Abstract:This study aims to analyze the implementation of information technology in digital marketing in urban farming, especially in improving hydroponic vegetable marketing in Asahan Regency. The development of information technology…
nology has opened up new opportunities for urban farming actors to expand market reach through digital marketing strategies. The research method used is a case study with a qualitative approach, involving in-depth interviews and observations of urban farming actors as well as analysis of the use of digital platforms such as social media, e-commerce, and websites. The results of the study show that the implementation of digital marketing has proven effective in increasing sales and expanding the market, as well as supporting the sustainability of urban farming businesses by increasing product visibility, ease of transactions, and interaction with consumers. However, there are challenges such as limited technological knowledge for some business actors and uneven digital infrastructure. Therefore, training and technological support are needed for hydroponic farmers in order to maximize the potential of digital marketing in improving economic welfare in the urban agricultural sector.
Keywords: digital marketing; hydroponics; information technology; urban farming.
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi teknologi informasi dalam digital marketing pada urban farming, khususnya dalam meningkatkan pemasaran sayur hidroponik di Kabupaten Asahan. Perkembangan teknologi informasi telah membuka peluang baru bagi pelaku urban farming untuk memperluas jangkauan pasar melalui strategi pemasaran digital. Masalah yang terjadi di Sigit Hidroponik memerlukan pemanfaatan teknologi dibidang pemasaran produk agar produk dapat terjual dengan baik dan terus mengalami peningkatan agar siklus atau perputaran penamaan dan panen dapat berjalan lebih efekti dan efisien dengan waktu yang lebih produktif. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, melibatkan wawancara mendalam dan observasi terhadap pelaku urban farming serta analisis penggunaan platform digital seperti media sosial, e-commerce, dan website. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan digital marketing terbukti efektif dalam meningkatkan penjualan dan memperluas pasar, serta mendukung keberlanjutan usaha urban farming melalui peningkatan visibilitas produk, kemudahan transaksi, dan interaksi dengan konsumen. Namun, terdapat tantangan seperti keterbatasan pengetahuan teknologi bagi sebagian pelaku usaha dan infrastruktur digital yang belum merata. Oleh karena itu, dibutuhkan pelatihan dan dukungan teknologi bagi petani hidroponik agar dapat memaksimalkan potensi digital marketing dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi di sektor pertanian perkotaan.
Kata kunci: digital marketing; hidroponik; teknologi informasi; urban farming.
Abstract:The increase in prices of basic commodities has caused many business actors, especially MSMEs in the culinary sector, to decide to stop their businesses. The increase in the price of rice, the main staple in the culinary…
business, is one of the contributing factors. Several MSME entrepreneurs in the culinary sector have canceled plans to continue their business because of the high prices of basic commodities which are not commensurate with their income. Not to mention that the application of digital technology in marketing a business is very rarely implemented. Many MSME activists, especially in urban areas, have not implemented website or application technology to promote their businesses. So their business is less popular and does not rule out the possibility of a lack of buyers. Warung Wawa's culinary business is an MSME activist in the city, especially the culinary catering business, which has quite a lot of experience in running its business. Partner problems, including the lack of application and use of technology in running the business, are just one of the impacts of the lack of interest in the Wawa stall catering business. The methods applied include identifying problems with partners and then providing solutions in implementing the website. Next, hold outreach to partners in implementing the website and implementing the system that has been created. Next, evaluate the system. The aim of community service in applying information technology in creating a website will be to make it easier and provide detailed & real-time information, making it easier for Wawa stall partners to run a digital catering business.
