Abstract:Penelitian ini membahas penerapan teknik 3M (Meniru, Mengolah, dan Mengembangkan) dalam pembelajaran menulis teks puisi bagi siswa kelas VIII di MTs Negeri 13 Indramayu. Teknik 3M digunakan sebagai model pembelajaran alternatif…
ernatif untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas teknik 3M dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap pembelajaran menulis puisi, serta kemampuan mereka dalam menciptakan karya puis. Metode yang digunakan adalah penelitian ini yaitu eksperimen dengan desain penelitian one group pretest posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik 3M efektif dengan memperoleh nilai thitung = 30,29 dan ttabel = 1,71 maka HO ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian x1 ≠ x2, yaitu nilai pretest tidak sama dengan nilai posttes. Hasil tersebut mengaskan bahwa model pembelajaran teknik 3M (Meniru, Mengolah, dan Mengembangkan) dalam pembelajaran menulis teks puisi bagi siswa kelas VIII di MTs Negeri 13 Indramayu efektif.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif Make a Match dan Everyone is a Teacher Here terhadap peningkatan kemampuan analisis pada pembelajaran jurnal penyesuaian di kelas X…
SMK Negeri 6 Surakarta. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi dari penelitian ini adalah peserta didik kelas X Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL) SMK Negeri 6 Surakarta yang berjumlah 108 peserta didik dengan sampel penelitian kelas X AKL 3 sebagai kelas eksperimen dan X AKL 1 sebagai kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 36 peserta didik. Pemilihan sampel ditentukan menggunakan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes berbentuk essay. Analisis data penelitian ini menggunakan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif Make a Match dan Everyone is a Teacher Here memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan analisis peserta didik pada pembelajaran jurnal penyesuaian di kelas X SMK Negeri 6 Surakarta yang dibuktikan dengan thitung = 3,138 dan nilai Sig.(2-tailed) = 0,002. Adanya peningkatan kemampuan analisis peserta didik setelah diberi perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif Make a Match dan Everyone is a Teacher Here juga di buktikan dengan meningkatnya nilai rata-rata kemampuan analisis kelas eksperimen dari 55,4167 pada pre-test menjadi 84,4722 pada post-test. Perolehan nilai rata-rata post-test kelas eskperimen tersebut juga lebih tinggi apabila dibandingkan dengan perolehan nilai rata-rata post-test kelas kontrol yang sebesar 77,8889
Abstract:Media dan sumber belajar merupakan komponen penting dalam proses pembelajaran yang efektif. Pemilihan media dan sumber belajar yang tepat sangat bergantung pada landasan teori yang mendasarinya. Tulisan ini bertujuan untuk…
uk menyajikan ragam dan klasifikasi media serta sumber belajar berdasarkan landasan teori penggunaannya. Landasan teori yang dibahas meliputi teori belajar dan psikologi kognitif, teori konstruktivisme, dan teori keterlibatan kognitif. Setiap teori memberikan pandangan yang berbeda tentang bagaimana individu belajar dan berinteraksi dengan media dan sumber belajar. Dari perspektif ini, media dan sumber belajar dapat diklasifikasikan berdasarkan karakteristiknya, seperti keaktifan peserta didik, interaktivitas, jenis konten yang disajikan, dan tingkat keterlibatan kognitif yang dibutuhkan. Melalui pemahaman yang mendalam tentang landasan teori ini, pendidik dapat memilih media dan sumber belajar yang sesuai dengan tujuan pembelajaran dan karakteristik peserta didik, sehingga dapat meningkatkan efektivitas proses pembelajaran.
