Abstract:Abstract: The use of technology is currently progressing and its development can be used in the processing, dissemination, and presentation of good information. The application system so far has been able to provide attractive…
active services and make work easier for the public, both in information services and documentation services, such as monitoring applications. In line with the problems that exist in PT. SIBATEL, where in the previous update monitoring process work in the field to report to their superiors was considered to be inefficient. The purpose of this research is to design an application system for site and generator maintenance update monitoring that is useful at PT. SIBATEL. In designing this system application, it is hoped that it can be completed quickly and properly according to needs by using Scrum or the Agile Scrum framework. The results of this application development are considered effective and efficient in terms of time and are structured in carrying out the features needed by going through the stages: Product Backlog, Sprint Planning Meeting, Sprint Backlog, Daily Stand Up Meeting, Sprint Review, and Sprint Retrospective, with Focus factors which are used by 0.8 or 80% with a different sprint length in each sprint. So the selection of the scrum method in the development of site and generator maintenance update monitoring applications at PT. SIBATEL is considered quite good and useful.
Keywords: scrum; application; system; monitoring; maintenance; site; genset
Abstrak: Pemanfaatan teknologi saat ini sudah berkembang maju dan perkembangannya dapat digunakan dalam pengolahan, penyebaran, dan penyajian informasi yang baik. Sistem aplikasi hingga saat ini telah mampu memberikan layanan yang menarik dan meringankan pekerjaan kepada khalayak publik, baik dalam layanan informasi maupun dalam layanan dokumentasi, seperti halnya aplikasi monitoring. Sejalan dengan masalah yang ada pada PT. SIBATEL, dimana pada proses update monitoring sebelumnya pemantauan pekerjaan dilapangan untuk melaporkan ke atasannya dinilai kurang efisien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang sistem aplikasi monitoring update maintenance site dan genset yang berguna pada PT. SIBATEL. Dalam perancangan aplikasi sistem ini diharapkan dapat diselesaikan dengan cepat dan baik sesuai kebutuhan dengan menggunakan scrum atau kerangka kerja Agile Scrum. Hasil dari pengembangan aplikasi ini dinilai efektif dan efisien dari segi waktu serta terstruktur dalam pengerjaan fitur-fitur yang dibutuhkan dengan melalui tahapan : Product Backlog, Sprint Planning Meeting, Sprint Backlog, Daily Stand Up Meeting, Sprint Review, dan Sprint Retrospective, dengan Focus factor yang digunakan sebesar 0,8 atau 80% dengan panjang sprint yang berbeda pada tiap-tiap sprint. Sehingga pemilihan metode scrum dalam pengembangan aplikasi monitoring update maintenance site dan genset pada PT. SIBATEL dinilai cukup baik dan berguna.
Kata kunci: scrum; application; system; monitoring; maintenance; site; genset
Abstract:Abstract: Information Technology and Computers are currently experiencing very rapid development, both in terms of hardware and software, the website is a tool for disseminating information and communication among the public,…
blic, while the internet, which can be accessed via smartphones, can provide a lot of information without the need for money and time. Magazine is a medium that contains content and images packaged in an attractive and simple way to make it easier to understand concepts, magazines also contain educational information that can add insight Waterfall is a sequential development model, which is systematic and sequential in building a device software, and the manufacturing process follows the flow from analysis, design, code, testing and maintenance.
