Abstract:Abstract: Padang City holds various historical relics from the Dutch colonial era, which possess significant historical value and high tourism potential. However, information regarding the locations and descriptions of these…
hese relics is still scattered and difficult to access in an integrated manner. This study aims to design and implement an Android-based Geographic Information System (GIS) that presents an interactive map containing the locations, descriptions, and photos of the heritage sites, along with a regional filter feature to facilitate navigation. The development process began with data collection from the Tourism Office and field observations, followed by map processing in ArcMap, publication to ArcGIS Online, and the creation of an Android application using ArcGIS Maps SDK and Jetpack Compose. Integration with a MySQL database allows the automatic display of location points on the map. The implementation results show that the application can display 33 heritage site points in three districts of Padang City, complete with descriptions, photos, district filters, and Web Map integration. Testing demonstrated that the application runs smoothly, is informative and interactive, and can support cultural preservation efforts while encouraging interest in historical tourism in Padang City.
Keywords: geographic information system; dutch heritage; arcgis; android; padang city.
Abstrak: Kota Padang menyimpan berbagai peninggalan bersejarah dari masa kolonial Belanda yang memiliki nilai sejarah dan potensi wisata tinggi. Namun, informasi mengenai lokasi dan deskripsi peninggalan tersebut masih tersebar dan sulit diakses secara terpadu. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis Android yang menyajikan peta interaktif berisi lokasi, deskripsi, foto peninggalan, serta dilengkapi fitur filter wilayah untuk memudahkan penelusuran. Proses pengembangan diawali dengan pengumpulan data dari Dinas Pariwisata dan observasi lapangan, dilanjutkan dengan pengolahan peta di ArcMap, publikasi ke ArcGIS Online, serta pembuatan aplikasi Android menggunakan ArcGIS Maps SDK dan Jetpack Compose. Integrasi dengan basis data MySQL memungkinkan penampilan titik lokasi secara otomatis pada peta. Hasil implementasi menunjukkan aplikasi mampu menampilkan 33 titik peninggalan di tiga kecamatan di Kota Padang, lengkap dengan deskripsi, foto, filter kecamatan, dan integrasi Web Map. Hasil pengujian membuktikan aplikasi berjalan lancar, informatif, dan interaktif sehingga dapat mendukung upaya pelestarian budaya, dan mendorong peningkatan minat wisata sejarah di Kota Padang.
Kata kunci: sistem informasi geografis; peninggalan belanda;arcgis; android; kota padang
Abstract:Abstract: (GIS) application to map the locations of gambier warehouses in Koto XI Tarusan District, Pesisir Selatan Regency. The background of this study is the absence of a reliable information system that can provide accurate…
ccurate spatial data and details about the locations of gambier warehouses. This lack of information often hinders farmers, consumers, and local authorities in accessing and managing data effectively. The application was developed using ArcGIS technology, Java programming language, and Android Studio. Data collection was conducted through field observation and interviews with warehouse owners. The result of this study is an interactive map-based application that simplifies the process of locating gambier warehouses and presents visual data to support strategic decision-making. This application is expected to enhance distribution efficiency and contribute positively to the economic welfare of the local community.
Keywords: geographic information systems; arcgis; kotlin
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis Android yang dapat memetakan lokasi gudang gambir di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan. Latar belakang dari penelitian ini adalah belum tersedianya sistem informasi yang mampu memberikan data spasial dan informasi yang akurat mengenai letak gudang gambir, sehingga menyulitkan petani, konsumen, maupun pihak pemerintah dalam mengakses dan mengelola informasi tersebut. Dalam proses pengembangan aplikasi ini digunakan teknologi ArcGIS, bahasa pemrograman Java, dan Android Studio. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara dengan pemilik gudang. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi yang mampu menampilkan peta interaktif lokasi gudang gambir, mempermudah pengguna dalam pencarian informasi lokasi, dan memberikan data visual yang mendukung pengambilan keputusan strategis. Aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi distribusi gambir serta memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.
