Abstract:Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah diharapkan memperkuat akuntabilitas sektor publik melalui manajemen kinerja yang berorientasi hasil. Namun, penelitian terdahulu lebih banyak menyoroti aspek teknis atau hanya…
anya berfokus pada satu perangkat daerah, sedangkan evaluasi sistemik pada level kabupaten masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi SAKIP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya, serta menjelaskan kontribusinya terhadap peningkatan akuntabilitas dan kinerja instansi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif evaluatif yang dilaksanakan pada tahun 2025 di Bagian Organisasi Sekretariat Daerah, Inspektorat, dan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, dokumentasi, focus group discussion, dan observasi, lalu dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SAKIP telah memperbaiki ketertiban administratif, penjenjangan target, dan monitoring berkala, tetapi kontribusinya terhadap kinerja substantif masih terbatas. Aspek terlemah terdapat pada pengukuran kinerja karena indikator belum sepenuhnya berbasis outcome, kualitas data belum merata, dan hasil evaluasi belum konsisten digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan. Kebaruan penelitian ini terletak pada evaluasi sistemik level kabupaten dan rekomendasi kontekstual berupa core indicator set, penguatan register tindak lanjut, integrasi sistem informasi, dan performance review berbasis bukti. Penelitian menyimpulkan bahwa implementasi SAKIP di Kabupaten Bogor telah maju secara struktural, tetapi masih memerlukan perbaikan terintegrasi agar benar-benar menjadi instrumen manajemen berbasis hasil.
Abstract:Rendahnya pemahaman konsep matematika siswa masih menjadi permasalahan dalam pembelajaran matematika. Berbagai penelitian telah membuktikan efektivitas etnomatematika dalam pembelajaran, namun kajian yang secara khusus menganalisis…
enganalisis kontribusinya terhadap peningkatan pemahaman konsep matematika masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran integrasi etnomatematika dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari berbagai sumber pustaka berupa artikel jurnal, buku, prosiding, dan publikasi ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi terhadap lima artikel yang membahas penerapan etnomatematika dalam pembelajaran matematika. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi etnomatematika melalui budaya lokal seperti motif batik, ukiran tradisional, permainan tradisional, tarian daerah, dan aktivitas masyarakat mampu menjadikan pembelajaran lebih kontekstual dan bermakna. Temuan penelitian menunjukkan bahwa etnomatematika tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep matematika, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan literasi matematika, kemampuan pemecahan masalah, motivasi belajar, dan keterlibatan siswa. Selain itu, pendekatan ini mendukung pelestarian budaya lokal melalui pembelajaran. Dengan demikian, integrasi etnomatematika dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika dan pemahaman konsep siswa.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pemahaman konsep bangun ruang melalui pembuatan jaring-jaring kubus dan balok dalam proses pembelajaran. Pembelajaran bangun ruang pada mahasiswa PGSD membutuhkan cara yang dapat…
pat membantu mereka memahami bentuk secara lebih nyata dan mudah dibayangkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif yang bersumber dari kajian literatur serta pengalaman pembelajaran di kelas. Pembuatan jaring-jaring kubus dan balok digunakan sebagai kegiatan belajar yang membantu mahasiswa memahami hubungan antara sisi, rusuk, dan titik sudut dengan lebih runtut. Melalui aktivitas ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari konsep bangun ruang secara teori, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana bentuk tiga dimensi dapat dibentangkan menjadi dua dimensi. Pembahasan dalam artikel ini menunjukkan bahwa penggunaan jaring-jaring sebagai media pembelajaran dapat membantu memperkuat pemahaman konsep, membuat mahasiswa lebih aktif saat belajar, serta menjadikan proses pembelajaran geometri terasa lebih bermakna. Dengan demikian, pembuatan jaring-jaring kubus dan balok dapat menjadi salah satu alternatif cara mengajar yang efektif untuk memperdalam penguasaan materi bangun ruang pada mahasiswa PGSD.
Abstract:Kemajuan teknologi informasi menuntut siswa jenjang SMA untuk tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga mampu mengelola teknologi secara optimal. Namun, di SMAN 2 Bone masih ditemukan kesenjangan keterampilan siswa dalam…
mengoperasikan sistem informasi berbasis web, ditambah dengan pengelolaan data akademik yang saat ini masih dilakukan secara manual. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknologi informasi siswa melalui pelatihan praktis dalam pembuatan dan pengelolaan aplikasi web sederhana. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Active Learning (pembelajaran aktif), di mana siswa terlibat langsung dalam praktikum pembuatan aplikasi untuk memecahkan masalah nyata di sekolah. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan teknis siswa dalam penguasaan HTML, CSS, JavaScript, dan sistem manajemen basis data MySQL. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan sistem informasi akademik berbasis web (SIAK-SMAN 2 BONE) yang berfungsi memfasilitasi pengelolaan data nilai, absensi, dan pengumuman secara digital bagi siswa, guru, dan admin. Kesimpulannya, pelatihan ini efektif dalam meningkatkan literasi digital siswa serta mentransformasi sistem administrasi sekolah menjadi lebih efisien, cepat, dan akurat.
