Search Articles & Publications

Showing 599 articles found for "Bukti"

Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Pasien Post Sectio Caesarea Et Causa Oligohidroamnion  : Studi Kasus

Adha, Faradila Risky, Wijianto, Wijianto, Arif Abdullah
Abstract: Sectio caesarea (SC) merupakan suatu tindakan bedah untuk melahirkan bayi melalui sayatan pada dinding perut dan rahim. Salah satunya faktor penyebabnya yaitu komplikasi oligohidramnion. Masalah yang dialami wanita pasca… SC meliputi nyeri, keterbatasan gerak, dan menurunnya kemampuan aktivitas sehari-hari. Untuk mengetahui apakah program fisoterapi rehabilitasi yang diberikan dapat mengurangi nyeri serta meningkatkan kemampuan aktivitas fungsional pada pasien pasca operasi caesarea. Penelitian ini menggunakan metode case study yang dilakukan secara langsung kepada pasien Ny. FR berusia 24 tahun, di diagnosis post partum setelah menjalani operasi sectio caesarea yang disebabkan oleh kondisi oligohidramnion, dan dirawat di RS PKU Muhammadiyah Selogiri pada bulan Februari 2025. Program fisioterapi yang diberikan meliputi deep breathing exercise, ankle pumping, pelvic floor exercise, pelvic tilt exercise, serta latihan mobilisasi. Untuk mengevaluasi tingkat nyeri digunakan alat ukur Numeric Rating Scale (NRS), Curl Up Test  untuk mengukur kekuatan otot dan Kenny Self Care Index untuk mengukur kemampuan aktivitas fungsional. Setelah dua kali sesi terapi, terjadi penurunan tingkat nyeri : nyeri saat diam menurun dari skor 3 menjadi 2, nyeri tekan dari 7 menjadi 5, dan nyeri saat bergerak dari 6 menjadi 4. Adanya peningkatan kekuatan otot dari fair menjadi fair+, serta hasil Kenny Self Care Index dari 10 menjadi 23. Intervensi fisioterapi yang terdiri dari deep breathing exercise, ankle pumping, pelvic floor exercise, pelvic tilt exercise dan mobilisasi terbukti efektif dalam mengurangi nyeri, meningkatkan kekuatan otot serta meningkatkan kemampuan fungsional harian pada pasien dengan Post SC.

Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Terhadap Pencegahan Hipertensi Di Puskesmas Pasar Kemis

Dina Wulansari, Dewi Nur Puspita Sari Penulis, Zahrah Maulidia Septimar
Abstract: Hipertensi adalah penyakit dengan etiologi multifaktorial, dan bukti telah menunjukkan pentingnya penigkatan transportasi vaskuler, stres oksidatif, dan disbiosis usus dalam perkembangan dan pemeliharaan hipertensi. Tekanan&#8230; nan darah sistolik atau diastolik lebih besar dari 140 atau 90 mmHg termasuk hipertensi (World Health Organization, 2019). Penduduk Indonesia yang berusia 18 tahun keatas mengalami hipertensi, menurut diagnosis dokter. Berdasarkan diagnosis dokter hipertensi pada populasi penderita hipertensi pada tahun 2018, 54,4% rutin minum obat, 32,3% tidak rutin minum obat, dan 13,3% tidak minum obat antihipertens. Persentase tersebut mewakili riwayat penggunaan obat dan alasan tidak minum obat. Di Indonesia penyakit hipertensi menyerang 34,1% penduduk pada tahun 2018. Setiap tahun terjadi peningkatan terutama pada tahun 2018. Setiap tahun terjadi peningkatan terutama pada tahun 2018. Mengetahui bahwa 13,3% dari mereka yang didiagnosis hipertensi tidak minum obat dan 32,3% tidaj meminum obat secara teratur berkontribusi dengan meningkatnya prevalensi hipertensi (Rikesdas, 2018). Tujuan Penelitian: Untuk Mengetahui Tingkat Pengetahuan Dan Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Terhadap Pencegahan Hipertensi Di Puskesmas Pasar Kemis. Jenis penelitian ini menggunakan uji Chi-Square dengan teknik total sampling merupakan teknik non probability sampling teknik pengambilan sampel dimana jumlah sampel sama dengan populasi untuk dipilih menjadi anggota. Sampel yang diambil dari penelitian ini adalah 90 sampel. Hasil uji chi-square dengan nilai (P value) < 0,05. Diharapkan Puskesmas Pasar Kemis dapat memberikan arahan, motivasi dan penyuluhan lebih lanjut mengenai hipertensi dan pengtinya kepatuhan minum obat hipertensi kepada masyarakat.