Keywords: information system; e-magazine; modeling
Abstrak : Teknologi Informasi dan Komputer saat ini mengalami perkembangan yang sangat pesat, baik dari segi hardware maupun software, website adalah alat sebagai penyebar informasi dan komunikasi di kalangan masyarakat sedangkan internet yang disudah bisa diakses melalui smartphone ini dapat menyajikan banyak informasi tanpa memerlukan biaya dan waktu E-Magazine merupakan media yang berisi konten-konten dan gambar dikemas secara menarik dan ditampilkan dengan sederhana agar memudahkan dalam memahami konsep, majalah juga berisi informasi-informasi edukatif yang dapat menambah wawasan Waterfall merupakan suatu model pengembangan secara sekuensial, yang bersifat sistematis dan berurutan dalam membangun sebuah perangkat lunak, dan Proses pembuatannya mengikuti alur dari mulai analisis, desain, kode, pengujian dan pemeliharaaHasil analisis dapat memudahkan kita dalam memahami masalah dan dapat mengidentifikasi, mengevaluasi suatu permasalahan dan hambatan yang terjadi untuk mendapatkan kebutuhan yang diharapkan dari suatu sistem sehingga dapat diusulkan perbaikan
Kata Kunci: sistem informasi; e-magazine; pemodelan
Abstract:Abstract: This study aims to develop a web application that is able to facilitate teachers in providing exams with answer-type questions via voice using the speech recognition method and is able to display pictorial exam…
questions. The process of collecting research data was carried out through interviews and literature studies with case studies in the 4th semester English course in Informatics Engineering study program at Universal University. Web application development is carried out using the Extreme Programming method with testing through the Black Box Testing approach. In development, researchers used the Laravel framework with the PHP, Javascript, and MySQL programming languages as databases. The results of the Black Box test show that the web application is able to carry out the functionality according to the problems in this study. With this web application, it is hoped that teachers can easily provide exams with sound and image-based questions, provide a more interactive and effective learning experience for students, and enrich the use of technology in educational contexts.
Keywords: laravel; javascript; MySQL; PHP; speech recognition
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah aplikasi web yang mampu memfasilitasi pengajar dalam menyediakan ujian dengan pertanyaan bertipe jawab melalui suara menggunakan metode speech recognition serta mampu menampilkan pertanyaan ujian yang bergambar. Proses pengumpulan data penelitian dilakukan melalui metode wawancara dan studi pustaka dengan studi kasus di mata kuliah Bahasa Inggris 2 program studi Teknik Informatika semester 4 Universitas Universal. Pengembangan aplikasi web dilakukan menggunakan metode Extreme Programming dengan pengujian melalui pendekatan Black Box Testing. Dalam pengembangan, peneliti menggunakan framework Laravel dengan bahasa pemrograman PHP, Javascript, dan MySQL sebagai basis data. Hasil pengujian Black Box menunjukkan bahwa aplikasi web mampu menjalankan fungsionalitas sesuai dengan masalah yang ada dalam penelitian ini. Dengan adanya aplikasi web ini, diharapkan pengajar dapat dengan mudah menyediakan ujian dengan pertanyaan berbasis suara dan gambar, memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan efektif bagi mahasiswa, serta memperkaya penggunaan teknologi dalam konteks pendidikan.
Kata kunci: laravel; javascript; MySQL; PHP; speech recognition
Abstract:Abstract: Learning media is one of the learning tools used by someone using a tool made to facilitate the delivery of material when teaching at school. In general the system learning that is implemented in schools is still…
ll done manually, at UPT schools. SD Negeri 04 Padang Genting learning system that is still running today Still manually, learning media has not been implemented manually by computerization, especially science subjects (natural sciences) on the material solar system. learning methods that are still manual make teachers having difficulty teaching the solar system material to students, students also find it difficult to understand the material taught by the teacher so that makes students feel bored. Then the need for interactive learning media solar system to improve the quality of teacher teaching and learning. Media learning is made with Adobe Flash CS6. The conclusion is to make it easier for teachers to provide explanations and learning of the grammar system solar to students/female students, because there is quiz as evaluation material, drawings move and sound on the solar system interactive learning media have made.