Kata kunci: sistem informasi geografis; arcgis; kotlin
Abstract:Abstract: The issue of stunting represents a significant obstacle in public health development efforts, particularly in the Asahan Regency area. Stunting not only affects children’s physical growth but also has implications…
tions for intellectual capacity and productivity in the future. This study aims to develop an information system based on a Web Geographic Information System (Web GIS) to monitor the geographic distribution of stunting cases and assist the Asahan Regency Health Office in making data-driven policy decisions. The method applied in this research is a quantitative descriptive approach, encompassing the stages of problem identification, data collection, system requirements analysis, design, implementation, and system evaluation. The research findings show that the developed Web GIS platform successfully displays stunting data by district through interactive digital map representation, facilitates data input and updates by healthcare workers, and provides information accessible to the general public. The system is considered capable of improving the effectiveness and efficiency of stunting case monitoring, while also supporting information transparency and the planning of more targeted intervention programs. With the implementation of this Web GIS, stunting prevention efforts in Asahan Regency can be carried out in a more structured manner and based on accurate spatial data.
Keywords: stunting; geographic information system; monitoring; mapping; asahan regency
Abstrak: Permasalahan stunting merupakan hambatan signifikan dalam upaya pengembangan kesehatan publik, terutama di wilayah Kabupaten Asahan. Stunting tidak hanya mempengaruhi aspek pertumbuhan jasmani anak, namun juga berimplikasi pada kemampuan intelektual dan daya produktif di masa mendatang. Studi ini memiliki tujuan untuk membangun sistem informasi yang berbasiskan Web Geographic Information System (Web GIS) dengan maksud memantau distribusi kasus stunting secara geografis dan memfasilitasi Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan dalam proses pengambilan kebijakan yang berdasarkan data. Metode yang diterapkan dalam riset ini adalah pendekatan deskriptif kuantitatif, meliputi fase identifikasi permasalahan, koleksi data, kajian kebutuhan sistem, perancangan, penerapan, dan penilaian sistem. Temuan penelitian menunjukkan bahwa platform Web GIS yang dikembangkan berhasil menampilkan data stunting per kecamatan melalui representasi peta digital yang interaktif, memfasilitasi proses input dan pemutakhiran data oleh tenaga kesehatan, serta menyediakan informasi yang dapat diakses oleh khalayak umum. Sistem tersebut dianggap mampu meningkatkan keefektifan dan keefisienan dalam monitoring kasus stunting, sekaligus mendukung keterbukaan informasi dan perencanaan program intervensi yang lebih tepat sasaran. Dengan adanya implementasi Web GIS ini, langkah-langkah penanggulangan stunting di Kabupaten Asahan dapat dilaksanakan dengan pendekatan yang lebih terstruktur dan berdasarkan data spasial yang tepat.
Kata Kunci: stunting; sistem informasi geografis; monitoring; pemetaan; kabupaten asahan
Abstract:Abstract: Stunting remains a significant chronic nutritional problem in Indonesia, with a prevalence of 21.6% in 2023. The primary cause is a lack of balanced nutritional intake from an early age. This research aims to develop…
evelop an innovative healthy food product in the form of frozen food made from nutrient-rich catfish and moringa leaves, integrated with a QR Code system into the "KA OLIF" application. This application provides educational information on how to prepare and the nutritional benefits of healthy snacks, aimed at increasing parental awareness of children's consumption patterns. The research method used was descriptive qualitative through observation, interviews, and literature studies. The results of the system development show that the integration of QR Code technology and educational applications can facilitate the delivery of information in a practical and interactive manner. This innovation not only provides a healthy food solution but also serves as an educational medium that supports the government's program to reduce stunting rates. By utilizing local potential such as catfish and moringa leaves, along with digital technology, this product is expected to reach a wider community and improve nutritional understanding from an early age.
Keywords: stunting; frozen food; nutrition fortification; QR code; ka olif application.
Abstrak: Stunting masih menjadi salah satu permasalahan gizi kronis yang signifikan di Indonesia, dengan prevalensi mencapai 21,6% pada tahun 2023. Penyebab utamanya adalah kurangnya asupan gizi seimbang sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi produk makanan sehat berbentuk frozen food berbahan dasar ikan patin dan daun kelor yang kaya akan nutrisi, serta diintegrasikan dengan sistem QR Code menuju aplikasi “KA OLIF”. Aplikasi ini menyediakan informasi edukatif mengenai cara penyajian dan manfaat gizi camilan sehat, yang ditujukan untuk meningkatkan kesadaran orang tua terhadap pola konsumsi anak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil dari pengembangan sistem menunjukkan bahwa integrasi teknologi QR Code dan aplikasi edukatif dapat mempermudah penyampaian informasi secara praktis dan interaktif. Inovasi ini tidak hanya menghadirkan solusi pangan sehat, namun juga menjadi media edukatif yang mendukung program pemerintah dalam menurunkan angka stunting. Dengan pemanfaatan potensi lokal seperti ikan patin dan daun kelor, serta teknologi digital, produk ini diharapkan mampu menjangkau masyarakat luas dan meningkatkan pemahaman gizi sejak dini.
