Search Articles & Publications

Showing 4961 articles found for "Hasil"

Motivasi Menghafal Al-Qur’an Berbasis Teori Kebutuhan Berprestasi Perspektif Al-Qur’an

A.M. Zuhri Patettengi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bebagai bentuk-bentuk motivasi dalam menghafal Al-Qur’an  berbasis teori kebutuhan berprestasi. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa ada tiga bentuk motivasi berbasis teori… ri kebutuhan berprestasi yang dapat mengarahkan perilaku seorang hafiz dalam meningkatkatkan prestasinya dalam menghafal Al-Qur’an; 1) Need for achievement (N-ach) yaitu seseorang termotivasi menghafal Al-Qur’an karena mengharapkan penghargaan serta ingin mengindari hukuman (reward and punishment); 2) Need for power (N-pow), yaitu seseorang termotivasi menghafal Al-Qur’an karena ingin memiliki nilai yang tinggi serta ingin mempunyai keahlian; 3) Need for affilation (N-aff), yaitu seseorang termotivasi menghafal Al-Qur’an karena merasa puas jika dirinya sukses menjadi seorang hafiz. Berdasarkan dari ke tiga hal tersebut, ditemukan beberapa hal menarik pada penelitian  ini, diantaranya; manusia pada dasarnya membutuhkan perhargaan secara individu. Selain membutuhkan penghargaan, manusia juga memiliki hasrat untuk dapat mempengaruhi orang lain dengan potensi kemampuan atau keahlian yang dimiliki dan untuk itu manusia harus berprestasi.

Pelatihan Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Pada Kelompok Nelayan Dikawasan Pesisir

Zahrani Nabilah, Nabila Inne Azri, M.Syaufi Syukri Handoyo, Abdurozzaq Hasibuan
Abstract: Penduduk pesisir Desa Tengah-Tengah sangat bergantung pada laut. Meskipun sebagian masyarakatnya bermatapencaharian sebagai petani, sebagian besarnya adalah nelayan. Nelayan di Desa Tengah-Tengah, Kabupaten Maluku Tengah,… , kerap mengalami kecelakaan saat bekerja di laut. Ada banyak kemungkinan akibat yang mungkin terjadi, antara lain kapal bocor, ada yang terluka saat menarik jaring, kelebihan muatan, dan tenggelam. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan para nelayan dan menumbuhkan pemahaman di Desa Tengah-Tengah wilayah pesisir Kabupaten Maluku Tengah. Nelayan yang berasal dari Desa Tengah-Tengah Wilayah Pesisir menjadi mitra dalam operasi ini sebanyak 38 orang. Langkah-langkah yang dilakukan dalam melaksanakan pelaksanaan kegiatan adalah: Pra-tes, pengajaran, pelatihan, dan evaluasi. Setelah penyebaran kuesioner, hasil akhir kegiatan dipastikan. Pengetahuan nelayan meningkat berkat pendidikan kesehatan dan keselamatan kerja; sebelum diberikan penyuluhan, rata-rata skor pemahaman responden sebesar 45,2, namun setelah diberikan penyuluhan meningkat menjadi 68,4. Nilailah saat Anda menjalani seluruh proses. Untuk melakukan hal ini, tiga orang dipilih secara acak dan diminta untuk mengulangi pemberian belat dan melakukan bantuan hidup dasar.

Menumbuhkan Minat Baca Biografi Tokoh Pahlawan Di Kalangan Siswa SMA: Strategi Meningkatkan Kepedulian Sejarah

Dimas Ananta Pribadi, Raden Aulia Aushaf Afra, Widi Manda Sabila, Yolanda Maria Patricia
Abstract: Artikel ini membahas strategi untuk meningkatkan minat baca biografi tokoh pahlawan di kalangan siswa SMA sebagai upaya untuk memperkuat kepedulian terhadap sejarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sejauh… apa minat baca siswa terhadap biografi tokoh pahlawan dan mengembangkan strategi yang efektif untuk merangsang minat baca mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dan observasi terhadap siswa SMA, serta analisis terhadap kepedulian sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat minat baca siswa SMA terhadap buku biografi pahlawan dalam konteks meningkatkan kepedulian sejarah masih tergolong rendah. Berdasarkan temuan ini, artikel ini mengusulkan beberapa strategi, termasuk penggunaan pendekatan interaktif dalam pengajaran sejarah, pemanfaatan media digital untuk menyajikan biografi tokoh pahlawan secara menarik, dan promosi kegiatan literasi yang terkait dengan sejarah. Implementasi strategi-strategi ini diharapkan dapat meningkatkan minat baca siswa terhadap biografi tokoh pahlawan dan secara luas memperkuat kepedulian mereka terhadap sejarah nasional.

