Search Articles & Publications

Showing 648 articles found for "Tanda"

Strategi Perlindungan Data Menggunakan Sistem Kriptografi Dalam Keamanan Informasi

Dola Ramalinda, Jayadi, Agung Rachmat Raharja
Abstract: Keamanan informasi menjadi prioritas utama di era digital saat ini mengingat nilai pentingnya dalam melindungi data sensitif dari berbagai ancaman, seperti serangan malware, phishing, man-in-the-middle, dan brute force.… Dalam menghadapi tantangan ini, kriptografi menjadi salah satu solusi utama untuk melindungi data sensitif. Artikel ini menguraikan jenis- jenis ancaman terhadap sistem informasi, teknik kriptografi yang digunakan dalam perlindungan data, serta implementasi kriptografi dalam sistem informasi. Diskusi meliputi penggunaan enkripsi simetris dan asimetris, hashing, dan tanda tangan digital sebagai langkah-langkah untuk melindungi data dari akses tidak sah dan memastikan integritasnya. Selain itu, artikel ini juga menyoroti pentingnya penilaian risiko, pemilihan algoritma kriptografi yang tepat, manajemen kunci yang aman, serta pengujian dan pemeliharaan rutin dalam implementasi kriptografi. Dengan memahami dan menerapkan teknik kriptografi secara efektif, organisasi dapat mengurangi risiko kebocoran data dan memastikan keamanan informasi yang optimal.

Analysis of the Role of Risk Based Audit in Banking

Tuti Dharmawati, Wa Ode Muhardiana, Ayu Puspita Rini, Ulvy Restiana Parintak, Sri Ardita Vitara Sartono Farihu
Abstract: Risk based audit (RBA) is an approach that is increasingly being applied in the banking sector to increase the effectiveness of risk management and compliance with regulations. This approach helps banks identify high-risk… k areas and prioritize audits according to the level of risk. This research uses qualitative methods with a literature research approach. Data sources consist of scientific journal articles, books, reports and documents related to risk-based and banking audits. Research findings show that the RBA has several key roles in improving banking performance. First, RBA improves operational efficiency and effectiveness by focusing audits on high-risk areas. Second, the RBA enables banks to proactively identify and manage risks, thereby strengthening financial and operational stability. Third, the RBA ensures that banks are more compliant with regulations and industry standards, reducing the risk of sanctions and fines. In addition, the implementation of RBA encourages the formation of a strong risk management culture and the use of information technology to support the risk management process. Risk based audit plays a significant role in improving banking performance. By improving operational efficiency, managing risk proactively, ensuring regulatory compliance, establishing a strong risk management culture, and leveraging technology, banks can achieve stability and better performance in the long term. These findings support the importance of implementing RBA as the main strategy in risk management and supervision in the banking sector.

Analisis Laporan Keuangan Untuk Menilai Kinerja Keuangan Pada CV Kidung Konveksi

Mumtazah, Lubna, Zulfa, Fachria, Afriandini, Nadia, Kurniawan, Riski, Ayun, Qurrotu
Abstract: Penelitian ini menganalisis kinerja keuangan CV. Kidung Konveksi dari tahun 2018 hingga 2020 menggunakan beberapa rasio keuangan, termasuk rasio likuiditas, profitabilitas, solvabilitas, dan aktivitas. Hasil penelitian menunjukkan… enunjukkan bahwa dalam hal likuiditas, rasio lancar dan rasio kas berada di bawah standar industri, menunjukkan kesulitan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek. Namun, rasio cepat menunjukkan kemampuan yang baik dalam melunasi hutang tanpa mempertimbangkan persediaan. Dalam hal profitabilitas, ROE, GPM, dan NPM menunjukkan kinerja yang baik, sedangkan ROA masih kurang optimal. Rasio solvabilitas menunjukkan ketergantungan yang tinggi pada dana eksternal, yang berisiko jika tidak dikelola dengan baik. Rasio aktivitas menunjukkan bahwa perputaran modal kerja dan total aset masih kurang efisien. Kesimpulan penelitian ini menyarankan perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan aset dan modal untuk meningkatkan laba dan menarik investor.

Models and Implementation of Curriculum Development in Schools

Fatoni, Mahfud Heru, Santoso, Baron, Syarifuddin, Hamid, Hanani, Hanif
Abstract: Curriculum development cannot be separated from various aspects that influence it. Various curriculum models have been developed by curriculum, education and psychology experts. The curriculum development model is an alternative… ernative procedure for designing, implementing and evaluating a curriculum. Therefore, the curriculum development model must be able to describe a learning planning system process that can meet various needs and standards of educational success. This research aims to examine curriculum development models and their implementation in schools. In this article the author uses library research or what could be called qualitative research which obtains data from appropriate journals, articles and books. In the search, researchers will collect as much information as possible from related libraries. These library sources can be obtained from: books, journals, magazines, research results such as theses and dissertations, and other appropriate sources. If researchers have obtained relevant literature, it will be compiled regularly for use in research. The research results found that in developing the curriculum, teachers can choose several models including the Tyler Model, Administrative Model, Grassroots Approach Model, Demonstration Model, Beauchamp System Model or Beauchamp Model, Roger Model, Problem Solving Model and Taba Reverse Model. Curriculum development procedures include curriculum planning, curriculum organization, staff placement, and curriculum control. Meanwhile, curriculum implementation is the process of applying ideas, concepts, policies, in the form of practical actions, so that it creates impacts, both in the form of changes in students' knowledge, skills, as well as values and attitudes. The success of curriculum implementation is also determined by communication about the implementation plan and support from all resources in implementation.

