Search Articles & Publications

Showing 134 articles found for "Hilang"

RANCANG BANGUN ADMIISTRASI STOK COUPLER PT KOMPACINDO AREA UTAMA

Khasanah, Khasanah, Arif Syaeffudin Habsi, Mas, Maliki, Imam, MC Liu, Yefri, Ismail, Ismail
Abstract: Abstract : PT. Kompacindo Area Utama is one of the companies located in Sunter, North Jakarta engaged in the sale of heavy equipment parts in the form of coupler. The company initially used stock sheets in stock management,… nt, documentation for incoming goods and also out still using manual sheets that are vulnerable to lost, damaged and non-backed up, and mail and invoice creation still using Microsoft Excel. For that made a program that can improve the management of stock of goods and documentation of letters and invoices. The resulting system can manage the stock of goods including the documentation of incoming goods, goods out, and then can help the administration of printing letters and invoices. The Stock Coupler Administration System In PT.Kompacindo Area Utama is created using a website-based application using PHP as a programming language and MySQL is used to handle and manage databases.             Keywords : System Administration, Stock Goods, PHP & MySQL     Abstrak : PT. Kompacindo Area Utama merupakan salah satu perusahaan yang berlokasi di Sunter,  Jakarta Utara bergerak dibidang penjualan suku cadang alat berat berupa coupler. Perusahaan ini awalnya menggunakan lembaran stok dalam pengelolaan stok barang, dokumentasi untuk barang masuk dan juga keluar masih menggunakan lembaran manual sehingga rentan hilang, rusak dan tidak dapat dicadangkan, serta pembuatan surat jalan dan invoice masih menggunakan Microsoft Excel. Untuk itu dibuat suatu program yang dapat memperbaiki pengelolaan stok barang dan dokumentasi surat jalan dan invoice. Sistem yang dihasilkan dapat melakukan pengelolaan stok barang meliputi dokumentasi barang masuk, barang keluar, kemudian dapat membantu administrasi mencetak surat jalan dan invoice. Sistem Administrasi Stok Coupler Pada PT.Kompacindo Area Utama dibuat menggunakan aplikasi berbasis website menggunakan PHP sebagai bahasa pemrograman dan MySQL digunakan untuk menangani dan mengelola database.   Kata kunci : Sistem Administrasi, Stok Barang, PHP & MySQL

Telah Hadis Shahih Bukhari No. 1286 Tentang Menangisi Mayit

Sholihah, Nafi Atush, Nasrulloh Nasrulloh, Sodiq, Jafar
Abstract: Hadis tentang menangisi mayit khususnya riwayat Abdullah bin Umar, termasuk hadis yang mendapat perhatian khusus dalam khazanah studi hadis karena memuat keterangan bahwa mayit mengalami siksa akibat tangisan keluarganya,… , suatu persoalan yang kemudian memunculkan beragam interpretasi dan perdebatan di kalangan ulama. Riwayat ini menimbulkan perdebatan di kalangan ulama, terutama karena mendapat sanggahan dari Aisyah yang menilai pemahaman tersebut tidak sejalan dengan prinsip Al-Qur’an yang menegaskan bahwa seseorang tidak akan memikul dosa orang lain. Perbedaan periwayatan antara Abdullah bin Umar dan Aisyah menunjukkan adanya dinamika dalam transmisi hadis yang memerlukan kajian kritis terhadap sanad, matan, serta konteks penyampaian hadis. Berangkat dari persoalan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna hadis tersebut melalui pendekatan ilmu hadis dan analisis terhadap penafsiran para ulama. Metode yang digunakan adalah kajian kepustakaan dengan menelaah hadis-hadis terkait beserta syarah para ulama. Hasil kajian menunjukkan bahwa yang dimaksud dalam hadis bukanlah tangisan biasa, melainkan ratapan berlebihan (niyāhah) yang disertai keluhan, penyesalan terhadap takdir Allah Swt., atau kebiasaan yang dahulu diperintahkan maupun diridhai oleh mayit semasa hidupnya. Adapun tangisan yang bersifat wajar karena rasa sedih tidaklah dilarang dalam Islam, bahkan Nabi Muhammad Saw. sendiri pernah menangis ketika kehilangan orang-orang tercinta. Dengan demikian, hadis tersebut harus dipahami secara kontekstual agar tidak menimbulkan kesalahpahaman terhadap ajaran Islam tentang rahmat, keadilan, dan sikap menghadapi musibah kematian. This research employs a library research approach by examining the relevant hadith narrations along with their commentaries (syarah) by classical scholars. The findings indicate that the hadith does not refer to ordinary weeping but rather to excessive lamentation (niyāḥah), characterized by expressions of complaint, objection to Allah's decree, or practices that were encouraged, approved, or tolerated by the deceased during their lifetime. In contrast, natural weeping as an expression of grief is not prohibited in Islam. Indeed, the Prophet Muhammad (peace be upon him) himself wept upon the loss of his loved ones. Therefore, this hadith should be understood contextually to avoid misconceptions regarding Islamic teachings on divine mercy, justice, and the proper response to the calamity of death.

