meliputi edukasi kesehatan, senam hipertensi, dan pemberian jus tomat. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test menggunakan kuesioner pengetahuan dan pengukuran tekanan darah, dianalisis secara deskriptif. Hasil: Setelah dilakukan intervensi berupa edukasi kesehatan, senam hipertensi, dan pemberian jus tomat, terjadi peningkatan pengetahuan warga dari 59,3% menjadi 92,5% dalam kategori baik. Selain itu, terjadi penurunan tekanan darah rata-rata sebesar 8 mmHg (sistolik) dan 4 mmHg (diastolik) pada warga yang mengikuti kegiatan tersebut, yang menunjukkan efek positif dari intervensi non-farmakologis terhadap pengendalian tekanan darah. Kesimpulan: Penerapan edukasi kesehatan, latihan fisik berupa senam hipertensi, serta pemberian jus tomat terbukti memberikan dampak positif dalam menurunkan tekanan darah dan dapat dijadikan strategi intervensi non-farmakologis yang efektif di komunitas.

Implementasi Keperawatan Komunitas: Edukasi Hipertensi Pemberian Jus Semangka Dan Senam Hipertensi Pada Penderita Hipertensi

Siti Nuraliza, Rina Puspita Sari, Aan Juliyanti Nurohmah, Ade Ummi Hanik, Alfiani Dwi Julianti, Aliza Fatma Urbaningrum, Amelia Ajeng Ayuningdyah, Cindy Ilmi Nimastin Prahayu Ngestu, Muhamad Ibrohim, Yuli Dwiyanti, Carsilla
Abstract: Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang kerap dialami oleh lansia dan dapat memicu munculnya gangguan kardiovaskular. Salah satu pendekatan nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu&#8230; tu mengendalikan tekanan darah adalah senam hipertensi yang dilakukan selama tiga kali pertemuan. Aktivitas fisik ini berfungsi dengan meningkatkan sirkulasi darah serta memperbaiki suplai oksigen ke otot jantung. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Senam Hipertensi dan Jus Semangka terhadap perubahan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Metode Penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental dengan pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan responden serta perumusan sampel menggunakan Total Sampling dengan jumlah responden sebanyak 30 orang. Desain ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan perubahan tekanan darah sebelum dan sesudah diberikan intervensi senam hipertensi dan jus semangka. Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pertemuan pertama, kedua dan ketiga, tekanan darah sistolik dan diastolik ada perubahan yang signifikan, yang berarti terdapat pengaruh senam hipertensi dan jus semangka terhadap perubahan tekanan darah. Kesimpulan: Implementasi senam hipertensi dan pemberian jus semangka berpengaruh terhadap perubahan tekanan darah pada penderita hipertensi dengan rata-rata sistolik dari 147 mmHg menjadi 133 mmHg dan rata-rata diastolik 89 mmHg menjadi 79 mmHg.

Pengendalian Tekanan Darah Dengan Senam Hipertensi Dan Jus Semangka Pada Masyarakat Penderita Hipertensi

Agnes Jessica Sembiring, Rina Puspita Sari, Agung, Alsa Azzahra Medi, Alvira Aulia Halim Az-zahra, Ashila Almasyah, Asih, Fazlatul Amaliah, Husnaini, Iftitah Wira Sarwa, Nurseptia Dewi Saputri
Abstract: Latar Belakang: Hipertensi adalah kondisi medis yang umum terjadi pada lansia dan dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Senam Hipertensi adalah salah satu metode alternatif yang dapat membantu menurunkan tekanan&#8230; anan darah dengan cara meningkatkan aliran darah dan meningkatkan pasokan oksigen ke otot jantung. Berdasarkan fenomena yang ditemukan oleh peneliti, warga lansia di wilayah RW 02 Kelurahan Keroncong belum pernah melakukan penanganan hipertensi dengan terapi senam hipertensi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Senam Hipertensi terhadap perubahan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental dan perumusan sampel menggunakan rumus isac michael. Desain ini bertujuan untuk mengetahui perubahan tekanan darah sebelum dan sesudah diberikan intervensi senam hipertensi. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pertemuan pertama, kedua dan ketiga, tekanan darah sistolik dan diastolik ada perubahan yang signifikan, yang berarti terdapat pengaruh senam hipertensi terhadap perubahan tekanan darah. Kesimpulan: Senam hipertensi berpengaruh terhadap perubahan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di wilayah RW 02 Kelurahan keroncong.

