Abstract:This seminar aimed to enhance the understanding of MSME entrepreneurs in business planning, digital marketing, financial recording, and e-commerce utilization.The program began with identifying the needs of MSMEs through…
observation and discussions, revealing key challenges such as a lack of understanding of long-term business strategies, reliance on traditional marketing methods, and low awareness of systematic financial recording. Additionally, e-commerce platforms had not been optimally utilized. The seminar featured academics, business practitioners, and digital marketing experts who covered topics on sustainable business strategies, digital marketing, financial recording, and e-commerce utilization. The results indicated that participants recognized the importance of digital marketing and personal branding as key strategies to enhance business competitiveness. Understanding of business startup strategies and digital marketing was also relatively strong, while digital financial recording remained a challenge that required further attention. MSMEs in Kertarahayu Village are expected to grow and become more competitive in the digital era.
Keywords: business sustainability; digital marketing; e-commerce; financial recording; MSMEs
Abstrak: Seminar ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku UMKM dalam perencanaan usaha, pemasaran digital, pencatatan keuangan, dan pemanfaatan e-commerce. Kegiatan diawali dengan identifikasi kebutuhan UMKM melalui observasi dan diskusi, yang mengungkap kendala seperti kurangnya pemahaman strategi bisnis jangka panjang, ketergantungan pada pemasaran tradisional, serta rendahnya kesadaran akan pencatatan keuangan yang rapi. Selain itu, platform e-commerce belum dimanfaatkan secara optimal. Seminar ini menghadirkan akademisi, praktisi bisnis, dan ahli digital marketing yang membahas strategi bisnis berkelanjutan, digital marketing, pencatatan keuangan digital, dan pemanfaatan e-commerce. Hasil seminar menunjukkan bahwa peserta memahami pentingnya pemasaran digital dan personal branding sebagai strategi utama dalam meningkatkan daya saing usaha. Pemahaman terhadap strategi memulai usaha dan digital marketing juga cukup baik, tetapi pencatatan keuangan digital masih menjadi tantangan yang perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut. UMKM di Desa Kertarahayu diharapkan dapat lebih berkembang dan berdaya saing di era digital
Kata kunci: keberlanjutan bisnis; pemasaran digital; e-commerce; pencatatan keuangan; UMKM
Abstract:Food Additives (BTP) are materials added to food to affect the taste, color, aroma, shape and properties of a food product, as well as maintain or improve nutritional value, inhibit food damage, maintain food freshness,…
improve food appearance. Vocational high school students majoring in culinary arts often use BTP for food products. This activity aims to improve students' knowledge about BTP at SMKN 33 Jakarta. The theme raised is ACETATE: Observe Carefully Food Additives that are Safe for the Body. The number of participants involved was 56 students. The series of activities began with a pretest, presentation of materials, discussion, games and posttest. The materials provided include; session 1: understanding and types of BTP, session 2: BTP that is safe to use and dangerous, session 3: characteristics of foods that use dangerous BTP and the impact of BTP on the body. The method used was counseling using powerpoint. The results of student knowledge before and after participating increased in the good category by 78.6%. It was seen that 41 students had an increase in knowledge scores on the posttest.
Keywords: Food additives; nutrition education; adolescent
Abstrak: Jurusan tata boga merupakan salah satu jurusan SMK yang saat ini mulai berkembang sesuai dengan kebutuhan dan minat. Siswa SMK jurusan tata boga sering mempergunakan Bahan Tambahan Pangan (BTP) untuk membuat produk makanannya. Berdasarkan hasil pengamatan awal dan diskusi dengan guru SMKN 33, ditemukan bahwa sebagian besar siswa belum terpapar banyak mengenai BTP alami dan sintesis, serta belum terbiasa membaca label pangan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatan pengetahuan siswa tentang BTP di SMKN 33 Jakarta. Jumlah partisipan yang terlibat sebanyak 56 siswa. Adapun rangkaian kegiatan dimulai dengan pretest, pemaparan materi dengan ceramah, lalu dilanjutkan dengan diskusi, games dan posttest. Materi mencakup pengertian dan jenis BTP, BTP yang aman dan berbahaya, ciri makanan dengan BTP berbahaya, serta dampaknya bagi tubuh. Media yang digunakan dengan penyuluhan menggunakan powerpoint. Hasil yang diperoleh yaitu sebelum edukasi, sebanyak 25% siswa berada pada kategori pengetahuan baik, dan setelah edukasi, jumlah tersebut meningkat menjadi 78,6%. Selain itu, 41 siswa mengalami peningkatan nilai pengetahuan pada saat posttest.
