Abstract:This article aims to analyze the use of ithnab (extension) in Surah Maryam verse 10. The method used is literature study with a qualitative approach. Data was collected from various sources, such as tafsir books, journal…
articles, and related findings. Analysis is carried out by examining the meaning of ithnab, the context of the verse, and its implications in the interpretation of the verse. The research results show that the ithnab in this verse aims to emphasize the message, emphasize the meaning, and describe the greatness of Allah SWT. The use of ithnab in this verse also has stylistic and rhetorical dimensions that enrich the interpretation and provide a deep understanding of the verse. .
Abstract:Fokus penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengelolaan keuangan mahasiswa penerima beasiswa KIP-Kuliah apakah dipengaruhi oleh financial literacy dan self control. Pengelolaan keuangan yang efektif merupakan…
akan keterampilan penting bagi mahasiswa untuk mengatur pengeluaran, menabung, dan merencanakan keuangan masa depan. Financial Literacy mencakup pemahaman konsep dan produk keuangan yang memungkinkan pengambilan keputusan finansial yang tepat, sedangkan Self Control adalah kemampuan mengendalikan pengeluaran impulsif. Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, dan data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa penerima beasiswa KIP-Kuliah FEB UNESA angkatan 2023-2024. Sebanyak 84 responden dipilih menggunakan hasil rumus Slovin. Untuk menganalisis data, program SPSS digunakan untuk menguji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, dan hipotesis. Menurut hasil penelitian Financial Literacy dan Self Control berdampak baik pada pengelolaan keuangan mahasiswa penerima KIP-Kuliah dan juga ini mengindikasikan bahwa kombinasi antara Financial Literacy dan Self Control yang baik meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk mengelola keuangan pribadi secara lebih efektif.
Abstract:Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan akses pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Mekanisme seleksi yang efektif dan akurat diperlukan untuk memastikan…
bantuan tepat sasaran. Algoritma k-means clustering untuk mengelompokkan siswa berdasarkan indikator tertentu, seperti jumlah siswa di sekolah yang berada pada kabupaten atau kota di tingkat (SD, SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi). Tujuan dari metode ini untuk memudahkan pengambilan keputusan dalam menentukan penerima PIP dengan mengidentifikasi kelompok siswa yang paling membutuhkan dukungan. K-means clustering bekerja dengan membagi data menjadi beberapa cluster tergantung pada kesamaan pola fitur yang digunakan. Proses ini memungkinkan untuk mengidentifikasi kelompok siswa dengan prioritas dukungan berbeda, misalnya siswa dengan kebutuhan tinggi dan rendah. Pendekatan ini diharapkan dapat menjadikan hasil seleksi penerima PIP lebih obyektif dan efisien, serta membantu agar dapat diberikan dengan lebih akurat dan merata. Algoritma K-means dapat mengungkap pola tersembunyi pada data pendidikan dan lebih mendukung proses distribusi PIP. Hasil ini membantu pengambil kebijakan meningkatkan kualitas program dan memastikan bahwa dukungan menjangkau siswa yang benar – benar membutuhkannya.
Abstract:Kerusakan lingkungan kini telah menyebar dan menjadi isu global, padahal dulunya dianggap sebagai permasalahan lokal dalam suatu negara. munculnya permasalahan lingkungan yang sebagian besar disebabkan oleh aktivitas manusia.…
usia. Akibat kepedulian manusia terhadap lingkungan, residu tersebut mulai hilang. Oleh karena itu, kesadaran lingkungan perlu ditanamkan sejak dini. Karakter Salah satu cara sekolah dasar mengajarkan tanggung jawab terhadap lingkungan adalah melalui kelas sains. Tujuan Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggunakan pengajaran sains untuk membantu siswa sekolah dasar mengembangkan sikap sadar lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Tinjauan literatur dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data. Reduksi data, visualisasi data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi merupakan metode yang digunakan untuk mengkaji data, yang kemudian disajikan kembali melalui pembahasan deskriptif. Studi ini menunjukkan bahwa menciptakan kurikulum ilmiah yang berpusat pada siswa dapat membantu siswa mengembangkan karakter sadar lingkungan. Siswa mendapat kesempatan untuk terlibat langsung dengan lingkungan melalui pendidikan sains. Guru dapat menerapkan berbagai model pembelajaran, antara lain Problem Based Learning (PBL), Project Based Learning (PjBL), Contextual Teaching and Learning (CTL), dan Outdoor Methods Learning, untuk membantu siswa mengembangkan karakter sadar lingkungan. Sumber daya pengajaran dan media pendidikan juga sangat penting dalam membantu anak mengembangkan karakter welas asih.
