Showing 121 articles found for "Sebagai"

Pengembangan Aplikasi Pengelolaan Data Kegiatan Dosen Berbasis Android Pada Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi

Ita Fitriati, Idiatul Fitra
Abstract: Kurangnya keterbukaan dalam pelaporan kegiatan dosen dapat menghambat pengembangan kerjasama dan kolaborasi antara dosen, mahasiswa, pimpinan maupun pihak luar. Tanpa informasi yang mudah diakses, potensi untuk pertukaran… n pengetahuan dan pengalaman antar anggota akademis menjadi terbatas. Sistem manual atau tidak terintegrasi dalam pengelolaan data kegiatan dosen dapat menyebabkan ketidakefisienan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efisiensi pengembangan aplikasi pengelolaan data kegiatan dosen pada program studi pendidikan teknologi informasi berbasis Android sehingga dapat memudahkan dosen dalam menginput data kegiatan dalam satu platform. Tahapan dalam pengembangan aplikasi ini meliputi 4 tahapan yaitu, (1) Tahap Analisis kebutuhan, (2) Desain Aplikasi, (3) Penyusunan kode program, dan (4) Pengujian. Validasi dilakukan untuk mengetahui kelayakan aplikasi yang dikembangkan. Uji coba dilakukan pada 2 ahli media dan 6 dosen sebagai pengguna aplikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan kualitas aplikasi pengelolaan data kegiatan dosen berbasis android termasuk dalam kategori sangat layak , berdasarkan persentase penilaian ahli media sebesar 74% dan 62% serta penilaian pengguna terhadap aplikasi diperoleh persentase penilaian sebesar 77,3%.

Reformasi Hukum Tata Negara Di Indonesia: Kritik Dan Prospek Untuk Perbaikan

Nurul Hidayah, Syabrina Az-Jahra, Aprillia Amanda, Karina Yunitasari
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mendalam terhadap perubahan signifikan dalam kerangka hukum yang mengatur struktur pemerintahan dan kekuasaan negara sejak dimulainya era reformasi pada tahun 1998. Dengan fokus… s pada perubahan UUD 1945, sistem perwakilan, dan peran Mahkamah Konstitusi, penelitian ini mengidentifikasi pencapaian positif sekaligus tantangan yang perlu diatasi dalam menciptakan sistem hukum yang lebih adil, transparan, dan demokratis. Penelitian ini menggunakan metodologi analisis dokumen dan literatur, penelitian ini memberikan gambaran komprehensif tentang perjalanan reformasi hukum tata negara di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa amendemen UUD 1945, sebagai langkah awal reformasi, mencakup aspek-aspek penting seperti hak asasi manusia, otonomi daerah, dan struktur parlemen. Sementara itu, pembahasan mengenai sistem perwakilan memperlihatkan kompleksitas dalam mengatasi ketidakseimbangan kekuasaan antar lembaga negara. Peran Mahkamah Konstitusi, sebagai penjaga dan penafsir konstitusi, menjadi poin kritis dalam menjaga konsistensi dan pelaksanaan UUD 1945. Meskipun demikian, tantangan seperti ketidakseimbangan kekuasaan dan resistensi terhadap perubahan di tingkat lokal masih menjadi kendala yang perlu diatasi. Kesimpulannya, penelitian ini memberikan gambaran menyeluruh tentang perubahan hukum tata negara di Indonesia, menggarisbawahi tantangan dan kritik sebagai panggilan untuk perbaikan lebih lanjut. Dengan pelibatan aktif seluruh elemen masyarakat, diharapkan Indonesia dapat terus memperkuat fondasi hukumnya menuju tatanan yang lebih adil, demokratis, dan berkeadilan.

Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja Mengenai Gizi Seimbang Dengan Angka Kejadian Obesitas Pada Siswa SMK Negeri 5 Kabupaten Tangerang

