Abstract:Tujuan penelitian ini Untuk Mengembangkan dan mengimplementasikan model infrastruktur Jaringan Komputer pada SMK Muhammadiyah Marioriwawo menggunakan metode PPDIOO. Adapun metode yang Untuk proses perancangan jaringan metode…
tode mempergunakan metode “The PPDIOO network lifecyle” dimana metode ini sudah dipakai oleh cisco. PPDIOO memiliki keunggulan yang utama yakni bisa membuat total biaya kepemilikan (TCO) menjadi turun. Hasil implementasi Pada arsitektur jaringan yang di bangun ini akan menggunakan topologi star dengan pertimbangan efisiensi biaya dan efektivitas transfer data antar komputer di dalam jaringan dan pengembangan dan pengelolaan jaringan. Kesimpulan hasil penelitian ini yaitu Penerapan infrastruktur jaringan yang yang di gunakan untuk mentrasfer data antar komputer pada LAB belum terkoneksi jaringan antar komputer ,Menghasilkan perancangan jaringan komputer Local Area Network ( LAN ) yang dapat di gunakan pada LAB SMK Muhammadiyah Marioriwawo untuk proses mentransfer data dengan menggunakan jaringan komputer Local Area Network ( LAN ), hasil pengujiannya jaringan komputer pada LAB SMK Muhammadiyah Marioriwawo sudah terkoneksi pada jaringan
Abstract:Jalan Trans Kalimantan merupakan jalan nasional yang berfungsi sebagai arteri primer dan berperan penting sebagai penghubung antarwilayah di Kalimantan. Salah satu segmen yang memiliki aktivitas lalu lintas tinggi berada…
pada KM 17+000 sampai KM 25+000 di Desa Mintin, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau. Ruas jalan ini menjadi akses utama menuju Pelabuhan Feri Mintin serta kawasan permukiman di sekitarnya sehingga menimbulkan potensi konflik lalu lintas yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi eksisting jalan, menganalisis tingkat kecelakaan lalu lintas, menentukan lokasi rawan kecelakaan (black site), serta memberikan rekomendasi penanganan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan eksploratif melalui pengumpulan data primer berupa survei kondisi geometrik jalan, marka, rambu, penerangan, serta volume lalu lintas, dan data sekunder berupa data kecelakaan lalu lintas periode 2021–2025 yang diperoleh dari Polres Pulang Pisau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode tersebut tercatat 30 kejadian kecelakaan yang didominasi oleh sepeda motor dan kendaraan ringan. Berdasarkan analisis Angka Ekivalen Kecelakaan (AEK) dan Upper Control Limit (UCL), segmen KM 23+500 sampai KM 24+000 teridentifikasi sebagai lokasi dengan tingkat kecelakaan tertinggi dan menjadi prioritas penanganan. Faktor dominan penyebab kecelakaan meliputi tingginya volume lalu lintas, aktivitas keluar-masuk kendaraan, kondisi geometrik jalan yang bervariasi, serta fasilitas keselamatan jalan yang belum optimal.
Abstract:Perkembangan Kota Palangka Raya pada sektor pendidikan, perdagangan, dan pariwisata meningkatkan mobilitas lalu lintas perkotaan. Jalan Yos Sudarso merupakan salah satu ruas jalan utama yang menjadi akses menuju kawasan…
Taman Kuliner Tunggal Sangomang sehingga memiliki volume lalu lintas yang relatif tinggi, khususnya pada malam hari. Tingginya aktivitas kawasan menyebabkan meningkatnya permintaan parkir yang sebagian besar dilayani melalui parkir pada badan jalan (On-Street parking), meskipun tersedia fasilitas parkir di luar badan jalan. Kondisi tersebut menimbulkan hambatan samping yang dapat mengurangi lebar efektif jalan dan berpotensi menurunkan kinerja lalu lintas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh parkir di bahu jalan terhadap kinerja ruas Jalan Yos Sudarso segmen Taman Kuliner Tunggal Sangomang. Data penelitian diperoleh melalui survei lapangan meliputi kondisi geometrik jalan, volume lalu lintas, komposisi kendaraan, dan hambatan samping selama satu minggu pada pukul 15.00–17.00 dan 19.00–21.00 WIB. Analisis dilakukan berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 dengan menghitung kapasitas jalan, kecepatan arus bebas, derajat kejenuhan, kecepatan tempuh, dan waktu tempuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parkir di bahu jalan menurunkan kapasitas jalan sebesar 50,6% dari 3205,66 smp/jam menjadi 1582,30 smp/jam serta meningkatkan derajat kejenuhan dari 0,21 menjadi 0,72 sehingga tingkat pelayanan jalan menurun dari B menjadi C.
