Search Articles & Publications

Showing 4015 articles found for "Dari"

Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Melalui Pelatihan Pemilahan Sampah Dan Pembentukan Bank Sampah Dalam Mendukung Program NTB Zero Waste Di Kota Mataram (Studi Kasus Di Kelurahan Pagesangan)

Eta Kusmiati, Pipin Rahmad Hidayah, Muhammad Fajar Haryadi, Salmin, Rahmat Hidayat, Muhammad Aprian Jailani
Abstract: Permasalahan pengelolaan sampah rumah tangga di Kota Mataram masih menjadi isu krusial, khususnya terkait pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Program NTB Zero Waste merupakan salah satu langkah strategis Pemerintah Provinsi… ovinsi Nusa Tenggara Barat dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Dalam hal ini, ibu rumah tangga memiliki posisi yang sangat strategis karena mereka merupakan pelaku utama dalam menghasilkan sekaligus mengelola sampah domestik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ibu rumah tangga melalui pelatihan pemilahan sampah serta pembentukan unit bank sampah di wilayah Kelurahan Pagesangan. Pelaksanaan kegiatan mencakup tahap sosialisasi, pelatihan teknis, pembentukan struktur organisasi bank sampah, serta pendampingan operasional di tahap awal. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga dalam memilah sampah, serta berhasil dibentuknya satu bank sampah aktif yang dikelola secara mandiri. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh praktik baik dalam pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan yang dapat direplikasi di wilayah lain guna mendukung keberhasilan Program NTB Zero Waste.

Sosialisasi tentang Kunci Sukses Berkomunikasi Di Dunia Digital Bagi Generasi Z

Ari Usman
Abstract: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Ilmu Komunikasi UNIBI yang bertajuk Sosialisasi tentang Kunci Sukses Berkomunikasi di Dunia Digital bagi Generasi Z ini dilaksanakan di SMKN 10 Bandung. Kegiatan… ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi komunikasi digital para siswa siswi, tidak hanya dari aspek teknis, tetapi juga nilai moral dan sosial. Permasalahan yang diangkat meliputi: masih minimnya pemahaman etika dalam bermedia sosial, belum optimalnya pemanfaatan internet, serta masih rendahnya kompetensi dalam berkomunikasi digital. Metode yang digunakan yaitu ceramah dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran peserta untuk lebih bijak dalam bermedia sosial, seperti berpikir terlebih dahulu sebelum memposting konten. Selain itu, peserta juga mendapatkan wawasan tentang potensi internet sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan diri. Diikuti dengan pemahaman tentang keunikan komunikasi digital, seperti pentingnya pemilihan kata dan konteks, juga berhasil tersampaikan dengan baik. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang tepat dapat membekali Generasi Z dengan keterampilan komunikasi digital yang lebih etis dan efektif.

Analisis Efisiensi Palung Pendingin Mono Vertical Crystallizer Produktivitas Pabrik Gula PT. Sinergi Gula Nusantara Di Unit PG. Djombang Baru

Ahmad Dhani Firmansyah
Abstract: Proses kristalisasi gula merupakan tahap krusial dalam industri pengolahan gula, di mana efisiensi alat pendingin berperan penting dalam menentukan kualitas produk akhir. Penelitian ini menganalisis efisiensi palung pendingin… ingin Mono Vertical Crystallizer yang baru diterapkan di Pabrik Gula PG Djombang Baru. Dengan metode observasi langsung dan wawancara dengan karyawan, penelitian ini mengevaluasi proses transfer massecuite, waktu pendinginan, dan kapasitas sistem. Hasil analisis menunjukkan bahwa Mono Vertical Crystallizer mampu menampung hingga 24 koil dan memerlukan waktu sekitar 30 menit untuk transfer massecuite dari palung pendingin Kaeltroog, untuk massecuite berada dalam Mono Vertical Crystallizer selama kurang lebih 4 jam. Proses pendinginan yang dilakukan secara bertahap dengan aliran air dingin yang efisien berkontribusi pada penurunan suhu nira secara optimal. Temuan ini menunjukkan bahwa Mono Vertical Crystallizer tidak hanya meningkatkan efisiensi proses pendinginan, tetapi juga memastikan kualitas nira yang lebih baik sebelum diproses lebih lanjut. Dengan demikian, alat ini menjadi pilihan yang sangat baik dalam pengolahan nira untuk menghasilkan gula berkualitas tinggi.