Aprilia Nur Rohmah, Inna Solihati Embrik, Ayu Pratiwi
Abstract: Remaja merupakan masa transisi dari kanak-kanak ke keadaan nyatanya, pada masa inilah pondasi kehidupan sehari-hari dibangun. Obesitas disebut sebagai asupan makanan yang tidak normal atau berlebihan yang dapat memicu penumpukan… numpukan lemak serta dapat membahayakan kesehatan tubuh. Lebih dari 340 juta anak dan remaja berusia 5-19 tahun mengalami kelebihan berat badan atau obesitas pada tahun 2016. Di Indonesia 13,5% usia 18 tahun mengalami kelebihan berat badan dan 28,7% mengalami obesitas dengan IMT 25 dan 15,4% dengan IMT 27. Kurangnya pengetahuan, pengalaman, serta paparan informasi dapat menambah angka kejadian obesitas yang sudah ada. penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan remaja mengenai gizi seimbang dengan angka kejadian obesitas pada siswa SMKN 5 Kabupaten Tangerang. penegambilan sampel ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional dengan sampel 129 siswa kelas X SMKN 5 Kabupaten Tangerang. Hasil penelitian ini menunjukan adanya hubungan antara pengetahuan gizi seimbang dengan angka kejadian obesitas dimana nilai p = 0,000. Dari penelitian ini adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi seimbang dengan angka kejadian obesitas di SMKN 5 Kabupaten Tangerang. Bahwa semakin baik pengetahuan maka semakin rendah pula angka kejadian obesitas.

Implementasi Internet Of Things Untuk Efektivitas Pemantauan Suhu Ruangan Secara Otomatis Menggunakan WhatsApp

Ema Zulfaningsih, Emi Suryadi, Ardiyallah Akbar
Abstract: Suhu ruangan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kenyamanan dan produktivitas seseorang dalam berbagai aktivitas, baik saat bekerja maupun saat istirahat. Suhu yang terlalu panas dapat mengganggu fungsi tubuh dan… memicu keringat berlebih yang pada akhirnya berujung pada rasa lelah. Sebaliknya suhu yang terlalu dingin dapat menurunkan konsentrasi karena dapat menyebabkan rasa kaku pada tubuh. Menggunakan kipas angin sudah menjadi kebutuhan bagi banyak orang untuk menjaga kenyamanan kamarnya. Namun penggunaan kipas angin seringkali tidak efisien sehingga mengakibatkan pemborosan energi dan peningkatan tagihan listrik. Kipas angin sering menyala meski ruangan sedang tidak digunakan atau pemiliknya tidak ada di rumah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang perangkat berbasis IoT yang mampu memonitor suhu ruangan secara otomatis. Perangkat ini juga secara otomatis mengontrol suhu ruangan, memungkinkan pengguna memantau suhu dari jarak jauh dan mengurangi tagihan energi. Penelitian ini berfokus pada pengembangan sistem kendali suhu otomatis menggunakan sensor suhu DHT11, dengan notifikasi suhu dikirim melalui WhatsApp. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode prototype dimana pada siistem ini menggunakan sensor DHT11 untuk mendeteksi suhu ruangan, WhatsApp sebagai media pengiriman notifikasi, dan Arduino Uno sebagai pengolah data. Hasil pengujian menunjukkan bahwa perangkat ini dapat berfungsi secara optimal dalam mengatur suhu ruangan secara otomatis menggunakan sensor suhu.

Smart Farming Control Penyiraman Tanaman Cabai Dengan Sensor Yl-69 Dan Ultrasonik Pada Kelompok Tani Desa Mekar Sari

Novita Pasha, Rolly Yesputra, Rika Nofitri
Abstract: Pertanian merupakan salah satu bidang yang dapat dimanfaatkan dalam perkembangan teknologi informasi dan komunikasi untuk memudahkan pengelolaan lahan. Pertanian pintar atau smart farming adalah konsep pengelolaan pertanian… ian yang menggunakan teknologi maju untuk melacak, memantau, mengotomatisasi, dan menganalisis pembudidayaan tanaman cabai rawit. Internet of Things (IoT) menjadi bagian penting dalam Smart Farming. Cabai rawit dinilai mempunyai ekonomi yang tinggi dan dapat dijadikan sebagai sumber pendapatan. Permintaan yang tinggi memberikan peluang yang baik bagi petani untuk membudidayakannya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk membantu petani dalam memonitoring kelembaban tanah secara real-time tanpa harus berada dilokasi. Sensor YL-69 akan mendeteksi kelembaban tanah sehingga ketika terdeteksi tanah kering pompa secara otomatis akan melakukan penyiraman sesuai dengan umur tanaman cabai, kemudian sensor Ultrasonik mengukur ketinggian air pada tangki apakah air kosong atau air penuh, dengan menggunakan mikrokontroler ESP32, hasil monitoring ditampilkan langsung pada aplikasi Blynk. Dua Button pada Blynk berfungsi untuk melakukan penyiraman pupuk, agar petani dapat menghemat waktu dan tenaga.