Kata kunci: Bahan tambahan pangan; edukasi gizi; remaja
Abstract:In the ever-evolving digital era, technological advancements have affected various aspects of life, including data security. Personal data protection has been crucial, especially for students who actively use the internet…
net and they are vulnerable to cyber threats. However, many students at MA Al Washliyah Kisaran are not fully aware of the digital security risks and the importance of their personal information protection. Therefore, an educational activity was conducted to enhance students’ understanding and skills in maintaining digital security. The methods used in this program were socializing and educating about digital threats such as phishing, data breaches, and social media security. This avticity aims to raise awareness and encourage responsible internet usage among students. Through this activity, students are expected to have better understanding of digital threats and the preventive measures needed to protect their personal data.
Keywords: digital security; personal data protection; MA Al washliyah kisaran
Abstrak: Di era digital yang terus berkembang, kemajuan teknologi telah memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk keamanan data. Perlindungan data pribadi menjadi sangat penting, terutama bagi siswa yang aktif menggunakan internet dan mudah terkena ancaman siber. Namun, banyak siswa di MA Al Washliyah Kisaran yang belum sepenuhnya menyadari risiko keamanan digital serta pentingnya melindungi informasi pribadi mereka. Oleh karena itu, kegiatan edukasi ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam menjaga keamanan digital. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi dan edukasi mengenai berbagai ancaman digital seperi phishing, kebocoran data, dan keamanan media sosial. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta mendorong penggunaan internet secara bijak di kalangan siswa. Dengan adanya kegiatan ini, siswa diharapkan dapat lebih memahami potensi ancaman digital serta menerapkan langkah-langkah pencegahan yang diperlukan untuk melindungi data pribadi mereka.
Kata kunci: keamanan digital; perlindungan data pribadi; MA Al washliyah kisaran
Abstract:Kurungkambing Village, located in Mandalawangi District, Banten, has significant local potential that remains underutilized due to the lack of structured data and limited village planning capacity. The gap between local…
resource mapping and strategic planning poses a major challenge in achieving sustainable development. To address this issue, the Community Service Program (PkM) of Universitas Terbuka was designed to strengthen the capacity of village officials through training and mentoring in village potential mapping based on village planning worksheets. This approach follows four key stages: input, process, output, and impact, aimed at establishing a more systematic, data-driven, and sustainable village development plan. The PkM activities include field surveys, socialization, technical training, mentoring, and monitoring and evaluation. The primary objective of this program is to develop a village potential database as a foundation for formulating more accurate policies and development strategies. Village officials can create more effective and strategic data-driven policies with this database. The program's sustainability requires synergy between academics, local government, and the village community to ensure data-driven development that enhances community welfare.
Keywords: database, planning capacity, strategic planning, sustainable development, village potential.
Abstrak: Desa Kurungkambing, Kecamatan Mandalawangi, Banten, memiliki potensi lokal yang belum optimal karena keterbatasan data terstruktur dan kapasitas perencanaan desa. Untuk mengatasi permasalahan ini, Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Terbuka dirancang untuk memperkuat kapasitas aparatur desa melalui pelatihan dan pendampingan dalam pemetaan potensi desa berbasis lembar perencanaan desa. Pendekatan ini mengacu pada empat alur utama: masukan, proses, hasil, dan dampak, yang bertujuan untuk mewujudkan perencanaan pembangunan desa yang lebih sistematis, berbasis data, dan berkelanjutan. Kegiatan PkM ini melibatkan serangkaian tahapan, termasuk survei lapangan, sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Tujuan utama program ini adalah mengembangkan database potensi desa sebagai dasar dalam penyusunan kebijakan dan strategi pembangunan yang lebih akurat. Dengan adanya database ini, aparatur desa dapat merumuskan kebijakan berbasis data yang lebih efektif dan strategis. Keberlanjutan program membutuhkan sinergi antara akademisi, pemerintah daerah, dan masyarakat desa guna memastikan pembangunan berbasis data yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Kata kunci: database, kapasitas perencanaan, perencanaan strategis, pembangunan berkelanjutan, dan potensi desa.
