Search Articles & Publications

Showing 172 articles found for "Penyebaran"

Memimpin Dengan Seimbang: Strategi Efektif Di Tengah Work Family Conflict Di PT. Esta Dana Ventura

Andita Dwi Putri Mevia Muller, Miftahul Jannah, Indi Latifah Ekaputri Usman, Nurfajrianty Rasyid, Muhammad Rhesa
Abstract: Perempuan yang bekerja sering dihadapkan pada tantangan peran ganda, yaitu sebagai pencari nafkah sekaligus pengelola rumah tangga, yang dapat memicu konflik antara tuntutan pekerjaan dan keluarga atau dikenal sebagai Work-Family&#8230; rk-Family Conflict. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas seminar bertema "Memimpin dengan Seimbang: Strategi Efektif di Tengah Work-Family Conflict" dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan manajemen konflik peran ganda pada perempuan pekerja. Peserta seminar ini melibatkan 19 kepala cabang mikro dan UKM PT Esta Dana Ventura di Sulawesi Selatan. Metode pelaksanaan mencakup wawancara dengan pihak Human Capital Business Partner dan observasi langsung terhadap aktivitas kepala cabang di PT Esta Dana Ventura. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran pre-test dan post-test menggunakan Google Form. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta setelah mengikuti seminar (Z = -3,738, p < 0,05). Dengan demikian, seminar ini terbukti sebagai intervensi edukatif yang efektif dalam meningkatkan kemampuan perempuan dalam menghadapi Work-Family Conflict.

Peran Sosial Media Atas Validasi Kelengkapan Dokumen Tunjangan Profesi Guru dan Pendirian Masjid di Kantor Kementerian Agama Jember

Vivi Aprilia Maulida, Rofiqoh Aidy Ramadhani, Amanda Urmilatus Sifana, Denari Dhahana Edtiyarsih
Abstract: Penggunaan media sosial dalam administrasi publik semakin berkembang, termasuk dalam validasi kelengkapan dokumen tunjangan profesi guru dan pendirian masjid di Kantor Kementerian Agama Jember. Tujuan pengabdian ini adalah&#8230; ah untuk mendampingi karyawan dalam proses validasi dokumen serta mempublikasikan informasi melalui media sosial agar lebih mudah diakses oleh masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan Participation, Action, and Research (PAR) yang melibatkan partisipasi aktif karyawan Kemenag Jember dalam proses validasi dan publikasi informasi. Hasil pengabdian menggambarkan bahwa penggunaan platform media sosial seperti Instagram dapat meningkatkan efektivitas penyebaran informasi, menjangkau lebih banyak masyarakat, serta mempercepat proses validasi dokumen. Selain itu, penerapan media sosial dalam sistem administrasi membantu meningkatkan transparansi dan efisiensi pelayanan publik.

Analisis Binary Pada Aplikasi Android: Kombinasi Teknik Static Dan Dynamic Analysis Untuk Deteksi Malware

Jazluth Thoan, Glen Sihombing, Noel Manullang, Indra Gunawan
Abstract: Perkembangan aplikasi Android yang pesat meningkatkan risiko penyebaran malware pada perangkat mobile. Malware Android umumnya dianalisis tanpa akses terhadap kode sumber, sehingga teknik analisis biner menjadi pendekatan&#8230; n penting dalam mendeteksi perilaku berbahaya. Penelitian ini menganalisis efektivitas kombinasi teknik static analysis dan dynamic analysis dalam mendeteksi malware pada aplikasi Android. Static analysis dilakukan dengan menganalisis struktur file APK, permission, dan bytecode tanpa menjalankan aplikasi, sedangkan dynamic analysis dilakukan dengan menjalankan aplikasi dalam lingkungan sandbox untuk mengamati perilaku saat runtime. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi kedua teknik meningkatkan akurasi deteksi dibandingkan penggunaan satu metode saja. Static analysis efektif dalam mendeteksi pola kode mencurigakan, sedangkan dynamic analysis mampu mengidentifikasi aktivitas berbahaya saat aplikasi dijalankan. Pendekatan hybrid ini memberikan mekanisme deteksi malware yang lebih komprehensif.