Abstract:Stunting pada balita merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang serius dan memerlukan penanganan segera melalui deteksi dini yang akurat. CNN (Convolutional Neural Network) merupakan metode yang akurat, efektif dan…
tepat sasaran dalam memberikan hasil yang akurat dan presisi. Implementasi metode CNN dapat mengklasifikasikan status stunting pada balita berdasarkan parameter antropometri dan karakteristik kesehatan. Dataset yang digunakan terdiri dari 6.500 sampel data balita dengan 8 variabel meliputi jenis kelamin, usia, berat lahir, panjang lahir, berat badan, panjang badan, riwayat ASI eksklusif, dan status stunting. Metodologi yang digunakan melibatkan serangkaian tahapan preprocessing data termasuk standardisasi fitur menggunakan StandardScaler, pemisahan data training (80%) dan testing (20%), serta penggunaan arsitektur CNN yang terdiri dari layer konvolusi 1D dengan 32 filter, max pooling, dan dense layer. Model dilatih menggunakan optimizer Adam dengan fungsi loss categorical crossentropy selama 10 epoch dan batch size 32. Evaluasi performa model dilakukan menggunakan berbagai metrik termasuk accuracy, precision, recall, dan F1-score.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa model CNN yang dikembangkan mencapai performa yang sangat baik dengan akurasi 90%, precision 89%, recall 92%, dan F1-score 91%. Analisis confusion matrix mengkonfirmasi kemampuan model dalam mengklasifikasikan kedua kelas yaitu pada stunting dan non-stunting secara seimbang. Temuan ini mengindikasikan bahwa implementasi CNN efektif dalam mengidentifikasi status stunting pada balita dan berpotensi menjadi alat bantu yang berharga dalam screening stunting di fasilitas kesehatan.
Abstract:Sistem informasi dapat menyajikan data akurat, efektif dan efesian. Pengajuan beasiswa merupakan hal penting dalam meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat. Namun, proses pengajuan yang masih manual sering kali menyebabkan…
ebabkan kendala dalam efisiensi dan transparansi. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sistem informasi pengajuan beasiswa berbasis web yang dapat memudahkan masyarakat kabupaten Bondowoso dalam mengakses informasi dan mengajukan permohonan beasiswa. Metode yang digunakan dalam sistem informasi menggunakan waterfall, yang mencakup analisis kebutuhan, desain, pengembangan, dan pengujian. Sistem yang dibuat dilengkapi dengan fitur registrasi pengguna, pengisian formulir pengajuan, dan pelacakan status permohonan. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan beasiswa, mempercepat proses pengajuan, serta memberikan transparansi dalam penyaluran beasiswa kepada masyarakat yang membutuhkan. Dengan adanya sistem ini, diharapkan pada Bagian Kesejahteraan Rakyat di Kabupaten Bondowoso dapat meningkat, sehingga memberikan dampak positif bagi pengembangan sumber daya manusia di daerah tersebut.
Abstract:Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika yang disebabkan oleh proses pembelajaran yang berpusat pada pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik…
idik menggunakan model Problem Based Learning (PBL). Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian peserta didik kelas V SDN 95/III Tanjung Pauh Mudik tahun pelajaran 2024/2025. Data penelitian terdiri dari data kuantitatif dan kualitatif dengan dua siklus, masing-masing tiga pertemuan. Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan peningkatan hasil belajar matematika peserta didik, yaitu pertemuan I 26,1%, pertemuan II 33,3%, dan pertemuan III 46,7%. Pada siklus II, peningkatan hasil belajar matematika peserta didik adalah pertemuan I 53,3%, pertemuan II 73,3%, dan pertemuan III 100%. Penilaian aktivitas pendidik pada siklus I menunjukkan skor pertemuan I 43,1%, pertemuan II 48,8%, dan pertemuan III 62,5%. Pada siklus II, skor pertemuan I 78,4%, pertemuan II 92,04%, dan pertemuan III 98,8%. Penilaian aktivitas peserta didik pada siklus I pertemuan I 36,7%, pertemuan II 43,3%, dan pertemuan III 44%. Pada siklus II, pertemuan I 62,3%, pertemuan II 62,3%, dan pertemuan III 88%. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada peserta didik kelas V SDN 95/III Tanjung Pauh Mudik Kabupaten Kerinci.