Abstract:Tanah longsor merupakan bencana alam yang sering terjadi di Indonesia dan menimbulkan dampak serius bagi masyarakat. Kabupaten Kebumen, khususnya Desa Jemur Kecamatan Pejagoan, termasuk wilayah rawan tanah longsor sehingga…
ga diperlukan pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat guna mengurangi risiko serta dampak yang ditimbulkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan masyarakat tentang kesiapsiagaan bencana tanah longsor di Desa Jemur Kabupaten Kebumen. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian sebanyak 596 warga RW 2 Desa Jemur, dengan sampel sebanyak 86 responden yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianlisis secara univariat. Berdasarkan hasil penelitian karakteristik responden mayoritas berusia pada kelompok usia dewasa produktif yaitu (30-59 tahun) sebanyak 69 responden (80,2%), tingkat pendidikan terakhir responden berpendidikan SMP dan SMA masing-masing sebanyak 29 responden (33,7%), lama tinggal hampir seluruh responden tinggal lebih dari 10 tahun, yaitu sebanyak 85 reponden (98,8%), dan tingkat pengetahuan responden mayoritas, yaitu sebanyak 58 responden (67,4%). mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang kesiapsiagaan bencana tanah longsor.
Abstract:Indo Defence Expo & Forum merupakan salah satu pameran bidang pertahanan dan keamanan yang mempertemukan industri, pemerintah, dan akademisi. Akademisi dapat berpartisipasi pada Indo Defence Expo & Forum sebagai lembaga…
pendidikan dan penelitian yang berperan dalam mengembangkan pengetahuan dan teknologi, misalnya melalui hasil penelitian Dosen dan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun Business Model Canvas Universitas Nurtanio Bandung pada Indo Defence Expo & Forum sebagai bentuk strategi promosi dan kerjasama. Penelitian kualitatif ini mengambil studi kasus di Universitas Nurtanio Bandung. Proses pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan studi pustaka. Data yang sudah terkumpul diuji keabsahannya menggunakan triangulasi kemudian dianalisis secara interaktif membentuk Business Model Canvas yang menyajikan strategi promosi dan strategi kerjasama Universitas Nurtanio Bandung melalui partisipaasi Indo Defence Expo & Forum. Hasil penelitian menunjukkan Universitas Nurtanio Bandung berpotensi besar untuk berpartisipasi pada Indo Defence Expo & Forum. Dengan berpartisipasi, Universitas Nurtanio Bandung dapat meningkatkan visibilitas dan reputasinya sebagai lembaga pendidikan yang berkualitas, yaitu melalui kegiatan penyebaran hasil penelitian, pengabdian kepada masyarakat, sekaligus sebagai sarana promosi institusi dan kerjasama. Rekomendasi yang peneliti berikan adalah hendaknya Universitas Nurtanio Bandung berpartisipasi sebagai exhibitor pada kegiatan Indo Defence Expo & Forum 2026 untuk merealisasikan strategi promosi dan kerjasama yang terbentuk.
Abstract:Pemanfaatan sistem informasi dalam pemerintahan daerah menjadi faktor penting dalam mendukung pengambilan keputusan yang efektif dan berbasis data. Pemerintah daerah dituntut mampu mengolah data yang dihasilkan dari aplikasi…
kasi layanan publik menjadi informasi yang ringkas, akurat, dan mudah dipahami oleh pengambil keputusan. Pemerintah Kabupaten Batubara telah mengembangkan aplikasi SIBAHAGIA (Sistem Informasi Batubara Harus Giat Inovasi) sebagai salah satu inovasi daerah yang menghasilkan data terkait aktivitas dan partisipasi digital masyarakat. Namun, data tersebut belum sepenuhnya dimanfaatkan dalam bentuk informasi strategis untuk mendukung proses pengambilan keputusan, khususnya pada program literasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan informasi pemerintah daerah serta merancang dashboard sistem informasi literasi digital berbasis data aplikasi SIBAHAGIA. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis kebutuhan melalui studi dokumen dan wawancara dengan pemangku kepentingan pemerintah daerah, perancangan dashboard menggunakan pendekatan System Development Life Cycle (SDLC), serta pemodelan visualisasi informasi yang mengacu pada indikator kinerja utama (Key Performance Indicators). Hasil penelitian berupa rancangan dashboard yang menyajikan informasi literasi digital secara terintegrasi, meliputi tingkat penggunaan aplikasi, sebaran pengguna, dan capaian program literasi digital. Rancangan dashboard ini diharapkan dapat membantu pemerintah Kabupaten Batubara dalam melakukan monitoring dan evaluasi program literasi digital secara lebih efektif, serta mendukung pengambilan keputusan yang cepat dan berbasis data. Selain itu, penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam pengembangan sistem informasi pemerintahan daerah berbasis dashboard.