Keywords: website; UMKM; warung wawa
Abstrak: Kenaikan harga bahan pokok telah menyebabkan banyak pelaku usaha terutama UMKM sektor kuliner memutuskan untuk menghentikan usaha mereka. Kenaikan harga beras bahan pokok utama dalam bisnis kuliner menjadi salah satu faktor penyebabnya. Beberapa pengusaha UMKM bidang kuliner membatalkan rencana untuk melanjutkan usaha mereka karena tingginya harga bahan pokok yang tidak sebanding dengan pendapatan mereka. Belum lagi penerapan teknologi digital dalam memasarkan sebuah usaha sangatlah jarang diterapkan. Banyak pegiat UMKM khususnya dikota kisaran belum menerapkan teknologi website ataupun aplikasi dalam mempromosikan usahanya. Sehingga usaha mereka kurang populer dan tak menutup kemungkinan sepi pembeli. Usaha kuliner warung wawa merupakan pegiat UMKM dikota kisaran khususnya usaha catering kuliner yang sudah cukup banyak merasakan pengalaman dalam menjalankan usahanya. Permasalahan mitra diantaranya kurangnya penerapan dan pemanfaatan teknologi dalam menjalankan usahanya merupakan salah satu dampak sepinya peminat usaha catering warung wawa. Metode yang diterapkan diantaranya mengidentifikasi permasalahan pada mitra kemudian memberikan solusi dalam penerapan website. Selanjutnya mengadakan soialisasi terhadap mitra dalam penerapan website dan implementasi system yang telah dibuat. Selanjutnya evaluasi terhadap system. Tujuan dalam pengabdian kepada masyarakat dalam penerapan teknologi informasi dalam pembuatan website nantinya dapat mempermudah dan memberikan informasi secara detail dan realtime sehingga mempermudah mitra warung wawa dalam menjalankan usaha catering digital.
Kata kunci: website; UMKM; warung wawa
Abstract:The Kidspreneur program was created with the aim of building the mental and mental independence of children from an early age, enhancing entrepreneurial motivation, improving their knowledge and skills of entrepreneurship,…
p, as well as teaching them how to promote business products, develop their knowledge and entrepreneur skills, and develop their company's product marketing skills. The service of this community was carried out at the LKSA Panti Asuhan Hasbi Rabbi Bandar Lampung on July 10–14, 2023. The method used is participatory, involving partners in various stages of activities such as training, the practice of entrepreneurial ideas, and support. The results of these activities are motivating and encouraging participants to become entrepreneurs at a young age, enhancing entrepreneurial skills and ideas, and getting information about digital marketing. Benefits of this activity in addition to the success of the government program in the realization of the program Kota Bandar Lampung Ramah Anak. It is also expected to be an additional source of income or even a primary source of search to reduce the dependence of orphanage members on donations in order to realize the financial independence of the orphans.
Keywords: kidspreneur; training; orphanage
Abstrak: Program Kidspreneur dibuat dengan tujuan untuk membangun mental dan jiwa kemandirian anak sejak usia dini, meningkatkan motivasi kewirausahaan, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kewirausahaan, serta mengajari mereka cara mempromosikan produk bisnis, pengetahuan dan kemampuan kewirausahaan, dan mengembangkan keterampilan pemasaran produk perusahaan mereka. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di LKSA Panti Asuhan Hasbi Rabbi Bandar Lampung pada tanggal 10-14 Juli 2024. Metode yang digunakan adalah bersifat partisipatif, dengan melibatkan mitra dalam berbagai tahapan kegiatan seperti pelatihan, praktik ide kewirausahaan, serta pendampingan. Hasil dari kegiatan ini adalah memotivasi dan mendorong peserta untuk menjadi wirausahawan di usia muda, meningkatkan keterampilan dan ide kewirausahaan, serta mendapatkan informasi mengenai pemasaran digital. Manfaat dari kegiatan ini bentuk kontribusi pada program pemerintah dalam mewujudkan program Kota Bandar Lampung Ramah Anak. Diharapkan juga dapat menjadi sumber penghasilan tambahan atau bahkan sumber pencarian utama untuk mengurangi ketergantungan anggota panti asuhan terhadap donatur demi mewujudkan kemandirian finansial anggota panti asuhan.
Kata kunci: kidspreneur; pelatihan; panti asuhan
Abstract:Many vocational college graduates got difficulties during job interview process. Therefore, this community service activity aims to enhance vocational college students’ English communication skills, especially in public…
public speaking, during the job interview process. It was done online through a Zoom meeting, which was opened for vocational college students in Madiun City, East Java. The activity was done in May 2024, starting from the preparation, implementation, and evaluation process. It ran well and benefited vocational college students by equipping them with and broadening their knowledge regarding the job interview process. The participants’ feedback was positive, in which the survey results showed that the community service activity improved their public speaking skills and confidence. The participants also provided a rough description of the job interview process through mock interviews. It is hoped that a similar activity will be carried out continuously in the future.
