Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal kerja kotor dan penjualan terhadap laba bersih setelah pajak pada PT. Astra Otoparts Tbk, yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2016-2023. Metode…
penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif asosiatif. Data yang digunakan meliputi laporan keuangan PT. Astra Otoparts Tbk selama periode tersebut. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji t untuk analisis parsial dan uji F untuk analisis simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, modal kerja kotor dan penjualan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap laba bersih setelah pajak. Modal kerja kotor berpengaruh positif dengan nilai signifikansi 0,000 dan t-hitung 5,570, sementara penjualan juga menunjukkan pengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,000 dan t-hitung 6,297. Secara simultan, modal kerja kotor dan penjualan mempengaruhi laba bersih setelah pajak dengan kontribusi sebesar 76,9%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan modal kerja kotor dan strategi penjualan yang efektif dapat meningkatkan laba bersih perusahaan. Diharapkan temuan ini dapat membantu perusahaan dalam merencanakan strategi keuangan yang lebih baik dan meningkatkan kinerja keuangan di masa depan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perputaran kas dan perputaran modal kerja terhadap Return on Investment (ROI) di PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk selama periode 2015 hingga 2022. Metode analisis yang…
ang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics Version 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, perputaran kas tidak berpengaruh signifikan terhadap ROI, sementara perputaran modal kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap ROI. Koefisien determinasi simultan menunjukkan bahwa perputaran kas dan perputaran modal kerja secara bersama-sama memberikan pengaruh sebesar 49,4% terhadap ROI, sementara sisanya dipengaruhi oleh variabel lain. Penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya pengelolaan perputaran modal kerja untuk meningkatkan ROI dan menyarankan perlunya penelitian lebih lanjut dengan mempertimbangkan variabel lain yang dapat mempengaruhi ROI.
Abstract:Hasil dari observasi yang dilakukan di Desa Manunggal Jaya Kecamatan Tenggarong Seberang diperoleh informasi kurangnya ketertarikan pembeli atau konsumen terhadap Usaha Mikro Kecil Menengah dikarenakan banyaknya yang berpendapat…
pendapat bahwa minimarket lebih rapi, bersih dan praktis selain itu mini market dilengkapi fasilitas seperti air conditioner (AC), tempat duduk dan meja tunggu, dapat melakukan pembayaran non tunai atau menggunakan credit card dan aplikasi pembayaran lainnya. Dalam upaya meningkatkan konsumen terhadap Usaha mikro kecil menengah maka perlu adanya perubahan untuk membangkitkan ketertarikan masyarakat sebagai konsumen. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari adanya mini market terhadap Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) selama masa pandemi Covid-19 pada Desa Manunggal Jaya Kecamatan Tenggarong Seberang. Jenis penelitian pada penelitian ini adalah penelitian empiris dengan subjek yang digunakan adalah masyarakat yang memiliki usaha mikro kecil menengah (UMKM) yaitu anggota, karyawan dan pelanggan. Berdasarkan hasil dari penelitian didapatkan bahwa usaha mikro kecil menengah mengalami penurunan omzet dilihat dari segi konsumen dan keuntungan pada masa pandemi covid-19 yang dipengaruhi dari adanya mini market.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan Sistem Managemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sebagai upaya meningkatkan produktivitas dan mengurangi risiko kecelakaan kerja di CV Kediri Karya Jambangan,…
bangan, Papar, Kediri. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi deskriptif, di mana data diperoleh melalui pengamatan langsung terhadap pelaksanaan SMK3 di lapangan, serta wawancara dengan karyawan dan manajemen pabrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SMK3 secara efektif dapat meningkatkan kesadaran karyawan terhadap pentingnya keselamatan kerja, mengurangi jumlah kecelakaan kerja, dan meningkatkan efisiensi produksi. Penerapan prosedur keselamatan, pelatihan rutin, dan pengawasan ketat terbukti memiliki dampak positif terhadap penurunan insiden kecelakaan kerja. Penelitian ini merekomendasikan agar pabrik terus memperbarui dan mengawasi implementasi SMK3 untuk menjaga dan meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan karyawan.