Keywords: solar system; interactive learning media
Abstrak: Media pembelajaran merupakan salah satu sarana pembelajaran yang digunakan oleh seseorang dengan menggunakan alat yang dibuat untuk memudahkan dalam penyampaian materi ketika mengajar di sekolah. Pada umumnya sistem pembelajaran yang diterapkan di sekolah masih secara manual, pada sekolah UPT. SD Negeri 04 Padang Genting sistem pembelajaran yang masih berjalan saat ini masih secara manual, belum diterapkannya media pembelajaran secara komputerisasi terutama mata pelajaran IPA (Ilmu pengetahuan alam) pada materi sistem tata surya. cara pembelajaran yang masih manual membuat guru mengalami kesulitan untuk mengajarkan materi sistem tata surya kepada siswa/siswinya, siswa juga sulit memahami materi yang diajarkan guru sehingga membuat siswa merasa jenuh. Maka dibutuhkannya media pembelajaran interaktif sistem tata surya untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar guru. Media pembelajaran dibuat dengan Adobe Flash CS6. Tujuan dari penelitian ini adalah mempermudah Guru UPT. SD Negeri 04 Padang Genting dalam memberi pelajaran untuk siswanya. Hasil dari penelitian ini untuk mempermudah guru dalam memberikan penjelasan dan pembelajaran sistem tata surya kepada siswa/siswi, karena terdapat kuis sebagai bahan evaluasi, gambar bergerak dan suara pada media pembelajaran interaktif sistem tata surya yang telah dibuat.
Kata kunci: sistem tata surya; media pembelajaran interaktif
Abstract:Abstract : Indonesia as one of the countries that have agreed on the implementation of the Sustainable Development Goals (SDGs) is committed to the successful implementation of the SDGs through various activities and demonstrates…
onstrates its commitment by issuing Presidential Regulation Number 59 of 2017 concerning the Implementation of Achieving Sustainable Development Goals. The Central Statistics Agency of Asahan Regency implements the Cinta Statistik Village Sectoral Statistics Development Program or the so-called Beautiful Village and the 2021 Cinta Statistics Village SDGs Entry Program. The Cinta Statistics Village Development Program (Desa Cantik) focuses on increasing literacy, awareness and the active role of village/kelurahan officials and the community in organizing activities. Manual data management is still not effective and efficient to work quickly, precisely and accurately. With the development of technology, it is necessary to design a web-based SDGs Cinta Statistics application using the codeigniter framework by developing an agile method where this method is a software development method that is needed when the system has undergone repair or renewal. This application will help BPS Asahan employees work more effectively and efficiently so that the stored data is safe, fast, precise and accurate.
Keywords: Village SDGs; Agile Method; CodeIgniter Framework
Abstrak : Indonesia sebagai salah satu Negara yang telah menyepakati penerapan Sustainable Development Goals (SDGs) / Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) berkomitmen untuk menyukseskan pelaksanaan SDGs melalui berbagai kegiatan dan menunjukkan komitmen dengan menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 59 tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Badan Pusat Statistik Kabupaten Asahan melaksanakan Program Pembinaan Statistik Sektoral Desa Cinta Statistik atau yang disebut Desa Cantik dan Program Entry SDGs Desa Cinta Statistik Tahun 2021. Program Pembinaan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) berfokus pada meningkatkan literasi, kesadaran dan peran aktif perangkat desa/kelurahan dan masyarakat dalam penyelenggaraan kegiatan. Pengelolaan data secara manual tersebut masih kurang efektif dan efesien untuk bekerja dengan cepat, tepat dan akurat. Dengan berkembangnya teknologi maka perlulah dirancang sebuah aplikasi SDGs Desa Cinta Statistik berbasis web dengan menggunakan framework codeigniter dengan mengembangkan metode agile dimana metode ini adalah metode pengembangan software yang dibutuhkan ketika sistem telah mengalami perbaikan atau pembaharuan. Dengan adanya aplikasi ini akan membantu pegawai BPS Asahan bekerja lebih efektif dan efisien sehingga data yang tersimpan aman, cepat, tepat dan akurat.
Kata kunci: SDGs Desa; Metode Agile; Framework Codeigniter
Abstract:Abstract: At STMIK Royal Kisaran, research has been carried out for the manufacture of an electric motor prototype which is still in the development stage so that it requires the application of an automatic system that…
helps the work of the desired electric car system according to the needs of the user. At this time the prototype that has been designed has not used a car speed meter. Where digital measuring instruments have advantages over analog measuring instruments, where the readings of digital measuring instruments are clearer and more accurate and digital measuring instruments when viewed from an aesthetic point of view, digital measuring instruments are more attractive, and in motor vehicles digital speedometers are very rarely used, mostly motorized vehicles. still using an analog speedometer. It is necessary to apply a sensor system to detect the speed of the wheel mechanics of the electric car and connect it to the Arduino Uno microcontroller to control the value of the vehicle and display it on the LCD. By using this tool, it can determine the speed of the electric car vehicle so that the driver can calculate the speed of the vehicle and can be a reference for safety in driving.