Keywords: English, Public Speaking, Training, Vocational College, Vocational Students
Banyak lulusan kampus vokasi yang kesulitan saat menjalani proses interviu kerja. Untuk itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi bahasa Inggris mahasiswa vokasi terutama pada public speaking di proses wawancara kerja. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom meeting yang dibuka bagi mahasiswa vokasi di kota Madiun, Jawa Timur. Kegiatan ini dilakukan pada bulan Mei 2024 yang dimulai dari proses persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan berjalan dengan lancar dan bermanfaat bagi para mahasiswa vokasi dalam memperlengkapi dan memperluas wawasan mereka mengenai proses wawancara kerja. Umpan balik dari para peserta menunjukkan nilai positive dimana hasil survei menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini meningkatkan kemampuan public speaking para peserta dan rasa percaya diri mereka. Para peserta juga mendapatkan gambaran kasar mengenai proses wawancara kerja melalui kegiatan mock-interview. Diharapkan bahwa kegiatan sejenis dapat diadakan berkelanjutan di masa mendatang.
Kata kunci: Bahasa Inggris, Public Speaking, Pelatihan, Kampus Vokasi, Mahasiswa Vokasi
Abstract:Technological advancements have had a profound impact on the education sector around the globe including in Thailand and other developing countries. as in many other developing countries, there are major challenges in adapting…
adapting with the rapid development of technology. The school where the community service was held also faced similar issues. With an innovative approach through assessment training using technology, this community engagement activity is expected to be a positive step towards educational transformation, particularly in the southern part of Thailand. With the active involvement of teachers as well as full support from related parties, we can create a learning environment that is more dynamic, relevant, and globally competitive. A pre-test and a post-test were conducted at the beginning and the end of the training to measure teachers’ understanding in implementing digital assessment strategies. By equipping teachers with the knowledge and skills to implement digital assessment strategies, the training has had a measurable impact on professional development and instructional practices. In addition, the training provide access to further consultation or guidance, participants can feel supported and more confident in applying their learning in the classroom. The results of the pre- and post-training survey demonstrated a substantial improvement, averaging 51.3% increase across all survey items. This indicates the positive impact of the training in enhancing teachers' competencies in integrating technology into their assessment practices. Moving forward, schools in rural Thailand can apply the lessons learned from this workshop to enhance their own educational outcomes.
Keywords: teacher training; digital assessment strategies; southern Thailand
Abstrak: Dalam era globalisasi yang semakin cepat, pendidikan adalah salah satu aspek yang paling terpengaruh oleh perkembangan teknologi. Di Thailand Selatan, seperti di banyak negara berkembang, ada tantangan besar dalam dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang pesat. Sekolah tempat dimana program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan juga menghadapi masalah serupa. Dengan pendekatan inovatif melalui pelatihan penilaian menggunakan teknologi, kegiatan keterlibatan masyarakat ini diharapkan menjadi langkah positif menuju transformasi pendidikan di wilayah Thailand Selatan ini. Dengan keterlibatan aktif dari para guru serta dukungan penuh dari pihak terkait, kita dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih dinamis, relevan, dan kompetitif secara global. Pre-test dan post-test dilakukan di awal dan akhir pelatihan untuk mengukur pemahaman guru dalam menerapkan strategi penilaian digital. Selain itu, pelatihan menyediakan akses ke konsultasi atau bimbingan lebih lanjut, sehingga peserta merasa didukung dan lebih percaya diri dalam menerapkan pembelajaran mereka di kelas. Setelah pelatihan selesai, kedua pihak melakukan evaluasi menyeluruh untuk mengukur keberhasilan, mengidentifikasi area yang perlu perbaikan, dan memberikan dampak yang lebih positif dalam jangka panjang.