Penanganan Pertama Pada Kasus Gigitan Ular Berbisa

Ida Nur Imamah, Paryoto, Jesieka Intan hartono, Egi Rahmadani, Fitri Nur Andini, Hariyanti, Hasna Nur Azizah, Margareta Martin Tricahyani
Abstract: Pertolongan pertama adalah pemberian pertolongan segera kepada penderita sakit atau cidera yang memerlukan bantuan medis dasar. Medis dasar yang dimaksud di sini adalah tindakan perawatan berdasarkan ilmu kedokteran yang… dapat dimiliki orang awam. Artikel ini membahas penanganan pertama pada kasus gigitan ular berbisa di Indonesia, khususnya di Poliklinik RS TK. III 04.06.04 Slamet Riyadi Surakarta. Penelitian ini menyoroti kurangnya pemahaman masyarakat mengenai langkah-langkah yang tepat dalam situasi darurat tersebut. Tindakan tradisional yang sering dilakukan dapat memperburuk kondisi korban. Untuk mengatasi masalah ini, penulis mengusulkan penyuluhan pendidikan kesehatan guna meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pertolongan pertama yang benar, termasuk teknik pembalutan dan pembidaian. Hasil dari kegiatan pendidikan menunjukkan peningkatan pemahaman pasien dan keluarga mengenai tanda, gejala, dan penanganan gigitan ular berbisa. Program ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menangani kasus gigitan ular berbisa secara efektif.

Penerapan Prinsip-Prinsip Good Governance Dalam Pelayanan Pembuatan Akta Kelahiran Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tasikmalaya

Alivia Humaira Dewi Sopyan
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip-prinsip good governance dalam pelayanan pembuatan akta kelahiran di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tasikmalaya. Good governance merupakan praktik… raktik penerapan kewenangan pengelolaan berbagai urusan penyelenggaraan negara yang mencakup aspek politik, ekonomi, dan administratif di semua tingkatan. Teori good governance yang digunakan dalam penelitian ini merujuk pada definisi United Nations Development Program (UNDP) yang mengemukakan sembilan dimensi prinsip good governance. Penelitian ini mengidentifikasi dan menganalisis kesembilan dimensi prinsip good governance yang meliputi partisipasi, aturan hukum, transparansi, responsivitas, berorientasi pada konsensus, keadilan, efisiensi dan efektivitas, akuntabilitas, serta visi strategi. Dengan menggunakan metode pengumpulan data kualitatif melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi, penelitian ini menggambarkan penerapan prinsip-prinsip tersebut dalam konteks pelayanan pembuatan akta kelahiran di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tasikmalaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tasikmalaya telah melakukan upaya untuk menerapkan prinsip-prinsip good governance dalam pelayanan pembuatan akta kelahiran. Partisipasi masyarakat, penerapan aturan hukum, transparansi dalam informasi, responsivitas terhadap kebutuhan masyarakat, berorientasi pada konsensus, keadilan dalam memberikan layanan, efisiensi dan efektivitas pelayanan, akuntabilitas dalam tindakan, serta visi strategi yang jelas merupakan aspek-aspek yang telah diperhatikan dalam pelayanan tersebut. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang penerapan prinsip-prinsip good governance dalam pelayanan pembuatan akta kelahiran. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya terus meningkatkan dan memperkuat penerapan prinsip-prinsip good governance dalam pelayanan publik guna memastikan pelayanan yang berkualitas, transparan, efisien, dan memberikan keadilan kepada masyarakat. Penelitian ini juga dapat menjadi dasar bagi perbaikan dan pengembangan lebih lanjut dalam konteks pelayanan publik di institusi pemerintahan.

Analisis Tingkat Ketertarikan Siswa Terhadap Pengajaran Mata Pelajaran Sejarah Di Sman 1 Majalaya

Bahruddin, Muhamad Ilham Syabana, Muhammad Faiz Fadhlurrohman, Sofi Nur Meilina
Abstract: Mata pelajaran sejarah merupakan materi yang penting dipelajari tapi kerap kali mendapat tantangan. Tidak sedikit siswa tidak menyukai sejarah dan dianggap membosankan karena guru kurang bisa menarik perhatian siswa dalam… m kelas. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji lebih dalam tentang tingkat ketertarikan siswa dalam pengajaran sejarah di SMAN 1 Majalaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketertarikan siswa terhadap mata pelajaran sejarah dipengaruhi besar oleh cara mengajar guru dalam kelas.

