Search Articles & Publications

Showing 4503 articles found for "Penelitian"

Analisis Efisiensi Palung Pendingin Mono Vertical Crystallizer Produktivitas Pabrik Gula PT. Sinergi Gula Nusantara Di Unit PG. Djombang Baru

Ahmad Dhani Firmansyah
Abstract: Proses kristalisasi gula merupakan tahap krusial dalam industri pengolahan gula, di mana efisiensi alat pendingin berperan penting dalam menentukan kualitas produk akhir. Penelitian ini menganalisis efisiensi palung pendingin… ingin Mono Vertical Crystallizer yang baru diterapkan di Pabrik Gula PG Djombang Baru. Dengan metode observasi langsung dan wawancara dengan karyawan, penelitian ini mengevaluasi proses transfer massecuite, waktu pendinginan, dan kapasitas sistem. Hasil analisis menunjukkan bahwa Mono Vertical Crystallizer mampu menampung hingga 24 koil dan memerlukan waktu sekitar 30 menit untuk transfer massecuite dari palung pendingin Kaeltroog, untuk massecuite berada dalam Mono Vertical Crystallizer selama kurang lebih 4 jam. Proses pendinginan yang dilakukan secara bertahap dengan aliran air dingin yang efisien berkontribusi pada penurunan suhu nira secara optimal. Temuan ini menunjukkan bahwa Mono Vertical Crystallizer tidak hanya meningkatkan efisiensi proses pendinginan, tetapi juga memastikan kualitas nira yang lebih baik sebelum diproses lebih lanjut. Dengan demikian, alat ini menjadi pilihan yang sangat baik dalam pengolahan nira untuk menghasilkan gula berkualitas tinggi.

Analisis Palung Pendingin Kaeltroog Dan Jenis Material Pipa Pendingin Pabrik Gula PT. Sinergi Gula Nusantara Di Unit PG. Djombang Baru

Idhofi Rahmad Aryan
Abstract: Analisis efisiensi palung pendingin (Kaeltroog) dilakukan pada Palung D yang terdiri dari tujuh unit kaeltroog. Setiap kaeltroog memiliki kapasitas maksimum antara 200 hingga 290 hektoliter, yang bervariasi tergantung pada… da jumlah massecuite yang dihasilkan dari alat pan masakan. Kaeltroog berfungsi sebagai tempat palung pendingin dari messecuite yang baru keluar dari pan masak an, setelah di kaeltroog selanjuttnya di kirimkan ke ke Mono Vertical Cristalizer membutuhkan waktu sekitar 30 menit, di dalam Mono Vertical Crystalizer ini sebagai untuk proses pendinginan lebih lanjut  Dalam kaeltroog, terdapat sistem pengaduk yang berperan penting dalam mencegah pengentalan massa dan mempercepat penurunan suhu, sehingga massa dapat mencapai suhu yang diinginkan dengan lebih efisien. Data rinci menunjukkan bahwa semua kaeltroog di Palung D diisi dengan kurang-kurangnya 180 hektoliter, meskipun perkiraan waktu untuk proses pendinginan adalah 24 jam dan tidak menuntaskan. Desain kaeltroog mencakup beberapa komponen penting, seperti bak pendingin, pengaduk, as pengaduk, roda gigi, motor listrik, dan talang penghubung antar palung. Penggunaan material pada pipa stainless steel tipe 316, karena memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap korosi, terutama di lingkungan yang mengandung klorida, yang sering ditemukan dalam proses pengolahan gula.  Penelitian ini memberikan wawasan mengenai efisiensi operasional palung pendingin dan pentingnya desain yang tepat untuk meningkatkan proses pendinginan dalam industri pengolahan massecuite.

Sosialisasi Sila Ke-4 Pancasila Dalam Mewujudkan Partisipasi Aktif Siswa Di Sekolah Dasar Negeri Biru 2 Majalaya

Ghaziyah Rukhiyah Shofa, Rifa Alfiatu Rohmatin, Putri Aulia Azahra, M. Rizky Ferdiansyah, Novia Fadilah Akbar, M. Rasya Anugrah Putra Rafa, Siti Wahyuni, Aldan Nugraha, Satria Wiguna, Muhammad Rafi Akmal, Hilmanul Hamdi Muhammad, Muhammd Iqbal Mulana, Dian Herdiana
Abstract: Pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Pancasila menjadi sangat krusial di tengah tantangan globalisasi dan kemajuan teknologi yang memengaruhi perilaku generasi muda. Sila keempat Pancasila, yang menekankan prinsip musyawarah… syawarah dan kebijaksanaan, relevan untuk ditanamkan sejak pendidikan dasar. Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi nilai-nilai demokratis dalam mendorong partisipasi aktif siswa di SDN Biru 2 Majalaya. Menggunakan metode pendekatan participant research, data diperoleh melalui observasi partisipasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Pembelajaran berbasis pendekatan kontekstual (CTL) diterapkan untuk menghubungkan materi dengan kehidupan nyata siswa. Hasilnya menunjukkan bahwa diskusi kelompok, kerja sama, dan pengambilan keputusan bersama mampu meningkatkan keberanian siswa, sikap tanggung jawab, dan kemampuan menghargai perbedaan. Guru berperan penting sebagai fasilitator demokratisasi kelas. Meskipun terdapat hambatan seperti keterbatasan sarana dan ketimpangan rasa percaya diri siswa, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap model pembelajaran karakter yang aplikatif dan demokratis.