Efektivitas Health Education Bencana Alam Gempa Bumi Berbasis Permainan Ludo Siaga Terhadap Kesiapsiagaan Siswa SDN 16 Balaesang

Izul huda, Siti Yartin, Katrina Feby Lestari
Abstract: Health Education Berbasis Permainan Ludo Siaga Merupakan Metode Penyampaian Informasi Kesiapsiagaan Bencana Alam Gempa Bumi. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana Efektivitas Health Education Bencana Alam Gempa Bumi&#8230; umi Berbasis Permainan Ludo Siaga Terhadap Kesiapsiagaan Siswa SDN 16 Balaesang. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Efektivitas Health Education Bencana Alam Gempa Bumi Berbasis Permainan Ludo Siaga Terhadap Kesiapsiagaan Siswa SDN 16 Balaesang Sebelum dan Setelah Diberikan Permainan Ludo Siaga. Penelitian ini menggunakan desain Pre-Eksperimen, dengan pendekatan One Group Pretest And Posttest Design. Sample dalam penelitian ini berjumlah 27 siswa dengan teknik pengambilan sampel Total sampling. Tingkat kesiapsiagaan responden sebelum diberikan Permainan ludo siaga  adalah sebagian besar hampir siap sebanyak 13 responden (48,1%) sedangkan Tingkat kesiapsiagaan responden setelah diberikan Permainan ludo siaga  adalah sebagian besar sangat siap sebanyak 19 responden (70,4%). uji Nonparametric Wilcoxon didapatkan  p = 0,000  (p ≤ 0,05). Kesimpulan terdapat Efektivitas Health Education Bencana Alam Gempa Bumi Berbasis Permainan Ludo Siaga Terhadap Kesiapsiagaan Siswa SDN 16 Balaesang. Saran bagi guru SDN 1 Balaesang agar memberikan ilmu pengetahuan tentang kebencanaan khususnya gempa bumi dengan metode permainan ludo kepada siswa agar dapat mengurangi dampak dari bencana alam.

Pengaruh Pemberian Jus Melon Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Kinovaro Kabupaten Sigi

Aprilia Tresyane Apandano, Djuwartini, Meylani A’Naabawati
Abstract: Buah melon mengandung zat besi yang sangat baik bagi tubuh ibu hamil dan janin, karena pada masa kehamilan, ibu hamil sangat membutuhkan kandungan ini. Zat besi dalam buah melon dapat mencegah anemia dan membangun otot janin,&#8230; anin, sehingga resiko lahir prematur pun dapat berkurang. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian jus melon terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kinovaro Kabupaten Sigi. Metode penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan pre-eksperimental dengan rancangan one-group pre-post design. Jumlah populasi 139 responden, Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling sebanyak 21 ibu hamil. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengikuti posyandu ibu hamil dan mengunjungi rumah-rumah ibu hamil dengan pengumpulan data menggunakan lembar observasi dengan Uji Paired Sample T-Test diperoleh nilai p= 0,000 oleh karna p<0,05. Terdapat pengaruh pemberian jus melon terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kinovaro Kabupaten Sigi. Diharapkan menjadi pertimbangan puskesmas untuk menjadikan pemberian jus melon ini sebagai salah satu intervensi keperawatan dalam membantu meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil yang mengalami anemia. Kata Kunci: Melon, Kadar Hemoglobin, Ibu Hamil

Hubungan Pengetahuan Dengan Pencegahan Terjadinya Luka Diabetes Pada Pasien Diabetes Melitus Di Rawat Jalan RSUP Dr Sitanala Kota Tangerang

