Search Articles & Publications

Showing 253 articles found for "Bulan"

Peramalan Permintaan Minyak dengan Metode Single Moving Average Pada PT. Alam Jaya Wirasentosa

Viranika, Nadya, Ramdhan, William, Rahayu, Elly
Abstract: Abstract: PT. Alam Jaya Wirasentosa which is located in Hessa Air Genting, Air Batu District, Asahan Regency, North Sumatra. This company is engaged in sales and distribution which has a fairly wide coverage on the island… d of Sumatra. PT. Alam Jaya Wirasentosa sells Indofood's main products, one of which is bimoli cooking oil. Constraints experienced by PT. Alam Jaya Wirasentosa often has problems with stock availability due to the large number of product requests from consumers. In addition, there are times when there is too much inventory (over stock) that results in too high a cost burden to store and maintain materials during storage in the warehouse even though the goods still have opportunity costs (funds that can be invested / invested in more profitable things). In this study, the SMA method is used to solve the problem of predicting the demand for cooking oil in the next period. In addition, the purpose of this study is to determine the forecasting system used by PT. Alam Jaya Wirasentosa in forecasting the demand for Cooking Oil each month and implementing the Single Moving Average Method in forecasting the Demand for Cooking Oil, especially Bimoli cooking oil. At PT. Alam Jaya Wirasentosa.   Keywords: Forecasting; Single Moving Average; Bimoli Cooking Oil; PT. Alam Jaya Wirasentosa     Abstrak: PT. Alam Jaya Wirasentosa yang berlokasi di Hessa Air Genting, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.Perusahaan ini bergerak dalam bidang penjualan dan distribusi yang memiliki cakupan cukup luas di pulau Sumatera. PT. Alam Jaya Wirasentosa menjual produk utama Indofood salah satunya minyak goreng bimoli. Kendala yang dialami oleh PT. Alam Jaya Wirasentosa sering mengalami masalah ketersediaan stock barang dikarenakan banyaknya permintaan produk dari konsumen. Selain itu ada masa dimana terlalu banyaknya persediaan (over stock) yang ada sehingga mengakibatkan terlalu tingginya beban biaya guna menyimpan dan memelihara bahan selama penyimpanan di gudang padahal barang tersebut masih mempunyai opportunity cost (dana yang bisa ditanamankan / diinvestasikan pada hal yang lebih menguntungkan). Pada penelitian ini menggunakan metode SMA dalam memecahkan masalah prediksi permintaan minyak goreng pada periode selanjutnya. Selain itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem peramalan yang digunakan oleh PT. Alam Jaya Wirasentosa dalam meramalkan permintaan Minyak Goreng tiap bulannya dan mengimplementasikan Metode Single Moving Average dalam meramalkan Permintaan Minyak Goreng khusunya minyak goreng Bimoli Pada PT. Alam Jaya Wirasentosa.   Kata Kunci: Peramalan, Single Moving Average, Minyak Goreng Bimoli, PT. Alam Jaya Wirasentosa,  

Peramalan Kasus Baru Penderita Hipertensi Di Kecamatan Rawang Panca Arga dengan Teknik Single Exponential Smoothing

