Search Articles & Publications

Showing 3169 articles found for "Laku"

Pengawasan Badan Kehormatan Dewan (BKD) Provinsi Riau Terhadap Kinerja Badan Kehormatan Dewan (BKD) Kabupaten Bengkalis Dan Kabupaten Kepulauan Meranti Dalam Meningkatkan Akuntabilitas

Bunga Dewi Prestiani, Syaprianto
Abstract: Badan Kehormatan merupakan alat kelengkapan DPRD sebagaimana tugasnya untuk menegakkan kode etik terhadap anggota dewan. DPRD Provinsi sudah tentu berperan sebagai koordinatif kepada DPRD kabupaten untuk memastikan kinerjanya… janya sesuai dengan kebijakan dengan visi provinsi. Maka untuk mewujudkannya diperlukan pengawasan kinerja DPRD kabupaten, apakah sudah sesuai dengan kebijakan DPRD provinsi dan tentu saja melihat apakah kinerja yang sudah di lakukan DPRD kabupaten tidak melanggar kode etik dan tetap menjaga martabat, kehormatan dan kredibilitas DPRD. Adapun metode yang digunakan adalah dengan melakukan kunjungan insidentil dan berdiskusi dengan cara bertatap muka. Diharapkan kepada dprd kabupaten agar tetap sesuai dengan kebijakan DPRD provinsi yaitu bekerja dengan baik sebagai wakil rakyat dan masyarakat.

Sosialisasi Pelayanan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) di Desa Bandur Picak

Handayani, Rika, Syaprianto
Abstract: Pelayanan administrasi pemerintahan desa merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan tata kelola publik, termasuk pelayanan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) sebagai dokumen yang dibutuhkan masyarakat untuk mengakses… s bantuan sosial, pendidikan, dan kesehatan. Di Desa Bandur Picak, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, SKTM merupakan jenis layanan administrasi yang paling sering diajukan, dengan jumlah permohonan sebanyak 196 layanan dari total 554 pelayanan administrasi pada periode Januari–Oktober 2025. Kegiatan pengabdian melalui program magang ini bertujuan untuk mensosialiasikan pelayanan SKTM dalam rangka peningkatan efektivitas pelaksanaan pelayanan SKTM di Desa Bandur Picak. Metode pelaksanaan meliputi observasi, sosialisasi, dokumentasi, dan melakukan proses pelayanan, mulai dari verifikasi berkas, penyusunan draf surat, hingga pencatatan dalam buku register pelayanan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program pengabdian telah berjalan baik, pelayanan SKTM telah sesuai dengan SOP, waktu penyelesaian rata-rata ±5 menit per surat, serta diterima secara baik oleh masyarakat. Kolaborasi ini memberikan manfaat berupa pembagian tugas yang lebih terstruktur dan memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai praktik pelayanan administrasi pemerintahan desa.

Plang Edukasi Penguraian Sampah Sebagai Upaya Menanamkan Kepedulian Lingkungan Di desa Mojopuro, Jawa Tengah

Khoirunnisa, Qonitah, Nur Syarifa Amalia, Kayla Andini, Abdul Rahman
Abstract: Pengelolaan sampah di pedesaan masih menjadi permasalahan lingkungan yang memerlukan perhatian serius. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah serta kurangnya media edukasi yang menarik membuat perilaku membuang… ang sampah sembarangan masih sering terjadi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pembuatan rencana edukasi penguraian sampah di Desa Mojopuro, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan melibatkan masyarakat dalam setiap tahap kegiatan, mulai dari perancangan, pembuatan, hingga pemasangan rencana edukasi. Rencana tersebut berisi informasi mengenai jenis-jenis sampah dan waktu penguraiannya, sehingga dapat menjadi sarana pembelajaran visual yang mudah dipahami dan menarik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya memilah sampah serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Selain memberikan manfaat edukatif, kegiatan ini juga mempererat kerja sama antara mahasiswa dan warga dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Implementasi Ayat Ekologis Melalui Penyuluhan Sampah Plastik Menjadi Ecobrick di TPQ Baitul Muttaqin Semarang