Kata kunci: stunting; frozen food; fortifikasi gizi; QR code; aplikasi ka olif
Abstract:Abstract; This research aims to create and develop a web application as a place of information and complaints for visitors to the Harau European Village tour, which is located in the Harau Valley, Lima Puluh Kota Regency,…
, West Sumatra. This application was created to make tourists feel safe and comfortable. Its main features include problem reporting and an interactive map connected with Google Maps. This helps users search for nearby services and navigate easily. The system was created using the Agile method which includes planning, design, testing, and implementation stages. This research also includes user needs analysis and system testing with the black box method to ensure all functions work properly. The results showed that this application can work well according to user needs. This application makes it easier to access information, send reports online, and monitor reports directly. This application helps improve digital services at tourist attractions and makes the tourist experience safer and more efficient.
Keywords; web application; tourist report; information service; security; convenience; kampung eropa harau
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk membuat dan mengembangkan aplikasi web sebagai tempat informasi dan pengaduan bagi pengunjung wisata Kampung Eropa Harau, yang berada di Lembah Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Aplikasi ini dibuat untuk membuat wisatawan merasa aman dan nyaman. Fitur utamanya termasuk pelaporan masalah dan peta interaktif yang terhubung dengan Google Maps. Ini membantu pengguna mencari layanan terdekat dan menavigasi dengan mudah. Sistem dibuat menggunakan metode Agile yang meliputi tahap perencanaan, desain, pengujian, dan pelaksanaan. Penelitian ini juga termasuk analisis kebutuhan pengguna dan pengujian sistem dengan metode black box untuk memastikan semua fungsi bekerja dengan baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ini bisa bekerja dengan baik sesuai kebutuhan pengguna. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi ini mempermudah akses informasi, pengiriman laporan secara online, dan pemantauan laporan secara langsung. Aplikasi ini membantu meningkatkan layanan digital di tempat wisata dan membuat pengalaman wisatawan lebih aman dan efisien.
Kata kunci; aplikasi web; laporan wisatawan; layanan informasi; keamanan; kenyamanan; kampung eropa harau
Abstract:Abstract: In today's digital era, the need for fast and accurate information is very important, especially for the Muslim community in ensuring the halalness of the products consumed. Asahan Regency has many MSMEs that do…
o not all have halal certification, making it difficult for the public to identify products that comply with Islamic law. This study aims to develop a web-based Geographic Information System (GIS) that is able to map MSMEs that have been halal certified in the Asahan Regency area. This system is designed using the PHP programming language, MySQL database, and CodeIgniter framework. The research methodology used is qualitative with a literature study approach, interviews, and observations. In the system that is built, users can see the location of MSMEs interactively through a digital map, as well as information related to products and halal status. The implementation results show that this system makes it easier for the Ministry of Religion to manage halal MSME data and helps the public access this information effectively. This system is expected to be an innovation that increases public trust in halal products, and encourages MSME actors to immediately take care of halal certification. In addition, this GIS supports transparency, education, and public services in the halal economy sector at the local level.
Keywords: UMKM; halal certification; geographic information system; mapping
Abstrak: Di era digital saat ini, kebutuhan akan informasi yang cepat dan akurat sangat penting, terutama bagi masyarakat Muslim dalam memastikan kehalalan produk yang dikonsumsi. Kabupaten Asahan memiliki banyak UMKM yang belum seluruhnya memiliki sertifikasi halal, sehingga menyulitkan masyarakat untuk mengidentifikasi produk yang sesuai syariat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis web yang mampu memetakan UMKM yang telah tersertifikasi halal di wilayah Kabupaten Asahan. Sistem ini dirancang dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP, basis data MySQL, dan framework CodeIgniter. Metodologi penelitian yang digunakan bersifat kualitatif dengan pendekatan studi literatur, wawancara, dan observasi. Dalam sistem yang dibangun, pengguna dapat melihat lokasi UMKM secara interaktif melalui peta digital, serta informasi terkait produk dan status kehalalan. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem ini memudahkan Kementerian Agama dalam mengelola data UMKM halal dan membantu masyarakat dalam mengakses informasi tersebut secara efektif. Sistem ini diharapkan dapat menjadi inovasi yang meningkatkan kepercayaan publik terhadap produk halal, serta mendorong pelaku UMKM untuk segera mengurus sertifikasi halal. Selain itu, SIG ini mendukung transparansi, edukasi, dan pelayanan publik dalam sektor ekonomi halal di tingkat lokal.