Abstract:This study investigates the formation and sustenance of a Green Organizational Culture within Islamic schools, focusing on the pivotal role of teachers' akhlak (ethical character) and their exemplary behavior (qudwah hasanah)…
anah) as the primary drivers. A Green Organizational Culture is defined as a shared set of values, beliefs, and practices that prioritize environmental stewardship, sustainability, and ecological responsibility as integral to the school's identity and daily operations. Employing an ethnographic case study approach, this research was conducted at two Islamic secondary schools recognized for their proactive environmental programs. Data were gathered through prolonged observation, in-depth interviews with teachers and students, and analysis of school artifacts. Findings reveal that teacher akhlak—manifested as personal environmental mindfulness, consistency between words and actions, and moral motivation rooted in Islamic teachings—is the cornerstone for authentic cultural change. Teachers who embody green values act as transformative agents, legitimizing environmental norms, inspiring student imitation, and embedding sustainability into the hidden curriculum. The study concludes that institutional green policies are insufficient without the cultivation of akhlak-based environmental ethics among educators. It proposes a model of "Akhlak-Based Eco-Pedagogy" for teacher development.
Abstract:This study examines the management processes involved in developing green infrastructure for Islamic educational institutions, specifically focusing on the construction of madrasah buildings using green building concepts.…
. It investigates how environmental sustainability principles can be systematically integrated into the planning, design, construction, and operational phases of madrasah development projects. Utilizing a qualitative case study approach combined with document analysis, this research analyzes two madrasah building projects in Indonesia that have implemented green building strategies. Data were collected through in-depth interviews with project managers, architects, contractors, madrasah leaders, and stakeholders, alongside analysis of project documents, designs, and specifications. Findings reveal that successful implementation requires an integrated management approach encompassing green design adaptation to local context, sustainable material sourcing, energy and water efficiency integration, waste management during construction, and life-cycle cost considerations. The study identifies key enablers including leadership commitment, technical expertise, community participation, and Islamic ethical alignment, while highlighting challenges such as budget constraints, regulatory gaps, and technical capacity limitations. This research contributes a framework for madrasah green building project management that balances environmental responsibility with educational functionality and Islamic architectural values.
Abstract:This paper discussed the result of Controlled Speaking Practices of Senior Students at SMA. This teaching technique had a big contribution to improve accuracy and fluency in speaking. The study aimed to investigate the strengths…
trengths and weaknesses of Controlled Speaking Practices and it was also to find whether Controlled Speaking Practices is effective in improving the speaking skill of senior students or not. The study took place at SMA TA’MIRIYAH Surabaya. The school carried out Controlled Speaking Practices in conversation class in the first grade of senior high school students. Qualitative descriptive approach and observation were applied in this study. The writer used recording and field notes as the techniques in conducting observation. The writer analyzed the strengths and weaknesses of controlled speaking practice which were according to three aspects: the result of practicing the task, how the teacher conducted the task, and the way students’ talk in the class. From the data analysis, Controlled Speaking Practices also can indicate that this is the right technique to improve the students’ speaking skill. The researcher concluded that Controlled Speaking Practices might be a tool of practice speaking English which can assist the students to achieve good speaking English.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendekonstruksi representasi gender dalam teks-teks tasawuf klasik melalui pendekatan hermeneutika kritis. Fokus utama adalah mengungkap potensi narasi spiritual non-patriarkal…
rkal yang tersembunyi di balik metafora gender yang kompleks dalam karya tiga tokoh sentral: Ibnu ‘Arabi, Jalaluddin Rumi, dan Al-Ghazali. Penelitian menggunakan metode analisis teks kualitatif dengan pendekatan hermeneutika dekonstruktif. Sumber data primer meliputi karya fundamental ketiga tokoh, yaitu Al-Futuhat al-Makkiyyah dan Fusus al-Hikam (Ibnu ‘Arabi), Masnavi-ye Ma’navi (Rumi), serta Ihya’ ‘Ulum al-Din dan Mishkat al-Anwar (Al-Ghazali). Analisis dilakukan melalui eksplorasi tekstual, dekonstruksi binarisme gender, dan kontekstualisasi kritis terhadap realitas sosial-historis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tasawuf klasik mengandung dualitas mendasar antara semesta metafora spiritual yang transformatif dan realitas institusional yang patriarkal. Ibnu ‘Arabi menawarkan landasan ontologis egaliter melalui konsep Wahdat al-Wujud, yang meruntuhkan hierarki esensial gender. Rumi menggunakan metafora erotis yang ambigu untuk mengaburkan batas gender dan mensakralkan sifat feminin. Sementara itu, Al-Ghazali memperlihatkan kontradiksi internal antara wacana normatif patriarkal dalam Ihya’ dan visi kosmologis inklusif dalam Mishkat. Tasawuf klasik bukanlah monolit patriarkal, melainkan medan wacana yang kaya akan potensi dekonstruktif terhadap binarisme gender. Pembacaan kritis terhadap metafora gender dalam karya ketiga tokoh ini mengungkap “arsip internal” yang dapat mendukung spiritualitas non-biner dan emansipatif. Namun, potensi ini sering terbelenggu oleh struktur institusional dan pembacaan dominan yang patriarkal. Penelitian ini menyoroti pentingnya hermeneutika kritis dalam membuka ruang penafsiran yang lebih adil gender dalam tradisi intelektual Islam.