Transformasi Cinta Eros menuju Cinta Agape: Kajian Psikoanalisis Erich Fromm terhadap Tokoh Zulaikha dalam Novel Yusuf Zulaikha karya Abidah El Khalieqy

Agni Nidaulhasanah, Btari Raras Pramesti, Hilda Amelia
Abstract: Penelitian ini mengkaji transformasi cinta pada tokoh Zulaikha dalam novel Yusuf Zulaikha karya Abidah El Khalieqy melalui perspektif psikoanalisis Erich Fromm. Fokus kajian diarahkan pada peralihan bentuk cinta dari cinta… ta Eros yang berorientasi pada hasrat, kepemilikan, dan pemuasan diri menuju cinta Agape yang bersifat spiritual, altruistik, dan memberi tanpa pamrih. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode analisis teks sastra. Data diperoleh melalui pembacaan intensif terhadap teks novel dengan mengidentifikasi kutipan, motif, dialog, serta simbol-simbol yang merepresentasikan dinamika psikologis tokoh, kemudian dianalisis berdasarkan konsep jenis-jenis cinta menurut Fromm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cinta Eros pada diri Zulaikha ditandai oleh ketertarikan emosional yang intens, konflik batin, dan krisis moral akibat pertentangan antara hasrat pribadi dan nilai religius. Seiring perjalanan naratif, Zulaikha mengalami transformasi menuju cinta Agape yang ditandai dengan kedewasaan emosional, pengendalian diri, kesadaran tanggung jawab personal, serta kemampuan mencintai tanpa kehilangan integritas diri. Transformasi ini menegaskan pandangan Fromm bahwa cinta sejati merupakan kekuatan produktif yang membebaskan manusia dari keterikatan egoistik dan mengarahkan pada pertumbuhan spiritual. Kajian ini memperkaya pemahaman interdisipliner antara psikologi dan sastra, khususnya dalam konteks sastra Indonesia yang mengintegrasikan nilai-nilai religius.

Konsep Pendidikan Menurut Syed Muhammad Naquib Al-Attas Dan Relevansinya Terhadap  Pendidikan Di Pesantren Darunnajah 2 Cipining

Abdur Rahman, Anjaluddin Anjaluddin, Arizqi Ihsan Pratama
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh krisis pendidikan modern yang cenderung sekuler dan kehilangan dimensi spiritual, serta pentingnya mengkaji relevansi pemikiran tokoh pendidikan Islam kontemporer terhadap praktik pendidikan… didikan di pesantren. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) menganalisis konsep pendidikan menurut Syed Muhammad Naquib Al-Attas, dan (2) mengkaji relevansi konsep pendidikan Al-Attas terhadap konsep pendidikan di Pesantren Darunnajah 2 Cipining. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research (penelitian kepustakaan) yang diperkuat dengan pendekatan filosofis dan historis. Data primer diperoleh dari karya-karya Al-Attas, terutama The Concept of Education in Islam, sedangkan data sekunder berasal dari berbagai literatur pendukung. Teknik analisis data menggunakan metode deskriptif, induktif, historis, dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, konsep pendidikan Al-Attas berpusat pada konsep ta'dib yang komprehensif, mencakup penanaman adab, islamisasi ilmu pengetahuan, penghormatan terhadap fitrah, integrasi pengetahuan dalam kerangka tauhid, dan pendidikan holistik yang mengembangkan aspek intelektual, spiritual, dan moral secara seimbang. Kedua, konsep pendidikan Al-Attas memiliki relevansi signifikan dengan pendidikan di Pesantren Darunnajah 2 Cipining, tercermin dalam: penerapan konsep adab dalam sistem pengasuhan santri, integrasi ilmu agama dan umum dalam kurikulum, pengembangan fitrah santri melalui pendekatan individual, peran sentral kyai dan ustadz sebagai model spiritual, serta pendidikan holistik yang mencakup aspek ibadah, akhlak, intelektual, dan keterampilan. Penelitian ini berkontribusi dalam meneliti pemikiran Syed Muhammad Naquib Al-Attas dalam dunia pendidikan dan merelevansikan pemikiran tersebut dalam    pengembangan sistem pendidikan pesantren Darunnajah 2 Cipining.