Identifikasi Pola Penyebaran Penyakit Ternak Menggunakan Clustering Spasial

Zainal Mu'en, Zaehol Fatah
Abstract: Penyakit hewan merupakan salah satu tantangan terbesar dalam divisi hewan yang dapat mengakibatkan kerugian finansial yang signifikan. Bukti yang dapat dikenali dari pola penyebaran penyakit sangat penting untuk mendukung&#8230; g pengambilan keputusan dalam upaya mengantisipasi dan menangani wabah . Pertimbangan ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi pola penyebaran penyakit hewan menggunakan strategi pengelompokan spasial . Strategi ini memungkinkan pengelompokan wilayah berdasarkan tingkat penyebaran penyakit , sehingga zona yang berpotensi menjadi pusat penyebaran dapat diidentifikasi . Informasi yang digunakan dalam pertimbangan ini mencakup data spasial dan non - spasial yang terkait dengan kasus penyakit hewan dari berbagai wilayah , yang kemudian dianalisis di sana. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pengelompokan spasial dapat diterapkan di daerah -daerah dengan pola penyebaran penyakit yang sama . Identifikasi zona berisiko tinggi dapat membantu peternak dan pihak terkait dalam mengambil tindakan penanggulangan yang lebih tepat dan efisien . Dengan pengelompokan spasial ini , prosedur penanganan dapat difokuskan pada daerah-daerah yang lebih rentan terhadap kejadian , yang diharapkan dapat mengurangi dampak ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan hewan secara keseluruhan . Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan kerangka kerja deteksi dini berbasis teknologi untuk mitigasi penyakit ternak

PENGGUNAAN METODE SERVQUAL DI KEMENTERIAN AGAMA TANJUNGBALAI BERBASIS WEB

Anandita, Puan, Putra, Guntur Maha, Lubis, Iin Almeina
Abstract: Abstract: The success of a government agency can be seen from the services provided by the agency itself. Therefore, government agencies must provide optimal services according to the needs of the community so that it is&#8230; easy to carry out administration. Tanjungbalai City Office of the Ministry of Religion in conducting community satisfaction survey activities distributes questionnaires using google form and processes questionnaire data using number processing applications. So that there is no decision support system to accelerate knowing the level of community satisfaction with the services that have been provided. purpose of this study was to determine the level of public satisfaction with Hajj and Umrah Organizer section at the Tanjungbalai City Ministry of Religion Office. In this study the method used is the servqual method with 5 dimensions. Data collection was carried out through a questionnaire given to 30 respondents who had received services from the Hajj and Umrah Organizer section. Based on the results of the study, it is known that 75% people feel very satisfied, 18.75% people feel satisfied, and 16.15% people feel dissatisfied. The results also show that there is one dimension that has a negative value, namely the dimension of physical evidence regarding waiting chairs.               Keywords: Satisfaction; Servqual; Deccission Support.     Abstrak: Keberhasilan suatu instansi pemerintah dapat dilihat dari pelayanan yang diberikan oleh instansi itu sendiri. Oleh karena itu, instansi pemerintah harus memberikan pelayanan optimal sesuai dengan kebutuhan masyarakat agar mudah melakukan administrasi. Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungbalai dalam kegiatan survei kepuasan masyarakat melakukan penyebaran kuesioner menggunakan google form dan mengolah data kuesioner menggunakan aplikasi pengolah angka. Sehingga belum ada sistem pendukung keputusan untuk mempercepat mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang telah diberikan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap seksi Penyelenggara Haji dan Umrah di Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungbalai. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode servqual dengan 5 dimensi. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang diberikan kepada 30 responden yang pernah mendapat pelayanan dari bagian Penyelenggara Haji dan Umroh. Berdasarkan hasil penelitian diketahui 75% masyarakat merasa sangat puas, 18,75% masyarakat merasa puas, dan 16,15% masyarakat merasa tidak puas. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa terdapat satu dimensi yang bernilai negatif yaitu dimensi bukti fisik mengenai kursi tunggu.       Kata kunci: Kepuasan; Servqual; Sistem Pendukung Keputusan.