Sistem Pendukung Keputusan untuk Pemilihan Bibit Padi Berkualitas di Rawang Panca Arga menggunakan Kombinasi AHP dan MAUT

Hutapea, Tiofani Br, Dani, Rika, Aruan, Nita Aulia, Frandika, Imam, Hud, Sofana Bayor, Afrisawati, Afrisawati
Abstract: Keberlanjutan budidaya padi sangat bergantung pada bibit. Karena bibit merupakan komponen utama yang akan dikembangkan di masa depan, maka pemilihan bibit yang berkualitas merupakan langkah awal dalam proses penanaman padi.… di. Ciri-ciri suatu tumbuhan dalam perkembangannya ditentukan oleh gen-gen yang diwarisi bibit dari tanaman induknya. Oleh karena itu, pemilihan bibit dari tetua unggul sangat penting dilakukan agar diperoleh bibit padi yang berkualitas. Bibit yang baik adalah yang mampu menyesuaikan diri dengan lingkungannya, tumbuh cepat dan seragam, tahan terhadap hama, serta menghasilkan buah yang banyak. Namun seringkali para petani mengalami kesulitan dalam memilih bibit yang tepat. Untuk mengatasi hal tersebut, akan dikembangkan sistem pendukung keputusan yang dapat membantu petani dalam memilih bibit yang memenuhi berbagai kriteria dan sesuai dengan lingkungan penanaman. Kerangka kerja ini menggunakan dua teknik, yaitu Analytic Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan bobot kriteria dan Multi Attribute Utility Theory (MAUT) untuk tahap peringkat. Usulan pilihan sistem pendukung keputusan yang menggabungkan teknik AHP dan MAUT menunjukkan bahwa pilihan atau jenis bibit padi terbaik yang akan ditanam di Wilayah Rawang Panca Arga Asahan adalah Sidenuk yang menempati posisi pertama dengan nilai 0.3780781, disusul oleh Ciputri dengan senilai 0,4469573. Selanjutnya hasil penelitian ini menyarankan Sidenuk dan Ciputri sebagai bibit padi berkualitas yang layak ditanam di Kawasan Rawang Panca Arga Asahan.

Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Smartphone Terbaik Pada Toko All Brand Menggunakan Metode SAW

Annisa Nur Izdihar, Ryan Ardiansyah, Fikri Al Fauzi Siregar, Johan Kevin Simarmata
Abstract: Perkembangan teknologi smartphone yang pesat menyebabkan meningkatnya jumlah merek, tipe, dan variasi produk yang beredar di pasaran, sehingga menyulitkan konsumen dalam menentukan smartphone terbaik sesuai dengan kebutuhan… han dan kemampuan finansial. Toko All Brand sebagai toko multi-merek menyediakan banyak alternatif smartphone, namun belum memiliki mekanisme yang sistematis untuk membantu konsumen dalam proses pemilihan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem pendukung keputusan pemilihan smartphone terbaik pada toko All Brand menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Metode SAW digunakan karena mampu menyelesaikan permasalahan pengambilan keputusan multikriteria melalui proses normalisasi, pembobotan, dan perankingan alternatif. Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini meliputi harga, kapasitas RAM, memori internal, kualitas kamera, performa prosesor, dan kapasitas baterai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu menghasilkan perankingan smartphone secara objektif berdasarkan nilai preferensi. Dari hasil perhitungan, smartphone Oppo Reno memperoleh nilai preferensi tertinggi sebesar 0,92 dan direkomendasikan sebagai smartphone terbaik. Implementasi sistem menunjukkan bahwa metode SAW dapat diterapkan secara efektif untuk membantu konsumen dan pihak toko dalam pengambilan keputusan pemilihan smartphone. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi proses pemilihan produk, meminimalkan kesalahan keputusan, serta meningkatkan kualitas pelayanan di toko All Brand.

