Abstract:Urbanisasi di Indonesia berkembang pesat, dengan sekitar 56% penduduk tinggal di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung, yang membawa kemajuan dalam infrastruktur dan peluang ekonomi. Namun, urbanisasi ini…
i juga menimbulkan dampak negatif seperti polusi udara, pencemaran air, dan berkurangnya ruang terbuka hijau (RTH), yang mempengaruhi kesehatan dan kualitas hidup. Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan yang mencakup aspek ekologis, sosial, dan ekonomi, serta melibatkan pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode literatur review untuk menganalisis dampak urbanisasi terhadap kualitas lingkungan, dengan fokus pada artikel jurnal ilmiah yang diterbitkan antara 2019 hingga 2024. Data dikumpulkan melalui pencarian di database seperti Google Scholar dan Garuda, kemudian dianalisis secara deskriptif berdasarkan topik-topik utama, seperti dampak lingkungan, kebijakan kota berkelanjutan, dan solusi pengelolaan lingkungan. Urbanisasi pesat mengubah penggunaan lahan, mengonversi ruang hijau dan badan air menjadi area perumahan dan infrastruktur, yang menyebabkan degradasi ekosistem dan penurunan kualitas hidup. Dampak langsung urbanisasi mencakup peningkatan emisi gas rumah kaca, polusi udara, dan penurunan kualitas air, yang mengharuskan pengembangan kebijakan pembangunan kota berkelanjutan dan pengelolaan sumber daya alam yang bijaksana.
Abstract:Teknologi memiliki peran penting dalam meningkatkan efektivitas konservasi keanekaragaman hayati di tingkat lokal dan internasional. Berbagai inovasi, seperti drone, penginderaan jauh, algoritma pembelajaran mesin, dan DNA…
NA lingkungan (eDNA), memungkinkan pemantauan spesies dan habitat secara real-time, deteksi dini ancaman, serta analisis data berbasis bukti. Teknologi juga memfasilitasi kolaborasi internasional melalui platform berbasis cloud dan program citizen science yang melibatkan masyarakat. Kendati demikian, implementasi teknologi menghadapi tantangan, termasuk biaya tinggi, keterbatasan infrastruktur, dan kebutuhan pelatihan teknis. Dampak negatif, seperti gangguan habitat oleh drone, juga menjadi perhatian. Meskipun demikian, peluang yang ditawarkan teknologi, termasuk peningkatan efisiensi pengelolaan keanekaragaman hayati dan penguatan kesadaran masyarakat, terus berkembang. Dengan pemanfaatan teknologi, tantangan dalam konservasi dapat diminimalkan, mendukung keberlanjutan ekosistem di masa depan.
Abstract:Ekosistem padang lamun adalah salah satu ekosistem pesisir yang memiliki peran penting dalam mendukung keanekaragaman hayati, menjaga keseimbangan ekosistem laut, dan menyediakan jasa ekosistem yang vital. Artikel ini mengulas…
ngulas keterkaitan antara pendekatan rantai makanan dan jaring makanan dengan pengelolaan berkelanjutan pada ekosistem padang lamun melalui metode literature review. Analisis menunjukkan bahwa interaksi spesies dalam rantai dan jaring makanan mendukung stabilitas ekosistem serta mengurangi risiko gangguan eksternal. Pendekatan pengelolaan berkelanjutan, termasuk perlindungan habitat, pengaturan kualitas air, dan restorasi ekosistem, terbukti efektif dalam memelihara kesehatan ekosistem dan meningkatkan jasa ekosistem, seperti perikanan dan pariwisata. Pemahaman komprehensif tentang dinamika rantai dan jaring makanan sangat penting untuk memastikan kelestarian ekosistem padang lamun di tengah tekanan lingkungan dan aktivitas manusia. Strategi pengelolaan yang mempertimbangkan kompleksitas jaring makanan dapat meningkatkan efektivitas konservasi dan keberlanjutan ekosistem pesisir.
Abstract:Pertanian merupakan sektor vital dalam ketahanan pangan global yang terus menghadapi berbagai tantangan, termasuk perubahan iklim, keterbatasan lahan, dan kebutuhan untuk meningkatkan produktivita. Dalam menghadapi tantangan…
ngan tersebut, inovasi teknologi menjadi kunci utama untuk mengoptimalkan hasil pertanian. Jenis penelitian ini mengadopsi pendekatan studi kepustakaan yang mengedepankan proses pengumpulan data melalui penelaahan sumber-sumber literatur. Metodologi yang diterapkan dalam penelitian ini mengikuti beberapa tahapan sistematis, meliputi pengkajian literatur, penentuan judul, penyaringan abstrak, pemilihan naskah lengkap, dan penyusunan mini-review. Hasil dari penelitian ini mengemukakan bahwa Air nanobubble merupakan inovasi teknologi yang menghadirkan gelembung berukuran 1-100 nanometer dalam media udara. Teknologi ini memiliki keunggulan berupa muatan permukaan negatif yang tinggi, stabilitas jangka panjang hingga berminggu-minggu, dan kemampuan meningkatkan kadar oksigen terlarut secara signifikan. Karakteristik uniknya mencakup modifikasi struktur molekul udara yang menciptakan sifat hidrofobik-hidrofilik, serta distribusi gelembung yang lebih merata karena ukurannya yang nano mengurangi kecenderungan penggabungan atau pengapungan. Pelepasan oksigen yang bertahap mendukung proses biologis seperti pertumbuhan akar dan aktivitas mikroorganisme. Dengan berbagai keunggulan tersebut, air nanobubble memiliki potensi besar dalam penerapan pertanian modern, terutama dalam meningkatkan efisiensi penggunaan air dan nutrisi dibandingkan sistem irigasi konvensional.
