Search Articles & Publications

Showing 891 articles found for "Wati"

KEABSAHAN TINDAKAN PENAGIHAN HUTANG YANG DILAKUKAN SEBELUM JATUH TEMPO

Irahmawati, H. Sulistio Adiwinarto
Abstract: Perkembangan financial technology (fintech) khususnya layanan pinjaman online memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh dana secara cepat melalui sistem elektronik. Namun, dalam praktiknya sering terjadi penagihan… gihan hutang oleh kreditur sebelum jatuh tempo cicilan yang telah disepakati dalam perjanjian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keabsahan penagihan hutang sebelum jatuh tempo serta akibat hukum yang timbul dari praktik tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penagihan hutang sebelum jatuh tempo bertentangan dengan Pasal 1759 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata karena hak kreditur untuk menagih baru lahir setelah utang mencapai waktu jatuh tempo. Tindakan tersebut tidak dapat dikategorikan sebagai wanprestasi, melainkan lebih tepat dikualifikasikan sebagai perbuatan melawan hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 1365 KUH Perdata. Selain itu, praktik tersebut juga melanggar prinsip perlindungan konsumen dalam sektor jasa keuangan yang diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Antara Fleksibilitas dan Akuntabilitas: Dilema Hukum Pasca Penghapusan Status Penyelenggara Negara bagi Organ BUMN dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025

Monica Hermala Rahayu
Abstract: Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025 yang selanjutnya disebut UU 1/2025 menyebutkan Anggota Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas BUMN yang selanjutnya disebut Organ Persero di BUMN bukan merupakan Penyelenggara Negara,… , lantas hal ini tidak membuat Organ Persero di BUMN tidak dapat dimintakan pertanggungjawaban. Dalam tindakannya menjalankan BUMN Organ Persero di BUMN dapat terhindar dari pertanggungjawabannya jika memenuhi kriteria business judgemnet rule. Muncul kekhawatiran  UU 1/2025 jika Organ Persero di BUMN tidak dapat dimintakan pertanggungjawaban karena telah spesifik menyebutkan “bukan penyelenggara negara”. Terlepas dari kata “penyelenggara negara” Organ Persero di BUMN tetap dapat dimintakan pertanggungjawaban atas dasar UU 31/1999 jo. UU 20/2001. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif dari sudut legal formal yang menelaah peraturan perundang-undangan atau norma hukum dengan berbagai teori dan asas hukum untuk mendapatkan pemahaman yuridis. Hasil dari penelitian menyimpulkan bahwa bentuk kriminalisasi yang dilakukan oleh APH karena kurang pemahaman terhadap “tindakan” dan “akibat kerugian negara” yang menjadi salah satu alasan Organ Persero di BUMN menghilangkan frasa “penyelenggara negara” dalam UU 1/2025. Petanggungjawaban Organ Persero di BUMN tetap dapat dilakukan berdasarkan UU 31/1999 jo. UU 20/2001 jika memenuhi unsur yang tertuang dalam UU tersebut.

Sosialisasi Pengetahuan Mengenai Pencegahan Bullying  pada Siswa di SMAN 10 Kota Bengkulu.

Ine Cyntia, Bella Feristika, Tiara Nelva, Putri Padillah, Desti Anggraini, Fenti Ariosita, Ika Pasca Himawati, Rany Caludia
Abstract: Bullying merupakan masalah sosial yang masih banyak dijumpai di lingkungan sekolah, terutama dalam bentuk verbal yang berpengaruh besar terhadap kondisi psikologis korban sekaligus memicu perilaku agresif pada pelaku. Penelitian… nelitian ini bertujuan untuk menguraikan definisi serta jenis-jenis bullying, mengidentifikasi faktor penyebabnya, dan menyusun strategi pencegahan maupun penanggulangan melalui keterlibatan sekolah, keluarga, masyarakat, serta pemerintah. Penelitian ini dilakukan dengan cara memberikan ceramah, penyuluhan, dan sosialisasi kepada 28 siswa kelas X di SMA Negeri 10 Kota Bengkulu. Tujuannya adalah agar siswa memahami materi penelitian dan mengumpulkan data menggunakan angket skala Likert sebagai alat bantu dalam penelitian. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa bullying dipengaruhi oleh perbedaan status sosial, budaya senioritas, disharmoni keluarga, kurangnya pengawasan sekolah, serta karakter individu. Kesimpulan menunjukkan pentingnya kerja sama lintas pihak dalam mengatasi bullying melalui pendidikan karakter, pengawasan intensif, komunikasi yang baik, serta penerapan aturan dan sanksi tegas untuk mewujudkan suasana belajar yang aman dan mendukung perkembangan peserta didik.

Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Pada Siswa Sekolah Dasar Negeri 102 Kendari (E-ISSN: 3123-2876)

Yunawati, Irma, Putri Awalnda Pratiwi, Iftitah Manaf, Megawati Nur. A, Dian Reskiani
Abstract: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan derajat kesehatan anak usia sekolah serta mencegah berbagai penyakit menular. Namun, penerapan PHBS pada siswa sekolah dasar masih… sih belum optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa tentang PHBS di lingkungan sekolah. Penyuluhan dilaksanakan di SD Negeri 102 Kendari dengan sasaran siswa sekolah dasar menggunakan metode ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi cuci tangan pakai sabun, serta eksperimen sederhana untuk mengenalkan keberadaan kuman. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan siswa sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, mencuci tangan dengan benar, serta membuang sampah pada tempatnya, yang ditunjukkan oleh hasil post-test yang lebih tinggi dibandingkan pre-test. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap pemahaman dan sikap siswa dalam menerapkan PHBS di lingkungan sekolah dan diharapkan dapat menjadi dasar pembentukan kebiasaan hidup sehat sejak dini.

Pelatihan dan Pengembangan Soft Skill Santri Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan

Biyati Ahwarumi, Sirojudin Munir, Akhmad, Lutfi Hidayah, Suci Yongki Setyowati
Abstract: Penelitian ini bertujuan merancang dan mengevaluasi program pelatihan soft skill bagi santri Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, kerja sama, kepemimpinan, dan pemecahan masalah.… . Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan model partisipatif melalui pre-test, post-test, observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 65,3 menjadi 83,7 dengan perubahan perilaku positif seperti meningkatnya kepercayaan diri, tanggung jawab, dan empati sosial. Dan pelatihan soft skill berbasis nilai keislaman efektif memperkuat karakter, kepemimpinan, dan kesiapan santri menghadapi tantangan era modern.

PEMANFAATAN PEKARANGAN RUMAH UNTUK TANAMAN SAYUR KANGKUNG DAN BUAH PEPAYA SEBAGAI UPAYA GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT (GERMAS) DI DESA TANOH MEGAKHE, KECAMATAN BADAR, ACEH TENGGARA

Rohani, Ns. Devi Susanti, Herlitawati, Taufik Hidayat
Abstract: Tingginya angka kejadian penyakit menular dan tidak menular di Indonesia mendorong perlunya pendekatan berbasis masyarakat untuk promosi kesehatan. Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) merupakan program pemerintah yang… g menekankan peran serta aktif masyarakat dalam mewujudkan perilaku hidup sehat. Program ini diimplementasikan di Desa Tanoh Megakhe, Kecamatan Badar, Aceh Tenggara dengan pendekatan partisipatif melalui pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya sayur kangkung dan buah pepaya. Kegiatan ini melibatkan kelompok dasawisma dan bertujuan untuk meningkatkan aktivitas fisik serta konsumsi buah dan sayur rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme masyarakat dalam pelaksanaan senam rutin dan budidaya tanaman rumah tangga. Masyarakat mulai menunjukkan perubahan perilaku ke arah hidup sehat. Kegiatan ini juga berhasil membentuk kelompok dasawisma baru bernama "Mentari". Pendampingan berkelanjutan menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan program.

PENTINGNYA 100 HARI PERTAMA KEHIDUPAN DALAM MENINGKATKAN STATUS GIZI ANAK DI DESA BINJAI (KERJA SAMA PUSKESMAS DESA BINJAI)

Dika Saraswati, Whynda Myke Nola Manik
Abstract: Seribu Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK) adalah masa emas pertumbuhan anak, namun 100 hari pertama setelah kelahiran menjadi periode kritis yang sangat menentukan status gizi dan perkembangan optimal. Di Desa Binjai, masih… ih ditemukan masalah gizi kurang pada balita yang dipengaruhi oleh pola asuh, pemberian ASI, dan pengetahuan orang tua tentang gizi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat, khususnya ibu hamil dan menyusui, mengenai pentingnya pemenuhan gizi pada 100 hari pertama kehidupan anak. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, diskusi interaktif, dan pendampingan gizi bersama tenaga kesehatan Puskesmas Desa Binjai. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 45% berdasarkan pre-test dan post-test, serta adanya komitmen ibu-ibu untuk memberikan ASI eksklusif dan makanan pendamping yang bergizi. Kesimpulannya, promosi kesehatan yang terencana dan melibatkan tenaga medis setempat dapat meningkatkan kesadaran gizi masyarakat, yang berkontribusi pada perbaikan status gizi anak di Desa Binjai.

ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK EQ SPACING MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA UNTUK MENGURANGI DEFECT DI PT SSM

Reswandaru, M Hilma Sulistya, Rieska Ernawati
Abstract: Pengendalian mutu merupakan salah satu aspek penting dalam proses produksi untuk memastikan produk yang dihasilkan sesuai dengan standar kualitas yang telah ditetapkan. Tingginya tingkat kecacatan produk dapat menyebabkan… n kerugian bagi perusahaan, baik dari segi biaya produksi, waktu, maupun kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap pengendalian kualitas produk Eq Spacing yang selama ini mengalami tingkat cacat (defect) yang cukup tinggi. Tingginya jumlah defect tersebut dapat memberikan dampak negatif signifikan, baik dari segi finansial maupun kredibilitas perusahaan di mata pelanggan dan mitra bisnis. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dalam penelitian ini saya menerapkan metode Six Sigma yang terdiri dari lima tahap, yaitu Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control (DMAIC). Metode ini dipilih karena memiliki pendekatan sistematis dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan memperbaiki proses produksi sehingga dapat meminimalkan jumlah defect secara efektif. Diharapkan penerapan metode Six Sigma ini tidak hanya mampu menurunkan tingkat cacat produk, tetapi juga meningkatkan efisiensi dan kualitas keseluruhan dalam pengendalian produk Eq Spacing di PT. SSM, sehingga memberikan kontribusi positif bagi keberlangsungan operasional dan daya saing perusahaan..

Pengembangan Aplikasi Komponenku Berbasis Android untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Siswa pada Elemen Komponen Elektronika Aktif dan Pasif

Nasikhah, Via Ainun, Rina Harimurti, Meini Sondang Sumbawati, Muhammad Syariffuddien Zuhrie
Abstract: Penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi merupakan salah satu langkah strategis dalam menciptakan proses belajar yang efektif, fleksibel, dan menarik. Seiring dengan perkembangan teknologi digital, pemanfaatan aplikasi… likasi berbasis android menjadi solusi inovatif dalam mendukung kegiatan pembelajaran di sekolah. Aplikasi KomponenKu dikembangkan sebagai media pembelajaran interaktif yang bertujuan untuk membantu peserta didik memahami materi secara terstruktur dan mudah diakses, khususnya pada mata pelajaran Teknik Audio Video di SMKN 3 Surabaya pada elemen Komponen Elektronika Aktif dan Pasif. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Borg and Gall. Proses pengembangan meliputi tahap perencanaan, desain, validasi, revisi, hingga uji coba produk. Validasi dilakukan oleh tiga ahli yang mencakup validasi materi, validasi media, validasi angket respon siswa, serta validasi soal pretest dan posttest. Hasil validasi menunjukkan bahwa seluruh aspek memperoleh skor rata-rata di atas 90%, yang termasuk dalam kategori sangat layak. Selain itu, respon peserta didik terhadap penggunaan aplikasi diperoleh melalui angket terstandar dengan hasil rata-rata sebesar 77%, yang menunjukkan kategori respon positif. Keefektifan media pembelajaran dianalisis menggunakan desain One Group Pretest-Posttest. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada hasil belajar kognitif peserta didik, yaitu dari nilai rata-rata pretest sebesar 54,58 menjadi 89,80 pada posttest. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis android berupa aplikasi KomponenKu tidak hanya layak digunakan dan mendapat respon positif dari siswa, tetapi juga efektif dalam meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik pada materi Komponen Elektronika Aktif dan Pasif.

Hubungan Pemenuhan Kebutuhan Spiritual dengan Tingkat Kecemasan pada Pasien di Ruang ICU RSUP Surakarta

Rizchawati, Yudhia, Indriyati, Sutrisno
Abstract: Ruang ICU sering kali dikaitkan dengan kondisi kesehatan yang serius dan perawatan intensif, yang dapat menimbulkan rasa ketidakpastian dan takut pada pasien. Kecemasan juga dapat memperburuk kondisi fisik, bahkan menyebabkan&#8230; abkan gangguan sistem saraf, pendekatan yang dapat dilakukan adalah dengan pendekatan spiritual yang bertujuan dapat meringankan masalah psikologis dan meningkatkan kemampuan pasien untuk mengatasinya secara emosional dan mengurangi kecemasan. Untuk mengetahui hubungan pemenuhan kebutuhan spiritual dengan tingkat kecemasan pada pasien di Ruang ICU RSUP Surakarta. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasitif dengan menggunakan desain cross sectional. Sampel penelitian ini yaitu 45 pasien. Teknik sampling yang digunakan yaitu teknik total sampling, instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner kebutuhan spiritual dan kuesioner STAI, analisa bivariat yang digunakan dalam penelitian ini Uji Kendall Tau. Berdasarkan hasil uji kendall Tau Terdapat Hubungan pemenuhan kebutuhan spiritual dengan tingkat kecemasan pada pasien di ruang ICU RSUP Surakarta dengan nilai p value 0.001 <0.05. Hasil Penelitian didapatkan nilai koefisien korelasi bernilai negatif yaitu -0,914 berarti salah satu variabel tinggi sedangkan variabel satunya rendah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin cukup kebutuhan spiritual maka tingkat kecemasan semakin rendah. Terdapat Hubungan pemenuhan kebutuhan spiritual dengan tingkat kecemasan pada pasien di ruang ICU RSUP Surakarta dengan nilai p value 0.001 <0.05.