PENGGUNAAN METODE SCRUM DALAM MEMBANGUN APLIKASI SISTEM MONITORING UPDATE MAINTENANCE SITE DAN GENSET PT. SIBATEL

Harahap, Endang Sri Wangi, Kurniawan, Edi, Putri, Pristiyanilicia
Abstract: Abstract: The use of technology is currently progressing and its development can be used in the processing, dissemination, and presentation of good information. The application system so far has been able to provide attractive&#8230; active services and make work easier for the public, both in information services and documentation services, such as monitoring applications. In line with the problems that exist in PT. SIBATEL, where in the previous update monitoring process work in the field to report to their superiors was considered to be inefficient. The purpose of this research is to design an application system for site and generator maintenance update monitoring that is useful at PT. SIBATEL. In designing this system application, it is hoped that it can be completed quickly and properly according to needs by using Scrum or the Agile Scrum framework. The results of this application development are considered effective and efficient in terms of time and are structured in carrying out the features needed by going through the stages: Product Backlog, Sprint Planning Meeting, Sprint Backlog, Daily Stand Up Meeting, Sprint Review, and Sprint Retrospective, with Focus factors which are used by 0.8 or 80% with a different sprint length in each sprint. So the selection of the scrum method in the development of site and generator maintenance update monitoring applications at PT. SIBATEL is considered quite good and useful.             Keywords: scrum; application; system; monitoring; maintenance; site; genset     Abstrak: Pemanfaatan teknologi saat ini sudah berkembang maju dan perkembangannya dapat digunakan dalam pengolahan, penyebaran, dan penyajian informasi yang baik. Sistem aplikasi hingga saat ini telah mampu memberikan layanan yang menarik dan meringankan pekerjaan kepada khalayak publik, baik dalam layanan informasi maupun dalam layanan dokumentasi, seperti halnya aplikasi monitoring. Sejalan dengan masalah yang ada pada PT. SIBATEL, dimana pada proses update monitoring sebelumnya pemantauan pekerjaan dilapangan untuk melaporkan ke atasannya dinilai kurang efisien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang sistem aplikasi monitoring update maintenance site dan genset yang berguna pada PT. SIBATEL. Dalam perancangan aplikasi sistem ini diharapkan dapat diselesaikan dengan cepat dan baik sesuai kebutuhan dengan menggunakan scrum atau kerangka kerja Agile Scrum. Hasil dari pengembangan aplikasi ini dinilai efektif dan efisien dari segi waktu serta terstruktur dalam pengerjaan fitur-fitur yang dibutuhkan dengan melalui tahapan : Product Backlog, Sprint Planning Meeting, Sprint Backlog, Daily Stand Up Meeting, Sprint Review, dan Sprint Retrospective, dengan Focus factor yang digunakan sebesar 0,8 atau 80% dengan panjang sprint yang berbeda pada tiap-tiap sprint. Sehingga pemilihan metode scrum dalam pengembangan aplikasi monitoring update maintenance site dan genset pada PT. SIBATEL dinilai cukup baik dan berguna.   Kata kunci: scrum; application; system; monitoring; maintenance; site; genset  

Pemetaan GIS Terhadap Usaha Kecil Menengah Di Kisaran Timur Berbasis Web

Simamora, Toga, Manurung, Nuriadi, Sapta, Andy
Abstract: Abstract: The types of small and medium business sectors that are spread in the Kota Kisaran Timur District vary widely, including fashion, handicrafts, furniture, cafes, restaurants. One of the obstacles that are often&#8230; faced by SMEs is the limited promotional media and the absence of mapping the location of these SMEs. The Department of Cooperatives and Trade of Asahan Regency has provided information on SMEs but it is still static in archive form and has not been computerized. The community, business actors, and parties who need information about these SMEs must visit the Cooperatives and Trade Office of Asahan Regency directly, which takes a long time and is less effective. The geographic information system used is web-based and uses the Google Maps API for mapping locations by determining coordinates. The use of WebGIS can make it easier for people to find information and the location of SMEs that are displayed in the form of regional mapping accurately and quickly. In addition, it also makes it easier for the Asahan Regency Cooperative and Trade Office to view information on the spread and growth of SMEs.  Keywords: Mapping; WebGIS; Small and Medium Enterprises (SMEs); Eastern Kisaran     Abstrak: Jenis sektor usaha kecil menengah yang tersebar di Kecamatan Kota Kisaran Timur sangat bervariasi meliputi usaha fashion, kerajinan tangan, furniture, cafe, restoran, Salah satu kendala yang sering dihadapi oleh UKM yaitu media promosi yang terbatas dan belum adanya pemetaan lokasi UKM tersebut. Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Asahan telah menyediakan informasi mengenai UKM tetapi masih bersifat statis dalam bentuk arsip dan belum terkomputerisasi. Masyarakat, pelaku usaha, dan pihak-pihak yang membutuhkan informasi mengenai UKM tersebut harus mengunjungi Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Asahan secara langsung, dimana hal tersebut membutuhkan waktu yang lama dan kurang efektif. Sistem informasi geografis yang digunakan berbasis web dan menggunakan Google Maps API untuk pemetaan lokasi dengan menentukan titik koordinat. Pemanfaatan WebGIS dapat mempermudah masyarakat dalam mencari informasi dan lokasi UKM yang ditampilkan dalam bentuk pemetaan wilayah secara tepat dan cepat. Selain itu juga mempermudah Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Asahan dalam melihat informasi penyebaran dan pertumbuhan UKM.   Kata Kunci: Pemetaan; WebGIS; Usaha Kecil Menengah (UKM); Kecamatan Kota; Kisaran Timur.  