Abstract:Obesitas adalah masalah kesehatan global yang ditandai dengan menumpuknya lemak tubuh berlebih, meningkatkan risiko penyakit kronis seperti diabetes dan penyakit jantung. Data Mining sangat efektif untuk mengidentifikasi…
faktor risiko obesitas pada individu menggunakan algoritma Random Forest yang diimplementasikan dengan RapidMiner, dipilih karena kemampuannya menangani banyak variabel dan mengatasi multikolinearitas. Dataset ini terdiri dari 2.087 entri dengan 15 fitur terkait gaya hidup, pola makan, dan riwayat kesehatan yang diperoleh dari situs Kaggle, dan dibagi menjadi 90% data latih serta 10% data uji untuk evaluasi kinerja model. Hasilnya menunjukkan model mampu mencapai akurasi 79,81%, presisi 78,26%, dan recall 67,86%, dengan faktor dominan yang mempengaruhi risiko obesitas adalah konsumsi makanan tinggi kalori, rendahnya aktivitas fisik, dan riwayat keluarga obesitas. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi upaya pencegahan obesitas melalui pengembangan kebijakan kesehatan dan program edukasi yang lebih efektif, fokus pada perubahan pola hidup untuk mengurangi prevalensi obesitas dan komplikasi
Abstract:Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar Bahasa Indonesia dikarenakan kurangnya penggunaan model dan proses pembelajaran belum optimal. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan hasil…
pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas II.
Jenis penelitian yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model induktif kata bergambar berbasis TPACK. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas II SD Negeri 16/III Pondok Siguang Kabupaten Kerinci pada semester 1 tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini menghasilkan data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif berupa hasil belajar peserta didik dan data kualitatif berupa hasil lembar observasi guru dan peserta didik.
Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus dan terdiri dari 3 kali pertemuan. Peningkatan hasil belajar ditandai oleh peningkatan ketuntasan belajar peserta didik. Pada siklus I didapatkan hasil belajar Bahasa Indonesia 40%, sedangkan pada siklus II 93,33%, maka terjadi peningkatan 53,33%. Pada pengamatan aktivitas guru juga mengalami peningkatan dari siklus I yaitu 81,03%, lalu meningkat pada siklus II yaitu 94,82%. Sedangkan pada aspek peserta didik siklus I yaitu 62,15%, lalu meningkat pada siklus II yaitu 92,91%. Maka dapat disimpulkan bahwa penelitian tindakan kelas menggunakan model induktif kata bergambar berbasis TPACK dapat meningkat proses dan hasil belajar peserta didik.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah perancangan sistem informasi pada aplikasi E-arsip di instansi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik kabupaten Banyuwangi. Sebelumnya, proses aplikasi E-arsip ini dilakukan secara…
cara manual oleh pegawai, yang rentan menimbulkan konflik seperti kesalahan dalam pembagian arsip. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi pustaka.
Solusi yang ditawarkan aladah pengembangan sistem informasi pengarsipan berbasis web, yang dirancang menggunakan metode Software Development Life Cycle (SDLC) dengan model waterfall. Metode ini melibatkan tahapan analisis, perancangan, dan desain sistem secara bertahap. Sistem ini memungkinkan pegawai dan staf untuk mengakses dan mengelola arsip secara real-time, sehingga meningkatkan efisien dan fleksibilitas dalam pengelolaan arsip. Diharpkan, implementasi sistem ini dapat meminimalisir konflik pengarsipan serta meningkatkan efektifitas dalam penggunaan waktu, ruang, dan sumber daya manusia di instansi BAKESBANGPOL Banyuwangi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan dapat mempermudah proses pengarsipan dan mudah di akses.