Kata kunci: UMKM; sertifikasi halal; sistem informasi geografis; pemetaan
Abstract:Abstract: Bismillah Ponsel in Kisaran Kota faces challenges in managing internet voucher stock due to inefficient manual recording and limited active period. To overcome this problem, the application of the Single Moving…
Average (SMA) forecasting method is proposed to predict stock needs based on historical data. Thus, business owners can manage stock more optimally, avoid shortages or excess inventory, and improve business efficiency and finances. The results of the application of the SMA method show the prediction of voucher stock needs for April and May with fairly good Mean Absolute Percentage Error (MAPE) accuracy. For IM3 vouchers, the stock predictions for each month are 244 and 244.5 (MAPE 8.21%). Axis vouchers as many as 798 (MAPE 5.02%), XL as many as 713 and 724.5 (MAPE 5.02%), Telkomsel as many as 942 and 951 (MAPE 3.23%), Tri as many as 490 and 491 (MAPE 7.94%), and Smartfren as many as 656 and 664 (MAPE 5.38%). With quite high accuracy, the SMA method has proven to be able to predict sales quickly and accurately, help provide stock according to needs, and increase the operational efficiency of Bismillah Ponsel.
Keywords: inventory; management; sales; forecasting; single moving average (SMA).
Abstrak: Bismillah Ponsel di Kisaran Kota menghadapi tantangan dalam pengelolaan stok voucher internet akibat pencatatan manual yang tidak efisien dan masa aktif terbatas. Untuk mengatasi masalah ini, diusulkan penerapan metode peramalan Single Moving Average (SMA) guna memprediksi kebutuhan stok berdasarkan data historis. Dengan demikian, pemilik usaha dapat mengelola stok lebih optimal, menghindari kekurangan atau kelebihan persediaan, serta meningkatkan efisiensi dan keuangan bisnis.Hasil penerapan metode SMA menunjukkan prediksi kebutuhan stok voucher untuk April dan Mei dengan akurasi Mean Absolute Percentage Error (MAPE) yang cukup baik. Untuk voucher IM3, prediksi stok masing-masing bulan adalah 244 dan 244,5 (MAPE 8,21%). Voucher Axis sebanyak 798 (MAPE 5,02%), XL sebanyak 713 dan 724,5 (MAPE 5,02%), Telkomsel sebanyak 942 dan 951 (MAPE 3,23%), Tri sebanyak 490 dan 491 (MAPE 7,94%), serta Smartfren sebanyak 656 dan 664 (MAPE 5,38%). Dengan akurasi yang cukup tinggi, metode SMA terbukti mampu meramalkan penjualan secara cepat dan akurat, membantu penyediaan stok sesuai kebutuhan, serta meningkatkan efisiensi operasional Bismillah Ponsel.
Kata Kunci: manajemen; persediaan; peramalan; penjualan; single moving average (SMA
Abstract:Abstract: Active Family Planning (FP) participants are one of the indicators of the success of the FP program. This study aims to cluster the level of activity of active FP participants in Asahan Regency using the K-Means…
s method. The data used is data on active FP participants in Asahan Regency in 2021. The results of the study showed that there are three groups of active FP participants based on their level of activity, namely the group with a low level of activity, the group with a medium level of activity, and the group with a high level of activity. The group with a low level of activity consists of 7 districts, namely B.P Mandoge, Pulau Rakyat, Tanjung Balai, Air Batu, Sei Dadap, Pulo Bandring, and Kisaran Barat. The impact of low active FP participants in a district is an increase in the number of unwanted births, an increase in the number of maternal and child deaths, and an increase in population density. The group with a medium level of activity consists of 15 districts, namely Bandar Pulau, Aek Songsongan, Rahuning, Aek Kuasan, Aek Ledong, S. Kepayang, S. Kepayang Barat, S. Kepayang Timur, Teluk Dalam, Buntu Pane, Tinggi Raja, Setia Janji, Meranti, R. Panca Arga, and Silau Laut. The group with a high level of activity consists of 3 districts, namely Simpang Empat, Air Joman, and Kisaran Timur. The impact of the high number of active FP participants in a district is an increase in maternal and child health, an increase in family economy, and an increase in family welfare. The results of this clustering analysis can be used by the National Population and Family Planning Agency (BKKBN) of Asahan Regency to improve public understanding of the importance of birth control. This can be done through socialization throughout the regency, especially in districts where the results of the analysis show that the number of active FP participants is quite large.
