Search Articles & Publications

Showing 164 articles found for "Lari"

Analisis Peran DPR dalam Menyuarakan Kepentingan Rakyat Berdasarkan Sila Keempat Pancasila

Nofita Rudiani Asbanu, Claudina Margarida Freitas Belo, Yakobus Adi Saingo
Abstract: The Constitution of the Unitary State of the Republic of Indonesia (NKRI) stipulates that the interests of the people must be voiced and accommodated through legislative channels, represented by the People's Representative… ve Council (DPR) from the regional to the central government levels. However, it is often found that the hopes of the people are not fully articulated, resulting in certain issues never reaching a final resolution. This study aims to analyze the role of the DPR in voicing the people's interests based on the fourth principle of Pancasila. The method used in this research is qualitative with a literature study approach, where data is collected from various scientific sources. The results of the analysis show that the main functions of the DPR, namely in legislation, oversight, and budgeting, have not been fully optimized due to weak accountability and transparency. This crisis of representation impacts the decline in public trust, low political participation, and increased polarization in society. To address these issues, systemic reforms are needed, including enhancing transparency, strengthening accountability mechanisms, and involving the public actively in the decision-making process. Thus, the goal of the DPR’s existence, which can be achieved, is to voice the will of the people, realize deliberation for consensus, and ensure justice and welfare in line with the substance of Pancasila’s ideology, particularly its fourth principle. This study recommends the need to restore the essence of deliberation for consensus in accordance with the fourth principle of Pancasila, accompanied by better political education and electoral system reforms to ensure that elected representatives are truly competent and focused on the interests of the people.

Analisis Framing Pemberitaan Online Amsakar Achmad sebagai Calon Walikota Batam Potensial pada Media Online Batampos.co.id dan Batamnews.co.id

Riswandi, Sholihul Abidin, Lingga Angling Wulung, Anisa Rifqi Aulia, Encah Herlina
Abstract: This study aims to identify and analyze the framing used by BatamPos.co.id and BatamNews.co.id in their coverage of Amsakar Achmad as a candidate for Mayor of Batam, compare the framing  employed by these two media outlets,… ets, and assess the impact of such framing  on public perception. This qualitative research utilizes framing  analysis based on framing theory. Primary data consists of news articles from BatamPos.co.id and BatamNews.co.id published during the period of May-June 2024. Secondary data is derived from literature related to framing theory and previous studies. Data collection was conducted through purposive sampling, and analysis was performed by identifying main themes, categorizing the news coverage, and evaluating the impact of framing  on public perception. The analysis reveals that the framing  of news about Amsakar Achmad on BatamPos.co.id tends to emphasize strong political support, popularity, and Amsakar’s concrete visions and programs. In contrast, BatamNews.co.id focuses more on Amsakar’s direct interactions with the public, local community support, and political communication. Both media construct a positive image of Amsakar, albeit with different approaches. BatamPos.co.id creates the perception that Amsakar is a strong candidate with solid political backing and a clear plan for Batam’s progress, while BatamNews.co.id portrays Amsakar as a leader who is close to the people, adaptive, and collaborative. This research provides insights into how media framing can influence public perception of political candidates.