“Aksi Bersih Desa”: Model Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kerja Bakti di Kolaka Timur

Listy Handayani, Rastika Dwiyanti Liaran, Paridah, Irma, Agnes Mersatika Hartoyo
Abstract: Permasalahan pengelolaan sampah di Desa Talata, Kecamatan Tinondo, Kabupaten Kolaka Timur masih menjadi tantangan, ditandai dengan rendahnya kesadaran warga dalam membuang sampah pada tempatnya sehingga kebersihan lingkungan… ngan tidak terjaga dengan baik. Sebagai bentuk respon terhadap masalah tersebut, dilaksanakan program pengabdian masyarakat melalui kegiatan “Aksi Bersih Desa” yang berfokus pada kegiatan kerja bakti rutin. Kegiatan ini dilaksanakan setiap minggu pada hari Jumat pada tanggal 16, 23, dan 30 Agustus serta 6 September 2024 dengan melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Halu Oleo. Tahapan kegiatan pengabdian ini meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelaksanaan kegiatan aksi bersih desa ini mendapat dukungan penuh dari aparat desa dan partisipasi aktif dari masyarakat. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa lingkungan desa, tempat ibadah, dan fasilitas umum tampak lebih bersih. Kegiatan ini tidak hanya berhasil memperbaiki kondisi fisik lingkungan, tetapi juga membangun kembali semangat gotong royong dan kepedulian warga terhadap kebersihan. Dengan demikian, aksi bersih desa dengan kegiatan kerja bakti merupakan pendekatan yang efektif dalam mendorong perubahan perilaku dan pemberdayaan masyarakat menuju lingkungan yang lebih sehat dan diharapkan kegiatan ini menjadi agenda rutin warga Desa Talata sehingga kebersihan lingkungan tetap terjaga.

Analisis Palung Pendingin Kaeltroog Dan Jenis Material Pipa Pendingin Pabrik Gula PT. Sinergi Gula Nusantara Di Unit PG. Djombang Baru

Idhofi Rahmad Aryan
Abstract: Analisis efisiensi palung pendingin (Kaeltroog) dilakukan pada Palung D yang terdiri dari tujuh unit kaeltroog. Setiap kaeltroog memiliki kapasitas maksimum antara 200 hingga 290 hektoliter, yang bervariasi tergantung pada… da jumlah massecuite yang dihasilkan dari alat pan masakan. Kaeltroog berfungsi sebagai tempat palung pendingin dari messecuite yang baru keluar dari pan masak an, setelah di kaeltroog selanjuttnya di kirimkan ke ke Mono Vertical Cristalizer membutuhkan waktu sekitar 30 menit, di dalam Mono Vertical Crystalizer ini sebagai untuk proses pendinginan lebih lanjut  Dalam kaeltroog, terdapat sistem pengaduk yang berperan penting dalam mencegah pengentalan massa dan mempercepat penurunan suhu, sehingga massa dapat mencapai suhu yang diinginkan dengan lebih efisien. Data rinci menunjukkan bahwa semua kaeltroog di Palung D diisi dengan kurang-kurangnya 180 hektoliter, meskipun perkiraan waktu untuk proses pendinginan adalah 24 jam dan tidak menuntaskan. Desain kaeltroog mencakup beberapa komponen penting, seperti bak pendingin, pengaduk, as pengaduk, roda gigi, motor listrik, dan talang penghubung antar palung. Penggunaan material pada pipa stainless steel tipe 316, karena memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap korosi, terutama di lingkungan yang mengandung klorida, yang sering ditemukan dalam proses pengolahan gula.  Penelitian ini memberikan wawasan mengenai efisiensi operasional palung pendingin dan pentingnya desain yang tepat untuk meningkatkan proses pendinginan dalam industri pengolahan massecuite.

Sosialisai Strategi Optimalisasi Kinerja Pemasaran BUMDesa MHU Mart Melalui Integrasi Ekonomi Kreatif dan Pemasaran Digital

Vivy Kristinae, Erwin Prasetya Toepak, Bambang Supriyono, Kembara Sopather
Abstract: Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) merupakan instrumen vital dalam akselerasi ekonomi perdesaan, namun seringkali menghadapi tantangan dalam hal kapasitas pemasaran. Studi kasus pada BUMDesa MHU Mart di Kecamatan Mentaya Hilir… ilir Utara, Kotawaringin Timur, menunjukkan adanya keinginan untuk bertransformasi dari metode pemasaran yang sangat terbatas, hanya mengandalkan status WhatsApp, ke strategi yang lebih komprehensif dan berdaya saing. Ketergantungan pada metode pasif ini menghambat jangkauan pasar dan potensi pertumbuhan unit usaha minimarket yang dikelola. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan tersebut dengan (1) meningkatkan pemahaman konseptual pengelola BUMDesa mengenai strategi pemasaran digital yang efektif, (2) memperkenalkan dan menanamkan prinsip-prinsip ekonomi kreatif sebagai fondasi untuk menciptakan keunggulan kompetitif, dan (3) memfasilitasi perumusan rencana aksi awal untuk implementasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif partisipatif melalui sosialisasi dan diskusi terfokus dengan para pegawai BUMDesa MHU Mart. Pendekatan ini dirancang untuk mendorong keterlibatan aktif, mengidentifikasi tantangan kontekstual, dan membangun rasa kepemilikan atas solusi yang dihasilkan. Luaran yang ditargetkan dari kegiatan ini adalah peningkatan literasi digital dan wawasan ekonomi kreatif para pengelola, yang terukur melalui analisis diskusi sebelum dan sesudah kegiatan. Hasilnya menunjukkan antusiasme tinggi dari para peserta, yang merasa program ini sangat bermanfaat dan membuka wawasan baru. Melalui kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa model intervensi berbasis diskusi partisipatif efektif sebagai katalisator perubahan pola pikir dan pendorong adopsi awal inovasi pemasaran di tingkat BUMDesa.

