Praptika Septi Femilia, Dwi Ayu Lestari, Hasby Haq Arihakim, Dina Akmaliyatul Hilyah, Bayu Aldi Tiya, Sitti Shofiatus Sholehah, Nur Uriva, Frenda Ninggar Marsiska, Novi So’imatul Fadilah, Feby Nurrahmawati, Rahmad Aditya Eka Febriyanto, Nova Lupita Nur Wulandari, Lusita Maisyaroh, Rika Fadilatul Laila, Ahmad Murobbiy W. F.
Abstract:Fenomena stunting masih menjadi masalah serius di Indonesia, termasuk di Kabupaten Bondowoso yang memiliki prevalensi cukup tinggi dibandingkan rata-rata nasional. Desa Wonokusumo sebagai lokasi program pengabdian memiliki…
ki kasus balita stunting yang perlu penanganan segera. Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR), kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan fokus pada pencegahan stunting melalui pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Program dilaksanakan secara partisipatif dan kolaboratif dengan melibatkan perangkat desa, kader posyandu, serta masyarakat. Bentuk kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan, sosialisasi pemanfaatan TOGA, serta aksi pendistribusian bibit sawi dan tomat ke tujuh dusun di Desa Wonokusumo. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai gizi dan pola asuh, perubahan perilaku menuju hidup sehat, serta kemandirian keluarga dalam memanfaatkan pekarangan untuk menanam TOGA sebagai sumber gizi tambahan. Selain itu, terjadi penurunan jumlah kasus stunting secara bertahap, yang menandakan bahwa program berbasis kearifan lokal ini dapat menjadi model preventif yang efektif, murah, dan berkelanjutan untuk menurunkan angka stunting di masyarakat pedesaan.
Abstract:Pertanian merupakan sektor penting dalam perekonomian masyarakat di daerah pedesaan, termasuk di Lombok Wetan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso. Penggunaan pupuk yang tepat dan efisien menjadi salah satu faktor kunci…
nci dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Namun, dalam praktiknya, proses pemupukan seringkali memakan waktu lama dan kurang efektif akibat keterbatasan pengetahuan serta metode penyebaran pupuk yang kurang optimal. Oleh karena itu, sosialisasi dan edukasi mengenai penggunaan media penyebaran pupuk menjadi langkah strategis untuk membantu masyarakat petani mengoptimalkan waktu dan tenaga dalam proses pemupukan.
Adapun tujuan dari adanya pengabdian ini ialah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat Lombok Wetan mengenai pentingnya efisiensi dalam proses pemupukan tanaman melalui pemanfaatan media penyebar pupuk, mensosialisasikan jenis dan cara kerja media penyebaran pupuk sederhana yang dapat membantu petani menghemat waktu dan tenaga dalam kegiatan pemupukan dan memberikan pelatihan atau demonstrasi langsung tentang penggunaan alat/media penyebaran pupuk yang praktis, efisien, dan sesuai dengan kondisi pertanian lokal.
Metode pengabdian yang diterapkan ialah menggunakan metode PAR atau yang biasa disebut dengan Participatory Action Research. Metode PAR merupakan pendekatan penelitian dan pengabdian yang melibatkan langsung masyarakat sebagai subjek aktif dalam proses identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan tindakan, hingga evaluasi dan refleksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengkaji bagaimana proses sosialisasi dan edukasi tersebut dilakukan serta pengaruhnya terhadap efisiensi waktu masyarakat dalam kegiatan pertanian. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan diskusi kelompok fokus dengan petani di Lombok Wetan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi yang efektif dan edukasi yang berkelanjutan mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam menggunakan media penyebaran pupuk sehingga proses pemupukan menjadi lebih efisien. Penelitian ini menyimpulkan bahwa intervensi komunikasi yang tepat sangat penting dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan pengelolaan waktu bagi masyarakat petani Lombok Wetan.
Abstract:Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan tenaga kependidikan serta staf administrasi SMA Negeri 4 Sumatera Barat dalam mengamankan website sekolah dari ancaman siber. Latar…
belakang kegiatan ini adalah kerentanan website sekolah terhadap serangan seperti defacement dan akses ilegal, yang pernah mengakibatkan pengalihan ke situs judi online. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, dan pendampingan dalam mengimplementasikan fitur keamanan berbasis Laravel 11, seperti Rate Limiting dan Role-Based Access Control (RBAC) menggunakan Laravel Spatie Permissions. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta tentang keamanan website, serta keberhasilan implementasi fitur keamanan yang mengurangi risiko serangan siber. Selain itu, disusun modul pelatihan dan dokumentasi teknis untuk memastikan keberlanjutan pengelolaan website secara mandiri. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa peningkatan keamanan data dan reputasi sekolah, sekaligus menjadi model bagi institusi pendidikan lain dalam menghadapi tantangan keamanan siber.