Abstract:Community service through real work lectures (KKN) is a form of student contribution in overcoming problems in the community. This service aims to increase the awareness of elementary school students on the importance of…
using environmentally friendly goods as a form of effort to preserve the environment where students do not understand the use of environmentally friendly goods. Socialization is carried out through an educational approach involving presentations, interactive discussions, and practical activities such as the introduction of alternative eco-friendly goods. The target of this activity is grade 6 students at SD Negeri 12 Sesetan. The results of the activity showed that students were able to understand the concept of using environmentally friendly goods and were able to apply them by bringing their own drinking bottles and using cloth shopping bags. This activity is able to have a positive impact on increasing students' understanding of the importance of maintaining an environment from an early age.
Keywords: eco-friendly goods; Socialization; Environmental Awareness; Elementary School Students; Plastic Waste
Abstrak: Pengabdian kepada masyatarat melalui kuliah kerja nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mengatasi permasalahan yang ada di masayarakat. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa sekolah dasar terhadap pentingnya penggunaan barang ramah lingkungan sebagai bentuk upaya menjaga kelestarian lingkungan yang mana siswa belum paham penggunaan barang-barang yang ramah lingkungan. Sosialisasi dilakukan melalui pendekatan edukatif yang melibatkan presentasi, diskusi interaktif, dan kegiatan praktek seperti pengenalan alternatif barang ramah lingkungan. Sasaran dari kegiatan ini adalah siswa/i kelas 6 di SD Negeri 12 Sesetan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa/i mampu memahami konsep penggunaan barang ramah lingkungan dan mampu menerapkannya dengan membawa botol minum sendiri dan menggunakan tas belanja kain. Kegiatan ini mampu memberi dampak positif terhadap peningkatan pemahaman siswa/i tentang pentingnya menjaga lingkugan sejak usia dini.
Kata kunci: Barang Ramah Lingkungan; Sosialisasi; Sadar Lingkungan; Siswa SD; Sampah Plastik
Abstract:The level of health significantly influences the quality of human resources. The family, being the most basic unit of society, has a significant impact on enhancing health outcomes. A mother is suitable for this role, as…
she is responsible for caring for the entire family. Kader PKK (members of the Family Welfare Movement, a community-based women's organization in Indonesia) of RW 04 in Badean Village, Bondowoso District, Bondowoso Regency has an opportunity to enhance their potential through women's empowerment. The distribution of educational and economic levels among people in RW 04, Badean Subdistrict, is uneven, resulting in a disparity in their health status as well. This service activity focuses on empowering women through the implementation of the Participatory Rural Appraisal (PRA) method. The aim is to enhance the quality of community health by conducting counseling and training on preparing nutritious food using Moringa leaves, which are readily accessible to the population. This service activity has enhanced the knowledge and skills of Kader PKK of RW 04 in processing nutritious meals. They can also disseminate the knowledge they have acquired to mothers in their surroundings, thus improving the effectiveness of initiatives to empower women in the healthcare sector.
Keywords: Counseling and training; nutritious meals; kader PKK
Abstrak: Salah faktor yang berperan besar terhadap kualitas sumber daya manusia adalah tingkat kesehatan. Keluarga sebagai kelompok sosial terkecil dalam masyarakat memegang peran penting dalam perbaikan status kesehatan. Peran ini dapat dipegang oleh seorang ibu karena ibulah yang bertugas merawat seluruh keluarga. Salah satu kelompok yang berpeluang dikembangkan potensinya melalui pemberdayaan wanita adalah kader PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) RW 04 Kelurahan Badean Kecamatan Bondowoso Kabupaten Bondowoso. Tingkat pendidikan dan perekonomian warga di lingkungan RW 04 Kelurahan Badean tidak merata, sehingga status kesehatannya juga belum merata. Pada kegiatan pengabdian ini dilaksanakan upaya pemberdayaan perempuan menggunakan metode PRA (Participatory Rural Appraisal) berupa upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui kegiatan penyuluhan dan pelatihan pembuatan makanan bergizi berbasis daun kelor yang mudah didapat di sekitar lingkungan warga. Dengan adanya kegiatan pengabdian ini pengetahuan dan keterampilan kader PKK RW 04 mengenai pengolahan makanan bergizi menjadi meningkat. Para kader juga dapat menyampaikan ilmu yang diperolehnya kepada para ibu di lingkungannya, sehingga upaya pemberdayaan perempuan dalam bidang kesehatan menjadi lebih optimal.