Kata kunci: pelatihan guru; strategi penilaian digital; thailand selatan
Abstract:In order to increase community participation in preventing the spread of mosquito-borne diseases, education for the community needs to be carried out through counseling. Tanggamus Regency is one of the areas in Lampung where…
here DHF occurred, where from January to June 2024 there were 227 cases. To increase public knowledge in Banjar Agung Udik Village, Pugung District, Tanggamus Regency regarding phytotelmata as a breeding ground for mosquitoes, this counseling was carried out. Counseling was carried out using the pretest, lecture and discussion methods, and practicum. The results of the counseling showed that most participants knew that DBD and malaria were transmitted by mosquitoes, but not all knew the name of the vector species. Participants knew where mosquitoes perched at home and how to avoid mosquito bites. Participants also know mosquito breeding places, but are new to phytotelmata in this counseling. The practicum carried out by participants successfully identified six plant species that were proven to be phytotelmata. Thus, it can be concluded that this counseling has succeeded in providing knowledge to the community about the potential of phytotelmata as a source of mosquito-borne diseases.
Keywords: Phytotelmata; Mosquito Borne Diseases; Mosquito Breeding Places; Mosquitoes Bite.
Dalam rangka meningkatkan peran serta masyarakat dalam mencegah penyebaran penyakit tukar nyamuk itulah pendidikan kepada masyarakat perlu perlu dilakukan melalui penyuluhan. Kabupaten Tanggamus adalah salah satu daerah di Lampung yang kejadian DBD-nya dimana sejak Januari hingga Juni 2024 ada 227 kasus. Untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat di Desa Banjar Agung Udik, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus terhadap fitotelmata sebagai tempat perindukan nyamuk maka penyuluhan ini dilakukan. Penyuluhan dilakukan dengan metode pretes, ceramah dan diskusi, serta praktikum. Hasil penyuluhan didapatkan bahwa sebagian besar peserta tahu bahwa DBD dan malaria ditularkan nyamuk, tetapi tidak semua tahu nama spesies namuk vektornya. Peserta tahu tempat hinggap nyamuk di rumah dan juga tahu cara menghindarkan diri dari gigitan nyamuk. Peserta juga tahu tempat-tempat berkembang biak nyamuk, tetapi baru mengenal fitotelmata dalam penyuluhan ini. Praktikum yang dilakukan peserta berhasil mengidentifikasi enam spesies tumbuhan yang terbukti menjadi fitotelmata.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penyuluhan ini berhasil memberkan pengetahuan kepada masyarakat tentang potensi fitotelmata sebagai sumber penyebar penyakit tular nyamuk.
Kata kunci: Fitotelmata; Penyakit Tular Nyamuk; Tempat Perindukan Nymauk; Gigitan Nyamuk.
Abstract:Digitalization has become an important element in this modern era, especially for companies that want to remain competitive amidst increasingly fierce competition in various industrial sectors. However, many companies still…
ill face major challenges due to their reliance on manual methods in managing various operational aspects, including warehouse administration. Problems such as delays, recording errors and data inaccuracies often arise as a result of using traditional methods. This research method uses a qualitative descriptive approach with a focus on observation and interviews . The main goal of digitalization is to overcome these challenges by utilizing technology that can increase the effectiveness of employee performance and optimize various business processes, so that companies can operate more efficiently and accurately. The results of this research are that the effect of the effectiveness of digitalization implementation on employee performance has a very positive influence on employee performance, where the implementation of digitalization is obtained through training carried out by management. Likewise, with the role of administrative digitization in warehouse reception management, managers create barcodes on each product to make it easier to record incoming and outgoing goods at the warehouse.
