Abstract:Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi masih melakukan pelaporan kegiatan harian secara manual sehingga kurang efektif dan berisiko menimbulkan keterlambatan serta…
a kesalahan data. Penelitian ini bertujuan merancang Sistem Informasi Laporan Kegiatan Harian berbasis website untuk mendukung pengelolaan laporan secara lebih efektif. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, studi pustaka, serta pengembangan sistem menggunakan metode Waterfall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dirancang mampu mempermudah pengelolaan laporan, monitoring kegiatan, serta penyusunan data secara lebih cepat, akurat, dan terstruktur.
The Pollution and Environmental Damage Control Division (PPKL) of the Jambi City Environmental Agency still manages daily activity reports manually, resulting in inefficiencies and increasing the risk of delays and data errors. This study aimed to design a web-based Daily Activity Reporting Information System to improve the effectiveness of report management. Data were collected through observation, interviews, and literature review, while the system was developed using the Waterfall method. The results show that the proposed system facilitates report management, activity monitoring, and data processing in a faster, more accurate, and structured manner.
Abstract:Penelitian ini menginvestigasi transformasi implementasi kebijakan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Merauke dengan fokus pada tantangan dan potensi solusi dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi. Tujuan penelitian…
an ini adalah untuk menganalisis efektivitas implementasi kebijakan berkelanjutan serta mengidentifikasi dampaknya terhadap pembangunan lokal dan kesejahteraan masyarakat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil temuan menunjukkan variasi dalam efektivitas implementasi kebijakan, dengan beberapa program berhasil meningkatkan kondisi lingkungan dan ekonomi masyarakat, sementara program lain mengalami kendala seperti kurangnya koordinasi dan partisipasi masyarakat. Temuan ini mengindikasikan perlunya pendekatan adaptif dan partisipatif yang lebih kuat dalam merancang kebijakan yang responsif terhadap konteks lokal.
Kata Kunci : Kebijakan pembangunan berkelanjutan; implementasi kebijakan; dampak pembangunan lokal
Abstract:Hipertensi adalah kondisi tekanan darah yang menetap di atas batas normal dan termasuk masalah kesehatan utama di negara maju maupun berkembang, termasuk Indonesia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan…
uan masyarakat Desa Banggina, Kecamatan Motui, Kabupaten Konawe Utara tentang hipertensi. Pendekatan yang digunakan bersifat kuantitatif dengan rancangan pre-test dan post-test. Sampel berjumlah 25 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah penyuluhan, lalu dianalisis dengan uji paired sample t-test. Hasil analisis menunjukkan perbedaan yang bermakna antara skor pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi, dengan rata-rata meningkat dari 6,56 menjadi 8,56, nilai t sebesar 5,225, dan p-value < 0,001. Temuan ini menunjukkan penyuluhan mampu memperbaiki pemahaman masyarakat mengenai faktor risiko, dampak, dan cara pencegahan hipertensi, sekaligus berperan sebagai upaya promotif dan preventif untuk mendorong pola hidup sehat. Penyuluhan sebaiknya dilakukan secara rutin dengan melibatkan tenaga kesehatan, kader, dan tokoh masyarakat, serta didukung media edukasi yang mudah dipahami.