Kata kunci: Penyuluhan dan pelatihan; makanan bergizi; kader PKK
Abstract:In today's digital era, information technology has influenced various aspects of life, including financial transaction methods. Digital payments are one practical solution to simplify transactions and reduce the use of cash.…
ash. One of the increasingly popular digital payment methods in Indonesia is QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). QRIS is a QR code standard for digital payments that makes it easier for consumers and business actors to make transactions. However, there are still many Al Ma'shum High School teachers who do not fully understand and utilize this technology. Therefore, counseling is needed to improve the knowledge and skills of Al Ma'shum High School Teachers in using QRIS. The methods used in this activity are socialization, education and Q&A. Counseling on digital payment methods using QRIS is expected to increase the understanding and adoption of this technology for Al Ma'shum High School teachers. With this activity, it is hoped that Al Ma'shum High School teachers who have businesses can utilize QRIS optimally, so that financial transactions become more efficient and secure. Support from various parties is highly expected for the success of this activity.
Keywords: teachers; digital payments; QRIS
Abstrak: Dalam era digital saat ini, teknologi informasi telah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk metode transaksi keuangan. Pembayaran digital menjadi salah satu solusi praktis untuk mempermudah transaksi dan mengurangi penggunaan uang tunai. Salah satu metode pembayaran digital yang semakin populer di Indonesia adalah QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). QRIS merupakan standar QR code untuk pembayaran digital yang memudahkan konsumen dan pelaku usaha dalam melakukan transaksi. Namun, masih banyak guru-guru SMA Al Ma’shum yang belum sepenuhnya memahami dan memanfaatkan teknologi ini. Oleh karena itu, diperlukan penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Guru-Guru SMA Al Ma’shum dalam menggunakan QRIS. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu sosialisasi, edukasi dan tanya jawab. Penyuluhan tentang metode pembayaran digital menggunakan QRIS diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan adopsi teknologi ini bagi guru-guru SMA Al Ma’shum. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan guru-guru SMA Al Ma’shum yang memiliki usaha dapat memanfaatkan QRIS secara maksimal, sehingga transaksi keuangan menjadi lebih efisien dan aman. Dukungan dari berbagai pihak sangat diharapkan untuk kesuksesan kegiatan ini.
Kata Kunci : guru- guru; pembayaran digital; QRIS
Abstract:The low level of public awareness about the importance of waste management has caused waste in Mentari Village Housing, km 21, not to be managed properly. Making Liquid Organic Fertilizer (POC) is one solution to overcome…
e this problem. The process of making POC produces a liquid that can be used as organic fertilizer, while the solids produced can be used as a garden media. The focus of the community service activities carried out is the cultivation of TOGA plants and the use of household organic waste as fertilizer for TOGA plants. The implementation of this activity program consists of several stages of activity, namely observation of existing conditions, socialization of activities, training in making liquid organic fertilizer, mentoring and evaluation. With this activity, the Mentari Willage km 21 housing community is marked by a change in knowledge for the better regarding the cultivation of TOGA gardens and the importance of processing household waste into organic fertilizer which can contribute to sustainable agriculture.
Keywords: liquid organic fertilizer; organic waste; TOGA plants.
Abstrak: Masih rendahnya kesadaran warga tentang pentingnya pengelolaan sampah menyebabkan sampah di Perumahan Mentari Village km 21 belum terkelola dengan baik. Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) merupakan salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Proses pembuatan POC menghasilkan cairan yang dapat digunakan sebagai pupuk organic, sedangkan padatan yang dihasilkan dapat dijadikan sebagai media tanam. Fokus dari kegiatan pengadian masyarakat yang dilakukan adalah budidaya tanaman TOGA dan pemanfaatan sampah organik rumah tangga sebagai pupuk tanaman TOGA. Pelaksanaan program kegiatan ini terdiri dari beberapa tahapan kegiatan yaitu observasi kondisi eksisting, sosialisasi kegiatan, pelatihan pembuatan pupuk oraganik cair, pendampingan dan evaluasi. Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat perumahan Mentari Willage km 21 yang ditandai dengan adanya perubahan pengetahuan menjadi tebih baik terkait budidaya tamana TOGA dan pentingnya pengolahan sampah rumah tangga menjadi pupuk organik yang dapat berkontribusi dalam pertanian berkelanjutan.