Abstract:Salah satu faktor penting dalam mencapai keberhasilan proses pembelajaran adalah motivasi siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi peran yang dimiliki oleh mata pelajaran dalam meningkatkan motivasi…
i siswa untuk belajar melalui strategi pengajaran yang tepat. Sebagai tenaga pengajar yang profesional, kita harus terus berusaha untuk meningkatkan profesionalisme dan inovasi dalam metode pengajaran sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan data dari observasi primer dan juga data sekunder dari penelitian lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang memiliki guru yang dapat secara akurat menggambarkan kebutuhan, tujuan, dan perilaku mereka akan dapat mentransmisikan pengetahuan dengan lebih efektif. Strategi pengajaran yang berbeda, kompetisi yang sehat, kerja keras, dan aturan yang dibangun dengan baik dapat meningkatkan motivasi siswa. Hasil belajar yang optimal dan pemahaman materi yang mendalam juga memiliki dampak yang signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Pentingnya penelitian.
Abstract:Museum Alquran adalah sebuah museum yang didedikasikan untuk memamerkan dan mempelajari Alquran, kitab suci Islam. Peran budaya dalam pelestarian Museum Alquran sangat penting karena museum tersebut adalah tempat di mana…
sejarah, nilai, dan tradisi budaya Islam dipamerkan dan dipelajari. Museum Alquran juga berfungsi sebagai pusat pendidikan dan penelitian, di mana para peneliti dan pengunjung dapat belajar tentang Alquran dan sejarahnya, serta mempelajari nilai-nilai dan norma-norma budaya Islam. Selain itu, museum tersebut juga berperan sebagai pusat keagamaan, di mana pengunjung dapat datang untuk beribadah dan mempelajari ajaran Islam. Secara keseluruhan, peran budaya dalam pelestarian Museum Alquran sangat penting karena membantu mempertahankan dan mempromosikan nilai-nilai dan tradisi budaya Islam.
Abstract:Pada masa pandemi, pembelajaran berlangsung secara online. Banyak pembelajaran online yang di gunakan oleh guru untuk mempermudah proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana persepsi siswa terhadap…
dap pembelajaran online yang digunakan guru dilihat dari aspek kegunaan, kemudahan penggunaan, dan niat penggunaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan sampel 78 siswa dari 368 siswa MTs. Muhammadiyah. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan angket yang disebarkan melalui waka kurikulum menggunakan format google form. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan teknik presentase. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil sebagai berikut : Dari aspek kegunaan 75% siswa setuju dengan pembelajaran online yang digunakan oleh guru selama proses pembelajaran. Dari aspek kemudahan penggunaan 70% siswa menyatakan pembelajaran online mempermudah siswa dalam pembelajaran. Dari aspek niat penggunaan 72% siswa antusias terhadap penggunaan pembelajaran online selama proses pembelajaran.
Abstract:Wayang kulit, pertunjukan wayang kulit tradisional Jawa, memainkan peran penting dalam penyebaran Islam di Nusantara (kepulauan Indonesia) selama abad ke-15, khususnya melalui upaya Wali Songo (Sembilan Orang Suci). Penelitian…
litian ini menggunakan metode studi literatur untuk menganalisis efektivitas wayang kulit sebagai media dakwah Islam oleh Wali Songo dan relevansinya di masa kini. Temuan menunjukkan bahwa wayang kulit sangat efektif karena popularitasnya di kalangan masyarakat Jawa, sehingga memungkinkan ajaran Islam diintegrasikan secara damai tanpa paksaan. Strategi akulturasi budaya yang dilakukan Wali Songo dengan memodifikasi tokoh dan cerita wayang agar mengandung nilai-nilai Islam, menunjukkan penghormatan terhadap budaya lokal dan selaras dengan karakter Islam sebagai rahmatan lil’alamin. Namun di zaman modern, keefektifan wayang menghadapi tantangan seperti menurunnya minat generasi muda, kurangnya pemahaman terhadap simbolisme wayang, dan beragamnya kualifikasi dalang (dalang). Terlepas dari tantangan-tantangan tersebut, studi ini menegaskan potensi wayang sebagai media dakwah kontemporer jika direvitalisasi melalui integrasi teknologi, peningkatan pengetahuan keislaman para dalang, dan kolaborasi dengan lembaga pendidikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan Wali Songo dalam membudayakan Islam dengan budaya lokal melalui wayang memberikan pembelajaran berharga bagi strategi dakwah masa kini. Pendekatan mereka mencontohkan bagaimana dakwah Islam dapat dilakukan secara damai, kontekstual, dan penuh hormat terhadap keragaman budaya, memberikan wawasan bagi para pendakwah modern untuk beradaptasi dan memanfaatkan platform media populer secara efektif sambil tetap menjaga kedalaman ajaran Islam.