Abstract:Work-life balance (WLB) merupakan aspek penting dalam menjaga kesejahteraan psikologis dan produktivitas karyawan, khususnya di lingkungan kerja yang memiliki beban dan tekanan tinggi seperti PT Sinar Sosro Gunung Slamat.…
. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas psikoedukasi dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan karyawan dalam menciptakan keseimbangan antara peran pekerjaan dan kehidupan pribadi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest. Subjek terdiri atas 14 karyawan unit produksi berusia 23–35 tahun yang bekerja dalam sistem shift. Intervensi dilakukan melalui psikoedukasi selama 120 menit dengan materi meliputi konsep WLB, work-life harmony, teknik regulasi emosi, psychological detachment–reattachment, serta manajemen waktu dengan teknik batching dan time blocking. Analisis data menggunakan paired sample t-test melalui IBM SPSS Statistics 25 menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test (p < 0,05) pada sebagian besar item pertanyaan, yang mencerminkan peningkatan pemahaman peserta terhadap definisi, manfaat, dan strategi penerapan WLB. Hasil ini menunjukkan bahwa psikoedukasi secara efektif dapat meningkatkan kesadaran dan kemampuan karyawan dalam menerapkan WLB secara terintegrasi. Dengan demikian, program ini direkomendasikan sebagai bentuk intervensi psikologis yang berkelanjutan guna mendukung budaya kerja yang sehat dan humanistik.
Abstract:Public speaking anxiety merupakan salah satu bentuk kecemasan yang umum dialami oleh mahasiswa, khususnya yang sedang menjalani magang di lingkungan profesional. Kecemasan ini dapat menghambat kemampuan komunikasi serta…
menurunkan kepercayaan diri. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengurangi tingkat kecemasan berbicara di depan umum melalui metode Expressive Writing Therapy yang dilakukan terhadap 13 mahasiswa magang di UPTD PPA Kota Makassar. Terapi dilaksanakan dalam satu sesi yang mencakup pre-test, sesi menulis ekspresif, diskusi/refleksi bersama fasilitator, serta post-test. Hasil uji statistik menunjukkan adanya penurunan signifikan tingkat kecemasan dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 77,50 menjadi 64,95 pada post-test (sig. 0,000 < 0,05). Ini menunjukkan bahwa terapi menulis ekspresif efektif sebagai intervensi psikologis untuk membantu mahasiswa mengelola kecemasan saat berbicara di depan publik. Selain itu, terapi ini juga memberi ruang bagi mahasiswa untuk merefleksikan emosi dan memperkuat keterampilan komunikasi mereka di lingkungan kerja. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi contoh program serupa yang bisa diterapkan di instansi lain sebagai upaya pengembangan soft skill mahasiswa.
Abstract:Kesiapan mental warga binaan perempuan menjelang bebas masih menjadi tantangan dalam proses pemasyarakatan. Minimnya intervensi psikososial seringkali menghambat penerimaan diri dan kesiapan reintegrasi sosial. Kegiatan…
pengabdian LENTERA (Lewati Hari dengan Niat Baru, Temukan Harapan, dan Raih Makna) di Rutan Kelas I Makassar bertujuan memberikan ruang reflektif yang aman melalui media visual Points Of You. Metode ini mengajak peserta mengenali pengalaman hidup dan merancang masa depan secara lebih positif. Hasil Pre-test dan Post-Test dari sepuluh partisipan menunjukkan peningkatan skor refleksi diri, dengan perubahan signifikan pada beberapa individu. Pendekatan ini terbukti efektif dalam mendorong kesadaran diri, memperkuat harapan, dan menjadi fondasi untuk pemulihan psikologis yang lebih manusiawi menjelang kebebasan.
Abstract:Kepemimpinan dan komunikasi merupakan dua komponen penting yang saling berkaitan dalam menentukan efektivitas kerja tim di lingkungan organisasi. Gaya kepemimpinan transformasional yang menekankan pemberdayaan, motivasi,…
dan komunikasi yang inspiratif diyakini mampu meningkatkan produktivitas serta loyalitas anggota tim. Berdasarkan permasalahan kepemimpinan yang ditemukan di PT. Borwita Citra Prima Regional Sulawesi, kegiatan berupa webinar “Sharpening Leadership Through Communication Skill” dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting. Webinar ini diikuti oleh 15 karyawan yang menduduki jabatan manajerial. Untuk mengukur efektivitas kegiatan, digunakan pre-test dan post-test yang dianalisis dengan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji non-parametrik Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan, dengan rata-rata skor pre-test sebesar 89,33 dan post-test sebesar 98,66 (p = 0,008). Temuan ini menunjukkan bahwa webinar berhasil meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya gaya kepemimpinan transformasional dan komunikasi efektif.
Abstract:Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan kesejahteraan fisik dan mental lansia binaan Rumah Zakat Makassar melalui Program Desa Ramah Lansia. Latar belakang masalah menunjukkan penurunan fungsi fisik dan mental pada lansia…
a serta kurangnya perhatian pada aspek kesehatan mental dalam program yang sudah ada. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan observasi dan wawancara. Program Desa Ramah Lansia meliputi senam rutin, mindfulness , posyandu lansia, dan psikoedukasi. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme lansia dalam mengikuti program fisik seperti senam, dan mereka merasa lebih rileks setelah sesi mindfulness . Posyandu membantu pemantauan kesehatan rutin, dan psikoedukasi meningkatkan pemahaman lansia tentang pengelolaan stres. Kesimpulannya menekankan pentingnya program yang komprehensif untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental lansia secara berkelanjutan.