Analisis Pengalaman Mahasiswa Dalam Memahami Proses Birokrasi Melalui Magang Di Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kalimantan Tengah

Rahmi Raudhatina, Haidi Hajar Widagdo
Abstract: Magang di instansi pemerintahan berperan sebagai media pembelajaran yang efektif bagi mahasiswa dalam memahami dinamika praktik birokrasi secara langsung. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman praktis, tetapi juga… ga memperkaya wawasan mahasiswa terkait tata kelola administrasi publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam pengalaman mahasiswa dalam menjalani proses birokrasi, khususnya dalam pengelolaan proposal di Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui metode observasi dan wawancara selama masa magang berlangsung selama empat bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memperoleh pemahaman komprehensif terhadap tahapan-tahapan birokrasi, mulai dari proses penginputan proposal hingga pendistribusian ke bidang terkait. Selain keterampilan teknis yang diperoleh, mahasiswa juga mengalami peningkatan dalam aspek kedisiplinan, etos kerja, serta kesiapan menghadapi dunia kerja secara profesional. Program magang ini terbukti tidak hanya memberikan kontribusi terhadap efisiensi kerja biro, tetapi juga mempererat sinergi antara dunia akademik dan instansi pemerintahan dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan siap pakai.

Implementasi Nilai-Nilai Pancasila di Sekolah Dasar Negeri 04 Banjarsari

Zahra Asifa, Rifa Aulia, Muhammad Julian Ar-Raffy, Tia Siti Aisyiyah, Rindra Puspita, Sri Ernawati, M. Zaid Lazuardi, Suci Nurhamidah, Asep Mawarudin, Dian Herdiana
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pengimplementasian nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan SDN 04 Banjarsari. Nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan panduan moral bangsa… gsa diharapkan menjadi landasan dalam pembentukan karakter peserta didik sejak dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila telah diintegrasikan dalam berbagai aktivitas sekolah, seperti upacara bendera, kegiatan belajar mengajar, serta interaksi antar warga sekolah. Implementasi sila pertama hingga kelima tercermin dalam sikap religius, toleransi, musyawarah, kerja sama, hingga semangat keadilan sosial yang ditanamkan guru kepada siswa. Meskipun demikian, ditemukan pula beberapa tantangan dalam penerapannya yang memerlukan perhatian lebih lanjut dari pihak sekolah dan orang tua. Secara umum, SDN 04 Banjarsari telah menunjukkan komitmen kuat dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila sebagai bagian dari pendidikan karakter

Psikoedukasi Menciptakan Work-Life Balance Di PT. Sinar Sosro Gunung Slamat

Ahmad Razak, Friza Ainy Ratu Salzabila, Salwa Muftihaturrahmah, Nurmaya Fathanah R
Abstract: Work-life balance (WLB) merupakan aspek penting dalam menjaga kesejahteraan psikologis dan produktivitas karyawan, khususnya di lingkungan kerja yang memiliki beban dan tekanan tinggi seperti PT Sinar Sosro Gunung Slamat.&#8230; . Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas psikoedukasi dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan karyawan dalam menciptakan keseimbangan antara peran pekerjaan dan kehidupan pribadi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest. Subjek terdiri atas 14 karyawan unit produksi berusia 23–35 tahun yang bekerja dalam sistem shift. Intervensi dilakukan melalui psikoedukasi selama 120 menit dengan materi meliputi konsep WLB, work-life harmony, teknik regulasi emosi, psychological detachment–reattachment, serta manajemen waktu dengan teknik batching dan time blocking. Analisis data menggunakan paired sample t-test melalui IBM SPSS Statistics 25 menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test (p < 0,05) pada sebagian besar item pertanyaan, yang mencerminkan peningkatan pemahaman peserta terhadap definisi, manfaat, dan strategi penerapan WLB. Hasil ini menunjukkan bahwa psikoedukasi secara efektif dapat meningkatkan kesadaran dan kemampuan karyawan dalam menerapkan WLB secara terintegrasi. Dengan demikian, program ini direkomendasikan sebagai bentuk intervensi psikologis yang berkelanjutan guna mendukung budaya kerja yang sehat dan humanistik.