Optimalisasi E-Commerce Sebagai Strategi Bisnis Digital

Apridonal, Yori, Mardalius, Mardalius, Dristyan, Febri
Abstract: Penggunaan digital marketing menjadi peluang yang tepat untuk perkembangan zaman. Hal ini sangat efektif dalam konteks mendapatkan target konsumen yang tepat. Digital marketing memberikan kemudahan bagi pelaku usaha untuk… k menyediakan serta memantau segala kebutuhan yang diinginkan oleh konsumen. Di sisi lain, dengan perangkat teknologi, calon kosumen juga dapat mencari informasi terkait produk sesuai dengan yang diinginkan. KUBE Asahan merupakan suatu UMKM yang berada di wilayah Kabupaten Asahan dimana pelaku UMKM KUBE sendiri masih banyak yang belum memahami konsep digital marketing dan masih melakukan pemasaran dari mulut ke mulut, market place facebook dan whatsapp dimana hal ini dinilai kurang bisa dikenali masyarakat luas sehingga pemasaran hanya bersifat lokal atau regional. Dengan adanya kegiatan PKM ini, para pemilik UMKM KUBE dapat memperoleh pemahamanan dan mampu menggunakan serta mengoptimalisasikan strategi pemasaran digital yang tepat untuk mengembangkan usahanya sehingga dapat meningkatkan daya saing dan penjualan juga dapat menjangkau daerah lain di luar Kabupaten Asahan

Peran Pemerintah Desa Dalam Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Desa Titian Resak Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri

Rido, Arif Rahman Hakim, Aviva Nadia
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pemerintah desa dalam pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Di Desa Titian Resak Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan… gumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber untuk menguji keabsahan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk peran aktif pemerintah Desa Titian Resak antara lain penyusunan kebijakan dan regulasi desa yang mendukung UMKM, seperti peraturan desa (perdes) tentang perlindungan dan pemberdayaan UMKM, Penyediaan bantuan modal atau dana bergulir dari dana desa bagi pelaku UMKM, pembangunan infrastruktur pendukung. Peran partisipatif menunjukkan bahwa pemerintah desa terlibat sebagai mitra atau fasilitator yang bekerja sama dengan masyarakat, pelaku UMKM, lembaga swadaya, atau pihak luar dalam mengembangkan UMKM. Bentuk peran pasif pemerintah desa yaitu baru merespons ketika ada permintaan atau keluhan dari pelaku usaha, dan belum secara konsisten melakukan pendampingan, pelatihan, atau monitoring yang berkelanjutan. Faktor penghambat utama dalam pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Di Desa Titian Resak Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri yaitu (a) Kurangnya Akses Permodalan yang Mudah dan Berkelanjutan; (b) Keterbatasan Pengetahuan dan Keterampilan Manajerial; (c) Rendahnya Inovasi dan Teknologi; (d) Kurangnya Pendampingan dan Program Berkelanjutan dari Pemerintah Desa; (e) Kendala Infrastruktur dan Aksesibilitas; (f) Minimnya Jaringan dan Kerja Sama Usaha.

Flutter for Beginners: Pemberdayaan Siswa SMK Swasta Amal Bakti Dalam Era Revolusi Industri 4.0 Melalui Pelatihan Teknologi Mobile

Mardalius Mardalius, Yori Apridonal M, Febri Dristyan
Abstract: Revolusi Industri 4.0 telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk kebutuhan akan keterampilan teknologi yang relevan di dunia kerja. Salah satu keterampilan yang semakin dibutuhkan adalah… pengembangan aplikasi mobile. Artikel ini memaparkan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan teknologi mobile menggunakan Flutter, yang ditujukan untuk memberdayakan siswa SMK Swasta Amal Bakti. Flutter dipilih karena kemampuannya sebagai framework pengembangan aplikasi lintas platform yang efisien dan ramah pemula. Pelatihan ini dirancang untuk mengenalkan dasar-dasar Flutter, seperti instalasi, pembuatan antarmuka sederhana, hingga simulasi aplikasi dasar. Metode pelatihan meliputi pemaparan teori, demonstrasi praktik, dan pendampingan langsung kepada siswa. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa terhadap pengembangan aplikasi mobile, dengan 85% peserta mampu menyelesaikan tugas praktik secara mandiri. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menyiapkan siswa SMK Swasta Amal Bakti untuk bersaing di dunia kerja, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kompetensi generasi muda di era digital. Selain itu, pelatihan ini juga membuka peluang pengembangan lebih lanjut dalam penggunaan Flutter untuk proyek-proyek inovatif di lingkungan sekolah.