Fenomena Thrifting di Pasar Loak Jembatan Item Jatinegara

Pascal Adinata Susanto, Abdul Haris Fatgehipon, Sujarwo
Abstract: The phenomenon of thrifting at Pasar Loak Jembatan Item Jatinegara demonstrates the continuity and evolution of frugal shopping practices involving the purchase of second-hand items. This research delineates the long history… tory of thrifting, from the medieval period to the emergence of organizations such as Salvation Army and Goodwill that popularized it in the 19th century. The COVID-19 pandemic has reignited interest in thrifting due to economic pressures prompting people to save on expenses. The research methodology employed is qualitative descriptive, utilizing in-depth interviews and direct observations at Pasar Loak Jembatan Item Jatinegara. The findings reveal that traders employ two main strategies: selling directly at the market and through online platforms. Meanwhile, consumers have diverse motivations, ranging from meeting household needs to a desire to collect unique and antique items. Analysis of Alfred Schutz’s phenomenological theory is used to understand the reasons and goals behind consumer’s choices in thrifting. The researcher finds that each individual has different motives, such as goal motives (In order to motive) and because motives (Because motive), underlying their decisions to engage in thrifting. The conclusion of this research is that the phenomenon of thrifting at Pasar Loak Jembatan Item Jatinegara reflects the evolving and relevant dynamics of consumer culture, adapting to social and economic changes. With the evolution of this practice, the second-hand market becomes a favorite place for people to find affordable items, while traders and consumers continue to adapt to technological advancements and changes in the economic landscape. This study provides valuable insights into how thrifting is not just an economic phenomenon but also reflects the identity and preferences of consumers in a constantly changing shopping culture.

Edukasi Pencegahan Filariasis pada Siswa Madrasah Aliyah Al-Fath Kendari

Handayani, Listy
Abstract: Filariasis atau penyakit kaki gajah masih menjadi penyakit tropis terabaikan yang dapat menimbulkan kecacatan kronis, stigma, dan kerugian sosial. Penyuluhan berbasis sekolah penting dilakukan karena infeksi dapat terjadi… i sejak usia anak, sedangkan remaja berpotensi menjadi agen pencegahan di keluarga dan kelompok sebaya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa Madrasah Aliyah Al-Fath Kendari mengenai pencegahan penyakit filariasis. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Desember 2025 di Madrasah Aliyah Al-Fath Kendari dengan peserta 30 siswa. Tahapan kegiatan pengabdian meliputi tahap perencanaan (koordinasi dengan sekolah, penyusunan leafleat yang memuat materi edukasi), pelaksananaan dan evaluasi (membandikan skor pengetahuan sebelum dan sesudah menyuluhan dengan menggunakan kuesioner pre test dan post test. Hasil kegiatan menunjukkan kategori pengetahuan baik meningkat dari 24 siswa (80,0%) sebelum penyuluhan menjadi 29 siswa (96,7%) sesudah penyuluhan, sedangkan kategori pengetahuan kurang menurun dari 6 siswa (20,0%) menjadi 1 siswa (3,3%). Hasil tersebut menunjukkan bahwa penyuluhan berbasis leaflet yang disertai diskusi mampu meningkatkan pengetahuan awal siswa tentang pencegahan filariasis. Implikasi kegiatan adalah perlunya edukasi berulang di sekolah, penguatan perilaku menghindari gigitan nyamuk, kebersihan lingkungan, dan kolaborasi sekolah, puskesmas, serta perguruan tinggi.

Psikoedukasi PLN UP3 Makassar Selatan: Dari Teknisi Menjadi Komunikator Andal: Membangun Koneksi, Bukan Sekedar Transaksi

Widya Putri. H, Yelandari Liling, Azzahra Rahmatan Anwar, Lukman, Rahmawati Syam
Abstract: Kegiatan psikoedukasi ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas interaksi antara pegawai dan pelanggan di bidang Niaga dan Pemasaran UP3 Makassar Selatan dengan fokus pada strategi komunikasi interpersonal adaptif dan… manajemen stres. Permasalahan utama yang dihadapi pegawai adalah kesulitan dalam menyampaikan maksud secara jelas kepada pelanggan, terutama yang tidak memahami istilah kelistrikan, yang berujung pada kesalahpahaman dan stres kerja yang tinggi. Berdasarkan hasil wawancara dan kuesioner, intervensi edukatif diperlukan untuk mengembangkan komunikasi interpersonal adaptif dalam konteks pelayanan pelanggan. Psikoedukasi berjudul "Dari Teknisi Menjadi Komunikator Andal: Membangun Koneksi, Bukan Sekedar Transaksi" dilaksanakan pada 04 November 2025 dengan 22 pegawai hadir. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan simulasi roleplay kasus. Hasil evaluasi peserta menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai prinsip komunikasi efektif REACH (Respect, Empathy, Audible, Clarity, Humility). Meskipun mayoritas peserta (70%) dapat menjelaskan dengan baik, masih terdapat 6 peserta yang dinilai belum maksimal dalam menyampaikan penjelasan kepada pelanggan awam. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil memperkuat keterampilan komunikasi pegawai, membantu mengelola stres, dan berkontribusi pada peningkatan citra pelayanan UP3 Makassar Selatan.  