Analisis Ratio Profitabilitas dan Ratio Aktivitas Terhadap Kinerja Keuangan PT. Telekomunikasi Indonesia (PERSERO) Tbk

Syarifah Zahra, Dita Rahma, Fara Annisa, Anjani Dwi, Afifah Dwi, Rahma Dona
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rasio profitabilitas dan rasio aktivitas dalam menilai kinerja keuangan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk periode 2020-2023. Rasio profitabilitas yang digunakan adalah… Return on Asset (ROA) dan Return on Equity (ROE), sedangkan rasio aktivitas meliputi perputaran persediaan, perputaran modal kerja, dan perputaran total aset. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan teknik analisis data kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja perusahaan berdasarkan ROA dan ROE masih belum maksimal karena berada di bawah standar industri. Untuk rasio aktivitas, perputaran persediaan mengalami fluktuasi, perputaran modal kerja sudah baik sesuai standar industri, namun perputaran total aset belum optimal karena terlalu banyak dana tertanam pada aset yang kurang produktif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk perlu meningkatkan kinerjanya dalam memanfaatkan modal untuk menghasilkan laba serta mengoptimalkan penggunaan aset secara produktif.

Analisis Rasio Likuiditas, Solvabilitas, Profitabilitas, Dan Aktivitas Untuk Mengukur Kinerja Keuangan Perusahaan Seabank

Muhammad Rifki Alfarizi, Mohamad Adila, Alfian Haikal, Dwiyanna Sugandi, Restu Kartika Amelia
Abstract: Analisis rasio keuangan merupakan alat penting untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan. Dalam penelitian ini, analisis rasio likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan aktivitas digunakan untuk mengevaluasi kinerja… keuangan PT Bank Seabank Indonesia Tbk selama periode . Hal ini menunjukkan bahwa Seabank mampu mengelola arus kasnya dengan baik dan memenuhi kewajibannya kepada kreditor tepat waktu. Dari segi solvabilitas, Seabank menunjukkan kemampuan yang memadai untuk memenuhi kewajiban jangka panjangnya. Rasio solvabilitas Seabank umumnya berada dalam kisaran yang wajar dan menunjukkan bahwa perusahaan memiliki cukup modal untuk menutupi kewajibannya. Analisis aktivitas menunjukkan bahwa Seabank menggunakan asetnya secara efisien untuk menghasilkan pendapatan. Rasio aktivitas Seabank umumnya berada di atas standar industri dan menunjukkan bahwa perusahaan mampu mengelola asetnya dengan baik untuk menghasilkan laba. Secara keseluruhan, analisis rasio keuangan menunjukkan bahwa Seabank memiliki kinerja keuangan yang baik dan sehat.

Epistemologi Dan Hermeneutika Teologis Dalam Tradisi Four Square: Sebuah Kajian Rasionalitas Pentakosta

Kevin Tony Rey, Singgih Prastawa, Esra Sitanggang
Abstract: Studi penelitian ini berfokus pada epistemologi dan hermeneutika teologis yang menjadi dasar ajaran The Foursquare yang berkaitan dengan empat aspek prinsip ajaran iman yang meliputi Yesus sebagai Juruselamat, pembaptis… dengan Roh Kudus, penyembuh dan Raja yang segera datang. Ajaran tersebut menjadi dasar penafsiran teologis yang menghasilkan keharmonisan hidup tubuh, jiwa dan roh sehingga menghasilkan kedamaian ditengah-tengah masyarakat dimana ia berada. Beberapa orang masih meragukan ajaran The Foursquare yang dianggap tidak memiliki dasar teologis yang otoritatif, non rasional dan tidak memiliki standar ukur kebenaran yang sahih sebagai kebenaran Allah. Melalui tulisan ini, penulis berusaha untuk membuktikan bahwa argumentasi tersebut di atas tidak berdasar. Studi penelitian ini menggunakan metode studi pustaka untuk selanjutnya melakukan analisis sumber pustaka yang berkaitan dengan epistemologi hermeneutika teologis prinsip-prinsip ajaran The Foursquare.