Fahrunnisa, Fahrunnisa, Manurung, Nuriadi, Dalimunthe, Ruri Ashari
Abstract: Abstract: First level public health efforts are carried out to essential communities and community health development efforts. Essential health efforts include health promotion services, environmental health, maternal health,… alth, child and family planning, nutrition and  disease  prevention.  The  phenomenon  obtained  when  researchers  conducted  a survey of nursing care for high-risk families in the working area of the Rawang Panca Arga   Health   Center,   obtained   one  family   with   hypertension   health   problems. Information  obtained from the health  center supervisor said  that  there  were many hypertension cases at the Rawang Panca Arga Puskesmas. Almost every month there are new cases of hypertension. Puskesmas Rawang Panca Arga, shows that in 2019 hypertension ranks first in the top 10 diseases at Puskesmas Rawang Panca Arga with the number of new and old sufferers reaching 1239. Based on these data the researcher wants to forecast using a single exponential smoothing (SES) analysis. The incidence of hypertension  is  based  on  data  on  the  number  of  incidence  of  hypertension  in  the previous year at Puskesmas Rawang Panca Arga, by first identifying patterns of hypertension at Puskesmas Rawang Panca Arga and then forecasting the number of incidence of hypertension at Puskesmas Rawang Panca Arga..             Keywords: SES Method; New Cases of Hypertension Patients; PHP and MySQL     Abstrak: Upaya kesehatan masyarakat tingkat pertama dilaksanakan kepada  masyarakat esensial dan upaya  pengembangan  kesehatan masyarakat. Upaya kesehatan  esensial diantaranya meliputi pelayanan promosi kesehatan, kesehatan lingkungan, kesehatan ibu,  anak  dan keluarga berencana,  gizi serta pencegahan penyakit.  Fenomena  yang diperoleh pada saat peneliti melakukan survey asuhan keperawatan pada keluarga resiko tinggi di wilayah kerja Puskesmas Rawang Panca Arga, diperoleh satu keluarga dengan masalah kesehatan hipertensi. Keterangan yang diperoleh dari pembimbing puskesmas mengatakan  bahwa  kasus  hipertensi  di  Puskesmas  Rawang  Panca  Arga  tergolong banyak. Hampir setiap bulan terjadi kasus baru hipertensi. Puskesmas Rawang Panca Arga, menunjukkan bahwa pada tahun 2019 hipertensi menempati urutan pertama pada 10 besar penyakit di Puskesmas Rawang Panca Arga dengan jumlah penderita baru dan lama mencapai 1239. Berdasarkan data tersebut peneliti ingin melakukan peramalan (forecasting) menggunakan analisa Single Exponential Smoothing (SES) pada angka kejadian hipertensi berdasarkan data jumlah kejadian hipertensi pada tahun sebelumnya di  Puskesmas  Rawang  Panca  Arga,  dengan  terlebih  dahulu  mengidentifikasi  pola penyakit  hipertensi  yang  ada  di  Puskesmas  Rawang  Panca  Arga  untuk  kemudian dilakukan peramalan jumlah kejadian hipertensi di Puskesmas Rawang Panca Arga.   Kata kunci: Metode SES;  Kasus Baru Penderita Hipertensi; PHP dan MySQL

Metode Least Square Seabagai Prediksi Penjualan Sembako di Toko Suryono

Maulidya, Rizky, Rizaldi, Rizaldi, Saputra, Endra
Abstract: Abstract: Sembako is an abbreviation of Nine Basic Ingredients which consists of various food and beverage ingredients that are generally needed by the people of Indonesia. Without basic necessities, the lives of the Indonesian… onesian people can be disrupted because basic necessities are daily necessities that are freely sold in the market. Toko Suryono is one of the basic food distributors that sells various kinds of basic necessities. The problem is that the number of food sales every month is erratic so it is difficult to predict, so we need a sales system and strategy, one of which is by predicting or forecasting sales for the future process so that this store knows how much food supplies must be provided in the following month so that there is no shortage or excess stock. The result of this research is that forecasting using themethod Least Square can make it easier for the store to provide basic food supplies in the coming month. From the overall calculation of basic needs, the lowest MAD is 16.51 and MAPE is 1.73%.             Keywords: Forecasting; Total Food Sales; Least Square;     Abstrak: Sembako adalah singkatan dari Sembilan Bahan Pokok yang terdiri dari berbagai bahan makanan dan minuman yang umumnya dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia. Tanpa sembako, kehidupan rakyat Indonesia bisa terganggu karena sembako merupakan kebutuhan pokok sehari-hari yang dijual bebas di pasaran. Toko Suryono adalah salah satu distributor sembako yang menjual berbagai macam sembako. Masalah jumlah penjualan sembako setiap bulannya yang tidak menentu sehingga sulit diprediksi, maka diperlukannya sebuah sistem dan startegi penjualan salah satunya dengan cara melakukan prediksi atau peramalan penjualan untuk proses kedepannya sehingga toko ini mengetahui berapa persediaan sembako yang harus disediakan dibulan berikutnya agar tidak terjadi kekurangan maupun kelebihan persediaan. Hasil dari penelitian ini adalah peramalan dengan perhitungan metode Least Square dapat memudahkan pihak toko dalam menyediakan persediaan sembako di bulan yang akan datang. Dari keseluruhan perhitungan sembako menghasilkan MAD paling rendah 16,51 dan menghasilkan MAPE sebesar 1,73%. Kata kunci: Peramalan; Jumlah Penjualan Sembako; Least Square;    