Sosialisasi Pembuatan Minyak Serai Sebagai Campuran Sabun Bath Bomb Untuk Masyarakat Usia Produktif Kota Palangka Raya

Toepak, Erwin Prasetya, Sudyana, I Nyoman, Irmawan, Muhammad, Mahrita, Ani, Suherman
Abstract: Cymbopogon citratus, biasa disebut serai, adalah tanaman aromatik yang sangat serbaguna yang terkenal dengan sifat terapeutik dan kegunaannya yang luas. Aplikasi ini mencakup minyak pijat, aromaterapi, pengusir serangga,… penyegar udara, parfum, kosmetik, dan bahkan tujuan pengobatan. Tanaman serai merupakan salah satu spesies tumbuhan yang mampu mensintesis minyak atsiri. Di Indonesia, pemanfaatan tanaman serai (Cymbopogon citratus) sebagian besar terfokus pada penerapannya sebagai bahan penyedap makanan. Namun, terdapat potensi besar yang belum dimanfaatkan untuk pengembangan minyak atsiri berkualitas tinggi yang berasal dari tanaman ini. Minyak atsiri biasa disebut demikian karena komposisinya yang mencakup esensi dasar dari masing-masing tanaman. Pemanfaatan minyak atsiri lazim dalam produksi sabun bath bomb. Sabun bath bomb telah mengalami lonjakan popularitas yang signifikan karena digabungkan sebagai pelengkap ritual mandi yang menyenangkan, menawarkan pengalaman sensorik multi-segi yang ditandai dengan produksi busa, warna cerah, dan aroma harum yang menyenangkan. Penyuluhan produksi minyak serai dilakukan pada demografi masyarakat di Palangka Raya yang berada pada rentang usia produktif, khususnya pelajar. Sesi pelatihan meliputi pemberian panduan produksi minyak serai melalui metodologi yang lugas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil dilaksanakan dan mendapat sambutan baik dari kalangan mahasiswa.

Penerapan Spk Untuk Rekomendasi Obat Batuk Anak Berbasis Topsis Di Apotek Keluarga

Dewi, Irma, Anggraeni, Dewi, Fitri Larasati, Mustika
Abstract: Abstract: The selection of pediatric cough medicine at Apotek Keluarga is currently subjective and highly dependent on the pharmacist's experience, which potentially leads to inconsistent recommendations for customers. This… his research aims to develop a Decision Support System (DSS) using the Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) method to provide objective, fast, and accurate drug recommendations. The assessment criteria used in this system include cough type, side effects, age, and drug price, which are adjusted to clinical needs and consumer preferences. TOPSIS was chosen for its ability to rank drug alternatives based on their relative closeness to the positive ideal solution and the farthest distance from the negative ideal solution. The system development process involved problem identification, literature study, and data collection through interviews and direct field observations. The results indicate that the implementation of the TOPSIS method is effective in producing a list of cough medicine recommendations tailored to the specific conditions of pediatric patients. With this web-based system, the drug selection process becomes more transparent, systematic, and efficient, thereby enhancing the quality of pharmaceutical services at Apotek Keluarga.             Keywords: Decision Support System, TOPSIS, Pediatric Cough Medicine, Apotek Keluarga.   Abstrak: Pemilihan obat batuk anak di Apotek Keluarga saat ini masih bersifat subjektif dan sangat bergantung pada pengalaman apoteker, sehingga berpotensi menimbulkan ketidakkonsistenan dalam pemberian rekomendasi kepada pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) menggunakan metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) guna memberikan rekomendasi obat secara objektif, cepat, dan akurat. Kriteria penilaian yang digunakan dalam sistem ini meliputi jenis batuk, efek samping, usia, dan harga obat, yang disesuaikan dengan kebutuhan klinis serta preferensi konsumen. Metode TOPSIS dipilih karena kemampuannya dalam meranking alternatif obat berdasarkan kedekatan relatif terhadap solusi ideal positif dan jarak terjauh dari solusi ideal negatif. Proses pengembangan sistem dilakukan melalui tahapan identifikasi masalah, studi literatur, serta pengumpulan data melalui wawancara dan observasi langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode TOPSIS efektif dalam menghasilkan urutan rekomendasi obat batuk yang paling sesuai dengan kondisi spesifik pasien anak. Dengan adanya sistem berbasis web ini, proses pemilihan obat menjadi lebih transparan, sistematis, dan efisien, sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan farmasi di Apotek Keluarga.   Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan, TOPSIS, Obat Batuk Anak, Apotek Keluarga.