Perkembangan Alat Musik Angklung

Ajeng Dewi Sri Ayu Ningsih, Alifiya, Maulidyah Nur Indah Putri, Qaullika Destia Darussani
Abstract: Di Indonesia banyak sekali kearifan lokal yang perlu dipertahankan, seperti alat musik tradisional angklung yang menjadi kebanggaan masyarakat Jawa Barat. perkembangan alat musik tradisional angklung memiliki ciri khas tersendiri… ersendiri pada setiap bentukannya, hal ini yang menjadi keunikan dari alat musik angklung. Angklung terbuat dari bambu kemudian dirangkai dengan tali rotan. Kata angklung berasal dari "angkleung-angkleung" yaitu suara yang dihasilkan ketika angklung dimainkan. Alat musik tradisional seperti angklung merupakan cagar budaya yang perlu kita lestarikan agar nilai budaya tidak hilang.

Pengaruh Revolusi Iran Terhadap Kondisi Hubungan Luar Negeri Iran Pada Tahun 1978-1980

Ahmad Meiza Zein, Hasbi Alhadi, M. Erza Rafi Kurnia, Muhammad Tristan Shah Jahan
Abstract: Revolusi Iran merupakan salah satu fenomena politik modern yang memberikan dampak besar terhadap aspek-aspek dalam kehidupan masyarakat Iran. Revolusi ini adalah reaksi perlawanan terhadap kekuasaan Shah Reza Pahlevi yang… g bertindak secara sewenang-wenang. Hasil dari revolusi ini ialah memberikan perubahan terhadap tatanan ekonomi hingga tatanan hubungan luar negeri yang dibina oleh negara Iran. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji implikasi yang ditimbulkan dari Revolusi Iran terhadap kondisi hubungan luar negeri Iran. Melalui hasil pengkajian menggunakan metode historis, dapat disimpulkan bahwa Revolusi Iran merubah hubungan diplomatik Iran dengan negara-negara yang membantu ekonominya, serta Revolusi Iran mempengaruhi semangat masyarakat di beberapa negara Timur Tengah untuk membebaskan dirinya dari cengkeraman kekuasaan otoritarianisme.

Peran Perpustakaan Umum Kota Pematang Siantar Dalam Program Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial

Iyen Supit, Sakti Ritongan, Abdi Mubarak Syam
Abstract: Penelitian ini membahas tentang peran perpustakaan kota pematang siantar dalam program perpustakaan berbasis inklusi sosial. Tujuan penelitian  ini adalah untuk  mengetahui apa saja bentuk program inklusi sosial yang sudah… udah diterapkan oleh perpustakaan kota pematang siantar.   Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini yaitu pustakawan di Perpustakaan kota pematang siantar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perpustakaan kota pematang siantar telah mekasanakan program inklusi sosial yang berperan aktif dalam Kegiatan tersebut.  bertujuan untuk melakukan penyebaran literasi kepada masyarakat dan memperkenalkan fungsi dari perpustakaan   dihadiri oleh   mahasiswa dan pelajar yang ada di kota pematang siantar.

Implementasi Regulasi Fintech Syariah di Indonesia

Jatnika, Muhammad Dzulfaqori, Daliah Mutiara, Aneng Anisa
Abstract: Perkembangan teknologi dan informasi pada sektor jasa keuangan melahirkan financial technology (fintech). Kemudian perkembangan tersebut direspon oleh keuangan syariah dengan munculnya fintech syariah. Penelitian ini bertujuan… tujuan untuk menelaah implementasi pelaksanaan fintech syariah berdasarkan beberapa regulasi dan fatwa yang dikeluarkan oleh OJK, Bank Indonesia, dan MUI sehingga tercipta persaingan usaha yang sehat. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode yuridis normatif. Hasil penelitian ini adalah Peraturan Bank Indonesia No. 19/12/PBI/2017 dan Peraturan OJK (POJK) Nomor: 77/POJK.01/2016 masih terdapat ketidakjelasan pemisahan antara regulasi untuk fintech konvensional dan fintech syariah. Kemudian pada tahun 2018 barulah muncul Fatwa DSN MUI Nomor 117/DSN-MUI/II/2018 tentang Layanan Pembiayaan Berbasis Teknologi Informasi berdasarkan Prinsip Syariah yang mengatur secara lebih spesifik dan komperhensif mengenai fintech syariah. Otoritas yang berwenang dalam mengatur keberlangsung industri fintech syariah harus membuat regulasi secara komprehensif agar memperkecil risiko persaingan usaha yang tidak sehat dan meningkatkan minat para konsumen untuk menggunakan fintech syariah.