Penerapan Metode SMA (Single Moving Average) dalam Penggunaan Bahan Baku Kue dan Roti pada Momy’s Cake And Bread

Nurhidayanti, Nurhidayanti, Mulyani, Neni, Apridonal, Yori
Abstract: Abstract: Momy's Cake and Bread is one of the businesses engaged in the bakery and cake food industry that produces various types of bread, and cakes, ranging from Korean garlic bread, toasted brownise and others. All products… oducts have the same raw materials such as wheat flour, sugar, eggs, bananas, butter and others. There are times when there is excess raw material, but sometimes it is also lacking, a shortage of raw material supplies that a little will have an impact on the production process stopping which results in losing customers because they cannot meet their needs. Forecasting is a technique that aims to predict what will happen next based on pre-existing data. With this forecasting technique, it can provide predictions so that users can take effective steps that can be taken next. The ingredients to be predicted are wheat flour, sugar, eggs, bananas, coconut, white butter, cocoa, almonds, cocoa powder, vanilla. So that getting the forecast value in July 2021, the results Mean Absolute Deviation (MAD) = 9,5874, Mean Square Error (MSE) = 18225,39162 and Mean Absolute Perentage Error (MAPE) = 30%, will be designed and built using the language PHP and MySQL programming so that it can be accessed using the internet and the system is based on a website.   Keyword:Forecasting; Single Moving Average; Cake and Bread Raw Materials; Momy's  Cake And Bread.     Abstrak: Momy’s Cake and Bread merupakan salah satu usaha yang bergerak di bidang industri makanan roti dan kue yang memproduksi berbagai jenis roti, dan kue, mulai dari roti korean garlic, brownise panggang dan lain-lain. Semua produk memiliki bahan baku yang sama seperti tepung terigu, gula pasir, telur, pisang, mentega dan lain-lain. Ada kalanya bahan baku berlebih, namun terkadang juga kurang, kekurangan persediaan bahan baku yang sedikit akan berdampak pada proses produksi yang berhenti yang berakibat kehilangan pelanggan karena tidak dapat memenuhi kebutuhannya. Peramalan merupakan sebuah teknik yang bertujuan untuk melakukan prediksi mengenai apa yang akan terjadi selanjutnya berdasarkan data-data yang telah ada sebelumnya. Dengan teknik peramalan tersebut dapat memberikan prediksi sehingga penggunanya dapat melakukan langkah-langkah efektif yang dapat dilakukan selanjutnya. Bahan yang akan diramalkan adalah bahan tepung terigu, gula pasir, telur, pisang, kelapa, mentega putih, coklat, kacang almond, coklat bubuk, vanili. Sehingga mendapatkan nilai peramalan pada bulan juli 2021di dapat hasil Mean Absolute Deviation (MAD) =  9,5874, Mean Square Error (MSE) = 18225,39162 dan Mean Absolute Perentage Error (MAPE) = 30%, akan dirancang dan dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MySQL sehingga dapat diakses dengan menggunakan internet dan sistem tersebut berbasis website.   Kata Kunci : Peramalan; Single Moving Average; Bahan Baku Kue dan Roti; Momy’s Cake And Bread.