Respon Mahasiswa Terhadap Penggunaan Benang Gigi

Manginar Sidabutar, Simamora, Friska D., Azriel D.M.G Tupitu
Abstract: Sisa makanan yang menempel pada bagian interproksimal terutama pada gigi berjejal sulit dijangkau dan dibersihkan menggunakan sikat gigi saja. Sisa makanan yang tidak dibersihkan secara sempurna dapat menyebabkan terjadinya… nya penumpukan plak, terbentuknya karang gigi (kalkulus), dan dapat memicu terjadinya penyakit gusi (gingivitis) dan kerusakan pada jaringan pendukung gigi (periodontitis), benang gigi merupakan metode yang paling direkomendasikan untuk menghilangkan plak di bagian interproksima. Penggunaan Benang gigi merupakan solusi untuk membersihkan sisa makanan yang masih menempel di celah-celah gigi, menggunakan benang gigi bisa menjadi salah satu cara untuk menjaga Kesehatan mulut agar terhindar dari karang gigi (kalkulus), penyakit gusi (gingivitis), dan periodontitis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat penggunaan benang gigi pada mahasiswa  dan bagaimana tanggapan mahasiswa terhadap penggunaan benang gigi.        Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif yang menggambarkan respon mahasiswa terhadap penggunaan benang gigi seperti alasan tidak menggunakannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden yang mau menggunakan benang gigi 44,8%  alasan responden menggunakan benang gigi dominannya karena responden merasa penggunaan benang gigi itu penting responden mengatakan bahwa responden merasa nyaman saat menggunakan benang gigi dan benang gigi membuat celah-celah gigi lebih bersih dibandingkan menggunakan tusuk gigi. Dominan responden yang tidak mau menggunakan benang gigi 55,12%  alasan responden tidak menggunakan benang gigi dominanya yaitu karena biaya yang mahal sehingga responden tidak mampu membeli benang gigi,  dan lingkungan yang tidak terbiasa menggunakan benang gigi, dan responden mengatakan penggunaan benang gigi membutuhkan waktu yang lama sehingga responden malas menggunakan benang gigi.   Kesimpulan penelitian yaitu Sebagian besar Responden tidak menggunakan benang gigi, responden tidak menggunakan benang gigi dikeranakan kurangnya pemahaman tentang teknik penggunaan benang gigi yang benar, dan belum terbiasa untuk menggunakan benang gigi sehingga responden merasa sulit saat menggunakan benang gigi ini dikarenakan kurangnya promosi.

Eksplorasi Konsep Moderasi dalam Al-Qur'an sebagai Alternatif Solusi Rasisme Antar Suku di Sosial Media

moch ubaidillah, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: Fenomena rasisme berbasis suku di media sosial, seperti diskriminasi terhadap Suku Madura yang sering dikaitkan dengan stereotip negatif, menunjukkan urgensi solusi berbasis nilai untuk meredam konflik sosial. Artikel ini… i mengeksplorasi konsep moderasi (wasathiyah) dalam Al-Qur'an sebagai pendekatan alternatif untuk menangani permasalahan ini. Penelitian ini menggunakan metode analisis literatur dengan pendekatan kualitatif, menelaah ayat-ayat Al-Qur'an yang relevan seperti Al-Baqarah: 143 dan Al-Hujurat: 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai moderasi, seperti toleransi, keadilan, dan inklusivitas, memberikan panduan praktis untuk menciptakan harmoni sosial di media sosial. Studi kasus diskriminasi terhadap Suku Madura memperkuat pentingnya pendekatan ini dalam menghilangkan stereotip negatif. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa nilai moderasi dapat diterapkan melalui kampanye edukasi, moderasi konten, dan dialog lintas komunitas. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dan konseptual untuk mengatasi rasisme di media sosial sekaligus mempromosikan interaksi yang inklusif.