Perbedaan Nilai Tekanan Darah Setelah Dilakukan Senam Ergonomik Pada Penderita Hipertensi Di Puskesmas Panunggangan Kota Tangerang

M. Martono Diel, Adi Dwi Susanto, Inna Mukhaira
Abstract: Pendahuluan : Senam Ergonomik adalah tehnik senam untuk mengembalikan atau membetulkan sistem syaraf dan aliran darah, memaksimalkan supply oksigen ke otak, membuka sistem kecerdasan, sistem keringat, sistem pemanasan tubuh,&#8230; buh, sistem pembakaran asam urat, kolesterol, gula darah, asam laktat, sistem pembuatan elektrolit atau ozon dalam tubuh. sehingga dapat dijadikan pengobatan non farmakologis pada pasien dengan hipertensi. Tujuan: Untuk mengetahui apakah terjadi penurunan tekanan darah sebelum dan sesudah dilakukan senam ergonomik. Metode penelitian :  Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif quasi eksperimen dengan One Group Pre Test and Post Test design, yaitu mengungkapkan hubungan sebelum dan sesudah dengan cara melibatkan kelompok intervensi. Sampel pada penelitian ini sebanyak 21 orang. Cara pengambilan sampelnya menggunakan teknik random sampling yaitu simple random sampling. Analisis data : Analisis data penelitian ini menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji wilcoxon. Hasil Penelitian, hasil sistol pre test – post test dengan menggunakan uji wilcoxon nilai signifikansinya adalah 0,023 < 0,05 yang berarti Ha diterima. Sedangkan hasil diastol pretest-posttest adalah 0,025 < 0,05 yang berarti Ha diterima. Kesimpulan : Bahwa senam ergonomik dapat menurunkan tekanan darah pada responden di Puskesmas Panunggangan Tahun 2015. Hal ini dibuktikan dengan adanya perbedaan tekanan darah sebelum dan sesudah diberikan senam ergonomik. Saran : Senam ergonomik dapat menjadi salah satu terapi suportif non farmakologi untuk menurunkan tekanan darah. Dianjurkan bagi penelitian selanjutnya agar melakukan intervensi senam ergonomik dengan intensitas 4 kali dalam seminggu.

Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Model PjBL Pada Materi Dekomposisi Siswa Kelas IV SDN 066666 Medan Denai

Sonia Dhelafani, Ramadhani Ramadhani, Umar Darwis
Abstract: Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika pada materi dekomposisi bilangan melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL) pada siswa kelas IV UPT SDN 066666 Medan Denai. Subjek&#8230; ubjek penelitian adalah 28 siswa. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan ketuntasan belajar siswa dari 46% pada pra-siklus menjadi 71% pada siklus I, dan meningkat menjadi 89% pada siklus II. Dengan demikian, penerapan model PjBL terbukti dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa pada materi dekomposisi bilangan. 