Abstract:Dinas Tenaga Kerja Kota Tasikmalaya merupakan salah satu organisasi perangkat daerah yang berada dilingkungan Kota Tasikmalaya yang mengemban tugas urusan ketenagakerjaan dan transmigrasi. Untuk menjalankan tugasnya diperlukan…
rlukan jam kerja yang efektif, yang diatur dalam Peraturan Walikota Nomor 11 Tahun 2018 tentang Ketentuan Jumlah, Hari dan Jam Kerja. Adanya peraturan tersebut tidak menutup kemungkinan seluruh pegawai akan mentaati terhadap aturan tersebut, sebab masih ditemukan sebagian pegawai yang melanggar disiplin kerja seperti masih adanya pegawai yang datang terlamat masuk kantor, dan ketika jam istirahat berakhir masih ada sebagian pegawai yang berkeliaran dihalaman kantor hal tersebut terjadi karena rendahnya pengawasan yang dilakukan oleh Kepala Dinas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pengawasan Kepala terhadap disiplin kerja.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik-teknik pengawasan dan disiplin kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah analisa deskriptif dengan pendekatan kuantitatif serta pengumpulan data diperoleh dari observasi, wawancara, dan penyebaran angket.
Berdasarkan hasil penelitian bahwa pengawasan yang dilakukan oleh Kepala Dinas telah dilakukan secara optimal namun masih ada sebagian yang belum dilaksanakan dengan baik mengenai pengawasan langsung yaitu inspeksi langsung ditempat kerja dan pengamatan langsung ditempat kerja. Sedangkan hasil dari disiplin kerja yaitu pegawai telah disipli namun ada sebagian yang belum dilaksanakan secara optimal mengenai disiplin kerja tersebut yaitu pegawai keluar kantor atas izin kepala.
Hasil uji t diketahui nilai thitung > ttabel sehingga variabel pengawasan berpengaruh terhadap variabel disiplin kerja. Besarnya pengaruh pengawasan terhadap disiplin kerja sebesar 48% sehingga dapat dikatakan Ha diterima dan H0 ditolak.
Abstract:Bank Syariah Indonesia (BSI) memiliki peran krusial dalam mendukung Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam mengumpulkan zakat dari masyarakat. Melalui berbagai inisiatif yang mereka luncurkan, BSI menunjukkan komitmennya…
ya untuk meningkatkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Indonesia. Pada tahun 2024, BSI berhasil menyalurkan zakat sebesar Rp222,77 miliar, meningkat 29% dibandingkan tahun sebelumnya. Kerja sama strategis antara BSI dan BAZNAS, termasuk penandatanganan nota kesepahaman, memfasilitasi optimalisasi pengumpulan zakat melalui layanan digital seperti mobile banking dan ATM. Selain itu, BSI berperan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya zakat melalui edukasi dan sosialisasi. Dengan pendekatan yang transparan dan akuntabel, BSI tidak hanya menjalankan fungsi perbankan syariah Namun, mereka juga memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan sosial komunitas Muslim di Indonesia.
Abstract:Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan produk minyak kelapa murni yang proses pembuatannya tidak melibatkan proses pemanasan dan pengerjaannya pun sangat sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan…
an garam NaCl terhadap hasil dan kualitas VCO. Hasil dari penelitian pada penambahan NaCl berbau minyak kelapa segar sesuai dengan ketentuan SNI. Pada uji bilangan asam didapatkan bahwa hasil analisis bilangan asam sebesar 0,11% pada minyak VCO kontrol maupun dengan penambahan NaCl. Kesimpulan pada perconaan ini diperoleh pada uji organoleptik didapat perbedaan yg signifikan dari kedua variasi, pada uji bilangan asam diperoleh hasil yang sama sebesar 0,11% dan untuk uji terakhir volume dari vco penggaraman lebih banyak dibandingan dengan kontrol.
