Search Articles & Publications

Showing 79 articles found for "Tiktok"

Pola Komunikasi Remaja Desa Simpang Perak Jaya Dalam Bermain Sosial Media Tiktok

Darmawati, Tony Maulana
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi remaja di Desa Simpang Perak Jaya dalam menggunakan media sosial TikTok. TikTok menjadi salah satu platform yang banyak digunakan oleh remaja untuk berinteraksi,… mengungkapkan kreativitas, serta berbagi informasi. Namun, penggunaan media sosial juga dapat memengaruhi cara berkomunikasi mereka dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 20 remaja aktif pengguna TikTok di Desa Simpang Perak Jaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja di desa ini menggunakan TikTok tidak hanya untuk hiburan, tetapi juga sebagai sarana komunikasi dan interaksi sosial. Mereka membangun pola komunikasi yang interaktif dan kreatif, namun juga menghadapi tantangan terkait dampak negatif penggunaan media sosial seperti misinformasi dan kurangnya privasi. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai pentingnya pembimbingan dalam penggunaan media sosial untuk remaja.

Pengaruh Penggunaan Bahasa Gaul Terhadap Interaksi Remaja Pada Platform Media Sosial

Orlyn Permata Dinova, Aurell Chavia Mecca Hartanto, Hemma Aulia, Lysandra Nathania, Rafid Ariq Ushaim Alauddin
Abstract: Penelitian ini membahas pengaruh penggunaan bahasa gaul terhadap interaksi sosial remaja di media sosial. Bahasa gaul yang berkembang di platform seperti Instagram, TikTok, dan Twitter berfungsi sebagai alat untuk membangun… gun identitas kelompok, mengekspresikan diri, dan memperkuat ikatan persahabatan. Meskipun terdapat dampak positif seperti peningkatan kreativitas dan solidaritas, penggunaan bahasa gaul juga dapat menyebabkan kesalahpahaman, eksklusivitas, dan penurunan kualitas bahasa. Metode penelitian yang digunakan mencakup survei kuantitatif dan wawancara kualitatif untuk memahami perilaku dan persepsi remaja terhadap bahasa gaul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform media sosial mempengaruhi gaya bahasa yang digunakan, dengan karakteristik unik di setiap platform. Penggunaan bahasa gaul oleh remaja milenial bervariasi dan mencerminkan identitas serta ekspresi diri mereka, dengan pentingnya menjaga kesopanan dalam berkomunikasi dan keseimbangan dalam memilih kata dan frasa agar bahasa gaul dapat memperkaya interaksi sosial.

Analisis Kesalahan Penggunaan Bahasa Indonesia Pada Platform Media Sosial Tiktok Di Era Digital

Abyan Arvitra, Alvino Brahmansyah, Dihqan Ramadhazka, James Alfrendy Sitohang
Abstract: Di era digital saat ini, media sosial telah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari, khususnya di kalangan generasi muda. Salah satu platform yang paling populer adalah TikTok, yang memungkinkan pengguna untuk… berbagi video pendek dengan berbagai konten kreatif. Dengan lebih dari 10 juta pengguna di Indonesia, TikTok tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan tetapi juga sebagai medium untuk berbagi informasi dan ide. Namun, penggunaan bahasa Indonesia di platform ini sering kali tidak sesuai dengan kaidah bahasa yang baik dan benar. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan mengenai dampak penggunaan bahasa yang tidak baku terhadap pemahaman dan komunikasi di antara pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena ini dengan fokus pada bagaimana pengguna TikTok menerapkan atau menyimpang dari norma-norma bahasa Indonesia yang baik dan benar. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini akan menganalisis penggunaan bahasa Indonesia di TikTok dengan mengidentifikasi kesalahan-kesalahan umum serta mengeksplorasi bagaimana gaya bahasa yang digunakan dapat mempengaruhi pemahaman dan interaksi antar pengguna. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya menjaga keutuhan bahasa Indonesia serta meningkatkan kesadaran pengguna tentang pentingnya berbahasa yang baik dan benar di era digital.

Pemanfaatan Media Sosial Tiktok Sebagai Sumber Informasi Berita Bagi Mahasiswa FIS UIN Sumatera Utara Medan