Peningkatan Hasil Belajar IPAS Melalui Model Problem Based Learning Pada Siswa Kelas V UPT SD Negeri 74 Bontorita II Kabupaten Takalar

Syarifah Nurhikmah, Muh. Riefal, Nadrah Nadrah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada siswa kelas V UPT SD Negeri 74 Bontorita II Kabupaten&#8230; en Takalar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas V, terdiri atas 8 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan pada tahun ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aktivitas dan hasil belajar siswa setelah diterapkannya model PBL. Rata- rata hasil belajar siswa meningkat dari 59,00 pada siklus I menjadi 85,00 pada siklus II, dengan ketuntasan belajar meningkat dari kategori rendah (40%) menjadi tinggi (85%). Aktivitas siswa juga mengalami peningkatan dari 40,00% pada siklus I menjadi 71,11% pada siklus II. Dengan demikian, penerapan model Problem Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPAS siswa kelas V di UPT SD Negeri 74 Bontorita II Kabupaten Takalar

Penerapan Metode Electre dalam Pemilihan Program Magang Mahasiswa Di Universitas Royal

Nuri Agustin, Nike Afrilia Situmorang, M. Ali Arrahiq, Adinda Nur Ikhfa
Abstract: Program magang merupakan kegiatan penting yang membantu mahasiswa memperoleh pengalaman kerja yang relevan dengan bidang studinya. Namun, pemilihan program magang terbaik di Universitas Royal sering kali masih dilakukan&#8230; secara subjektif dan informal. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode ELECTRE (Elimination Et Choix Tradusiant la Realite) guna membantu pemilihan program magang terbaik berdasarkan beberapa kriteria, yaitu bidang pekerjaan, kesesuaian dengan jurusan, reputasi instansi, Lokasi dan benefit. Penelitian ini dilakukan secara manual melalui perhitungan matriks Keputusan ternormalisasi, index concordance dan discordance, serta matriks agrerat dominasi untuk mendapatkan peringkat alternatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini dapat memberikan rekomendasi secara objektif, dengan program magang terbaik berada di Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Asahan. Metode ELECTRE terbukti efektif dalam bembantu mahasiswa mengambil Keputusan secara sistematis dan rasional dalam pemilihan tempat magang.

Dampak Penggunaan Genset Terhadap Polusi Udara Di Gedung PerkantoranJakarta

Aswin, Zeus Marullah, Frinaldi, Aldri, Dasman Lanin, Rembrandt, Mhd. Ridha, Iqrima Basri
Abstract: Studi ini meneliti permasalahan polusi udara yang ditimbulkan oleh penggunaan generator set (genset) di gedung perkantoran di Jakarta, yang menjadi salah satu sumber emisi stasioner yang sering terabaikan di kawasan perkotaan&#8230; otaan padat penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak lingkungan dari emisi genset, meninjau regulasi pemerintah terkait pengendalian emisi, serta mengidentifikasi solusi teknis dan alternatif energi yang lebih ramah lingkungan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis tinjauan pustaka komprehensif terhadap hasil-hasil studi sebelumnya. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa kerangka regulasi di Indonesia masih terbatas pada penetapan standar emisi tanpa mekanisme pemantauan dan penegakan yang efektif. Selain itu, penerapan teknologi seperti Diesel Particulate Filters (DPF), Selective Catalytic Reduction (SCR), penggunaan bahan bakar rendah sulfur, serta pemanfaatan biodiesel terbukti efektif dalam menekan emisi polutan. Kajian ini menyoroti perlunya kebijakan terpadu yang mengintegrasikan regulasi, teknologi bersih, dan kesadaran lingkungan dalam pengelolaan energi perkotaan berkelanjutan.