Abstract:Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan yang mempunyai resiko tinggi terjadinya kecelakaan kerja khususnya perusahaan yang berkaitan dengan pekerjaan industri manufaktur…
i manufaktur pembuatan mesin. Tujuan utama adanya keselamatan dan kesehatan kerja ialah agar tenaga kerja merasa aman, nyaman dan tenang dalam melakukan pekerjaannya. Oleh karena itu keselamatan dan kesehatan kerja sangat diutamakan sebagai peranan dalam penyelesaian sebuah pekerjaan industri manufaktur pembuatan mesin.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penerapan keselamatan dan kesehatan kerja pada pekerja di bidang manufaktur pembuatan mesin.Metode studi literatur. Studi literatur sendiri merupakan kegiatan pengumpulan data baik data pustaka maupun dokumentasi.Data-data tersebut bersumber dari riset dan kajian yang terkait dengan pengaruh penerapan keselamatan dan kesehatan kerja pada pekerja di bidang Manufaktur pembuatan mesin. Dapat disimpulkan bahwa penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) mempunyai pengaruh yang besar dan positif terhadap kinerja pekerja, sehingga semakin baik penerapan keselamatan dan kesehatan kerja di bidang manufaktur pembuatan mesin maka akan meningkatkan kinerja pekerja.
Abstract:ini menganalisis dampak fasilitas pelayanan dan keamanan di bandara terhadap tingkat kepuasan pelanggan, mengingat peran strategis bandara sebagai pintu gerbang utama bagi suatu daerah atau negara. Bandara tidak hanya berfungsi…
rfungsi sebagai tempat keberangkatan dan kedatangan pesawat, tetapi juga sebagai titik pertama dan terakhir yang berinteraksi dengan pelanggan, sehingga kualitas pelayanan dan keamanan yang ditawarkan sangat mempengaruhi persepsi pelanggan. Melalui metode tinjauan pustaka, penelitian ini mengeksplorasi berbagai teori yang relevan serta hubungan antara berbagai variabel yang menjadi fokus kajian. Analisis literatur ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang komprehensif tentang bagaimana fasilitas dasar, keamanan, dan fasilitas pendukung di bandara mempengaruhi kepuasan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas dasar seperti ruang tunggu yang nyaman, area check-in yang efisien, dan petunjuk arah yang jelas memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Keamanan juga merupakan faktor krusial; keberadaan perangkat keamanan seperti X-ray, detektor logam, dan personel keamanan yang terlatih menambah rasa aman bagi pelanggan. Selain itu, fasilitas pendukung seperti toilet yang bersih, tempat ibadah, dan akses bagi penyandang disabilitas juga memainkan peran penting. Faktor keamanan juga mencakup prosedur dan kebijakan yang diterapkan untuk memastikan keselamatan penerbangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang semakin kompleks, bandara harus dilengkapi dengan fasilitas dasar yang memadai, keamanan yang terjamin, dan fasilitas pendukung yang sesuai. Meskipun tidak ada bandara di dunia yang mampu memenuhi semua kebutuhan pelanggan, peningkatan terus-menerus terhadap fasilitas dan layanan merupakan kunci dalam upaya memenuhi ekspektasi pelanggan yang terus berkembang. Hal ini mencakup investasi dalam teknologi baru, peningkatan kualitas layanan, dan pelatihan berkelanjutan bagi staf bandara.
Abstract:Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) merupakan sistem perlindungan bagi tenaga kerja untuk meminimalisasi dan menghindarkan diri dari resiko kerugian moral maupun material, kehilangan jam kerja, maupun…
keselamatan manusia dan lingkungan sekitar yang nantinya dapat menunjang peningkatan kinerja yang efektif dan efisien. Pedoman pelaksanaan SMK3 di Indonesia diatur dalam peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor: PER.05/MEN/1996.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan pelaksanaan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di PG DJOMBANG BARU. Analisis data dilakukan dengan menyusun dan membahas hasil wawancara dengan beberapa petugas K3, hasil observasi langsung di lokasi proyek dan hasil evaluasi dari data - data SMK3 yang tersedia. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan SMK3 di PG DJOMBANG BARU sudah sesuai dengan unsur K3 yang terdapat dalam peraturan pemerintah No.50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, terlihat dari hasil Audit SMK3 tingkat pencapaiannya masuk dalam kategori memuaskan serta, mendapat sertifikat SMK3 dan Bendera SMK3.
