Abstract:Penelitian ini menganalisis pengaruh Social Media Marketing, Harga, dan Citra Merek terhadap Keputusan Pembelian dan Loyalitas Konsumen, sekaligus menguji peran mediasi Keputusan Pembelian pada konsumen produk skincare Skintific…
kintific di Shopee. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei potong lintang terhadap 100 konsumen di Indonesia yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup dengan skala 1–5 dan dianalisis melalui Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS 4.0. Model pengukuran memenuhi kriteria validitas konvergen, validitas diskriminan, dan reliabilitas. Social Media Marketing (β = 0,357; p < 0,001), Harga (β = 0,441; p < 0,001), dan Citra Merek (β = 0,335; p < 0,001) berpengaruh positif terhadap Keputusan Pembelian. Social Media Marketing (β = 0,235; p = 0,002), Harga (β = 0,287; p < 0,001), Citra Merek (β = 0,306; p < 0,001), serta Keputusan Pembelian (β = 0,385; p < 0,001) berpengaruh positif terhadap Loyalitas Konsumen. Keputusan Pembelian memediasi secara parsial pengaruh ketiga variabel eksogen terhadap Loyalitas Konsumen dengan nilai VAF masing-masing 36,8%, 37,2%, dan 29,7%. Harga merupakan prediktor langsung terkuat terhadap Keputusan Pembelian. Temuan menegaskan pentingnya integrasi pemasaran media sosial, harga yang sepadan dengan nilai, penguatan citra merek, dan pengalaman pembelian yang positif untuk meningkatkan loyalitas konsumen pada e-commerce skincare.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna simbol warna pakaian para imam dalam liturgi Gereja Katolik dengan menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce, yang meliputi tiga unsur utama, yaitu ikon, indeks,…
, dan simbol. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Lokasi penelitian dilakukan di Gereja Katolik Paroki Santa Maria Fatima Betun, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warna-warna liturgi seperti putih, kuning/emas, merah, hijau, ungu, merah muda, dan hitam memiliki makna simbolik yang mendalam dan tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetis, tetapi juga sebagai media komunikasi teologis dan spiritual. Dalam perspektif ikon, warna memiliki kemiripan visual dengan makna yang diwakilinya, seperti putih yang melambangkan kemurnian dan kebangkitan. Dalam perspektif indeks, warna menunjukkan hubungan langsung dengan konteks liturgi tertentu, seperti ungu yang menandakan masa pertobatan. Sementara itu, dalam perspektif simbol, makna warna dibentuk melalui tradisi dan kesepakatan Gereja, seperti merah yang melambangkan pengorbanan dan Roh Kudus. Dengan demikian, warna pakaian liturgi para imam merupakan sistem tanda yang kompleks dan multidimensional yang mengandung nilai teologis, historis, dan spiritual. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan semiotika Peirce efektif dalam mengungkap makna simbolik dalam praktik keagamaan, khususnya dalam liturgi Gereja Katolik.
Abstract:Penelitian ini membahas pemikiran Hendrikus Leven dan kontribusinya terhadap pemahaman tentang makna kehidupan manusia. Hendrikus Leven dikenal sebagai tokoh yang menekankan pentingnya kesadaran diri, tanggung jawab moral,…
l, dan nilai kemanusiaan dalam menjalani kehidupan. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, kajian ini menganalisis gagasan-gagasan Leven mengenai hubungan antara manusia, lingkungan, dan Tuhan sebagai dasar pembentukan makna hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Leven memberikan pandangan mendalam tentang pentingnya refleksi diri, empati, dan keterlibatan sosial sebagai bagian dari proses memahami kehidupan. Kontribusinya membantu memperkaya wawasan filsafat modern, khususnya dalam memahami eksistensi dan tujuan hidup manusia di tengah perubahan zaman.
Abstract:Kulit rambutan yang sering dipandang sebagai limbah, ternyata menyimpan potensi manfaat kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengubah limbah kulit rambutan menjadi produk teh. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Seed…
Agung, Distrik Muting, Kabupaten Merauke, dengan pendekatan Learning by Doing. Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Musamus berpartisipasi dalam proses praktis pengolahan kulit rambutan menjadi teh menggunakan alat dan bahan yang tersedia, yang memungkinkan efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan. Hasil dari kegiatan ini diharapkan tidak hanya menghadirkan inovasi, tetapi juga meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan limbah kulit rambutan. Ke depan, diharapkan masyarakat dapat mengelola limbah kulit rambutan menjadi peluang usaha ekonomi kreatif yang mengedepankan inovasi dan kemampuan dalam mengubah limbah menjadi produk teh yang bernilai, serta berkontribusi dalam pengurangan limbah, khususnya kulit rambutan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh jumlah anggota, jumlah simpanan, jumlah pinjaman dan jumlah modal kerja terhadap sisa hasil usaha. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 68 karyawan yang bekerja di Koperasi…
si Kaswari. Setelah digunakan teknik purpose sampling maka didapatkan sampel sebanyak 43 responden, sehingga total pengamatan ini sebanyak 43 responden. Data yang digunakan merupakan data primer dengan metode analisis data dengan bantuan program SPSS versi 23. Hasil penelitian ini adalah secara parsial jumlah pinjaman memiki pengaruh terhadap sisa hasil usaha dengan nilai signifikasi sebesar 0,023>0,0. Sebaliknya jumlah anggota, jumlah simpanan dan jumlah modal kerja tidak berpengaruh terhadap sisa hasil usaha dengan nilai signifikasi jumlah anggota sebesar 0,079<0,05, jumlah simpanan 0,458<0,05 dan jumlah modal kerja sebesar 0,297<0,05.