Bela Sapila, Destiawan Eko Utomo, Imas Sartika
Abstract: Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolik yang menyerang lebih dari 340 juta manusia di seluruh dunia dan sekitar 20% diantaranya menyebabkan luka. Luka diabetes melitus umumnya terjadi di kaki,&#8230; pada penderita Diabetes melitus dan 6% diantaranya membutuhkan perawatan rawat inap di rumah sakit karena luka mengalami infeksi. Menjadi kronis, atau mengalami komplikasi. Tujuan: Mengetahui tentang apakah ada hubungan antara pengetahuan penderita penyakit Diabetes Melitus terhadap pencegahan luka Diabetes Melitus. Desain Penelitian: penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Teknik Sampel: Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Jumlah Sampel: Jumlah sampel 104 responden. Hasil Penelitian: Analisis Menggunakan Uji Chi-Square terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan diabetes melitus dengan pencegahan diabetes melitus dengan p-value 0,004. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan diabetes melitus dengan pencegahan diabetes melitus dengan p-value 0,004 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima yang memili arti terdapat Hubungan pengetahuan dengan pencegahan terjadinya luka diabetes pada pasien diabetes melitus di rawat jalan RSUP Dr Sitanala Kota Tangerang.

Pengaruh Terapi Genggam Jari Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi

Ashila Almasyah, Dewi Nur Puspita Sari, Zahrah Maulidia Septimar
Abstract: Latar Belakang: Hipertensi adalah kondisi medis yang umum terjadi pada lansia dan dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Terapi genggam jari adalah salah satu metode alternatif yang dapat membantu menurunkan&#8230; tekanan darah dengan cara merangsang titik-titik refleksi pada jari-jari tangan. Berdasarkan fenomena yang ditemukan oleh peneliti, warga lansia di wilayah RW 05 Kelurahan Batu Jaya belum pernah melakukan penanganan hipertensi dengan terapi genggam jari. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi genggam jari terhadap perubahan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental berupa one group pretest-posttest design. Desain ini bertujuan untuk mengetahui perubahan tekanan darah sebelum dan sesudah diberikan intervensi terapi genggam jari. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pertemuan pertama, tekanan darah sistolik dan diastolik mengalami perubahan signifikan dengan nilai Asymp. Sig (2-tailed) 0,000 < 0,005. Pada pertemuan kedua, data tekanan darah sistolik dan diastolik juga mengalami perubahan signifikan dengan nilai Asymp. Sig (2-tailed) 0,000 < 0,005. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak, yang berarti terdapat pengaruh terapi genggam jari terhadap perubahan tekanan darah. Kesimpulan: terapi genggam jari berpengaruh terhadap perubahan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di wilayah RW 05 Kelurahan Batu Jaya.

Hubungan Antara Pengetahuan, Dukungan Keluarga Dan Sarana Terhadap Keaktifan Lanjut Usia Mengikuti Kegiatan Posyandu Lansia Di Desa Bungin Wilayah Puskesmas Bungin

Abraham Tungka, Ahmil, Rahmat Doko
Abstract: Kurangnya pengetahuan lansia, dukungan keluarga bahkan sarana posyandu yang tidak memadai menjadi masalah ketidakaktifan lansia berkunjung ke posyandu. Studi pendahuluan mengatakan lansia tidak mengetahui tentang tujuan&#8230; dan manfaat posyandu lansia bahkan anggota keluarga tidak pernah mengantarkan lansia ke posyandu lansia. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara pengetahuan, dukungan keluarga dan sarana dengan keaktifan lanjut usia mengikuti kegiatan posyandu lansia di desa Bungin wilayah Puskesmas Bungin. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional menggunakan desain observasional analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia di desa Bungin, wilayah Puskesmas Bungin sebanyak 50 orang dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan berhubungan dengan keaktifan lanjut usia mengikuti kegiatan posyandu lansia dimana tingkat signifikansi 0,000 ≤ α = 0,05. Dukungan keluarga berhubungan dengan keaktifan lanjut usia mengikuti kegiatan posyandu lansia dimana tingkat signifikansi 0,000 ≤ α = 0,05. Sarana berhubungan dengan keaktifan lanjut usia mengikuti kegiatan posyandu lansia dimana tingkat signifikansi 0,000 ≤ α = 0,05. Simpulannya adalah ada hubungan antara pengetahuan, dukungan keluarga dan sarana dengan keaktifan lanjut usia mengikuti kegiatan posyandu lansia di desa Bungin, wilayah Puskesmas Bungin. Saran bagi keluarga untuk dapat meningkatkan dukungannya bagi lansia agar lansia semakin aktif mengikuti kegiatan posyandu. Bagi puskesmas diharapkan untuk memotivasi dan mengarahkan keluarga lansia untuk mendukung lansia mengikuti kegiatan posyandu serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di posyandu lansia.