Keywords: Administration; Digitalization; Employee Performance; Tiara Dewata Yeh Aya
Digitalisasi telah menjadi elemen penting dalam era modern ini, terutama bagi perusahaan yang ingin tetap kompetitif di tengah persaingan yang semakin ketat di berbagai sektor industri. Namun, banyak perusahaan masih menghadapi tantangan besar karena ketergantungan pada metode manual dalam mengelola berbagai aspek operasional, termasuk administrasi gudang. Masalah-masalah seperti keterlambatan, kesalahan pencatatan, dan ketidakakuratan data sering kali muncul akibat dari penggunaan metode tradisional tersebut. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan fokus pada observasi dan wawancara. Tujuan utama dari digitalisasi adalah untuk mengatasi tantangan-tantangan ini dengan memanfaatkan teknologi yang dapat meningkatkan efektivitas kinerja karyawan serta mengoptimalkan berbagai proses bisnis, sehingga perusahaan dapat beroperasi dengan lebih efisien dan akurat. Hasil dari penelitian ini adalah pengaruh efektifitas implementasi digitalisasi terhadap kinerja karyawan sangat berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan yang mana implementasi digitalisasi ini didapat melalui pelatihan yang dilakukan oleh pihak management. Begitu pula dengan peran digitalisasi administrasi dalam manajemen gudang penerimaan, pengelola membuat barcode pada setiap produk untuk mempermudah pencatatan barang masuk dan barang kaluar pada gudang
Kata Kunci: Adminisrasi; Digitalisasi; Kinerja Karyawan; Tiara Dewata Yeh Aya
Abstract:The problem discovered during interviews conducted between the principal, deputy principal, and lecturers at the Shanti Bhuana Institute was that when the SMPN 1 Teriak school was searched on the internet, no complete identity…
entity regarding the school was found, for example history, vision and mission, school excellence and school activities. both academic and non-academic. Based on the problem identification carried out at SMPN 1 Teriak school through interviews and observation methods, the principal hopes that there will be a website that the school can use as a medium for information and promotion. The solution offered by the Shanti Bhuana Institute lecturer was to develop a web profile for the SMPN 1 Teriak school, Bengkayang Regency using WordPress. The school's web profile was designed and developed by lecturers at the Shanti Bhuana Institute. The design and development of the web profile has been socialized and simulated to the school. This web profile can be used by schools to provide interesting content in the form of news about school activities, videos of school activities, and photo galleries of school activities. There are many things that the school can share through its web profile so that SMPN 1 Teriak, Bengkayang Regency can become better known to the public and can become a developing school with advantages that can be enjoyed by both teachers and pupils.
Keywords: Community Service; Web Profile; WordPress; SMPN 1 Teriak; Bengkayang Regency
Abstrak: Permasalahan yang ditemukan selama wawancara yang dilakukan antara kepala sekolah, wakil kepala sekolah, bersama dosen Institut Shanti Bhuana adalah ketika sekolah SMPN 1 Teriak dicari di internet tidak ditemukan identitas yang lengkap terkait sekolah, misalnya seperti sejarah, visi misi, keunggulan sekolah, dan kegiatan sekolah baik akademik maupun non akademik. Berdasarkan identifikasi masalah yang dilakukan pada sekolah SMPN 1 Teriak melalui metode wawancara dan observasi, kepala sekolah mengharapkan adanya suatu website yang dapat digunakan sekolah sebagai media informasi dan promosi. Solusi yang ditawarkan oleh dosen Institut Shanti Bhuana adalah memgembangkan web profile untuk sekolah SMPN 1 Teriak Kabupaten Bengkayang menggunakan Wordpress. Web profile sekolah dirancang dan dikembangkan oleh pihak dosen Institut Shanti Bhuana. Perancangan dan pengembangan web profile tersebut telah disosialisasikan dan disimulasikan kepada pihak sekolah. Web profile ini dapat dimanfaatkan oleh pihak sekolah untuk memberikan konten yang menarik berupa berita kegiatan sekolah, video kegiatan sekolah, dan galeri foto kegiatan sekolah. Banyak hal yang dapat pihak sekolah share melalui web profile sehingga SMPN 1 Teriak Kabupaten Bengkayang dapat semakin dikenal oleh masyarakat dan dapat menjadi sekolah yang berkembang dengan keunggulan yang dapat dinikmati oleh guru maupun siswa/siswa.
Kata kunci: Pengabdian Kepada Masyarakat; Web Profile; Wordpress; SMPN 1 Teriak; Kabupaten Bengkayang.