Promosi Kesehatan Di Sekolah: Upaya Pencegahan Penyakit Diare Melalui Penyuluhan Interaktif

Listy Handayani
Abstract: Tingginya angka kejadian diare di Kota Kendari mendorong dilakukannya kegiatan pengabdian melalui penyuluhan interaktif sebagai upaya promosi kesehatan. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya pengetahuan siswa… terkait gejala, penyebab, dan pencegahan diare, serta kurangnya fasilitas sanitasi yang memadai di sekolah. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai penyakit diare dan mendorong penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Kendari pada bulan Juni 2025. Sasaran kegiatan adalah siswa kelas X yang berjumlah 20 orang. Materi disampaikan menggunakan metode ceramah interaktif disertai sesi diskusi. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan peserta dengan kategori pengetahuan baik dari 55% menjadi 65%, serta penurunan jumlah peserta dalam kategori pengetahuan kurang dari 10% menjadi 5%. Temuan ini menunjukkan bahwa penyuluhan yang diberikan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang diare dan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model edukasi berkelanjutan dalam upaya pencegahan penyakit diare di lingkungan sekolah.

Analisis Pengalaman Mahasiswa Dalam Memahami Proses Birokrasi Melalui Magang Di Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kalimantan Tengah

Rahmi Raudhatina, Haidi Hajar Widagdo
Abstract: Magang di instansi pemerintahan berperan sebagai media pembelajaran yang efektif bagi mahasiswa dalam memahami dinamika praktik birokrasi secara langsung. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman praktis, tetapi juga… ga memperkaya wawasan mahasiswa terkait tata kelola administrasi publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam pengalaman mahasiswa dalam menjalani proses birokrasi, khususnya dalam pengelolaan proposal di Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui metode observasi dan wawancara selama masa magang berlangsung selama empat bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memperoleh pemahaman komprehensif terhadap tahapan-tahapan birokrasi, mulai dari proses penginputan proposal hingga pendistribusian ke bidang terkait. Selain keterampilan teknis yang diperoleh, mahasiswa juga mengalami peningkatan dalam aspek kedisiplinan, etos kerja, serta kesiapan menghadapi dunia kerja secara profesional. Program magang ini terbukti tidak hanya memberikan kontribusi terhadap efisiensi kerja biro, tetapi juga mempererat sinergi antara dunia akademik dan instansi pemerintahan dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan siap pakai.

Kontribusi Mahasiswa MBKM Ekonomi Syariah Dalam Meningkatkan Layanan Kesra Provinsi Kalimantan Tengah

Mila Febrianti, Haidi Hajar Widagdo
Abstract: Pengabdian ini merupakan bagian dari program magang MBKM mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah IAIN Palangka Raya yang dilaksanakan di Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini bertujuan… untuk mendukung efisiensi administrasi bantuan sosial dan koordinasi kegiatan keagamaan, khususnya pada Subbagian Sarana dan Prasarana. Mahasiswa terlibat aktif dalam penerimaan dan dokumentasi proposal bantuan, penginputan data bantuan sapi qurban, pendampingan kegiatan manasik haji di empat kabupaten, serta penyusunan laporan pengeluaran kegiatan. Hasilnya menunjukkan bahwa partisipasi mahasiswa memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan ketertiban administrasi, akurasi data, serta efektivitas koordinasi antarinstansi. Selain itu, pengalaman ini juga memperkuat keterampilan profesional mahasiswa dalam menghadapi tantangan birokrasi dan pelayanan publik. Kolaborasi ini menjadi model sinergi antara dunia pendidikan dan instansi pemerintahan dalam mendukung pelayanan publik yang lebih baik.

Implementasi Nilai-Nilai Pancasila di Sekolah Dasar Negeri 04 Banjarsari

Zahra Asifa, Rifa Aulia, Muhammad Julian Ar-Raffy, Tia Siti Aisyiyah, Rindra Puspita, Sri Ernawati, M. Zaid Lazuardi, Suci Nurhamidah, Asep Mawarudin, Dian Herdiana
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pengimplementasian nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan SDN 04 Banjarsari. Nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan panduan moral bangsa… gsa diharapkan menjadi landasan dalam pembentukan karakter peserta didik sejak dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila telah diintegrasikan dalam berbagai aktivitas sekolah, seperti upacara bendera, kegiatan belajar mengajar, serta interaksi antar warga sekolah. Implementasi sila pertama hingga kelima tercermin dalam sikap religius, toleransi, musyawarah, kerja sama, hingga semangat keadilan sosial yang ditanamkan guru kepada siswa. Meskipun demikian, ditemukan pula beberapa tantangan dalam penerapannya yang memerlukan perhatian lebih lanjut dari pihak sekolah dan orang tua. Secara umum, SDN 04 Banjarsari telah menunjukkan komitmen kuat dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila sebagai bagian dari pendidikan karakter