Peningkatan Literasi Digital Bagi Guru SD Negeri 132408 Kota Tanjungbalai Dalam Mencegah Dan Mengatasi Cybercrime

Siregar, Iqbal Kamil, Endra Saputra
Abstract: Abstract: The rapid development of digital technology in education presents significant benefits, but it also introduces serious challenges in the form of increasing threats of Cybercrime. Teachers at SD Negeri 132408 Kota&#8230; ta Tanjungbalai, as the frontline of education, often lack an adequate understanding of digital literacy and how to handle cybercrimes, such as the spread of false information, data theft, and violations of digital ethics. This community service activity aims to enhance the digital literacy capacity of teachers in preventing and addressing Cybercrime within the school environment. The methods used include intensive training, group discussions, case studies, and practical simulations, implemented in three stages: preparation, implementation, and evaluation. The solutions offered encompass providing digital literacy materials, Cybercrime prevention training, and developing practical guidelines. Evaluation results show that teacher understanding increased significantly, with the average score rising from 45 to 78 (p<0.05). The targeted outputs of this activity are the publication of a scientific article in a Sinta 5 accredited national journal as a mandatory output, and a popular article in mass media as an additional output. This activity is expected to increase teachers' awareness and skills in creating a safe and healthy digital education environment. Keywords: cybercrime; digital literacy; education; elementary school teachers; training   Abstrak: Pesatnya perkembangan teknologi digital di dunia pendidikan menghadirkan manfaat besar, namun juga memunculkan tantangan serius berupa meningkatnya ancaman Cybercrime. Guru di SD Negeri 132408 Kota Tanjungbalai, sebagai garda terdepan pendidikan, seringkali belum memiliki pemahaman yang memadai tentang literasi digital dan cara menghadapi kejahatan siber, seperti penyebaran informasi palsu, pencurian data, dan pelanggaran etika digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas literasi digital guru dalam mencegah dan mengatasi Cybercrime di lingkungan sekolah. Metode yang digunakan berupa pelatihan intensif, diskusi kelompok, studi kasus, dan simulasi praktik, yang dilaksanakan dalam tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Solusi yang ditawarkan mencakup pemberian materi literasi digital, pelatihan pencegahan Cybercrime, dan penyusunan panduan praktis. Hasil evaluasi menunjukkan pemahaman guru meningkat signifikan dari skor rata-rata 45 menjadi 78 (p<0.05). Target luaran dari kegiatan ini adalah publikasi artikel ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi Sinta 5 sebagai luaran wajib, dan artikel di media massa sebagai luaran tambahan. Diharapkan kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran dan keterampilan guru dalam menciptakan lingkungan pendidikan digital yang aman dan sehat. Kata kunci: cybercrime; guru sd; literasi digital; pelatihan; pendidikan

Pengenalan Fitotelmata Sebagai Tempat Perindukan Nyamuk Penular Penyakit Pada Masyarakat Desa Banjar