Abstract:Setiap pegawai berhak mendapatkan jaminan untuk keamanan, kesehatan, dan keselamatan di tempat kerja. Karena itulah semua perusahaan wajib menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, atau yang sering disingkat SMK3. …
ingkat SMK3. Penerapan sistem manajemen K3 ini sudah diinstruksikan oleh pemerintah dan diatur di dalam undang-undang. Selanjutnya perusahaan tinggal mengikuti dan mengimplementasikan ketentuan yang sudah diatur. Dalam artikel kali ini akan dibahas lengkap dan ringkas mengenai apa itu sistem manajemen K3, dasar hukum, tujuan, dan cara penerapannya. Berdasarkan PP nomor 50 tahun 2012, sistem manajemen keselamata dan kesehatan kerja adalah bagian dari sistem manajemen perusahaan secara keseluruhan dalam rangka pengendalian risiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja, guna terciptanya tempat kerja yang aman, efisien, dan produktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis penerapan Sistem Manajeman Kesehatan dan Keselamatan (SMK3) di PG Djombang Baru. Melalui cara-cara pencegahan kecelakaan kerja, termasuk penyakit yang dapat timbul akibat pekerjaan. Selain melindungi pekerja dari potensi bahaya di lingkungan kerja, penerapan aturan K3 ini dapat meningkatkan efektifitas dan menjaga aktivitas produksi perusahaan. Pengaturan K3 berlangsung di berbagai negara, dengan pedoman yang diberlakukan oleh masing-masing otoritas. Jadi penerapan aturan ini bersifat normatif dan harus dipatuhi setiap perusahaan.
Abstract:Keamanan penerbangan merupakan faktor utama dalam menjaga keselamatan penerbangan. Sistem dan prosedur keamanan yang ketat diterapkan untuk memastikan bahwa setiap penerbangan dapat berlangsung dengan aman dan minim risiko.…
ko. Hal ini meliputi pemeriksaan keamanan di bandara, pelatihan awak pesawat dan petugas darat, perawatan pesawat yang teratur, serta penggunaan teknologi canggih dalam pemantauan dan navigasi udara. Dengan mengutamakan keamanan, industri penerbangan dapat meminimalkan risiko kecelakaan dan memastikan keselamatan penumpang dan kru. Dalam konteks keamanan bandar udara, kualitas keamanan bandar udara adalah keandalan sistem keamanan yang sesuai dengan standar baku internasional, yaitu Annex 17 dimana disebutkan bahwa pengamanan adalah gabungan Sumber Daya Manusia, fasilitaas/peralatan dan prosedur untuk melindungi penerbangan sipil dari tindakan gangguan melawan hukum. Yang dimaksud dengan sumber daya manusia disini adalah petugas Aviation Security (Avsec).
Abstract:Artikel ini mengeksplorasi peran komprehensif Syariah dalam pengembangan dan implementasi sistem teknologi informasi. Fokus utama penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana prinsip-prinsip Syariah dapat diintegrasikan…
n ke dalam sistem teknologi informasi, serta tantangan yang mungkin dihadapi selama proses ini. Selain itu, Artikel ini juga mengevaluasi implikasi sosial dan dampak etis dari penerapan Syariah dalam konteks teknologi informasi. Dengan memadukan pendekatan teoretis dan studi kasus praktis, penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan mendalam tentang kontribusi Syariah terhadap pengembangan sistem teknologi informasi yang lebih adil dan berkelanjutan. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengambil kebijakan, praktisi, dan akademisi dalam merancang dan mengimplementasikan sistem teknologi informasi yang sesuai dengan prinsip-prinsip Syariah, sekaligus mempertimbangkan aspek sosial dan etis yang menyertainya.