Metode SAW dalam Penentuan Pemberian Kredit Calon Konsumen pada PT. Interyasa Mitra Mandiri

Prasetio, Agung, Mulyani, Neni, Yuma, Febby Madonna
Abstract: Abstract: PT. Interyasa Mitra Mandiri Kisaran is a company whose products are engaged in trade that sells electronics and furniture in cash or credit. Granting crdit can provide relief to consumers, giving rise to the level… vel of consumer interest in buying, which means the company’s sales turnover is higher and the company’s cash receipts will increase. Determining which consumers deserve credit is not easy. Companies need a Decision Support System (DSS) that can help determine the creditwhorthiness of potential customers. The decision making calculation method used in this study is a simple additive weighting method with 5 criteria, namely discipline, down payment, monthly income, credit guarantee, and residence of status. The system was built using the PHP MySQL language and Sublime Text as the programming code. And the object-oriented system modeling language used is UML (Unifed Modelling Language). By using this SAW Method, it is hoped that the final result will be obtained as a tool to determine the credit extension to potential consumers who are eligible to be given.   Keywords :Credit, DSS, Simple Additive Weighting (SAW), UML.     Abstrak :PT. Interyasa Mitra Mandiri Kisaran merupakan perusahaan yang produknya bergerak di bidang perdagangan yang menjual barang elektronik dan furniture secara cash maupun kredit. Pemberian kredit dapat memberikan keringanan kepada konsumen, sehingga menimbulkan besarnya minat konsumen untuk membeli, yang berarti omset penjualan perusahaan menjadi lebih tinggi dan penerimaan kas perusahaan akan meningkat. Menentukan konsumen yang layak diberikan kredit bukanlah hal yang mudah.Perusahaan membutuhkan sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang dapat membantu dalam menentukan kelayakan pemberian kredit untuk calon konsumen. Metode perhitungan pengambilan keputusan yang digunakan pada penelitian ini adalah Metode Simple Additive Weighting (SAW) dengan 5 kriteria yaitu kedisiplinan, uang muka, penghasilan perbulan, jaminan kredit dan status tempat tinggal. Sistem ini dibangun menggunakan bahasa PHP MySQL dan Sublime Text sebagai koding pemrogramannya.Serta bahasa pemodelan sistem berorientasi objek yang digunakan adalah UML (Unifed Modelling Language). Dengan menggunakan metode SAW ini, diharapkan mendapatkan hasil akhir sebagai alat bantu untuk menentukan pemberian kredit kepada calon konsumen yang layak diberikan.   Kata Kunci :Kredit, SPK, Simple Additive Weighting (SAW), UML.  

Penerapan E-CRM Dan Analisis BEP Untuk Meningkatkan Daya Saing Produk Nugget Lele Di Pokdakan Tani Makmur