Pemilihan Parfum Terbaik Di Kalangan Masyarakat Menggunakan Metode Weighted Product

Siti Marliah, Nicken Saskia Maharani, Nuriadi Manurung
Abstract: Pemilihan parfum yang sesuai dengan preferensi konsumen merupakan tantangan tersendiri mengingat banyaknya pilihan merek, aroma, dan harga yang tersedia di pasaran. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Sistem Pendukung&#8230; ng Keputusan (SPK) menggunakan metode Weighted Product (WP) dalam menentukan parfum terbaik berdasarkan lima kriteria utama: aroma, ketahanan, harga, kemasan, dan ketersediaan. Data diperoleh melalui observasi pasar dan kuesioner kepada 100 responden pengguna parfum berusia 17–35 tahun. Setiap alternatif parfum dinilai dan dihitung nilai vektor S serta vektor V dengan mempertimbangkan bobot masing-masing kriteria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parfum Morris (A9) menempati peringkat tertinggi dengan nilai vektor V sebesar 0,0728, diikuti oleh parfum racikan (A12) dan kategori lainnya (A16). Metode WP terbukti efektif dalam menghasilkan rekomendasi parfum yang sesuai dengan preferensi masyarakat secara objektif dan terstruktur

Penerapan Metode Multi Factor Evaluation Process (MFEP) dalam Pemilihan Produk Lip Tint Berdasarkan Preferensi Konsumen Remaja

Evi Mawardani, Handina Ananda Putri
Abstract: Penggunaan kosmetik telah menjadi bagian dari gaya hidup modern, khususnya di kalangan remaja wanita. Salah satu produk yang paling diminati adalah lip tint, karena memberikan tampilan natural, tahan lama, dan praktis digunakan&#8230; gunakan dalam berbagai aktivitas. Namun, banyaknya merek yang menawarkan keunggulan masing-masing sering kali membuat konsumen remaja kesulitan menentukan pilihan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk membantu proses pengambilan keputusan dengan menerapkan metode Multi Factor Evaluation Process (MFEP) dalam menentukan produk lip tint terbaik berdasarkan persepsi remaja wanita. Metode MFEP digunakan karena mampu mengevaluasi beberapa alternatif berdasarkan sejumlah kriteria penting yang telah ditentukan, yaitu harga, daya tahan warna, aroma, kelengkapan shade, dan tekstur produk. Setiap kriteria diberi bobot sesuai tingkat kepentingannya, dan penilaian dilakukan terhadap sepuluh merek lip tint populer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa merek BNB memperoleh skor tertinggi sebesar 4,70, menjadikannya sebagai rekomendasi utama. Temuan ini membuktikan bahwa pendekatan evaluasi multikriteria dapat membantu konsumen muda mengambil keputusan yang lebih rasional. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi produsen dalam mengembangkan produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan remaja masa kini

Analisis Metode EDAS dalam Menentukan Kendaraan Bermotor Terbaik Berdasarkan Aspek Teknis

Andre Irfan Ramadhan, Syaba Atun Amri
Abstract: Pemilihan kendaraan bermotor merupakan keputusan kompleks yang melibatkan berbagai kriteria teknis seperti transmisi mesin, kapasitas mesin (CC), tahun keluaran, dan jenis bahan bakar. Masalah muncul ketika konsumen kesulitan&#8230; litan memilih kendaraan terbaik karena banyaknya pilihan dan perbedaan spesifikasi. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini menggunakan metode EDAS (Evaluation Based on Distance from Average Solution) sebagai pendekatan objektif berbasis multikriteria. Data diperoleh melalui survei dan penilaian masyarakat terhadap 10 merek kendaraan, kemudian dihitung rata-rata solusi (AV), jarak positif (PDA), jarak negatif (NDA), normalisasi, dan skor akhir (Appraisal Score/AS). Hasil analisis menunjukkan bahwa Royal Enfield (A9) menjadi alternatif terbaik dengan skor 0,74716, diikuti oleh Yamaha (A6) dengan skor 0,55006, dan TVS (A10) dengan skor 0,52727. Peringkat tersebut dipengaruhi oleh kombinasi kapasitas mesin besar dan tahun produksi terbaru. Metode EDAS terbukti efektif sebagai alat bantu pengambilan keputusan sistematis dalam pemilihan kendaraan bermotor