Abstract:Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang mempunyai panjang pantai lebih dari 81.000 km, yang memiliki ekosistem terumbu karang yang luas (± 51.000 km2 ). Ekosistem terumbu karang adalah salah satu ekosistem…
tem di kawasan pesisir yang memiliki peranan penting sebagai tempat yang kaya akan plasma nutfah. Kelestarian ekosistem terumbu karang di dunia menghadapi tantangan yang besar akibat adanya perubahan iklim yang meningkatkan suhu permukaan laut dan berdampak pada kerusakan terumbu karang akibat pemutihan karang atau bleaching. Sebaran dan kondisi dari terumbu karang di Indonesia penting untuk kita ketahui, agar kita dapat meningkatkan populasi dan kehidupan dari terumbu karang. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menggunakan data sekunder yang diambil dari BPS Tahun 2021 kemudian akan di deskripsikan secara deskriptif mengenai sebaran dan kondisi terumbu karang dari tahun 2013-2017. Berdasarkan data yang disajikan,dapat disimpulkan bahwa kondisi terumbu karang di Indonesia untuk kategori sangat baik pada Bagian Barat mengalami peningkatan pada tahun 2016 dan 2017. Peningkatan ini terjadi setelah terjadi penurunan pada tahun 2015.Untuk kategori baik, kondisi terumbu karang di Indonesia Bagian Tengah dan Barat mengalami penurunan pada tahun 2016. Untuk kategori cukup, dapat disimpulkan bahwa kondisi terumbu karang di Indonesia Bagian Tengah dan Timur mengalami pergerakan naik turun, sementara kondisi terumbu karang di Indonesia Bagian Barat relatif stabil. Untuk kategori kurang, kondisi terumbu karang di Indonesia Bagian Barat, Tengah, dan Timur mengalami peningkatan kerusakan dari tahun 2013 hingga 2017.
Abstract:Sampah plastik merupakan masalah penting yang terus meningkat setiap tahunnya. Ini adalah ancaman bagi ekosistem laut di seluruh dunia. Penelitian telah menunjukkan bahwa benda-benda plastik, seperti mikroplastik, hadir…
di air laut dan lingkungan lainnya. Mikroplastik dapat dikonsumsi oleh ikan, kemudian ikan dikonsumsi oleh manusia. Sampah plastik juga sangat mengganggu jalur transportasi laut, di mana banyak sampah padat ditemukan di jalur kapal dan perahu nelayan. Kematian terumbu karang dan lamun dapat berdampak signifikan terhadap lingkungan laut. Dengan menekan jumlah produksi plastik yang dihasilkan di darat maka sampah tidak akan berakhir di lautan kita dan tidak menyebapkan kerusakan lingkungan yang ada di laut melalui Bank Sampah mengolah sampah plastik menjadi barang kreatif yang kemudian dijual menjadikan suatu sumber ekonomi bagi kehidupan di sekitarnya, serta penggunaan kantong kain pengganti kantong plastik.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa dasar hukum dari penerapan pengembalian kerugian negara hasil tindak pidana korupsi, bagaimana efektivitas pengembalian kerugian negara dari hasil tindak pidana korupsi dan faktor-faktor…
aktor-faktor yang menghambat pengembalian kerugian negara hasil dari tindak pidana korupsi. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif yaitu memahami permasalahan hukum dan kemudian mengkonstuksikannya dalam rumusanrumusan masalah yang akan diteliti secara deskriptif-analitis yang bertujuan untuk menggambarkan putusan pengadilan dari pengembalian kerugian negara hasil tindak pidana korupsi dan dianalisa menggunakan Undang-undang dan Peraturan terkait pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Analisis dengan membandingkan data yang diperoleh melalui bahan hukum primer yaitu Peraturan Perundangundangan mengenai Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan bahan hukum sekunder yaitu Putusan Tindak Pidana Korupsi Pengadilan Negeri. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengembalian kerugian negara hasil dari tindak pidana korupsi belum efektif. Total kerugian negara dari 3 Putusan yang diteliti adalah sebesar Rp 27.737.325.000 (dua puluh tujuh miliar tujuh ratus tiga puluh tujuh juta tiga ratus dua puluh lima ribu rupiah), sedangkan total pengembalian kerugian negaranya hanya sebesar Rp 5.478.394.664 (lima miliar empat ratus tujuh puluh delapan juta tiga ratus sembilan puluh empat ribu enam ratus enam puluh empat rupiah). persentase dari efektivitas pengembalian kerugian negara dari ketiga studi kasus tersebut adalah 19,75 % hasil penelitian ini tidak jauh berbeda dari laporan Kejaksaan RI Tahun 2016, total pembebanan uang pengganti. Rp 26.055.995.222 (dua puluh enam miliar lima puluh lima juta sembilan ratus sembilan puluh lima ribu dua ratus dua puluh dua rupiah). jumlah uang pengganti yang telah selesai dibayarkan sebesar Rp 103.609.000 (seratus tiga juta enam ratus sembilan ribu rupiah) dari total 109 perkara tindak pidana korupsi yang dibebankan uang pengganti