Iqbal, Muhammad, Febby Madonna Yuma, Nurhasanah, Kevin Alfarer Ginting, Zuriah Br Saragih
Abstract: Abstract: Pokdakan Tani Makmur in Asahan Regency faced low sales of fresh catfish due to intense price competition in the local market. This community service program aimed to increase the economic value of catfish farming… ing through product diversification into catfish nuggets and the application of Electronic Customer Relationship Management (E-CRM) as a supporting tool for digital marketing. The activities included socialization, production and packaging training, implementation of social media–based E-CRM, and Break Even Point (BEP) analysis to assess business feasibility. The results showed an improvement in partners’ skills in processing and marketing catfish products. With a monthly production capacity of 30 kg, where 1 kg yields 40 pieces or 10 packs of nuggets priced at IDR 5,000 per pack, partners achieved a monthly turnover of approximately IDR 1,500,000. The BEP analysis indicated an equilibrium point at 100 kg or around three months of operation with fixed costs of IDR 1,500,000. The E-CRM system served as a supporting medium to promote products and expand market visibility, while the main factors driving sales growth were product diversification and improved quality. This activity has implications for enhancing competitiveness and economic independence among small-scale fish farming groups. Keywords: BEP; catfish nugget; diversification; E-CRM; Pokdakan Tani Makmur   Abstrak: Pokdakan Tani Makmur di Kabupaten Asahan menghadapi permasalahan rendahnya penjualan lele segar akibat tingginya persaingan harga di pasar lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan nilai ekonomi hasil budidaya melalui diversifikasi produk olahan menjadi nugget lele serta penerapan Electronic Customer Relationship Management (E-CRM) sebagai pendukung strategi pemasaran digital. Tahapan pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan produksi dan pengemasan, penerapan E-CRM berbasis media sosial, serta analisis Break Even Point (BEP) untuk menilai kelayakan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan mitra dalam produksi dan pemasaran produk olahan. Dengan kapasitas produksi 30 kg per bulan, di mana 1 kg menghasilkan 40 potong atau 10 bungkus nugget dengan harga Rp5.000 per bungkus, mitra memperoleh omzet sekitar Rp1.500.000 per bulan. Analisis BEP menunjukkan titik impas pada 100 kg produksi atau sekitar tiga bulan operasional dengan biaya tetap Rp1.500.000. Penerapan E-CRM berperan mendukung promosi dan memperluas informasi produk, sementara faktor utama peningkatan penjualan berasal dari diversifikasi dan kualitas produk olahan. Kegiatan ini berimplikasi pada peningkatan daya saing dan kemandirian ekonomi kelompok pembudidaya ikan di daerah. Kata kunci: BEP; diversifikasi; E-CRM; nugget lele; Pokdakan Tani Makmur

Optimalisasi Desain Tata Letak Ruang Perpustakaan OPPM Pondok Modern Darussalam Gontor Untuk Kemudahan Akses Buku Santri

Al Manaanu, Yusuf, Nasution, Saipul, Abdurrahman, Abdurrahman, Annafi Almaarif, Mohammad Abdul Hafidz, Hakim, Muhammad Luthfi, Hanan, Kazhim Zatil
Abstract: Optimizing the library space at OPPM Pondok Modern Darussalam Gontor aims to improve the book layout, classification system, and space design initiatives to increase the efficiency of borrowing books for students. The problems… oblems faced include sloppy book layout, an ineffective classification system, and a lack of design initiative from library administrators. The implementation method uses a Participatory Action Research (PAR) approach, which involves several stages of socializing the layout design to administrators, implementing a new classification system, writing books according to classification, and creating Standard Operating Procedures (SOP) for daily, weekly and monthly activities. Familiarization provides an understanding of ergonomic design principles, while a new classification system and book fireplace make it easier to find and return books. Creating SOPs ensures consistent and efficient implementation. The results of this method show significant improvements in library management and user experience, with students finding it easier to access and borrow books and library administrators carrying out their duties in a more structured manner. Keywords: optimization; libraries; layout design   Abstrak: Optimalisasi ruang perpustakaan di OPPM Pondok Modern Darussalam Gontor bertujuan untuk memperbaiki tata letak buku, sistem klasifikasi, dan inisiatif desain ruang untuk meningkatkan efisiensi peminjaman buku bagi siswa. Permasalahan yang dihadapi antara lain tata letak buku yang tidak rapi, sistem klasifikasi yang tidak efektif, dan kurangnya inisiatif desain dari pengelola perpustakaan. Metode pelaksanaannya menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang meliputi beberapa tahapan yaitu sosialisasi desain tata ruang kepada pengelola, penerapan sistem klasifikasi baru, penulisan buku sesuai klasifikasi, dan pembuatan Standard Operating Procedure (SOP) harian, mingguan dan kegiatan bulanan. Pembiasaan memberikan pemahaman tentang prinsip-prinsip desain ergonomis, sementara sistem klasifikasi baru dan perapian buku memudahkan pencarian dan pengembalian buku. Membuat SOP memastikan implementasi yang konsisten dan efisien. Hasil dari metode ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengelolaan perpustakaan dan pengalaman pengguna, siswa menjadi lebih mudah mengakses dan meminjam buku serta pengelola perpustakaan menjalankan tugasnya secara lebih terstruktur. Kata kunci: optimalisasi; perpustakaan, desain tata letak