Kata kunci: pupuk organik cair; sampah organik; tanaman TOGA
Abstract:Members of the Klaten Persons with Disabilities Association (PPDK) produce various items but lack experience in product photography for social media marketing. To address this, the training conducted to improve their skills.…
lls. The product photo training methods were lectures, interactive discussions, hands-on practice, and follow-up mentoring. As a result, participants' scores improved by 13.1%, from an average of 80.75 to 91.33, with the best photo scoring 95.00 using only a mobile phone. This training helps PPDK members create better-quality product photos suitable for digital marketing.
Keywords: digital marketing; disability; product photography
Abstrak: Para anggota Perkumpulan Penyandang Disabilitas Klaten (PPDK) memiliki berbagai produk yang sudah dipasarkan di lingkungan sekitar PPDK, namun dalam pemasaran digital melalui media sosial mereka mengalami kendala dalam pengambilan foto produk ala kadarnya. Para pengrajin belum memiliki keterampilan teknik pengambilan foto produk yang memadai. Pelatihan foto produk ini bertujuan untuk meningkatkan pemasaran produk anggota PPDK menjadi solusi yang tepat untuk membekali mereka dengan keterampilan foto produk yang mumpuni. Metode pelatihan foto produk yang digunakan adalah metode ceramah, diskusi interaktif, dan praktik langsung, serta pendampingan pasca pelatihan. Hasil dari pelatihan foto produk terjadi peningkatan 13,1% dari nilai rata-rata 80,75 menjadi rata-rata 91,33. Peserta pelatihan mendapatkan skill pengambilan foto produk yang bagus. Hasil foto produk terbaik mencapai nilai 95,00 dengan teknik pemotretan yang bagus hanya menggunakan kamera handphone sudah layak digunakan sebagai konten digital marketing.
Kata kunci: disabilitas; foto produk; pemasaran digital
Abstract:SMK N 8 Pekanbaru faces challenges in preparing students to enter the rapidly growing game industry. Students require specialized skills in game development, such as programming, graphic design, and animation, which are…
not adequately covered in the school’s current training programs. To address this issue, the community service team proposed game development training using Unreal Engine, a beginner-friendly game engine with exceptional visual capabilities. The training was conducted in several stages, including material preparation, hands-on practice, and evaluation. The material was tailored to align with the student's comprehension levels, while the hands-on sessions allowed participants to directly practice game creation with intensive guidance from the team. Evaluation was conducted using pre-tests and post-tests to measure the participants' improvement. Additionally, the training aimed to help students explore career opportunities in the game industry and enhance their technical skills to meet industry demands. With the support of a developer community and the ease of use of Unreal Engine, students can continue to learn and refine their skills in the future. This program is expected to have a positive impact by equipping students with relevant job-market skills and enabling them to create new opportunities in the game industry.
Keywords: game development; technical skills; training; unreal engine; vocational school students
Abstrak: SMK N 8 Pekanbaru menghadapi tantangan dalam mempersiapkan siswa untuk memasuki industri game yang berkembang pesat. Siswa membutuhkan keterampilan khusus dalam pengembangan game, seperti pemrograman, desain grafis, dan animasi, yang belum tercakup secara memadai dalam pelatihan sekolah. Untuk mengatasi masalah ini, tim pengabdian masyarakat mengusulkan pelatihan pembuatan game menggunakan Unreal Engine, sebuah game engine yang ramah pemula namun memiliki kemampuan visual yang luar biasa. Pelatihan ini dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu penyusunan materi, praktik langsung, dan evaluasi. Penyusunan materi dirancang untuk memastikan kelayakan dan kesesuaian dengan tingkat pemahaman siswa. Sesi praktik menggunakan pendekatan hands-on yang memungkinkan siswa langsung mempraktikkan pembuatan game dengan bimbingan intensif dari tim. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Selain itu, pelatihan ini bertujuan untuk membantu siswa membuka peluang karier di industri game dan meningkatkan keterampilan teknis mereka sesuai kebutuhan industri. Dengan dukungan komunitas pengembang dan kemudahan penggunaan Unreal Engine, siswa dapat terus belajar dan mengembangkan keterampilan mereka di masa depan. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam membekali siswa dengan keterampilan yang relevan untuk dunia kerja dan membantu mereka menciptakan peluang baru dalam industri game.
Kata kunci: keterampilan teknis; pelatihan; pengembangan game; siswa SMK; unreal engine