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan Model Contextual Teaching and Learning dalam pembelajaran menulis teks negosiasi pada siswa kelas X MAN 2 Indramayu Tahun Pelajaran 2023/2024. Penelitian ini…
menggunakan desain eksperimen semu dengan pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen (X MIPA 2) yang menggunakan model Contextual Teaching and Learning dan kelas kontrol (X MIPA 1) yang menggunakan metode ceramah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar siswa kelas X MIPA 2 yang menggunakan Model Contextual Teaching and Learning 75, sementara nilai rata-rata hasil belajar siswa kelas X MIPA 1 yang menggunakan Metode ceramah 74,23. Oleh karena itu, t hitung = 6,202 dan t tabel = 1,668. Ini berarti t hitung > t tabel, yaitu 6,202 > 1,668. Kesimpulannya, penggunaan Model Contextual Teaching and Learning terbukti efektif dalam pembelajaran menulis teks negosiasi pada siswa kelas X MAN 2 Indramayu Tahun Pelajaran 2023/2024.
Abstract:Penelitian ini mengkaji hubungan antara neurosains dan pengembangan evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Neurosains, sebagai cabang ilmu yang mempelajari sistem saraf dan otak, memberikan wawasan mendalam…
tentang proses kognitif dan emosional yang mendasari pembelajaran. Penerapan prinsip-prinsip neurosains dalam evaluasi pembelajaran PAI dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses pembelajaran dengan lebih memahami bagaimana siswa memproses informasi, mengingat, dan memotivasi diri dalam konteks religius. Studi ini meneliti bagaimana pendekatan berbasis neurosains dapat diterapkan dalam perancangan instrumen evaluasi yang lebih responsif terhadap kebutuhan individu siswa, mempertimbangkan aspek kognitif, emosional, dan spiritual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi neurosains dalam evaluasi PAI tidak hanya membantu dalam pengukuran capaian akademik siswa secara lebih komprehensif, tetapi juga mendorong pengembangan karakter dan pemahaman spiritual yang lebih mendalam. Dengan demikian, pengembangan evaluasi pembelajaran PAI berbasis neurosains menawarkan potensi besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama yang adaptif dan holistik.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menelaah tentang penerapan kurikulum ISMUBA pada lembaga pendidikan Islam berbasis Muhammadiyah. Metode penelitian menggunakan penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan…
atan kualitatif. Pendekatan ini digunakan untuk mengkaji dan memperoleh makna secara mendalam tentang pengembangan dan implementasi kurikulum PAI di SMP Muhammadiyah 2 Curup. Hasil dari penelitian bahwa pengembangan yang dilakukan di SMP Muhammadiyah Curup dilakukan dalam dua aspek, yaitu pengembangan di dalam kelas dan pengembangan di luar kelas. Pengembangan kurikulum di dalam kelas dilakukan oleh guru ISMUBA dengan mengembangkan proses belajar mengajar yang meliputi strategi pembelajaran, metode, dan media pembelajaran. Sementara itu, pengembangan kurikulum ISMUBA di luar kelas dikembangkan dengan menciptakan suasana religius untuk lebih memaksimalkan proses internalisasi nilai-nilai karakter dan agama kepada peserta didik. Implementasi kurikulum ISMUBA di SMP Muhammadiyah Curup, salah satu guru masih menggunakan kurikulum KTSP 2013 meski kurikulum sekolah secara umum menggunakan kurikulum Merdeka. Dalam implementasi di kelas, guru PAI tidak begitu maksimal menyiapkan perangkat pembelajaran. Akan tetapi hal tersebut dapat diatasi dengan tetap profesionalnya guru dalam mengajar.