English Public Speaking Training for Vocational College Students in Madiun

Pratiwi, Damar Isti, Budiastuti, Riana Eka, Amumpuni, Rengganis Siwi, Arifianto, Teguh
Abstract: Many vocational college graduates got difficulties during job interview process. Therefore, this community service activity aims to enhance vocational college students’ English communication skills, especially in public… public speaking, during the job interview process. It was done online through a Zoom meeting, which was opened for vocational college students in Madiun City, East Java. The activity was done in May 2024, starting from the preparation, implementation, and evaluation process. It ran well and benefited vocational college students by equipping them with and broadening their knowledge regarding the job interview process. The participants’ feedback was positive, in which the survey results showed that the community service activity improved their public speaking skills and confidence. The participants also provided a rough description of the job interview process through mock interviews. It is hoped that a similar activity will be carried out continuously in the future.             Keywords: English, Public Speaking, Training, Vocational College, Vocational Students  Banyak lulusan kampus vokasi yang kesulitan saat menjalani proses interviu kerja. Untuk itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi bahasa Inggris mahasiswa vokasi terutama pada public speaking di proses wawancara kerja. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom meeting yang dibuka bagi mahasiswa vokasi di kota Madiun, Jawa Timur. Kegiatan ini dilakukan pada bulan Mei 2024 yang dimulai dari proses persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan berjalan dengan lancar dan bermanfaat bagi para mahasiswa vokasi dalam memperlengkapi dan memperluas wawasan mereka mengenai proses wawancara kerja. Umpan balik dari para peserta menunjukkan nilai positive dimana hasil survei menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini meningkatkan kemampuan public speaking para peserta dan rasa percaya diri mereka. Para peserta juga mendapatkan gambaran kasar mengenai proses wawancara kerja melalui kegiatan mock-interview. Diharapkan bahwa kegiatan sejenis dapat diadakan berkelanjutan di masa mendatang. Kata kunci: Bahasa Inggris, Public Speaking, Pelatihan, Kampus Vokasi, Mahasiswa Vokasi  

Pertanian Perkotaan Dengan Teknologi Akuaponik Dan Hidroponik Di Kelurahan Galur

Marlina, Paramitha Wirdani Ningsih, Dampang, Damelya Patricksia, Alsuhendra, Alsuhendra
Abstract: Urban farming is a gardening activity that uses the home yard and can still be done even if the land is small/limited. RW 06 Galur Subdistrict is in an area of Central Jakarta which is relatively densely populated, where… it is not possible to carry out gardening activities. Hydroponics and aquaponics are solutions to the problem of limited land. This activity aims to introduce, train and assist the public about hydroponic and aquaponic technology. This activity was carried out centrally at the Ceria Command RPTRA, RW 06 Galur Village in collaboration with Working Group 3 Galur Village from August – October 2023. The equipment used included 2 sets of hydroponic frames with a total of 196 holes and 1 set of aquaponic frames with 156 holes. The activity stages start with introducing tools and vegetable seeds, sowing together, monitoring, harvesting with residents, and evaluation. During the activity, vegetables were successfully harvested 3 times with yields of 12 kg per cycle, and 7 kg of catfish were successfully harvested. Some of the harvest is given to residents and stunted toddlers, and the other part is sold to be managed again by the RPTRA.            Keywords: Aquaponics; Hydroponics; Urban Agriculture   Abstrak: Pertanian perkotaan atau dikenal sebagai urban farming merupakan kegiatan berkebun dengan memanfaatkan pekarangan rumah dan tetap bisa dilakukan walaupun lahan sempit/terbatas. RW 06 Kelurahan Galur berada di daerah Jakarta Pusat yang tergolong padat penduduk, dimana tidak memungkinkan untuk melakukan kegiatan berkebun. Hidroponik dan akuaponik merupakan solusi untuk permasalah keterbatasan lahan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan, melatih dan mendampigi masyarakat tentang teknologi hidroponik dan akuaponik. Kegiatan ini dilakukan secara terpusat di RPTRA Komando Ceria, RW 06 Kelurahan Galur bekerja sama dengan Pokja 3 Kelurahan Galur dari bulan Agustus – Oktober 2023. Alat yang digunakan meliputi 2 set rangka hidroponik dengan total 196 lubang dan 1 set rangka akuaponik dengan 156 lubang. Tahapan kegiatan dimulai dari pengenalan alat dan bibit sayur, menyemai bersama, monitoring, panen bersama warga, dan evaluasi. Selama kegiatan berlangsung sayuran berhasil di panen sebanyak 3 kali dengan hasil panen menghasilkan 12 kg per siklus, dan ikan lele berhasil di panen sebanyak 7 kg. Sebagian hasil panen diberikan untuk warga dan balita stunting, dan sebagian lainnnya dijual untuk dikelola kembali oleh RPTRA.   Kata kunci: akuaponik; hidroponik; pertanian perkotaan