Abstract:Kemajuan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) telah menghasilkan inovasi dalam fungsi teknologi yang memudahkan kehidupan manusia, terutama dalam globalisasi pendidikan. Sistem informasi akademik dapat dipahami sebagai suatu…
uatu sistem yang dirancang melalui perangkat lunak atau perangkat keras dalam kegiatan akademik, dikelola dengan baik untuk mengolah data akademik. Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan melalui kegiatan pelatihan Manajemen Administrasi Pendidikan dan Sistem Informasi Akademik Tenaga Kependidikan di Politeknik Tanjungbalai Sumatera Utara. Pelatihan ini dilaksanakan dengan latar belakang penggunaan sistem informasi di lingkungan tenaga kependidikan untuk menghadapi perkembangan teknologi informasi. Selain itu, dilakukan pelatihan bagi pengguna sistem informasi dalam rangka manajemen administrasi pendidikan untuk mempersiapkan masa depan yang selalu berubah. Hasil dari pelatihan ini bermanfaat dan mendukung pelaksanaan administrasi di lingkungan yang lebih baik. Keinginan untuk menerapkan Sistem Informasi Akademik berbasis teknologi informasi untuk segera diimplementasikan di lingkungan institusi pendidikan untuk memaksimalkan pelayanan kepada stakeholders. Para Tenaga Kependidikan di Politeknik Tanjungbalai Sumatera Utara. antusias dan senang mengikuti pelatihan Manajemen Administrasi Pendidikan dan Sistem Informasi Akademik
Abstract:Saat ini masih banyak penjual qurban di Pematangsiantar yang melakukan proses penjualan hewan qurban secara manual atau tradisional. Pencatatan pemesanan, pembayaran, dan informasi hewan masih menggunakan buku atau catatan…
an fisik. Menjelang hari raya Idul Adha biasanya permintaan meningkat drastis, sehingga berisiko menimbulkan kesalahan pencatatan, kesulitan dalam pengelolaan waktu, tenaga, dan keuangan, serta potensi kehilangan data. Pengabdian masyarakat menjadi solusi terhadap permasalahan yang ada. Pengabdian dilakukan bertujuan untuk merancang sistem informasi penjualan domba qurban berbasis website untuk kemudian digunakan untuk mempermudah transaksi antara penjual dan pembeli secara efisien, transparan, dan real-time. Pelaksanaan pengabdian menggunakan pendekatan Participatory Action Research. Kegiatan pengabdian masyarakat diharapkan mampu membantu pelaku usaha penjual qurban dalam meningkatkan jangkauan pemasaran, meningkatkan kualitas layanan, mengurangi kesalahan pencatatan, dan memberikan kemudahan akses informasi bagi pembeli.
Abstract:Program pengabdian masyarakat “Kunjung Teater #1” di SMPIT Al Kautsar Makassar dirancang untuk menjawab rendahnya minat siswa terhadap seni teater dengan memperkenalkan pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman melalui…
alui practice-as-research (PaR). Studi ini mengintegrasikan tiga komponen dasar pelatihan teater—olah tubuh, olah vokal, dan olah rasa—sebagai metode pedagogis sekaligus metode penelitian. Melalui praktik jasmani, auditori, dan afektif, para siswa terlibat dalam gerak tubuh interpretatif, latihan pengendalian vokal, serta eksplorasi ekspresi emosional yang kemudian disintesiskan dalam penampilan pembacaan puisi bertema Sultan Al-Fatih. Hasilnya menunjukkan bahwa siswa mampu menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran tubuh, kejelasan vokal, artikulasi emosi, dan kepercayaan diri dalam berpenampilan. Program ini terbukti efektif dalam menumbuhkan kreativitas, meningkatkan motivasi, dan memperkuat apresiasi terhadap seni teater di lingkungan sekolah. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan teater berbasis PaR dapat berfungsi tidak hanya sebagai metode instruksional, tetapi juga sebagai medium pemberdayaan untuk pembentukan karakter dan pengembangan artistik siswa sekolah menengah.
Abstract:Kegiatan psikoedukasi tentang etika dan cara berkomunikasi dengan penyandang disabilitas dilakukan di PT Bumi Karsa sebagai upaya meningkatkan pemahaman karyawan terhadap komunikasi inklusif di lingkungan kerja. Berdasarkan…
kan hasil need assessment melalui penyebaran kuesioner dan observasi awal, ditemukan bahwa sebagian besar karyawan masih memiliki keterbatasan pengetahuan dan rasa percaya diri saat berinteraksi dengan rekan penyandang disabilitas. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, tim BKP melaksanakan intervensi psikoedukasi menggunakan media poster karena mampu menyampaikan informasi secara ringkas, visual, dan mudah dipahami. Poster memuat materi mengenai pengertian disabilitas, jenis-jenis disabilitas, serta etika komunikasi yang tepat. Poster dipasang pada area strategis dan diunggah melalui portal internal perusahaan. Hasil observasi lanjutan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan pemahaman karyawan mengenai komunikasi inklusif, ditandai dengan respons positif serta meningkatnya kepercayaan diri karyawan dalam berinteraksi dengan penyandang disabilitas. Secara keseluruhan, kegiatan psikoedukasi ini efektif dalam memperluas wawasan karyawan, mendukung terciptanya lingkungan kerja yang lebih inklusif, dan memberikan pengalaman pembelajaran aplikatif bagi mahasiswa BKP dalam merancang intervensi berbasis kebutuhan lapangan.