Abstract:Digital-based learning is the biggest obstacle faced by partner schools. This has an impact on the accessibility of learning materials and limited information. Therefore, this PKM aims to develop a prototype website for…
elementary schools to improve the quality and accessibility of education in partner schools. The research method used is a design-based research approach consisting of two semesters. The first semester is used to design and develop a prototype of the school's website, while the second semester is focused on analyzing and testing its effectiveness. The limitation of this study lies in creating a prototype school website that can support the teaching and learning process in schools through digital-based teaching media. The results of this development research are a prototype of a school website that is ready to be tested. The prototype of the school website developed is expected to be a valuable medium for schools, students, and parents to support a more effective and efficient learning process. Thus, this research is expected to open the door to a more inclusive and quality education for all children in Parepare.
Keywords: Digital-based open media; Design-based research prototype; Learning effectiveness; Basic education; Web-based school;
Pembelajaran berbasis digital menjadi kendala terbesar yang dihadapi oleh sekolah mitra. Hal ini berdampak pada aksesibilitas materi pembelajaran dan informasi yang terbatas. Oleh karena itu, PKM ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah prototipe website untuk sekolah dasar sebagai solusi untuk meningkatkan kualitas dan aksesibilitas pendidikan di sekolah mitra. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan design based research, yang terdiri dari dua semester. Semester pertama digunakan untuk merancang dan mengembangkan prototipe website sekolah, sementara semester kedua difokuskan pada analisis dan pengujian efektivitasnya. Batasan kajian ini terletak pada pengembangkan prototipe website sekolah yang dapat memberikan dukungan terhadap proses belajar mengajar di sekolah melalui media ajar berbasis digital. Hasil dari penelitian pengembangan ini berupa prototipe website sekolah yang siap untuk diujicobakan. Prototipe website sekolah yang dikembangkan diharapkan dapat menjadi media yang bermanfaat bagi sekolah, siswa, dan orang tua dalam mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif dan efisien. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan mampu membuka pintu menuju pendidikan yang lebih inklusif dan berkualitas bagi semua anak di Kota Parepare.
Kata kunci: Media ajar berbasis digital; Design based research Prototipe; Efektivitas pembelajaran; Pendidikan dasar; Web-based school;
Abstract:Abstract: One of the prioritized areas of knowledge is mastery of information technology on computers as a sustainable generation prepares to welcome Golden Indonesia in 2045. Canva and capcut training are part of efforts…
s to develop 21st-century skills. This training is carried out to prepare teachers and students to become people who have innovative ideas for carrying out learning. SD Negeri 150, located at Jl. TP Demsi Husin Darmajaya Gandus, Pulo Kerto, Gandus District, Palembang City, served as the venue for this activity. The results of the observations made showed that the level of enthusiasm, communication skills, and creativity of teachers and students increased significantly, as evidenced by the publication of projects carried out during the training, which were shared via social media and teacher and principal communication groups.
Keywords: canva dan capcut; innovation; teacher
Abstrak: Salah satu bidang ilmu pengetahuan yang diprioritaskan adalah penguasaan teknologi informasi pada komputer, sebagai generasi keberlanjutan dalam menyiapkan tokoh berikutnya untuk menyambut Indonesia Emas 2045. Tuntutan abad ke-21 merujuk pada keterampilan, pengetahuan, dan sikap yang dianggap penting untuk sukses dalam era globalisasi dan teknologi yang berkembang pesat. Pelatihan Canva dan capcut merupakan bagian dari upaya untuk mengembangkan keterampilan abad 21. Pelatihan ini dilaksanakan untuk mempersiapkan para guru dan peserta didik menjadi orang yang memiliki ide inovasi dalam melaksanakan pembelajaran. Kegiatan ini dilakukan di SD Negeri 150, yang beralamatkan di Jl. TP Demsi Husin Darmajaya Gandus, Pulo Kerto, Kecamatan Gandus, Kota Palembang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup pengumpulan data dari bahan pustaka, observasi, dan wawancara. Hasil pengamatan yang dilakukan, bahwa tingkat antusias, keterampilan berkomunikasi, kreativitas guru, dan peserta didik meningkat secara signifikan, dibuktikan dengan publikasi projek yang dikerjakan selama pelatihan yang dibagikan melalui medsos, dan grup komunikasi guru dan Kepala Sekolah.
Kata kunci: canva dan capcut; inovasi; guru