Dyah Atika Parapat, Anang Anas Azhar
Abstract: Penelitian ini memiliki permasalahan dalam pemanfaatan media sosial TikTok sebagai sumber informasi berita bagi mahasiswa, yaitu konsumsi berita yang tetap stagnan atau cenderung menurun, pengaruh algoritma, verifikasi kebenaran… ebenaran informasi, dan tanggung jawab pengguna TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan media sosial TikTok sebagai sumber informasi berita bagi mahasiswa. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduction data, display data, dan conclusion drawing and verification. Hasil penelitian ini menunjukkan bagaimana mahasiswa memanfaatkan TikTok untuk mengakses informasi terkait perkembangan terbaru dalam berbagai bidang, serta menilai Tingkat kepercayaan dan akurasi informasi yang diperoleh. Meskipun, TikTok dapat menjadi sumber informasi yang cepat dan mudah diakses, mahasiswa perlu meningkatkan literasi digital mereka untuk menyaring informasi secara kritis dan menghindari penyebaran berita (hoax). Selanjutnya, dalam pemanfaatan media sosial TikTok sebagai sumber informasi berita bagi mahasiswa terdapat faktor pendorong, yaitu aksesibilitas, interaktivitas, kreativitas, dan pembaruan real-time. Selain itu, faktor penghambat antara lain kredibilitas, kurangnya standar jurnalistik, masalah regulasi, kedalaman konten berita, dan kurangnya literasi digital dari pengguna

Pengaruh Social Media Marketing Terhadap Loyalitas Konsumen Tiktok Shop Melalui Brand Image Pada Generasi Z

Ananda Adirasasty, Aulia Keiko Hubbansyah
Abstract: Melalui studi ini, impak dari pemasaran melalui sosial media terhadap loyalitas para konsumen marketplace online, TikTok Shop, dengan memanfaatkan brand image pada generasi Z akan dikaji sebagai fokus utama. Strategi pemasaran… emasaran yang menggunakan berbagai jenis aplikasi sosial media sebagai sarana promosi produk barang atau jasa pada konsumen merupakan definisi dari social media marketing. Dalam studi ini, pendekatan secara kualitatif merupakan metode yang diterapkan, dimana proses pengambilan data dilakukan dengan cara studi Pustaka untuk mengkaji pengaruh social media marketing terhadap loyalitas konsumen TikTok Shop melalui brand image pada generasi Z. Subjek penelitian dalam studi ini merupakan masyarakat generasi Z, atau mereka yang lahir pada tahun 1997 hingga 2012. Untuk menguji konektivitas berbagai variabel yang diamati, teknik analisis jalur (path analysis) turut diaplikasikan dalam studi ini. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa terdapat impak yang positif sekaligus signifikan pada social media marketing terhadap komitmen para konsumen TikTok Shop. Selain itu, impak tersebut juga dapat ditilik secara langsung ataupun melalui sebuah variabel mediasi seperti brand image. Hal ini turut membuktikan adanya peran penting dari brand image dalam memperkokoh komitmen konsumen melalui pemanfaatan social media marketing. Temuan ini mengindikasikan apabila terdapat perusahaan yang berencana untuk meningkatkan loyalitas para konsumen, mereka harus memperhatikan strategi pemasaran yang efektif, terutama pemasaran melalui media sosial, karena hal ini dapat memperkuat citra produk di pasaran.

Strategi Komunikasi Pemasaran Radio Kardop 99.4 FM Medan Dalam Meningkatkan Minat Pemasang Iklan

Ineke Fadhillah, Anang Anas Azhar, Indira Fatra Deni
Abstract: Radio Kardopa merupakan salah satu radio yang masih eksis dalam dunia penyiaran di era digital seperti saat ini. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana strategi komunikasi pemasaran Radio Kardopa dalam meningkatkan… atkan minat pemasang iklan. Penelitian ini menggunakan mix marketing dan teori new media. Jenis penelitian, yaitu penelitian kulaitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data berupa sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi secara langsung dalam pelaksanaan strategi komunikasi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran radio kardopa dalam meningkatkan minat pemasang iklan adalah menggunakan media sosial seperti youtobe, live streaming, facebook, instagram dan tiktok, membuat program yang menarik, paket sponsor, proposal yang menarik dan tim solid. Faktor pendukungnya adalah Radio Kardopa memiliki prestasi pendengar terbanyak di Sumatera Utara dan tim yang solid. Sedangkan faktor penghambatnya adalah harga yang cukup mahal dan paket sponsor tidak sesuai dengan pemasang iklan. Solusinya adalah berusaha, berdoa, dan selalu konsisten berkomunikasi dengan klien-klien. Keberhasilan yang diraih yaitu meningkatkan billing iklan menjadi paling tinggi disbanding Radio lain di Sumatera Utara dan mendapatkan pemasang iklan.