Keywords: Microcontroller; Arduino Uno; Sensor; Electric Car Prototype
Abstrak: Pada STMIK Royal Kisaran telah dilakukan penelitian untuk pembuatan Protipe motor listrik yang masih dalam tahap pengembangan sehingga memerlukan penerapan sistem otomatis yang membantu kerja dari sistem mobil listrik yang diinginkan sesuai dengan kebutuhan pemakai. Pada saat ini untuk prototipe yang telah dirancang belum menggunakan alat pengukur kecepatan mobil. Dimana alat ukur digital mempunyai keunggulan dibanding alat ukur analog, dimana pembacaan alat ukur digital lebih jelas dan lebih teliti serta alat ukur digital jika dipandang dari segi estetika maka alat ukur digital lebih menarik, dan dalam kendaraan bermotor speedometer digital sangat jarang digunakan, kebanyakan kendaraan bermotor masih menggukan speedometer analog. Perlu dilakukanpenerapan dari sistem sensor untuk mendeteksi kecepatan dari mekanika roda dari mobil listrik tersebut dan dihubungkan ke mikrokontroler Arduino Uno untuk mengendalikan besar nilai dari kendaraannya dan ditampilkan pada LCD. Dengan menggunakan alat ini dapat mengetahui kecepatan kendaraan mobil listrik sehingga pengendara dapat memperhitungkan laju kendaraan serta dapat menjadi acuan keamanan dalam berkendaran.
Kata Kunci: Mikrokontroler; Arduino Uno; Sensor; Prototipe Mobil Listrik.
Abstract:Abstract: In the world of education, a learning medium is needed, especially in an era that is all technological, it is hoped that students from TK Kemala Bhayangkari 08 Kisaran have a learning medium that is easier to understand…
nderstand and can be applied, for example by applying English learning using Android-based media, The system is designed using Adobe Flash CS6 and Action Script 3.0 Android Air Pugin for Adoobe Flash CS6 as a tool for making scripts on Android which aree displayed in the form of language and attractive images and sounds, so that children can easily learn basic English and better understand with the presence of images and sound. This application should be able to develop both emotional and spiritual intelligence of children and increase children’s insight in speaking English which was previously through independent learning or with other assistance for learning with Android-based English education, including images and sounds.
Keywords: Android, Learning Media, Picture Dictionary
Abstrak: Dalam dunia Pendidikan sangat dibutuhkan sebuah media belajar, apalagi di zaman yang sudah serba teknologi maka diharapkan murid dari TK Kemala Bhayangkari 08 Kisaran memiliki suatu media belajar yang lebih mudah dipahami dan dapat diterapkan, adapun contohnya dengan mengaplikasi kan pembelajaran bahasa Inggris menggunakan media berbasis Android, sistem yang dirancang menggunakan Adobe Flash CS6 dan Action Script 3.0 Android Air Pugin for Adobe Flash CS6 sebagai bahan bantu pembuatan script pada Android yang ditampilkan dalam bentuk bahasa serta gambar yang menarik dan suara, agar anak lebih mudah dalam mempelajari bahasa Inggris dasar serta lebih memahami dengan adanya gambar dan suara. Aplikasi ini harusnya dapat mengembangkan kecerdasan baik emosional dan spiritual anak dan menambah wawasan anak dalam mengucapkan bahasa Inggris, yang tadinya dengan cara belajar mandiri atau dengan pendampingan lain untuk pembelajaran dengan edukasi bahasa Inggris yang berbasis Android disertakan gambar dan suara.