Abstract:Kemajuan teknologi digital telah membuka peluang bagi masyarakat untuk menyalurkan kreativitas melalui media sosial. Namun, masih banyak masyarakat pedesaan yang belum memahami potensi smartphone sebagai alat produktif dalam…
alam menciptakan content creator. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mensosialisasikan peran dan cara menjadi content creator berbasis smartphone kepada masyarakat Dusun Ngepoh Kidul, Desa Banyusidi, Kecamatan Pakis agar mereka dapat mengembangkan kreativitas digital serta menambah pengetahuan baru dalam pemanfaatan teknologi secara produktif. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan secara langsung ke warga dengan tahapan-tahapan diantaranya identifikasi permasalahan, koordinasi dengan pihak terkait, pelaksanaan program dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini, sebagian besar masyarakat Dusun Ngepoh Kidul sudah memiliki pengetahuan yang cukup tentang hal yang berkaintan dengan creator content meskupun baru Sebagian kecil yang berminat untuk menjadi content creator.
Abstract:Program pengabdian masyarakat yang berjudul "Pelatihan Pengelolaan Keuangan Keluarga ibu-ibu perwiritan Dusun IX dan X Desa Pematang Johar" dirancang dan dibuat sebagai solusi atas tantangan yang dihadapi ibu-ibu perwiritan…
tan dalam mengelola keuangan keluarga di lingkungannya. Masalah utama yang ditangani adalah keterbatasan pengetahuan dan keterampilan yang berkaitan dengan perencanaan dan pengelolaan anggaran rumah tangga. Tujuan dari program ini meliputi peningkatan pemahaman ibu-ibu Perwiritan terhadap prinsip-prinsip dasar manajemen keuangan, pemberian keterampilan praktis dalam perencanaan dan pengelolaan anggaran keluarga, serta mendorong adopsi kebiasaan positif terkait pengelolaan keuangan guna meningkatkan kesejahteraan keluarga. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk pelatihan dan diskusi kelompok, dengan melibatkan peserta aktif dan individu-individu yang berkompeten di bidang pengelolaan keuangan. Target utama dari program ini adalah ibu-ibu perwiritan di dusun IX dan X, dengan harapan mereka akan mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai pengelolaan keuangan dan dapat menerapkan praktik-praktik positif dalam mengelola keuangan keluarga mereka, sehingga dapat memberikan dampak positif dalam kehidupan sehari-hari.
Abstract:Permasalahan pengelolaan sampah rumah tangga di Kota Mataram masih menjadi isu krusial, khususnya terkait pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Program NTB Zero Waste merupakan salah satu langkah strategis Pemerintah Provinsi…
ovinsi Nusa Tenggara Barat dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Dalam hal ini, ibu rumah tangga memiliki posisi yang sangat strategis karena mereka merupakan pelaku utama dalam menghasilkan sekaligus mengelola sampah domestik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ibu rumah tangga melalui pelatihan pemilahan sampah serta pembentukan unit bank sampah di wilayah Kelurahan Pagesangan. Pelaksanaan kegiatan mencakup tahap sosialisasi, pelatihan teknis, pembentukan struktur organisasi bank sampah, serta pendampingan operasional di tahap awal. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga dalam memilah sampah, serta berhasil dibentuknya satu bank sampah aktif yang dikelola secara mandiri. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh praktik baik dalam pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan yang dapat direplikasi di wilayah lain guna mendukung keberhasilan Program NTB Zero Waste.