Peningkatan Kapasitas Produksi Bumbu Bali “Nepaon” Suka Wirang Desa Buki

Suniantara, I Ketut Putu, Suwardika, Gede, Sopandi, Agus Tatang, Masakazu, Kadek, Wijaya, I Gusti Ngurah Satria
Abstract: The Balinese spice "NePaon" is produced by the Suka Wirang group which is in Bukit Tibulaka Village. The main problems faced by partners are (1) in the production sector, production capacity is less than optimal and packaging… aging leaks, causing labels to become damaged. (2) in the marketing sector, there are limitations to marketing carried out conventionally. The final problem (3) is in the legal sector, where the partner product does not yet have a production permit as a legality and security aspect in expanding marketing. The solution to the problem provided is by offering donations for production equipment and some training. The method of implementing the service is by adopting the PALS (participatory learning system) method. The results of the service obtained are an increase in production capacity in the last two months, increased knowledge of partners in packaging with new designs. Partners already have social media as digital marketing. Partners have knowledge in certification and electronic transactions. Partner responses to the implementation of activities with results were 31% satisfactory and 69% very satisfactory. Meanwhile, in training, partner responses were 37.5% satisfactory and 62.5% very satisfactory.          Keywords: Balinese spices; PALS; production training; increased production    Abstrak: Bumbu Bali “NePaon” di produksi oleh kelompok Suka Wirang yang terletak di Desa Bukit Tibulaka. Permasalahan utama yang dihadapi mitra yaitu (1) bidang produksi, kapasitas produksi kurang maksimal dan pengemasan mengalami kebocoran sehingga menyebabkan label menjadi rusak. (2) bidang pemasaran, adanya keterbatasan pemasaran yang dilakukan secara konvesional. Permasalahan terakhir (3) bidang hukum, dimana produk mitra belum memiliki izin produksi sebagai aspek legalitas dan standar keamanan dalam memperluas pemasaran. Pemecahan masalah yang diberikan yaitu dengan menawarkan sumbangan alat – alat produksi dan beberapa pelatihan. Metode pelakasanaan pengabdian dengan mengadopsi metode PALS (participatory learning system). Hasil pengabdian diperoleh yaitu adanya peningkatan kapasitas produksi dalam dua bulan terakhir, meningkatnya pengetahuan mitra dalam melakukan pengemasan dengan desain yang baru. Mitra sudah memiliki media sosial sebagai pemasaran digital marketing. Mitra memiliki pengatahuan dalam sertifikasi dan transaksi elektronik. Respon mitra terhadap pelaksanaan kegiatan dengan hasil 31% memuaskan dan 69% sangat memuaskan. Sedangkan pada pelatihan, respon mitra 37,5% memuaskan dan 62,5% sangat memuaskan. Kata kunci: bumbu bali; PALS; pelatihan produksi; peningkatan produksi