Abstract:Balai Pemasyarakatan (Bapas) memiliki peran strategis dalam mendukung proses reintegrasi sosial bagi peserta pemasyarakatan melalui pembimbingan dan pengawasan. Namun, dalam pelaksanaan tugasnya, Pembimbing Kemasyarakatan…
n (PK) sering menghadapi tantangan psikologis dan sosial, khususnya dalam menangani konflik yang muncul antara peserta, keluarga, dan masyarakat. Kegiatan workshop bertema “Peningkatan Kemampuan Profesional dalam Mediasi bagi Pembimbing Kemasyarakatan” diselenggarakan sebagai upaya untuk membekali PK dengan keterampilan mediasi berbasis pendekatan psikologis dan hukum. Metode yang digunakan berupa psikoedukasi dengan desain pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas peningkatan pemahaman peserta. dalam hasil workshop menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap teknik mediasi dan pendekatan restoratif, yang diukur melalui skor pre-test dan post-test serta respons peserta dalam sesi diskusi. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan PK mampu menjalankan perannya sebagai agen mediasi yang profesional, netral, dan berpihak pada pemulihan hubungan sosial secara utuh sesuai prinsip keadilan restoratif.
Abstract:Pengabdian ini berujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan karyawan PT. Bosowa Berlian Motor dalam menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi melalui pelaksanaan workshop work-life balance. Masalah…
salah utama yang diidentifikasi adalah tingginya tingkat lembur dan ketidakseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi yang berdampak pada produktivitas dan kesejahteraan karyawan. Solusi yang dilakukan adalah pelaksanaan workshop hybrid yang berisi materi peningkatan kesadaran dan keterampilan mengelola work-life balance, didukung oleh observasi dan analisis kebutuhan pelatihan. Pelaksanaan workshop diikuti oleh 44 peserta offline dan 43 online dengan keberhasilan menunjukkan peningkatan pemahaman sebanyak 75% berdasarkan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan bahwa tingkat pemahaman peserta meningkat hingga 65% setelah kegiatan berlangsung. Dengan adanya program tersebut, diharapkan karyawan mampu menjalankan berbagai peran secara seimbang yang akan berdampak positif terhadap produktivitas dan loyalitas mereka terhadap perusahaan.
Abstract:Mahasiswa tingkat akhir mengalami peningkatan stres yang berdampak pada kondisi emosional dan motivasi dalam menyelesaikan skripsi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan dampak kegiatan support group…
roup berbasis single-session group (SSG) sebagai bentuk intervensi yang dapat membantu mahasiswa mengelola stres. Kegiatan ini diikuti oleh tujuh mahasiswa tingkat akhir dan dilaksanakan dalam satu sesi berdurasi empat jam. Intervensi mencakup check-in emotion, art therapy, sharing session, action plan, afirmasi positif, dan check-out emotion. Pemberian intervensi dan pengukuran stress dilakukan melalui pengamatan dan evaluasi tertulis. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas peserta mengalami perubahan emosi dari negatif (cemas, malu, marah, sedih) menjadi lebih positif (tenang, bahagia, percaya diri). Evaluasi menunjukkan bahwa seluruh peserta merasa puas dengan pelaksanaan kegiatan, serta merekomendasikan pelaksanaan lanjutan atau serupa. Temuan ini mengindikasikan bahwa support group berbasis SSG merupakan intervensi singkat yang efektif dalam menciptakan ruang aman, memperkuat dukungan sosial, serta mendorong refleksi diri dan perencanaan konkret dalam menyelesaikan skripsi.
Abstract:Stres kerja merupakan masalah utama yang berdampak negatif pada kinerja dan kesejahteraan psikologis karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menerapkan program psikoedukasi berbasis strategi komunikasi positif…
itif di PT. Karya Insani Sejahtera. Melalui analisis kebutuhan awal dan pelatihan sistematis, program ini berfokus pada peningkatan keterampilan karyawan dalam mengelola stres serta membangun komunikasi interpersonal yang efektif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta, yang tercermin dari perbandingan nilai pre-test dan post-test. Diharapkan, intervensi ini dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih suportif, kolaboratif, dan produktif bagi seluruh karyawan.
Abstract:Dalam era kerja kolaboratif, efikasi kolektif menjadi faktor penting yang mempengaruhi keberhasilan kinerja tim. Rendahnya efikasi kolektif sering kali menyebabkan kurangnya kepercayaan antar anggota, lemahnya koordinasi,…
, dan menurunnya produktivitas tim. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan efikasi kolektif karyawan melalui psikoedukasi yang dirancang khusus untuk memperkuat komunikasi, kepercayaan tim, dan pemahaman terhadap tujuan bersama. Kegiatan dilaksanakan pada 17 Mei 2025 secara daring melalui Platform Zoom Meeting dan diikuti oleh 37 karyawan PT. Bumi Asri Nusa. Pengukuran dilakukan menggunakan pre-test dan post-test yang diisi oleh 29 peserta, dengan analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman efikasi kolektif (p = 0,001), yang mengindikasikan bahwa intervensi psikoedukasi ini efektif. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi psikoedukasi berbasis kebutuhan organisasi dapat menjadi solusi praktis dalam meningkatkan efikasi kolektif dan mendorong produktivitas tim secara berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam pengembangan sumber daya manusia dan penguatan budaya kerja kolaboratif di lingkungan organisasi.