Abstract:Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Ilmu Komunikasi UNIBI yang bertajuk Sosialisasi tentang Kunci Sukses Berkomunikasi di Dunia Digital bagi Generasi Z ini dilaksanakan di SMKN 10 Bandung. Kegiatan…
ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi komunikasi digital para siswa siswi, tidak hanya dari aspek teknis, tetapi juga nilai moral dan sosial. Permasalahan yang diangkat meliputi: masih minimnya pemahaman etika dalam bermedia sosial, belum optimalnya pemanfaatan internet, serta masih rendahnya kompetensi dalam berkomunikasi digital. Metode yang digunakan yaitu ceramah dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran peserta untuk lebih bijak dalam bermedia sosial, seperti berpikir terlebih dahulu sebelum memposting konten. Selain itu, peserta juga mendapatkan wawasan tentang potensi internet sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan diri. Diikuti dengan pemahaman tentang keunikan komunikasi digital, seperti pentingnya pemilihan kata dan konteks, juga berhasil tersampaikan dengan baik. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang tepat dapat membekali Generasi Z dengan keterampilan komunikasi digital yang lebih etis dan efektif.
Abstract:Industri furniture kayu mengalami pertumbuhan pesat seiring meningkatnya permintaan pasar global terhadap produk yang berkualitas tinggi dan diproduksi dalam waktu yang lebih singkat. Salah satu solusi untuk mengatasi tantangan…
ntangan tersebut adalah penerapan mesin CNC (Computer Numerical Control), untuk menggantikan sebagian proses manual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan mesin CNC terhadap efisiensi produksi, penghematan bahan baku, serta kualitas hasil akhir, keunggulannya dibanding metode konvensional, sekaligus mengidentifikasi keuntungan dan tantangan selama proses analisis. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan studi literatur, ditemukan bahwa penerapan mesin CNC meningkatkan presisi, kecepatan produksi, efisiensi biaya, serta fleksibilitas desain. Selain itu, teknologi ini berkontribusi dalam pengurangan limbah produksi dan peningkatan keselamatan kerja, yang secara keseluruhan memperkuat daya saing perusahaan di pasar global. Dengan perencanaan matang dan pengelolaan sumber daya yang baik, penerapan mesin CNC di PT. Wonojati Wijoyo berpotensi memberikan dampak positif secara berkelanjutan dan menjadi contoh penerapan teknologi manufaktur modern dalam industri furniture di Indonesia.
Abstract:Mesin boiler merupakan komponen vital dalam industri pengolahan kayu, terutama dalam proses pengeringan dan pemanasan. Boiler menghasilkan uap panas yang digunakan untuk mengeringkan kayu, meningkatkan efisiensi produksi,…
, serta memanfaatkan limbah kayu sebagai bahan bakar alternatif. Artikel ini membahas prinsip kerja mesin boiler, komponen utama, pemanfaatan limbah kayu sebagai bahan bakar, serta aspek kelayakan teknis, ekonomi, dan lingkungan penggunaan boiler di pabrik kayu. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil studi kelayakan menunjukkan bahwa penggunaan limbah kayu sebagai bahan bakar boiler lebih efisien secara ekonomi dan ramah lingkungan dibandingkan bahan bakar fosil. Investasi pada mesin boiler berbahan bakar limbah kayu layak secara teknis dan finansial serta mendukung pengelolaan limbah yang berkelanjutan.
Abstract:Wonojati Wijoyo adalah sebuah perusahaan manufaktur furnitur yang mengandalkan kayu jati sebagai bahan baku pokok. Tahap pemotongan awal kayu jati dalam proses produksi memiliki peran krusial dalam menentukan kualitas dan…
n efisiensi produk akhir. Mesin bandsaw berfungsi sebagai perangkat utama pada tahap ini karena kemampuannya dalam melakukan pemotongan kayu secara akurat, cepat, dan adaptif. Namun, temuan observasi mengindikasikan bahwa kinerja mesin belum mencapai standar optimal akibat minimnya pemeliharaan rutin, penyetelan yang kurang akurat, serta teknik operasional yang belum memenuhi standar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang berdampak pada kinerja mesin bandsaw serta melakukan optimalisasi melalui pendekatan teknis dan manajerial. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, mencakup observasi lapangan, wawancara dengan operator, dan analisis komparatif data sebelum dan sesudah optimalisasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan efisiensi pemotongan kayu, pengurangan limbah kayu hingga lima puluh persen, serta perbaikan kualitas permukaan potongan setelah penerapan pemeliharaan berkala, peningkatan kompetensi operator sesuai standar mesin, dan penyetelan mesin secara teratur. Pemanfaatan sumber daya ini terbukti meningkatkan daya produksi dan memperpanjang masa pemakaian mesin. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi petunjuk dalam penerapan manajemen perawatan dan pengoperasian mesin yang lebih efektif di industri pengolahan kayu jati.