Abstract:Inflasi merupakan fenomena moneter yang secara langsung mendegradasi nilai riil uang dan melemahkan daya beli masyarakat. Dalam konteks ekonomi Islam, inflasi dievaluasi tidak hanya dari aspek teknis moneter melainkan juga…
ga melalui dimensi etika, keadilan distributif, dan maqashid al-syari'ah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak inflasi terhadap daya beli masyarakat dalam perspektif ekonomi Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis narrative literature review, yang menyintesis kerangka konseptual dan temuan empiris dari berbagai sumber akademis bereputasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi memicu redistribusi kekayaan yang tidak adil dan sangat merugikan kelompok berpendapatan tetap serta masyarakat miskin. Ekonomi Islam mengklasifikasikan inflasi menjadi inflasi alamiah (natural inflation) dan inflasi akibat kesalahan manusia (human error inflation), di mana faktor kesalahan manusia didorong oleh korupsi, tata kelola yang buruk, serta distorsi pasar seperti penimbunan (ihtikar), manipulasi harga, dan praktik spekulatif. Guna memitigasi dampak tersebut, ekonomi Islam menawarkan solusi struktural dan moral yang komprehensif, meliputi penyelarasan jumlah uang beredar dengan output sektor riil, penegakan regulasi anti-monopoli, internalisasi perilaku konsumsi yang etis (menghindari israf dan tabdzir), serta optimalisasi instrumen keuangan sosial Islam seperti zakat, infak, sedekah, dan wakaf sebagai jaring pengaman sosial demi menjaga kemaslahatan umat (maslahah).
Abstract:Historiografi gender adalah pendekatan penulisan sejarah yang berupaya memperkenalkan kembali pengalaman kelompok-kelompok yang telah lama terpinggirkan, khususnya perempuan, ke dalam narasi sejarah. Studi ini bertujuan…
untuk menganalisis bagaimana historiografi gender berkembang sebagai kritik terhadap historiografi tradisional, yang cenderung androsentris dan patriarkal. Metode penelitian yang digunakan adalah riset pustaka, yang melibatkan pengumpulan berbagai dokumen akademis yang relevan dengan studi historiografi gender. Temuan menunjukkan bahwa historiografi konvensional sebagian besar menempatkan laki-laki sebagai aktor utama dalam sejarah, sementara perempuan seringkali hanya digambarkan sebagai tokoh pelengkap dalam narasi sejarah. Munculnya historiografi gender merupakan upaya untuk merekonstruksi sejarah dengan cara yang lebih inklusif dengan memasukkan pengalaman perempuan, kelompok-kelompok yang terpinggirkan, dan hubungan kekuasaan dalam masyarakat. Historiografi gender tidak hanya meneliti perempuan sebagai objek sejarah tetapi juga mengeksplorasi konstruksi sosial, budaya, politik, dan ekonomi yang membentuk ketidaksetaraan gender sepanjang perkembangan sejarah. Oleh karena itu, historiografi gender berfungsi sebagai pendekatan penting dalam menciptakan penulisan sejarah yang lebih adil, kritis, dan representatif bagi semua kelompok dalam masyarakat.
Abstract:Desa Suak Lanjut di Kecamatan Siak telah mengimplementasikan teknologi berbasis web dan aplikasi Desaku untuk layanan administrasi, namun penerapan e-government belum optimal dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Penelitian…
tian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi e-government di Desa Suak Lanjut, mengetahui kondisi pelayanan administrasi yang berlangsung, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan teori indikator sukses implementasi e-government menurut Indrajit (2002) yang meliputi support, capacity, dan value. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infrastruktur dan regulasi pendukung telah tersedia, tetapi komitmen politik pimpinan desa belum kuat, alokasi sumber daya belum terealisasi, sosialisasi belum berjalan maksimal, ketersediaan anggaran masih terbatas, dan manfaat layanan digital belum dirasakan secara optimal oleh masyarakat. Partisipasi warga dalam penggunaan layanan digital juga masih rendah sehingga tujuan e-government untuk mewujudkan pelayanan yang cepat, mudah, dan murah belum tercapai sepenuhnya.