Utilization of Instagram as a Marketing Media (Case Study of Online Buying Services @my_shopper.id)

Kharismatul Ula, Elok
Abstract: The rapid development of the world of information and communication has made changes in the world of marketing, one of which is the existence of social media marketing. Various social media platforms are now provided including… luding TikTok, Line, WhatsApp, YouTube and so on. Instagram is no exception, which is used as a marketing medium by the courier service (jastip) @my_shopper.id. The purpose of this study is to find out the use of Instagram as a marketing medium for the courier service business @my_shopper.id. A service for depositing branded goods such as clothes, bags, perfumes and others. The research method uses a qualitative descriptive type to clearly know the information from the jastip account owner regarding the use of Instagram social media as a marketing tool. Data collection is carried out by in-depth interviews with account owners, then collects documentation by capturing content layers used in Instagram accounts. Data analysis uses Miles and Huberman, namely by data reduction, data presentation and verification. Test the validity of the data using triangulation techniques for conducting interviews and collecting documents to informants. The results of the study indicate that the surrogate service account (jastip) @my_shopper.id does social media marketing through an Instagram account. Account owners use various available features such as comment fields, Instagram bio, Instagram traffic, feeds, reels. The content created also varies such as product photos, product review videos, uploading customer testimonials to uploads regarding the order packaging process. The use of Instagram as a marketing medium has the advantage of increasing traffic and making people know about this jastip. Weaknesses obtained include missing information, sometimes customers do not know branded products and entrusting services.

Optimalisasi Media Sosial Sebagai Sumber Belajar Pendidikan Agama Islam Di Era Digital

Muhammad Hafizh Afqah, Nayla Salsabila, Ririn Cahyani, Ronif Al Ikhsan, Abdul Aziz
Abstract: Perkembangan teknologi digital memberikan pengaruh besar terhadap proses pembelajaran, termasuk dalam Pendidikan Agama Islam (PAI). Media sosial yang awalnya digunakan sebagai sarana komunikasi dan hiburan kini berkembang… g menjadi sumber belajar yang interaktif, fleksibel, dan mudah diakses oleh peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi penggunaan media sosial sebagai sumber belajar Pendidikan Agama Islam di era digital serta mendeskripsikan manfaat dan tantangan penggunaannya dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi literatur melalui pengkajian berbagai jurnal, artikel ilmiah, dan sumber referensi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform seperti YouTube, Instagram, dan TikTok mampu meningkatkan minat belajar, mempermudah akses materi keagamaan, serta mendukung pembelajaran PAI yang lebih inovatif dan komunikatif. Namun, penggunaannya juga menghadapi beberapa tantangan, seperti penyebaran informasi yang tidak valid, rendahnya literasi digital, dan potensi distraksi dalam belajar. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan dan pengawasan agar penggunaan media sosial dapat mendukung pembelajaran PAI secara efektif dan bertanggung jawab di era digital.   The development of digital technology has a significant impact on the learning process, including in Islamic Religious Education (PAI). Social media, which was initially used as a means of communication and entertainment, has now developed into an interactive, flexible, and easily accessible learning resource for students. This study aims to analyze the optimization of social media use as a learning resource for Islamic Religious Education in the digital era and to describe the benefits and challenges of its use in the learning process. The research method used is a qualitative approach with a literature study type through the review of various journals, scientific articles, and relevant reference sources. The results of the study indicate that platforms such as YouTube, Instagram, and TikTok are able to increase learning interest, facilitate access to religious materials, and support more innovative and communicative PAI learning. However, its use also faces several challenges, such as the spread of invalid information, low digital literacy, and potential distractions in learning. Therefore, guidance and supervision are needed so that the use of social media can effectively and responsibly support Islamic Education learning in the digital era. 

Akses Konten Edukasi Politik di Media Sosial dan Pengetahuan Politik Mahasiswa Generasi Z: Studi Deskriptif di Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar

Vesy Morayva Sitanggang, Freedom Kerenita Silalahi, Yosepvin Andika Simatupang, Jaja Geomaxi Saragih, Rikjon Damendra Purba, Roganda Immanuel Sianipar, Romauli Manurung
Abstract: Media sosial telah menjadi salah satu sumber utama informasi bagi generasi muda, termasuk dalam mengakses isu-isu politik. Di tengah meningkatnya arus informasi digital, konten edukasi politik di media sosial berpotensi… menjadi sarana pembelajaran politik bagi mahasiswa Generasi Z. Namun, kajian yang secara khusus membahas akses terhadap konten edukasi politik di media sosial dan pengetahuan politik mahasiswa dalam konteks perguruan tinggi lokal masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan akses terhadap konten edukasi politik di media sosial dan pengetahuan politik mahasiswa Generasi Z di Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner terstruktur kepada 25 responden. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial yang paling banyak digunakan responden adalah Instagram (96%) dan TikTok (4%), dengan durasi penggunaan yang didominasi 1 jam per hari (72%). Namun, seluruh responden (100%) menyatakan sangat jarang atau tidak pernah mengakses konten edukasi politik di media sosial. Meskipun demikian, pengetahuan politik responden tampak relatif memadai. Temuan ini menunjukkan bahwa rendahnya akses terhadap konten edukasi politik di media sosial tidak selalu diikuti oleh rendahnya pengetahuan politik mahasiswa, sehingga pengetahuan politik mahasiswa diduga juga dipengaruhi oleh sumber pembelajaran lain di luar media sosial