Keywords: Family Planning, K-Means, Cluster
Abstrak: Peserta Keluarga Berencana (KB) aktif merupakan salah satu indikator keberhasilan program KB. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan klasterisasi tingkat keaktifan peserta KB aktif di Kabupaten Asahan menggunakan metode K-Means. Data yang digunakan adalah data peserta KB aktif di Kabupaten Asahan tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga kelompok peserta KB aktif berdasarkan tingkat keaktifannya, yaitu kelompok dengan tingkat keaktifan rendah, kelompok dengan tingkat keaktifan sedang, dan kelompok dengan tingkat keaktifan tinggi. Kelompok dengan tingkat keaktifan rendah terdiri dari 7 Kecamatan, yaitu B.P Mandoge, Pulau Rakyat, Tanjung Balai, Air Batu, Sei Dadap, Pulo Bandring, dan Kisaran Barat. Dampak dari rendahnya peserta aktif KB di suatu Kecamatan yaitu meningkatnya angka kelahiran tidak diinginkan, meningkatnya angka kematian ibu dan bayi, dan meningkatnya kepadatan penduduk. Kelompok dengan tingkat keaktifan sedang terdiri dari 15 Kecamatan, yaitu Bandar Pulau, Aek Songsongan, Rahuning, Aek Kuasan, Aek Ledong, S. Kepayang, S. Kepayang Barat, S. Kepayang Timur, Teluk Dalam, Buntu Pane, Tinggi Raja, Setia Janji, Meranti, R. Panca Arga, dan Silau Laut. Kelompok dengan tingkat keaktifan tinggi terdiri dari 3 Kecamatan, yaitu Simpang Empat, Air Joman, dan Kisaran Timur. Dampak dari tingginya peserta aktif KB di suatu Kecamatan yaitu meningkatnya kesehatan ibu dan anak, meningkatnya ekonomi keluarga, dan meningkatnya kesejahteraan keluarga. Hasil analisis klasterisasi ini dapat dimanfaatkan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kabupaten Asahan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pengendalian kelahiran. Hal ini dapat dilakukan melalui sosialisasi di seluruh wilayah kabupaten, khususnya di kecamatan-kecamatan yang hasil analisisnya menunjukkan jumlah peserta KB aktif cukup banyak.
Kata kunci: Keluarga Berencana, K-Means, Klaster
Abstract:Abstract: Information technology has a significant impact on everyday life, including in the business world. The use of the internet and information technology supports the concept of Customer Relationship Management (CRM)…
M) in maximizing customer service through websites. Customer satisfaction is an important factor in maintaining customer loyalty, and a CRM strategy is an effective approach to achieving this goal. Budi Bookstore faces various challenges in promoting products, manual data management, and a lack of interactive platforms for customers. Therefore, this research aims to implement a web-based CRM strategy at Budi Bookstore. The method used in this research is the CRM method, which is a method for increasing customer loyalty towards company products by using integrated software applications based on e-commerce business strategies. This research is also supported by qualitative methods which aim to provide a broad and in-depth understanding of a problem that is being or will be studied. The research results show that the implementation of web-based CRM at Budi Bookstore has succeeded in making it easier to access product information, designing an online sales system, and improving relationships with customers. Thus, this project has the potential to increase sales, attract customers, and provide customer satisfaction.