Abstract:PT Mallomo, sebagai unit bisnis dari Bosowa Transportation di Maros, Sulawesi Selatan, berfokus pada jasa trucking dan sangat mengandalkan ketepatan serta kecepatan pelayanan dalam aktivitas pengiriman muatan. Kualitas pelayanan,…
elayanan, baik internal maupun eksternal, menjadi faktor kunci dalam industri jasa logistik ini. Namun, hasil wawancara dengan bagian HR Bosowa Transportation mengidentifikasi adanya tantangan terkait kualitas pelayanan yang dipicu oleh kurangnya komunikasi antar divisi, kerja sama, dan sikap profesionalisme karyawan. Untuk merespons kebutuhan ini, diselenggarakan program psikoedukasi mengenai Service Excellence. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring di PT Mallomo Trucking pada 27 November 2025 , melibatkan 15 orang karyawan. Materi psikoedukasi dirancang untuk memperkuat komunikasi internal dan eksternal, membangun kepercayaan tim, serta menanamkan pemahaman mendalam tentang Service Excellence. Hasil evaluasi pasca kegiatan menunjukkan respons yang sangat positif. Peserta menilai dan menyatakan Sangat Puas 38% dan sisanya merasa Puas 62% terhadap penyelenggaraan kegiatan. 54% peserta menilai materi yang dibahas Sesuai dan 46% Sangat Sesuai dengan tuntutan pekerjaan mereka. Peserta menunjukkan tingkat Paham 54% hingga Sangat Paham 46% terhadap materi yang disampaikan. Selain itu, peserta juga menilai penjelasan pemateri Jelas 46% dan 54% Sangat Jelas. Oleh karena itu, psikoedukasi ini dinilai efektif dalam membangun fondasi pengetahuan yang kuat, yang diharapkan mampu mendorong peningkatan sikap profesionalisme dan kualitas Service Excellence PT Mallomo secara menyeluruh.
Abstract:Work engagement merupakan salah satu aspek penting yang mencerminkan keterlibatan karyawan secara fisik, emosional, dan kognitif dalam pekerjaannya. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tingkat work engagement…
ent karyawan PT. Baruga Asrinusa Development pada tiga dimensi utama, yaitu vigor, dedication, dan absorption. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan produksi yang berjumlah 45 orang, dengan penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran Utrecht Work Engagement Scale-17 (UWES-17) versi Indonesia yang terdiri dari tiga dimensi penilaian. Analisis data menggunakan statistik deskriptif melalui IBM SPSS untuk melihat nilai rata-rata, standar deviasi, dan persentase masing-masing dimensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat work engagement karyawan berada pada kategori sedang–tinggi, dengan nilai rata-rata skor total sebesar 46,53. Dimensi dedication menjadi aspek yang paling dominan, sedangkan vigor berada pada kategori moderat. Secara keseluruhan, hasil ini menunjukkan bahwa karyawan memiliki keterlibatan emosional dan kognitif yang cukup baik dalam menjalankan pekerjaan, meskipun masih terdapat ruang untuk peningkatan pada aspek energi dan ketahanan kerja. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi perusahaan dalam merancang strategi pengembangan sumber daya manusia untuk meningkatkan keterikatan kerja secara optimal.
Abstract:Pengelolaan sampah di pedesaan masih menjadi permasalahan lingkungan yang memerlukan perhatian serius. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah serta kurangnya media edukasi yang menarik membuat perilaku membuang…
ang sampah sembarangan masih sering terjadi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pembuatan rencana edukasi penguraian sampah di Desa Mojopuro, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan melibatkan masyarakat dalam setiap tahap kegiatan, mulai dari perancangan, pembuatan, hingga pemasangan rencana edukasi. Rencana tersebut berisi informasi mengenai jenis-jenis sampah dan waktu penguraiannya, sehingga dapat menjadi sarana pembelajaran visual yang mudah dipahami dan menarik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya memilah sampah serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Selain memberikan manfaat edukatif, kegiatan ini juga mempererat kerja sama antara mahasiswa dan warga dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.