Farida Putri Ramadhani, Wafiq Daniyatun Najwa
Abstract: Islam adalah agama yang sangat menaruh perhatian terhadap lingkungan, hal ini sangat gamblang dijelaskan dalam surat Ar-Rum ayat 41 bahwa kerusakan yang terjadi di bumi ini adalah perbuatan tangan-tangan manusia yang memiliki… iliki krisis iman kepada Allah, berdasarkan data SPSN menunjukan pada tahun 2023 Indonesia menghasilkan 12,87 ton sampah plastik yang belum dimanfaatkan. Terlebih sampah plastik adalah sampah yang sulit terurai dan sampah plastik akan menyebabkan bencana jika tidak diolah dengan baik. Maka penulis mencoba untuk menawarkan sebuah inovasi kepada masyarakat dengan mengubah sampah plastik menjadi barang yang bermanfaat yakni ecobrick. Metode yang digunakan penulis dalam pengabdian masyarakat adalah dengan melakukan sosialisasi pembuatan ecobrick di TPQ Baitul Muttaqin Semarang. Jenis peneitian ini adalah deskripsi kualitatif melalui participatory action research. Tujuan penelitian ini adalah untuk  meminimalisir sampah plastik di Semarang. Santri diperkenalkan dengan ayat ekologi sekaligus implementasi ayat tersebut, termasuk konsep 3R yang melibatkan (Reduce, Reuse, Recycle) utamanya daur ulang. Adapun hasil penelitian ini santri memahami dengan baik ayat ekologi serta pemanfaatan sampah plastik. Peran aktualisasi ayat ekologi ini tidak sekadar memberikan pemahaman kepada santri, tapi juga memberikan aksi nyata untuk menjaga lingkungan.

Pendampingan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga Untuk Mencegah Stunting Di Desa Wonokusumo, Tapen, Bondowoso

Praptika Septi Femilia, Dwi Ayu Lestari, Hasby Haq Arihakim, Dina Akmaliyatul Hilyah, Bayu Aldi Tiya, Sitti Shofiatus Sholehah, Nur Uriva, Frenda Ninggar Marsiska, Novi So’imatul Fadilah, Feby Nurrahmawati, Rahmad Aditya Eka Febriyanto, Nova Lupita Nur Wulandari, Lusita Maisyaroh, Rika Fadilatul Laila, Ahmad Murobbiy W. F.
Abstract: Fenomena stunting masih menjadi masalah serius di Indonesia, termasuk di Kabupaten Bondowoso yang memiliki prevalensi cukup tinggi dibandingkan rata-rata nasional. Desa Wonokusumo sebagai lokasi program pengabdian memiliki… ki kasus balita stunting yang perlu penanganan segera. Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR), kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan fokus pada pencegahan stunting melalui pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Program dilaksanakan secara partisipatif dan kolaboratif dengan melibatkan perangkat desa, kader posyandu, serta masyarakat. Bentuk kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan, sosialisasi pemanfaatan TOGA, serta aksi pendistribusian bibit sawi dan tomat ke tujuh dusun di Desa Wonokusumo. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai gizi dan pola asuh, perubahan perilaku menuju hidup sehat, serta kemandirian keluarga dalam memanfaatkan pekarangan untuk menanam TOGA sebagai sumber gizi tambahan. Selain itu, terjadi penurunan jumlah kasus stunting secara bertahap, yang menandakan bahwa program berbasis kearifan lokal ini dapat menjadi model preventif yang efektif, murah, dan berkelanjutan untuk menurunkan angka stunting di masyarakat pedesaan.

Edukasi Penggunaan Media Penyebaran Pupuk Terhadap Efisiensi Waktu Pada Petani Masyarakat Lombok Wetan Kecamatan Wonosari Kabupaten Bondowoso