Abstract:Transparansi anggaran daerah menjadi salah satu isu penting dalam manajemen publik di Indonesia, terutama dalam tiga tahun terakhir ketika tuntutan masyarakat terhadap pelayanan yang cepat, terbuka, dan akuntabel semakin…
meningkat. Fenomena aktual seperti keterlambatan distribusi bantuan sosial, ketidakmerataan pelayanan administrasi kependudukan, serta rendahnya kualitas layanan kesehatan menunjukkan adanya persoalan mendasar dalam tata kelola birokrasi. Data Badan Pusat Statistik (2025a) mencatat indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik masih berada di angka 73,5, yang menegaskan perlunya perbaikan serius. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran transparansi anggaran daerah sebagai strategi peningkatan akuntabilitas publik. Penulisan dilakukan dengan pendekatan deskriptif-analitis berdasarkan literatur akademik, regulasi pemerintah, serta data sekunder dari BPS dan media nasional. Pembahasan menyoroti faktor kepemimpinan birokrasi, koordinasi antarinstansi, dan kapasitas sumber daya manusia sebagai penentu kualitas tata kelola. Hasil analisis menunjukkan bahwa transparansi anggaran tidak hanya berfungsi sebagai bentuk keterbukaan informasi, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Dengan penerapan transparansi yang konsisten, akuntabilitas publik dapat ditingkatkan, kesenjangan antarwilayah dapat ditekan, dan tujuan pembangunan berkelanjutan lebih mudah tercapai.
Abstract:Pertumbuhan penduduk yang terus meningkat di Indonesia memerlukan pengendalian melalui program Keluarga Berencana (KB). Namun, partisipasi pria dalam program KB masih sangat rendah, khususnya di Provinsi Banten, sehingga…
beban reproduksi tetap dominan pada perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran partisipasi pria dalam program KB, menilai responsivitas gender dalam implementasi kebijakan, serta mengidentifikasi kesenjangan antara desain dan praktik di tingkat daerah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis dokumen sebagai sumber data utama, meliputi laporan BKKBN, BPS, dan dokumen kebijakan daerah terkait KB. Analisis dilakukan dengan mengorganisir, mengkoding, dan mengidentifikasi tema utama sesuai kerangka Gender Responsiveness Theory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain kebijakan KB nasional dan daerah sudah peka gender, tetapi implementasinya masih bersifat women-centric, dengan layanan dan sosialisasi lebih fokus pada perempuan. Faktor budaya patriarki, keterbatasan akses layanan untuk pria, dan kurangnya target khusus menyebabkan partisipasi laki-laki tetap rendah. Studi ini merekomendasikan penguatan kebijakan dan program berbasis gender-responsive, peningkatan akses layanan KB pria, serta kampanye edukasi yang menargetkan pria untuk mendorong kesetaraan peran reproduksi dan efektivitas program KB di Provinsi Banten.
Abstract: Kopi buah mengkudu merupakan salah satu inovasi pangan fungsional yang berpotensi dikembangkan sebagai alternatif minuman bagi penderita hipertensi karena mengandung kalium dan vitamin C. Penelitian ini bertujuan mengetahui…
ngetahui pengaruh variasi waktu dan suhu oven terhadap daya terima serta kandungan vitamin C, kalium, dan kafein kopi buah mengkudu ( Morinda citrifolia L. ) bagi penderita hipertensi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 3×2 dengan suhu oven 80°C, 100°C, dan 120°C serta waktu pengovenan 10 dan 15 menit, sehingga diperoleh enam formula. Uji daya terima dilakukan pada 30 panel konsumen berdasarkan warna, aroma, dan rasa menggunakan skala hedonik enam tingkat. Data dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis dan Mann-Whitney , sedangkan rumus terbaik ditentukan melalui metode De Garmo, nilai rata-rata, dan Metode Perbandingan Eksponensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi waktu dan suhu oven berpengaruh signifikan terhadap daya terima warna (p<0,001), tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap aroma (p=0,061) dan rasa (p=0,117). Formula terbaik adalah F6 pada suhu 120°C selama 15 menit dengan rata-rata keseluruhan 4,46. Hasil laboratorium menunjukkan vitamin C 0,6818±0,03 g/100 mL, kalium 4.400,53 mg/100 g, dan kafein tidak terdeteksi. Kopi buah mengkudu berpotensi menjadi alternatif minuman bagi penderita hipertensi.
Kata Kunci: kopi buah mengkudu, hipertensi, daya terima, vitamin C, kalium, kafein