Kanedi, Mohammad -, Sutyarso, Sutyarso, Rosa, Emantis, Abdullah Setiawan, Wawan
Abstract: In order to increase community participation in preventing the spread of mosquito-borne diseases, education for the community needs to be carried out through counseling. Tanggamus Regency is one of the areas in Lampung where&#8230; here DHF occurred, where from January to June 2024 there were 227 cases. To increase public knowledge in Banjar Agung Udik Village, Pugung District, Tanggamus Regency regarding phytotelmata as a breeding ground for mosquitoes, this counseling was carried out. Counseling was carried out using the pretest, lecture and discussion methods, and practicum. The results of the counseling showed that most participants knew that DBD and malaria were transmitted by mosquitoes, but not all knew the name of the vector species. Participants knew where mosquitoes perched at home and how to avoid mosquito bites. Participants also know mosquito breeding places, but are new to phytotelmata in this counseling. The practicum carried out by participants successfully identified six plant species that were proven to be phytotelmata. Thus, it can be concluded that this counseling has succeeded in providing knowledge to the community about the potential of phytotelmata as a source of mosquito-borne diseases. Keywords: Phytotelmata; Mosquito Borne Diseases; Mosquito Breeding Places; Mosquitoes Bite.   Dalam rangka meningkatkan peran serta masyarakat dalam mencegah penyebaran penyakit tukar nyamuk itulah pendidikan kepada masyarakat perlu perlu dilakukan  melalui penyuluhan.  Kabupaten Tanggamus adalah salah satu daerah di Lampung yang kejadian DBD-nya dimana sejak Januari hingga Juni 2024 ada 227 kasus. Untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat di Desa Banjar Agung Udik, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus terhadap fitotelmata sebagai tempat perindukan nyamuk maka penyuluhan ini dilakukan. Penyuluhan dilakukan dengan metode pretes,  ceramah dan diskusi, serta praktikum. Hasil penyuluhan didapatkan bahwa  sebagian besar peserta tahu bahwa DBD dan malaria ditularkan nyamuk, tetapi tidak semua tahu nama spesies namuk vektornya. Peserta tahu tempat hinggap nyamuk di rumah dan juga  tahu  cara menghindarkan diri dari gigitan nyamuk. Peserta juga tahu tempat-tempat berkembang biak nyamuk, tetapi baru mengenal fitotelmata dalam penyuluhan ini. Praktikum yang dilakukan peserta berhasil mengidentifikasi enam spesies tumbuhan yang terbukti menjadi fitotelmata.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penyuluhan ini berhasil memberkan pengetahuan kepada masyarakat tentang potensi fitotelmata sebagai sumber penyebar penyakit tular nyamuk. Kata kunci: Fitotelmata; Penyakit Tular Nyamuk; Tempat Perindukan Nymauk; Gigitan Nyamuk.

Penerapan Lemari Sterilisasi Teknologi Ozon Dan Uvc Untuk Gugus Tugas Covid Di Puskesmas Salawu Kabupaten Tasikmalaya

Priatna, Edvin, Hiron, Nurul, Naim, Nidar Nadrotan, Rahman, Abd, Annashr, Nissa Noor, Rahayu, Andri Ulus
Abstract: Officers' readiness to prevent the spread of COVID-19 through document exchange is a problem in the community. This article discusses how the social engineering of COVID-19 cluster officers and Salawu Health Center officers&#8230; ers in Tasikmalaya Regency in receiving and implementing document sterilization cabinet technology to suppress the transmission of the COVID-19 virus through document exchange. The use of ozone and UVC as sterilization media is beneficial but can negatively impact humans in the long term. Therefore education is needed for partners to avoid these negative impacts. This service activity method is partner situation analysis, pre-test, partner education, post-test, and conclusion. The result of this service is that partners have received document sterilization cabinets and UVC as room sterilizers. The results of measuring partner knowledge before and after participating in webinar activities using pre-test and post-test instruments, showed an increase in knowledge, skills and awareness by partners regarding the use of UVC and Ozone on average 83% from the initial condition of not understanding to understanding and skill.     Keywords: covid-19; ozone; uvc; health community center    Abstrak: Kesiapan petugas dalam mencegah penyebaran COVID-19 melalui pertukaran dokumen menjadi masalah di masyarakat. Artikel ini membahas tentang bagaimana rekayasa sosial pada petugas Gugus COVID-19  dan petugas Puskesmas Salawu di Kabupaten Tasikmalaya dalam penerima dan implementasi teknologi lemari sterilisasi dokumen guna menekan penularan virus COVID-19 melalui pertukaran dokumen. Penggunaan ozon dan UVC sebagai media sterilisasi sangat efektif, tetapi dapat menghasilkan dampak negatif dalam jangka Panjang, oleh karena itu diperlukan edukasi kepada mitra agar terhindar dari dampak negatif tersebut. Metode pada kegiatan pengabdian ini adalah analisis situasi mitra, Pre-test, edukasi mitra, post-test dan kesimpulan. Hasil dari pelaksanaan pengabdian ini adalah mitra telah menerima lemari sterilisasi dokumen dan UVC sebagai sterilisasi ruangan. Hasil pengukuran terhadap pengetahuan mitra sebelum dan setelah mengikuti kegiatan webinar menggunakan instrumen pre-test dan post-test, menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan, keterampilan dan kewaspadaan oleh mitra terkait penggunaan UVC dan Ozon rata-rata 83% dari kondisi awal tidak memahami menjadi paham dan terampil. Kata kunci: covid-19; ozone; uvc; puskesmas