Darian Fahris Ghofur, Ainan Salsabila, Ayu Mafifah Sahila, Inayatul Fadiyah, Muhammad Zainur Roziqin, Alfiah Nuril Hidayah, Dinda Qurratul A’yuni, Shefi Anggraini, Shevira Tiara Pertiwi, Rosita Ali Nasiroh, Aulia Dewi Awwalina, Muhammad An’im Maulana, Madinatul Munawarah, Muslimatul Afiyah, Nor Hendra Safutra Bin Nuratim, Moh Syafri Ramdana
Abstract: Pertanian merupakan sektor penting dalam perekonomian masyarakat di daerah pedesaan, termasuk di Lombok Wetan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso. Penggunaan pupuk yang tepat dan efisien menjadi salah satu faktor kunci… nci dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Namun, dalam praktiknya, proses pemupukan seringkali memakan waktu lama dan kurang efektif akibat keterbatasan pengetahuan serta metode penyebaran pupuk yang kurang optimal. Oleh karena itu, sosialisasi dan edukasi mengenai penggunaan media penyebaran pupuk menjadi langkah strategis untuk membantu masyarakat petani mengoptimalkan waktu dan tenaga dalam proses pemupukan. Adapun tujuan dari adanya pengabdian ini ialah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat Lombok Wetan mengenai pentingnya efisiensi dalam proses pemupukan tanaman melalui pemanfaatan media penyebar pupuk, mensosialisasikan jenis dan cara kerja media penyebaran pupuk sederhana yang dapat membantu petani menghemat waktu dan tenaga dalam kegiatan pemupukan dan memberikan pelatihan atau demonstrasi langsung tentang penggunaan alat/media penyebaran pupuk yang praktis, efisien, dan sesuai dengan kondisi pertanian lokal. Metode pengabdian yang diterapkan ialah menggunakan metode PAR atau yang biasa disebut dengan Participatory Action Research. Metode PAR merupakan pendekatan penelitian dan pengabdian yang melibatkan langsung masyarakat sebagai subjek aktif dalam proses identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan tindakan, hingga evaluasi dan refleksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengkaji bagaimana proses sosialisasi dan edukasi tersebut dilakukan serta pengaruhnya terhadap efisiensi waktu masyarakat dalam kegiatan pertanian. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan diskusi kelompok fokus dengan petani di Lombok Wetan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi yang efektif dan edukasi yang berkelanjutan  mampu  meningkatkan  pemahaman  dan  keterampilan  masyarakat  dalam menggunakan media penyebaran pupuk sehingga proses pemupukan menjadi lebih efisien. Penelitian ini menyimpulkan bahwa intervensi komunikasi yang tepat sangat penting dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan pengelolaan waktu bagi masyarakat petani Lombok Wetan.

Sosialisasi Carbon Offset Berbasis Inquiry-Based Learning (IBL) untuk Meningkatkan Literasi Pohon pada Siswa SMK

Arum Sanjayanti, Mashudi Alamsyah, Maya Fadhillah, Saring
Abstract: Perubahan iklim merupakan tantangan global yang memerlukan langkah konkret untuk mengurangi emisi karbon. Salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah carbon offset melalui penanaman pohon, yang melibatkan partisipasi… aktif masyarakat. Pohon memiliki peran penting sebagai penyerap karbon dioksida, namun literasi siswa terkait fungsi ekologis pohon masih rendah. Literasi pohon menjadi kompetensi penting agar generasi muda memahami peran pohon dalam penyerapan karbon dioksida (CO₂). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi pohon siswa khususnya terkait jenis pohon penyerap karbon, fungsi ekologis, dan manfaatnya bagi lingkungan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kegiatan ini menggunakan penerapan metode Inquiry-Based Learning (IBL) dengan pendekatan participatory learning yang melibatkan siswa kelas X di SMK di Jakarta. Instrumen penelitian berupa lembar observasi dan angket yang diukur dengan skala Likert yag bertujuan untuk mendapatkan data kepuasaan dan pemahaman literasi pohon. Penerapan tahapan Inquiry-Based Learning (IBL) dimulai dari merumuskan pertanyaan kritis,  merencanakan penyelidikan, mengumpulkan, menganalisis, dan menyimpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan literasi pohon mengenai konsep carbon offset  dalam mitigasi perubahan iklim. Hasil tersebut korelasi dengan tingkat kepuasaan tinggi setelah mendapatkan sosialisasi carbon offset pada kategori “sangat puas” dan peningkatan signifikan dalam pemahaman literasi pohon pada siswa SMK, hal ini menumbuhkan kesadaran dan motivasi siswa untuk berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan juga menstimulasi keterampilan berpikir kritis, kemampuan analisis data, dan refleksi ilmiah, sehingga literasi ekologis siswa meningkat secara signifikan.