Kata Kunci : Android, Kamus Bergambar, Media Pembelajaran
Abstract:Abstract: This community service aimed to improve participants from Misamis University, Philippines' understanding of Indonesian culture, the Indonesian language and the position of English used in Indonesia. The program…
was conducted through two online training sessions via Zoom meetings. The implementation followed five stages: Training Needs Analysis, Planning, Training Implementation, Evaluation, and Documentation. The Training Needs Analysis identified participants’ needs related to Indonesian cultural knowledge. Based on the findings, training materials and learning activities were designed during the planning stage. The implementation stage consisted of interactive sessions introducing Indonesian cultural diversity, traditions, and values. Evaluation was conducted through participant feedback and assessment of learning outcomes, while documentation recorded the entire process and results. The findings demonstrated that the program effectively enhanced participants’ understanding of Indonesian culture. Evaluation results revealed that 92% of participants indicated that they were motivated, felt confident, and developed a positive self-image regarding their understanding and appreciation of Indonesian culture. These results suggest that online cultural training can be an effective way to promote cultural awareness and empower participants to engage more confidently with Indonesian cultural values.
Keywords: cultural understanding; indonesian language; intercultural communication; misamis university; philippines.
Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta dari Misamis University mengenai budaya Indonesia, bahasa Indonesia, serta posisi bahasa Inggris yang digunakan di Indonesia. Program ini dilaksanakan melalui dua sesi pelatihan daring menggunakan Zoom Meeting. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui lima tahapan, yaitu: Analisis Kebutuhan Pelatihan (Training Needs Analysis), Perencanaan, Pelaksanaan Pelatihan, Evaluasi, dan Dokumentasi. Tahap Analisis Kebutuhan Pelatihan dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan peserta terkait pengetahuan tentang budaya Indonesia. Berdasarkan hasil analisis tersebut, materi pelatihan dan aktivitas pembelajaran dirancang pada tahap perencanaan. Tahap pelaksanaan terdiri atas sesi-sesi interaktif yang memperkenalkan keberagaman budaya, tradisi, dan nilai-nilai yang dimiliki Indonesia serta bahasa Indonesia. Selanjutnya, evaluasi dilakukan melalui umpan balik peserta dan penilaian hasil belajar, sedangkan dokumentasi digunakan untuk merekam seluruh proses dan hasil kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta mengenai budaya Indonesia. Hasil evaluasi mengungkapkan bahwa 92% peserta menyatakan termotivasi, merasa lebih percaya diri, serta mengembangkan citra diri yang positif terkait pemahaman dan apresiasi mereka terhadap budaya Indonesia. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan budaya secara daring dapat menjadi metode yang efektif untuk meningkatkan kesadaran budaya serta memberdayakan peserta agar lebih percaya diri dalam memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai budaya Indonesia.
Kata Kunci: bahasa indonesia; komunikasi antarbudaya; misamis university; pemahaman budaya; philippines
Abstract:Abstract: The rapid development of digital technology has encouraged teachers to adapt learning practices through the use of innovative and engaging instructional media. However, many teachers still experience limitations…
s in developing audio-visual learning media that are pedagogically appropriate and easy to produce. This community service activity aimed to improve teachers’ digital competence in developing audio-visual learning media using Canva at SMK Negeri 1 Rambah Samo. The activity was conducted from August to December 2025 through a training and mentoring approach. The implementation stages consisted of needs identification, material delivery, demonstration, guided practice, product review, and evaluation. Evaluation was carried out through pre-test and post-test questionnaires, observation of participants’ practice, and assessment of the learning media products developed by teachers. The results showed an increase in teachers’ understanding from 46% before the training to 84% after the training, indicating an improvement of 38%. In addition, 88% of participants were able to produce audio-visual learning media adapted to their respective subjects. The training also encouraged collaboration among teachers and increased their confidence in applying digital media in classroom instruction. This program demonstrates that practical and continuous Canva-based training can support teachers in creating more interactive, relevant, and meaningful learning experiences in vocational schools.
Keywords: canva; audio visual; teacher training; digital competence; learning media.