Pemanfaatan K-Means Untuk Meningkatkan Penjualan (Studi Kasus: Alya Collection)

Safitri, Windi Aulia, Saputra, Herman, Syafnur, Afdhal
Abstract: Abstract: In a competitive digital era, business owners such as Alya Collection face challenges in determining the right fashion products to offer to consumers. Relying on intuition without data support often results in… inaccurate and potentially detrimental decisions. This study aims to assist the sales decision-making process by applying a data mining method using the K-Means Clustering algorithm. This method was used to group sales data from February 2024 to January 2025 into three categories: best-selling, least-selling, and non-selling products. The study was conducted using a quantitative approach, through sales data collection and direct interviews with store owners. The system was built using the PHP programming language and MySQL database, and designed with tools such as UML, DFD, and ERD. The results of this clustering system are expected to provide strategic information useful for Alya Collection in planning stock, promotions, and product development, thereby increasing sales effectively and efficiently. Keywords: data mining; k-means; sales; alya collection; information system Abstrak: Dalam era digital yang kompetitif, pemilik usaha seperti Alya Collection menghadapi tantangan dalam menentukan produk fashion yang tepat untuk ditawarkan kepada konsumen. Ketergantungan pada intuisi tanpa dukungan data seringkali mengakibatkan keputusan yang kurang akurat dan berisiko merugikan. Penelitian ini bertujuan untuk membantu proses pengambilan keputusan penjualan dengan menerapkan metode data mining menggunakan algoritma K-Means Clustering. Metode ini digunakan untuk mengelompokkan data penjualan dari Februari 2024 hingga Januari 2025 ke dalam tiga kategori: produk terlaris, kurang laris, dan tidak laris. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif, melalui pengumpulan data penjualan serta wawancara langsung dengan pemilik toko. Sistem yang dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL, serta dirancang dengan alat bantu seperti UML, DFD, dan ERD. Hasil dari sistem klasterisasi ini diharapkan dapat memberikan informasi strategis yang berguna bagi Alya Collection dalam merencanakan stok, promosi, serta pengembangan produk, sehingga mampu meningkatkan penjualan secara efektif dan efisien. Kata kunci: data mining; k-means clustering; penjualan; alya collection; sistem  informasi