Penyusunan Analisis Jabatan Untuk Menilai Kompetensi Manager Di PT Intan Sejahtera Utama

Ismalandari Ismail, Tri Putra Ramadhan, Muh Farhaan Zakaria
Abstract: Penelitian ini dilakukan di PT Intan Sejahtera Utama dengan tujuan untuk menyusun analisis jabatan secara sistematis dan terstruktur guna meningkatkan efektivitas manajemen sumber daya manusia. Pendekatan yang digunakan&#8230; adalah pendekatan melalui tiga metode utama, yaitu presentasi, penyebaran kuesioner, dan wawancara mendalam. Subjek dalam kegiatan ini adalah karyawan, terutama yang menjabat sebagai Manager Penunjang dan Manager Regional. Data dikumpulkan mulai dari presentasi pada 7 Maret 2025, pembagian kuesioner pada 14 Mei 2025, hingga wawancara pada 15–16 Mei 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua jabatan memiliki peran strategis dalam operasional perusahaan, dengan tuntutan kompetensi inti, fungsional, dan manajerial yang tinggi. Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa adanya analisis jabatan yang baik mampu meningkatkan pemahaman, efisiensi kerja, dan kesesuaian peran dalam organisasi. Implementasi kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja karyawan dan pengambilan keputusan strategis perusahaan

Optimalisasi Kesejahteraan Fisik Dan Mental Lansia Binaan Rumah Zakat Makassar Melalui Program Desa Ramah Lansia

Kurniati Zainuddin, Amir, Rahma Aliyah Usman, Reza Amini Kadir, Rifani Hardiyani, St. Khafiah Izabi
Abstract: Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan kesejahteraan fisik dan mental lansia binaan Rumah Zakat Makassar melalui Program Desa Ramah Lansia. Latar belakang masalah menunjukkan penurunan fungsi fisik dan mental pada lansia&#8230; a serta kurangnya perhatian pada aspek kesehatan mental dalam program yang sudah ada. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan observasi dan wawancara. Program Desa Ramah Lansia meliputi senam rutin, mindfulness , posyandu lansia, dan psikoedukasi. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme lansia dalam mengikuti program fisik seperti senam, dan mereka merasa lebih rileks setelah sesi mindfulness . Posyandu membantu pemantauan kesehatan rutin, dan psikoedukasi meningkatkan pemahaman lansia tentang pengelolaan stres. Kesimpulannya menekankan pentingnya program yang komprehensif untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental lansia secara berkelanjutan.

Pengabdian Mahasiswa MBKM Magang Dalam Kegiatan Layanan Administrasi Umum Kepegawaian DISPARBUDPORA Kota Palangka Raya

Muflihatun Hoiriah
Abstract: Kebijakan strategis Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dikenal sebagai Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) bertujuan untuk meningkatkan pengalaman belajar mahasiswa di luar kampus, salah satunya&#8230; atunya melalui magang. Artikel ini berfokus pada pengalaman dan kontribusi mahasiswa dalam magang MBKM di Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (DISPARBUDPORA) Kota Palangka Raya, dengan penekanan khusus pada layanan administrasi umum kepegawaian. Selama empat bulan pengabdian, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yang melibatkan observasi langsung, wawancara, dokumentasi, dan refleksi kegiatan mahasiswa. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa terlibat secara aktif dalam berbagai proses administrasi pegawai, termasuk mengelola data pegawai, menyusun surat dinas, dan pengarsipan. Mereka juga belajar tentang sistem digitalisasi kearsipan melalui aplikasi SRIKANDI yang digunakan oleh organisasi. Kehadiran mahasiswa meningkatkan produktivitas kerja. Kegiatan ini membentuk disiplin, etika birokrasi, dan keterampilan manajerial mahasiswa selain memberikan kontribusi nyata bagi instanti tempat magang. Hasil ini menegaskan bahwa kolaborasi antara praktik lapangan dan dunia pendidikan tinggi sangat penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan. Untuk meningkatkan produktivitas kegiatan magang di masa mendatang, artikel ini menyarankan pembuatan modul kerja magang yang lebih terorganisir.

Intervensi Support Group Dalam Manajemen Stres Pada Mahasiswa Tingkat Akhir

Resekiani Mas Bakar, Muh Fakhriansyah, Marchliani Putri Pertiwi, Muh Ghulam Fayiz Huwaidi, Nurul Ismi
Abstract: Mahasiswa tingkat akhir mengalami peningkatan stres yang berdampak pada kondisi emosional dan motivasi dalam menyelesaikan skripsi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan dampak kegiatan support group&#8230; roup berbasis single-session group (SSG) sebagai bentuk intervensi yang dapat membantu mahasiswa mengelola stres. Kegiatan ini diikuti oleh tujuh mahasiswa tingkat akhir dan dilaksanakan dalam satu sesi berdurasi empat jam. Intervensi mencakup check-in emotion, art therapy, sharing session, action plan, afirmasi positif, dan check-out emotion. Pemberian intervensi dan pengukuran stress dilakukan melalui pengamatan dan evaluasi tertulis. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas peserta mengalami perubahan emosi dari negatif (cemas, malu, marah, sedih) menjadi lebih positif (tenang, bahagia, percaya diri). Evaluasi menunjukkan bahwa seluruh peserta merasa puas dengan pelaksanaan kegiatan, serta merekomendasikan pelaksanaan lanjutan atau serupa. Temuan ini mengindikasikan bahwa support group berbasis SSG merupakan intervensi singkat yang efektif dalam menciptakan ruang aman, memperkuat dukungan sosial, serta mendorong refleksi diri dan perencanaan konkret dalam menyelesaikan skripsi.