Abstrak: Perkembangan teknologi digital menuntut guru untuk mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih inovatif melalui pemanfaatan media pembelajaran yang menarik dan relevan. Namun, masih banyak guru yang menghadapi keterbatasan dalam mengembangkan media pembelajaran audio visual yang mudah dibuat dan sesuai dengan kebutuhan pedagogis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi digital guru dalam membuat media pembelajaran audio visual berbasis Canva di SMK Negeri 1 Rambah Samo. Kegiatan dilaksanakan pada Agustus sampai Desember 2025 melalui pendekatan pelatihan dan pendampingan. Tahapan kegiatan mencakup identifikasi kebutuhan, penyampaian materi, demonstrasi, praktik terbimbing, review produk, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan melalui angket pre-test dan post-test, observasi praktik, serta penilaian produk media pembelajaran yang dihasilkan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru dari 46% sebelum pelatihan menjadi 84% setelah pelatihan, dengan peningkatan sebesar 38%. Selain itu, sebanyak 88% peserta berhasil menghasilkan media pembelajaran audio visual sesuai dengan mata pelajaran masing-masing. Kegiatan ini juga mendorong kolaborasi antarguru dan meningkatkan kepercayaan diri dalam menerapkan media digital di kelas. Dengan demikian, pelatihan berbasis praktik dan pendampingan terbukti efektif dalam mendukung inovasi pembelajaran dan penguatan kompetensi digital guru di sekolah kejuruan.
Kata kunci: canva; media audio visual; pelatihan guru; kompetensi digital; pembelajaran.
Abstract:Abstract: This Community Service Program was carries out at SMK Mambaul Ulum to motivated by the limited digital competence of teachers, who have primarily used information technology for administrative tasks, thereby hindering…
ndering the integration of environmental values into learning. The objective of this community service (PKM) activity is to enhance teachers' digital competence through education and training on the utilization of belajar.id accounts, Canva for Education, Interactive PowerPoint, and Google Classroom, focusing on developing environment-oriented media (green education). The implementation method consists of four stages: preparation, execution (workshops and hands-on training), intensive mentoring, and evaluation. The results indicate a significant increase in teachers' digital competence, with average understanding scores rising from 45% to 85%. The most dramatic improvement was observed in the optimization of belajar.id accounts, reaching 90%. Quantitatively, this mentoring produced 25 digital learning media products, including environmental education posters and interactive presentations. The conclusion of this activity is that strengthening teachers' digital capacity can transform the learning paradigm into one that is more innovative, effective, and environment-based, ultimately strengthening students' environmental literacy in the digital era.
Keywords: interactive learning; information technology utilization; environmental education; belajar.id account; green education.
Abstrak: Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan di SMK Mambaul Ulum untuk mengatasi permasalahan keterbatasan kompetensi digital guru yang selama ini hanya memanfaatkan teknologi informasi untuk tugas administratif, sehingga menghambat integrasi nilai-nilai lingkungan dalam pembelajaran. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah untuk meningkatkan kompetensi digital guru melalui edukasi dan pelatihan pemanfaatan akun belajar.id, Canva for Education, PowerPoint Interaktif, dan Google Classroom dengan fokus pada pengembangan media berwawasan lingkungan (green education). Metode pelaksanaan meliputi empat tahap: persiapan, pelaksanaan (workshop dan hands-on training), pendampingan intensif, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi digital guru yang signifikan, di mana rata-rata skor pemahaman meningkat dari 45% menjadi 85%. Peningkatan paling drastis terlihat pada optimalisasi akun belajar.id yang mencapai 90%. Secara kuantitatif, pendampingan ini menghasilkan 25 produk media pembelajaran digital, termasuk poster edukasi lingkungan dan presentasi interaktif. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa penguatan kapasitas digital guru mampu mengubah paradigma pembelajaran menjadi lebih inovatif, efektif, dan berbasis nilai lingkungan, yang pada gilirannya memperkuat literasi lingkungan peserta didik di era digital.
Kata kunci: pembelajaran interaktif; pemanfaatan teknologi informasi; pendidikan lingkungan; akun belajar.id; green education.