Keywords: CRM; Customer Loyalty; MySQL; PHP; Budi Bookstore
Abstrak: Teknologi informasi memiliki dampak signifikan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam dunia bisnis. Penggunaan internet dan teknologi informasi mendukung konsep Customer Relationship Management (CRM) dalam memaksimalkan pelayanan pelanggan melalui situs web. Kepuasan pelanggan menjadi faktor penting dalam mempertahankan loyalitas pelanggan, dan strategi CRM merupakan pendekatan yang efektif untuk mencapai tujuan ini. Toko Buku Budi menghadapi berbagai tantangan dalam mempromosikan produk, pengelolaan data manual, dan kurangnya wadah interaktif untuk pelanggan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan strategi CRM berbasis web di Toko Buku Budi. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah metode CRM yang merupakan metode untuk meningkatkan loyalitas pelanggan terhadap produk perusahaan dengan menggunakan aplikasi perangkat lunak terintegrasi berdasarkan strategi bisnis e-commerce. Penelitian ini juga didukung dengan metode kualitatif yang bertujuan untuk memberikan pemahaman secara luas dan mendalam terhadap suatu permasalahan yang sedang atau yang akan dikaji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi CRM berbasis web di Toko Buku Budi berhasil mempermudah akses informasi produk, merancang sistem penjualan online, dan meningkatkan hubungan dengan pelanggan. Dengan demikian, proyek ini berpotensi meningkatkan penjualan, menarik pelanggan, dan memberikan kepuasan kepada pelanggan.
Kata kunci: CRM; Loyalitas Pelanggan; MySQL; PHP; Toko Buku Budi
Abstract:Abstract: The school management routinely determines the majors of private students at Madrasah Aliya (MAS) every year. YMPI Private Madrasah Ariyah (MAS) is one of the MAs that implements the 2013 curriculum. One of the…
work programs in the MAS Curriculum is to register for the first year majors which will continue to the second year. In this case, a decision support system (DSS) is a computer interactive system that assists school management in making decisions. In this study the system development method used is the Prototyping Method. Prototyping is a system development method that is widely used. With this method, developers and customers can interact with each other during the system creation process. The system prototype method involves the user directly with analysis and design, very effective for system correction. A decision support system with the SAW (Simple Additive Weighting) method is used to solve the problem of choosing a major. The application of the SAW method is expected to support the decision-making process to choose a major that is in accordance with the students' academic grades while still in junior high schools beforehand as well as the IQ abilities of each student and the results of their interest in the chosen major. The research resulted in an application that is able to determine the choice of majors with the results of an application by determining the value/weight using the SAW method so that it can be determined that Abdul Rozak entered the Science major and Abil Akbar entered the Social Sciences major.
Keywords: decision making system; selection of majors; SAW; criteria.
Abstrak: Pihak manajemen sekolah rutin menentukan jurusan siswa swasta di Madrasah Aliya (MAS) setiap tahun. Madrasah Ariyah Swasta YMPI (MAS) merupakan salah satu MA yang menerapkan kurikulum 2013. Salah satu program kerja dalam Kurikulum MAS adalah mendaftar ke jurusan tahun pertama yang akan melanjutkan ke tahun kedua. Dalam hal ini, sistem pendukung keputusan (DSS) adalah sistem interaktif komputer yang membantu pihak manajemen sekolah dalam mengambil keputusan. Dalam penelitian ini metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Metode kuantitatif. Dengan mengumpulkan data berupa angka dengan kriteria yang telah ditentukan mulai dari data nilai akademik IPA dan IPS, Nilai tingkat kecerdasan (IQ) serta nilai minat dari setiap siswa yang diperoleh dari kuisoner.Sistem pendukung keputusan dengan metode SAW (Simple Additive Weighting) digunakan untuk menyelesaikan masalah pemilihan jurusan. Penerapan metode SAW diharapkan dapat mendukung proses pengambilan keputusan untuk memilih jurusan yang sesuai dengan nilai akademik siswa saat masih di sekolah SLTP sebelmumnya serta kemampuan IQ masing-masing siswa serta hasil minat mereka ke jurusan pilihan tersebut. Penelitian menghasilkan aplikasi yang mampu menentukan pilihan jurusan dengan hasil sebuah aplikasi dengan menentukan nilai/bobot dengan menggunakan metode SAW sehingga dapat ditentukan bahwa Abdul Rozak masuk ke jurusan IPA serta Abil Akbar masuk kejurusan IPS.
Kata kunci: sistem penentuan keputusan; pemilihan jurusan; SAW; kriteria