Abstract:The world of education is currently developing, various kinds of innovation and renewal are carried out to improve the quality and quantity of education. Various breakthroughs have also been made both in curriculum development,…
opment, learning innovation, and the provision of educational facilities and infrastructure needed to improve the quality of education itself. The method used in this study is a quantitative descriptive method with an Ex Post Facto approach. The population of this study is class X students of SMA Negeri 8 Pontianak for the 2023/2024 school year.The data collection techniques in this article are direct communication techniques and also use questionnaires. The validity test of the instrument is used to assess whether the instrument can accurately disclose the data of the variable being studied. The validity of the content and construct was assessed through expert assessment by three validators, consisting of two IT lecturers and one Informatics teacher, to evaluate the suitability of the questionnaire about learning interests and learning disciplines. The data from this research includes information about students of SMA Negeri 8 Pontianak class XA, XB, XC, XD, XE, XF, XG, XH, XI which amounted to 322 students who had previously been observed, this was done to find out the problems at SMA Negeri 8 Pontianak before a study was conducted. The research carried out included one bound variable, namely Learning Outcome (Y), and two independent variables, namely Learning Interest (X1) and Learning Discipline (X2) Variable Data for X1 and X2 was obtained from a questionnaire with a likert scale answer model of 4 (four) alternative answers that were distributed according to the sample needs to 167 students who were the research sample.
Abstract:Sadeng Village, Gunungpati, is still facing challenges in implementing Occupational Safety and Health (K3) among builders. Lack of understanding and awareness of the importance of K3 causes risky work practices and has the…
he potential to cause work accidents. This Community Service Program (PPM) aims to increase the competency of builders in implementing K3 principles. The method used is an integrated and participatory approach, including outreach and direct visits to projects and laboratories. The results of activities show increased compliance with K3 principles. It is hoped that this program can be the first step to building a safe and healthy work culture among builders in Sadeng Village, as well as encouraging sustainable implementation of K3 in the future.
Keywords: Occupational Safety and Health; K3; Construction Workers; Laboratory; Community Service
Abstrak: Kelurahan Sadeng, Gunungpati, masih menghadapi tantangan dalam penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di kalangan tukang bangunan. Kurangnya pemahaman dan kesadaran tentang pentingnya K3 menyebabkan praktik kerja yang berisiko dan berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja. Program Pengabdian pada Masyarakat (PPM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tukang bangunan dalam menerapkan prinsip-prinsip K3. Metode yang digunakan adalah pendekatan terpadu dan partisipatif, meliputi sosialisasi dan kunjungan langsung ke proyek dan laboratorium. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip K3. Diharapkan, program ini dapat menjadi langkah awal untuk membangun budaya kerja yang aman dan sehat di kalangan tukang bangunan di Kelurahan Sadeng, serta mendorong penerapan K3 yang berkelanjutan di masa mendatang.
Kata kunci: Keselamatan dan Kesehatan Kerja; K3; Pekerja Konstruksi; Laboratorium; Pengabdian Masyarakat
Abstract:The aim of this research is to analyze the evolution and contribution of artificial intelligence (AI) in the Indonesian education system. This research aims to understand how AI technology has developed and been applied…
in various aspects of education, from administration, personalized learning, to evaluating learning outcomes. The research methods used are literature studies and secondary data analysis from various sources, including academic journals, government reports, and case studies of AI implementation in a number of educational institutions in Indonesia. The research results show that AI has made a significant contribution to improving administrative efficiency, facilitating more adaptive learning, and providing in-depth data analysis for educational decision making. However, challenges such as the digital divide, limited infrastructure, and the need to increase teacher competency in using AI technology still need to be overcome. This research concludes that with the right policy support and investment in infrastructure and training, AI has great potential to transform Indonesian education in a more inclusive and quality direction.
Abstract:This research conducted by title analysis religion values in the novel ground zero by Agustinus Wibowo. This research were aimed (1) To analyze the religion values in the novel ground zero by Agustinus Wibowo; (2) To analyze…
analyze the causes of religion values in the novel ground zero by Agustinus Wibowo. The method used was descriptive qualitative design. The source of the data is uses the primary data and secondary data. This research found that; (1) there was two kinds of religion value found in the ground zero novel namely; (1) positive religion valuethere are religion value of source of hope and optimism form that found on the data 01 and 21; promotes feelings of belongingness. This can be found on the data 3, 10, 12, 22, and 24; boosts self-esteem, and this can be found on the data 16, 17, and 25’ provides protection from existential threats. This can be found on the data 9, and 11; promotes healing of mind and body, this can be seen on the data 27; an improved mental and physical health, this data can be found on the data 20; encourages charity and altruism, this data can be found on the data 26; and (2) negative roles of religion. In this case, that content of anxiety created through scientific and religious views. This can be found on the data 34; content of bad religious programming on data 19; content of the data 34 too; rationalisation for hatred and prejudice. This can be found on the data 18; Power hungry religious leaders, this can be seen on the data 13, 14 and 16; segregation of humanity, this can be seen on the data 2, 5, 7, and 18. (2) The cause of Religion value those found by Agustinus Wibowo in his trip was religion symbol that had been found in the trip and about the people with different religion who had met with him along of way.