Sosialisasi Penerapan Sistem Informasi Pada UMKM Ayam Bakar Gazebo Pematangsiantar

Siregar, Nur Hamida, Puspita, Rini
Abstract: Rumah makan Ayam Bakar Gazebo berlokasi di Jalan Dahlia No.1 Kota Pematangsiantar merupakan salah satu UMKM yang cukup ramai sehingga sering terjadi penumpukan pengunjung dan membuat antrian panjang hanya untuk memesan makanan.… akanan. Hal ini juga terjadi karena sistem pemesanan makanan di UMKM masih bersifat manual. Tujuan dilakukan program pengabdian ini adalah mengatasi permasalahan yang terjadi dengan memanfaatkan sistem informasi berbasis web dan QR code. Metode pelaksanaan pengabdian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Melalui program pengabdian diperoleh hasil dan terbukti bahwa penerapan sistem informasi pada UMKM mampu meningkatkan kualitas layanan UMKM dan customer juga merasa dipermudah dalam melakukan pemesanan makanan

Pelatihan Manajemen Keuangan Keluarga Ibu-Ibu Perwiritan Dusun IX Dan X Desa Pematang Johar

Tri Wulandari, Riska Franita
Abstract: Program pengabdian masyarakat yang berjudul "Pelatihan Pengelolaan Keuangan Keluarga ibu-ibu perwiritan Dusun IX dan X Desa Pematang Johar" dirancang dan dibuat sebagai solusi atas tantangan yang dihadapi ibu-ibu perwiritan… tan dalam mengelola keuangan keluarga di lingkungannya. Masalah utama yang ditangani adalah keterbatasan pengetahuan dan keterampilan yang berkaitan dengan perencanaan dan pengelolaan anggaran rumah tangga. Tujuan dari program ini meliputi peningkatan pemahaman ibu-ibu Perwiritan terhadap prinsip-prinsip dasar manajemen keuangan, pemberian keterampilan praktis dalam perencanaan dan pengelolaan anggaran keluarga, serta mendorong adopsi kebiasaan positif terkait pengelolaan keuangan guna meningkatkan kesejahteraan keluarga. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk pelatihan dan diskusi kelompok, dengan melibatkan peserta aktif dan individu-individu yang berkompeten di bidang pengelolaan keuangan. Target utama dari program ini adalah ibu-ibu perwiritan di dusun IX dan X, dengan harapan mereka akan mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai pengelolaan keuangan dan dapat menerapkan praktik-praktik positif dalam mengelola keuangan keluarga mereka, sehingga dapat memberikan dampak positif dalam kehidupan sehari-hari.

Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Melalui Pelatihan Pemilahan Sampah Dan Pembentukan Bank Sampah Dalam Mendukung Program NTB Zero Waste Di Kota Mataram (Studi Kasus Di Kelurahan Pagesangan)

Eta Kusmiati, Pipin Rahmad Hidayah, Muhammad Fajar Haryadi, Salmin, Rahmat Hidayat, Muhammad Aprian Jailani
Abstract: Permasalahan pengelolaan sampah rumah tangga di Kota Mataram masih menjadi isu krusial, khususnya terkait pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Program NTB Zero Waste merupakan salah satu langkah strategis Pemerintah Provinsi… ovinsi Nusa Tenggara Barat dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Dalam hal ini, ibu rumah tangga memiliki posisi yang sangat strategis karena mereka merupakan pelaku utama dalam menghasilkan sekaligus mengelola sampah domestik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ibu rumah tangga melalui pelatihan pemilahan sampah serta pembentukan unit bank sampah di wilayah Kelurahan Pagesangan. Pelaksanaan kegiatan mencakup tahap sosialisasi, pelatihan teknis, pembentukan struktur organisasi bank sampah, serta pendampingan operasional di tahap awal. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga dalam memilah sampah, serta berhasil dibentuknya satu bank sampah aktif yang dikelola secara mandiri. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh praktik baik dalam pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan yang dapat direplikasi di wilayah lain guna mendukung keberhasilan Program NTB Zero Waste.