Penggunaan QRIS Oleh UMKM Sebagai Praktik Usaha Dengan Gaya Hidup Cashless Di Era Digitalisasi

Jayanti, Putri, Nabila Yeva Putri, Sofia Nur Madina
Abstract: Penelitian ini akan membahas tentang penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai strategi dalam melakukan pembayaran dan memperkuat ekonomi digital di era… a digitalisasi. QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) merupakan inovasi baru yang diluncurkan sebagai standarisasi pembayaran non tunai berbasis QR Code sebagai pemersatu pembayaran non tunai. Dengan adanya QRIS para Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hanya perlu menyediakan 1 QR Code berlogo QRIS yang dapat membaca semua aplikasi pembayaran non tunai baik berupa uang elektronik, dompet elektronik, dan mobile banking. Dengan adanya QRIS menciptakan solusi yang efektif bagi UMKM untuk mengadopsi gaya hidup tanpa uang tunai (cashless) dan meningkatkan efisiensi dalam transaksi keuangan. Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah kami telaah dapat disimpulkan bahwa penggunaan QRIS memiliki dampak yang beragam terhadap UMKM di berbagai kota di Indonesia. Penggunaan QRIS cenderung masih didominasi oleh kalangan pekerja kantoran daripada remaja atau mahasiswa. Namun demikian, penggunaan QRIS di kalangan UMKM menunjukkan potensi untuk memperluas pasar dan meningkatkan produktivitas, terutama jika didukung dengan inovasi teknologi dan pengetahuan yang lebih luas tentang manfaatnya. Hasil penelitian ini berimplikasi pada perlunya upaya lebih lanjut untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi UMKM dalam penggunaan QRIS. Peranan pemerintah dan pihak terkait penting untuk memberikan sosialisasi yang lebih luas tentang manfaat QRIS dan memberikan insentif bagi UMKM yang mengadopsinya. Selain itu, perlu dilakukan pelatihan tambahan untuk memastikan bahwa pelaku UMKM memahami secara menyeluruh cara menggunakan QRIS untuk meningkatkan efisiensi transaksi dan memperluas pasar mereka dan lebih optimal dalam memanfaatkan teknologi pembayaran digital untuk pertumbuhan dan kelangsungan usaha mereka.

Studi Eksprimental Kekuatan Tekan Beton Material Pasir Laut Sebagai Bahan Penyusun Beton Di Daerah Pesisir Dan Pulau-Pulau Terisolir

Adnan, M. Jabir M, Rusvita, Miswar T
Abstract: Negara Indonesia merupakan negara kepulauan, yang sering kita temukan bangunan-bangunan sesuai kebutuhan masyarakat. Dalam kondisi seperti ini tidak menutup kemungkinan untuk menggunakan pasir laut sebagai material penyusun… sun beton, melihat potensi sumber pasir laut yang begitu melimpah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kuat tekan dan kuat tarik belah beton pasir laut terhadap pasir sungai untuk dijadikan alternatif penggunaan material penyusun beton didaerah pesisir dan pulau-pulau terisolir. Hasil pengujian kuat tekan beton dengan curing rendam air laut selama 28 hari dengan faktor air semen (fas) 0,4 menunjukkan hasil kuat tekan rata rata pada beton pasir sungai sebesar 35,00 Mpa dan hasil kuat tekan rata rata pada beton pasir laut sebesar 34.84 MPa. Hasil ini memenuhi standar sebesar 30 ± 5 (MPa). Sedangkan perbedaan hasil pengujian kuat tekan pada pasir laut terhadap pasir sungai menunjukkan perbedaan yang tidak terlalu signifikan. Pengujian kuat tarik belah mengacu pada SNI 03-2491-2002, mutu beton yang digunakan sudah baik dan sesuai dengan perencanaan yang dilakukan pada umur 7 dan 28 hari dengan menggunakan silinder berukuran 10 cm x 20 cm dan nilai kuat tarik belah rata-rata pada umur perendaman 7 hari sebesar 1,8 MPa dan nilai kuat tarik belah rata-rata pada umur perendaman 28 hari sebesar 2,02 MPa. Kuat tarik belah meningkat seiring dengan penambahan umur. Peningkatan kuat tarik belah beton ini meningkatkan kemampuan beton untuk menahan beban yang lebih besar.

3 Kv Conveyor Motor Maintenance At PT. PLN Nusantara Power Up Paiton Units 1 And 2

Ajub Ajulian ZM, Karnoto, Winardi, Bambang
Abstract: Preventive Maintenance, Predictive Maintenance, Corrective Maintenance in induction motor 3 phase is one of the equipment that is highly used to support the various processes. In general, induction motors are used to rotate… ate pumps, blowers or compressors. Maintenance is a combination of various action taken to maintain an asset and repairs that is always in a ready to use condition to carry out productivity effectively and efficiently in accordance with standards. To improve the performance of the generator in the PLTU, and maintain the working performance of the motor routine maintenance needs to be carried out. Motor maintenance is one of the most important things to increase the reliability of the production process in an industry. In various industrial activities which are full of exciting processes, motor motors are one of the equipment or tools that are highly used to support these various processes. In large industries, induction motor, are the main control for driving other equipment.