Akulturasi Islam Dengan Buadaya Lokal Perspektif Sejarah Kebudayaan Islam

Amelda Zakiyya
Abstract: Makalah ini mengkaji proses akulturasi Islam dengan budaya lokal di Nusantara melalui perspektif sejarah kebudayaan Islam. Akulturasi ini menghadirkan harmoni antara tradisi lokal dan ajaran Islam, tanpa menghilangkan nilai-nilai… lai-nilai keislaman masyarakat. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berbasis studi pustaka untuk menganalisis berbagai bentuk akulturasi, seperti perubahan dalam tradisi adat, seni, dan arsitektur. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan signifikan, termasuk pergeseran pemimpin upacara dari dukun ke tokoh agama, penggantian sesajen dengan doa kepada Allah SWT, serta integrasi nilai-nilai Islam dalam tradisi lokal. Selain menguatkan identitas keislaman, proses ini juga mempererat solidaritas sosial dan menciptakan karakteristik Islam Nusantara yang khas. Akulturasi ini membuktikan kemampuan Islam untuk beradaptasi dengan budaya lokal tanpa kehilangan esensi, menjadikannya contoh keberagaman budaya yang harmonis.

Implementasi Hidden Curriculum Tentang Nilai Kemandirian Di Madrasah Aliyah Darunnajah 2 Cipining Bogor

Adril Nizar, M. Mukhlis Nasrulloh
Abstract: Hidden Curriculum adalah kurikulum tersembunyi. Tersembunyi berarti tidak dapat dilihat tetapi tidak hilang. Istilah hidden curriculum menunjuk kepada segala sesuatu yang dapat berpengaruh di dalam berlangsungnya pengajaran… ran dan pendidikan, yang mungkin meningkatkan atau mendorong atau bahkan melemahkan usaha pencapaian tujuan pendidikan. Salah satu nilai pendidikan yang ada pada hidden curriculum adalah nilai kemandirian. Yang dimana nilai kemandirian adalah suatu kemampuan dalam kehidupan untuk berkembang dengan standar tingkah laku untuk menjadi lebih baik. Metode penelitian kualitatif deskriptif merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa pelaksanaan hidden curriculum tentang nilai kemandirian di MA Darunnajah 2 Cipining sudah cukup baik meliputi : Kegiatan Organisasi, Kegiatan Keagamaan, Kegiatan Pramuka, Kegiatan Ekstrakurikuler dan Pengembangan Diri. Dari hasil penelitian ini penulis merekomendasikan bahwa lembaga pendidikan MA Darunnajah Cipining agar lebih memperhatikan peningkatan pendidikan nilai karakter siswa.

Pengetahuan Pengobat Tradisional Dalam Melakukan Terapi Alternatif Pengobatan  Katandu (Bekam Bambu) di Kecamatan Tongkuno Selatan Kabupaten Muna