Seleksi Panwaslu Kecamatan Di Bawaslu Kabupaten Asahan Berbasis Topsis

SITORUS PANE, SITI FATIMAH, Amin, Muhammad, Yesputra, Rolly
Abstract: Abstract: The selection process of sub-district Panwaslu members in Bawaslu Asahan Regency often lacks transparency and objectivity, leading to dissatisfaction and reduced public trust. The absence of clear criteria and… weighting further complicates the process, making it less fair and less suited to field needs. To address this, a web-based Decision Support System (DSS) was developed using the TOPSIS method. The study focused on five sub-districts with the highest number of registered voters: Air Batu, Air Joman, Kisaran Barat, Kisaran Timur, and Pulau Rakyat. Selection criteria included understanding of vision and mission, motivation, integrity, supervisory experience, knowledge of local wisdom, and communication and teamwork skills. Data were collected through interviews, documentation, and questionnaires to obtain candidate scores. The DSS processed the data objectively and produced rankings based on preference values. Results showed that Syahputra from Air Batu achieved the highest score (1000) and ranked first. System testing with the black box method confirmed all features functioned properly. This DSS improves efficiency, accuracy, and transparency, offering Bawaslu a reliable technological solution for selecting competent and high-integrity Panwaslu members. Keywords: DSS; TOPSIS; bawaslu; sub-district election supervisory commitee;                 selection Abstrak: Kurangnya transparansi dan objektivitas dalam seleksi anggota Panwaslu Kecamatan di Bawaslu Kabupaten Asahan menimbulkan ketidakpuasan dan menurunkan kepercayaan publik. Selain itu, belum adanya sistem terstruktur dalam menentukan kriteria serta bobot penilaian menyebabkan proses seleksi kurang adil dan sulit menyesuaikan kebutuhan lapangan. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini merancang dan membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis web dengan metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Penelitian dilakukan pada lima kecamatan dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) terbanyak, yaitu Air Batu, Air Joman, Kisaran Barat, Kisaran Timur, dan Pulau Rakyat. Kriteria yang digunakan meliputi pemahaman visi-misi, motivasi, integritas, pengalaman pengawasan pemilu, pengetahuan kearifan lokal, serta kemampuan komunikasi dan kerja sama. Data kandidat diperoleh melalui wawancara, studi dokumentasi, dan kuesioner yang kemudian diolah oleh sistem untuk menghasilkan peringkat secara objektif. Hasil penelitian menunjukkan Syahputra dari Kecamatan Air Batu memperoleh nilai tertinggi sebesar 1000 dan ditetapkan sebagai kandidat terbaik. Pengujian dengan metode black box membuktikan seluruh fitur berjalan sesuai fungsi. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi seleksi, serta menjadi solusi teknologi bagi Bawaslu dalam menentukan anggota Panwaslu yang kompeten dan berintegritas. Kata kunci: SPK; TOPSIS; bawaslu; panwaslu kecamatan; seleksi

IMPLEMENTASI KOMBINASI METODE SAW DAN TOPSIS PEMBERIAN REWARD UNTUK KARYAWAN HOTEL SINGAPORE LAND

Veronika, Devina, Yusda, Riki Andri, Rohminatin, Rohminatin
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan kombinasi metode Simple Additive Weighting (SAW) dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) dalam pemberian reward kepada karyawan Hotel… Singapore Land. Dalam industri perhotelan yang kompetitif, pemilihan karyawan yang tepat sangat penting untuk meningkatkan kualitas layanan. Metode tradisional seperti wawancara dan tes tertulis seringkali tidak efektif dan memakan waktu. Dibutuhkan sistem pendukung keputusan yang dapat membantu proses pemilihan karyawan secara objektif dan efisien. Penelitian ini mencoba mengatasi masalah tersebut dengan mengkombinasikan metode SAW untuk penilaian terhadap kriteria-kriteria tertentu seperti presensi, masa kerja, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerjasama, serta metode TOPSIS untuk menentukan alternatif terbaik berdasarkan solusi ideal positif dan negatif. Diharapkan hasil penelitian ini dapat membantu manajemen Hotel Singapore Land dalam memberikan reward kepada karyawan yang layak secara cepat, akurat, sistematis, dan transparan, sehingga dapat meningkatkan kinerja dan semangat karyawan serta memberikan pelayanan terbaik kepada tamu-tamu hotel