Agus Rihu, La Ode Marhini, Kiki Reski Wulandari
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan pengobat tradisional dalam melakukan terapi alternatif pengobatan katandu (bekam bambu) di Kecamatan Tongkuno Selatan. Informan dalam penelitian ini pengobat yang telah… ah menjadi pelaku terapi alternatif pengobatan katandu, yang ditentukan dengan cara purposive sampling dengan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian ini telah memberikan gambaran tentang pengetahuan pengobat tradisional dalam melakukan terapi alternatif pengobatan katandu (bekam bambu) yakni 1) Pengetahuan dalam memilih bambu sebagai tabung penyedot darah kotor didasarkan pada beberapa pertimbangan yaitu: a) Jenis bambu, b) Umur bambu, c) Ketebalan bambu, d) Ukuran Bambu dengan panjang 7-8 cm dan diameter kisaran 0,5 cm. 2) Pengetahuan dalam melakukan penyedotan darah kotor,  bambu yang telah disiapkan akan dipanaskan terlebih dahulu secara cukup kemudian bambu akan ditempelkan pada titik yang telah ditentukan, sehingga  udara panas terperangkap dalam ruang volume bambu tetapi posisi permukaan kulit tidak langsung tersedot oleh bambu tersebut, namun harus dibantu dengan membasahi air pada ujung bambu sehingga secara spontan permukaan kulit akan tersedot. Proses penyedotan darah selama 2-3 menit. Pada saat proses penyedotan darah, tidak diperbolehkan untuk menanggalkan bambu yang telah ditempelkan pada kulit sebab dapat menyebabkan darah yang disedot tidak keluar dengan maksimal. 3) Pengetahuan dalam menjaga kesterilan alat yakni tabung bambu dilakukan proses pemanasan pada bara yang ada pada tungku tradisional yang telah disiapkan. Pemanasan tersebut secara langsung dapat menghilangkan dan membunuh setiap bakteri dan virus yang melekat pada bambu tersebut, 4) Pengetahuan dalam menentukan titik permukaan kulit sebagai obyek pengobatan katandu merujuk pada pengetahuan yang disampaikan dari turun temurun yakni tergantung pada keluhan yang disampaikan oleh pasien. kondisi pasien dalam melakukan katandu terbagi atas pasien dalam kondisi sakit dan pasien dalam kondisi yang hanya akan melakukan terapi dan pemeliharaan kesehatan. Titik yang biasa ditempatkan untuk melakukan katandu adalah pada bagian betis, punggung kaki, betis, punggung dan dibagian samping mata kiri-kanan. Pengetahuan dalam menentukan model permukaan alat tajam yang digunakan sebagai alat katandu, 5) Pengetahuan dalam menentukan model permukaan alat tajam (pisau) yang digunakan sebagai alat katandu. Ujung pisau yang digunakan dalam terapi alternatif pengobatan katandu (bekam bambu) dibuat agak lonjong agar pada saat dilakukan penyayatan pada permukaan kulit tidak akan menimbulkan luka yang dalam. Obyek titik katandu tidak boleh dilakukan lebih dari satu sayatan bahkan tidak dapat dilakukan pengulangan sayatan pada luka yang sama sehingga penting untuk dilakukan secara hati-hati dan membutuhkan pengetahuan dan tindakan professional.

Analisis Penanganan Bagasi Hilang Pada Unit Lost And Found Bandar Udara Tjilik Riwut Palangka Raya Oleh PT. Mulio Citra Angkasa

Steven Christian Zend
Abstract: Industri penyedia layanan jasa Ground Handling berupaya menaikan mutu, terutama sarana dan pelayanan guna memenuhi kebutuhan penumpang. Berbagai macam metode dilakukan guna memperoleh keyakinan dan kepuasan penuh dari penumpang… numpang yang mempunyai keperluan akan jasa layanan transportasi udara. Penyimpangan layanan bagasi penumpang biasanya terjadi pada saat penumpang tiba di bandar udara tujuan atau pada saat tiba di Bandara tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dari penanganan dari Bagasi Hilang pada Bandar Udara Tjilik Riwut Palangkaraya dan faktor penyebab terjadinya kasus Bagasi Hilang pada Bandar Udara Tjilik Riwut Palangkaraya. Penelitian ini menggunakan jenis peneltian kualitatif yang pengambilan datanya bersumber dari data penumpang yang mengalami Kehilangan bagasi pada saat tiba di Bandar Udara Tjilik Riwut Palangkaraya. Sumber kedua berasal dari penggalian sumber data melalui wawancara secara semi terstruktur kepada narasumber Supervisor unit Lost and Found dan Staff unit Lost and Found. Selain itu, data dalam penelitian ini dilengkapi dengan observasi dan dokumentasi berupa pengambilan gambar  yang bertujuan sebagai penguat data penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, maka diketahui bahwa prosedur penanganan dari Bagasi Hilang yang dilakukan oleh unit Lost And Found  adalah memeriksa serta mencari data dari bagasi penumpang ke dalam PIR (Property Irregularity Report) rangkap 3 (putih, merah, dan hijau) yang kemudian ditanda-tangani oleh penumpang serta staf dari unit Lost And Found. Jika ditemukan atau terdapat kasus yang menyatakan penumpang berhak mengajukan kompensasi atas kerusakan bagasi yang didapatkan. Faktor terjadinya kerusakan bagasi disebabkan oleh perlakuan petugas yang kurang hati-hati dalam proses pengangkutan dari Make Up Area menuju Compartment Area, selain itu juga diketahui bahwa berat, isi, serta label dari bagasi penumpang tidak sesuai peraturan yang telah ditetapkan oleh maskapai penerbangan